Pub Date : 2023-05-12DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.23041
Annas Fajar Rohmani, Nurul Latifatul Inayati
Pada tahun ajaran baru 2021/2022 tepatnya di bulan Februari 2022 sekolah SMK Batik 1 Surakarta, telah melaksanakan pembelajaran Luring atau pembelajaran tatap muka kepada seluruh peserta didik, dengan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga dunia pendidikan mulai memasuki pasca pandemi, diperlukan analisis keadaan dan kesiapan yang matang untuk memulai pembelajaran pada masa pasca pandemi. Tidak keterkuali dalam proses evaluasi pembelajaran ranah afektif, yang menilai sejauh mana sikap spiritual dan peserta sosial didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan evaluasi ranah afektif di masa pasca pandemi.Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, metode data mengunaka cara mereduksi data, penyajian data, kemudian penyimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu pelaksanaan evaluasi ranah afektif tidak seputuhnya kembali denagn cara tradisional, tetapi sebisa mungkin dengan mempertimbangkan beberapa menggunakan teknologi atau paltfrom yang mendukung. Seperti tetap menggunakan googlefrom dalam mengerjakan ulangan atau untuk mengumpulkan tugas, dan masih menggunakan aplikasi online untuk memberikan kuis dalam proses pembelajaran.
{"title":"Evaluasi Afektif Pasca Pandemi Covid-19 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam","authors":"Annas Fajar Rohmani, Nurul Latifatul Inayati","doi":"10.23917/iseedu.v7i1.23041","DOIUrl":"https://doi.org/10.23917/iseedu.v7i1.23041","url":null,"abstract":"Pada tahun ajaran baru 2021/2022 tepatnya di bulan Februari 2022 sekolah SMK Batik 1 Surakarta, telah melaksanakan pembelajaran Luring atau pembelajaran tatap muka kepada seluruh peserta didik, dengan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga dunia pendidikan mulai memasuki pasca pandemi, diperlukan analisis keadaan dan kesiapan yang matang untuk memulai pembelajaran pada masa pasca pandemi. Tidak keterkuali dalam proses evaluasi pembelajaran ranah afektif, yang menilai sejauh mana sikap spiritual dan peserta sosial didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan evaluasi ranah afektif di masa pasca pandemi.Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, metode data mengunaka cara mereduksi data, penyajian data, kemudian penyimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu pelaksanaan evaluasi ranah afektif tidak seputuhnya kembali denagn cara tradisional, tetapi sebisa mungkin dengan mempertimbangkan beberapa menggunakan teknologi atau paltfrom yang mendukung. Seperti tetap menggunakan googlefrom dalam mengerjakan ulangan atau untuk mengumpulkan tugas, dan masih menggunakan aplikasi online untuk memberikan kuis dalam proses pembelajaran.","PeriodicalId":475482,"journal":{"name":"Iseedu Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices","volume":"119 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135422562","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-24DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.22992
Ali Mustofa, Nurmashani Mustafidah
Tujuan Penelitian ini untuk praktik mengetahui yang terbaik dari konsep karakter Triono santriwati Perpektif Pimpinan Pondok gontor putri mantingan Ngawi dan proses dari pembelajarannya. Pesantren didirikan dengan tujuan menciptakan dan mengembangkan kepribadian muslim yaitu kepribadian yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan, berakhlak mulia, bermanfaat dan berhidmat kepada masyarakat, mampu berdiri sendiri atau mandiri, bebas dan teguh dalam kepribadian, menyebarkan agama dan mewujudkan Islam dan kejayaan umat, dan mencintai ilmu dalam rangka mengembangkan kepribadian Indonesia, Riset yang dipilih adalah penelitian kualitatif.Pendekatan pendekatan ini dilandasi oleh adamya kebutuhan akan pemberitahuan ataupun pencahayaan yang deskriptif, yaitu yang mempunyai bentuk penjabaran rencana informasi atau ide dalam suatu dokumen, berbentuk cerita dari narasuinber terpilih, dan keinginan mendapat data atau pernyataan-pernyataan dari 'dalam' (perspektif emik) . Kemandirian merupakan ruh yang menjiwai PM Gontor Putri sekaligus sebagai hasil ; kemandirian institusional (pondok) meliputi aspek pendidikan, aspek finansial , dan aspek politik, sedangkan kemandirian personal (santriwati) meliputi kemandirian intelektual (berfikir), kemandirian behavioral.
{"title":"Analisis Implementasi Entrepreneurship Pondok Modern Gontor Putri","authors":"Ali Mustofa, Nurmashani Mustafidah","doi":"10.23917/iseedu.v7i1.22992","DOIUrl":"https://doi.org/10.23917/iseedu.v7i1.22992","url":null,"abstract":"Tujuan Penelitian ini untuk praktik mengetahui yang terbaik dari konsep karakter Triono santriwati Perpektif Pimpinan Pondok gontor putri mantingan Ngawi dan proses dari pembelajarannya. Pesantren didirikan dengan tujuan menciptakan dan mengembangkan kepribadian muslim yaitu kepribadian yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan, berakhlak mulia, bermanfaat dan berhidmat kepada masyarakat, mampu berdiri sendiri atau mandiri, bebas dan teguh dalam kepribadian, menyebarkan agama dan mewujudkan Islam dan kejayaan umat, dan mencintai ilmu dalam rangka mengembangkan kepribadian Indonesia, Riset yang dipilih adalah penelitian kualitatif.Pendekatan pendekatan ini dilandasi oleh adamya kebutuhan akan pemberitahuan ataupun pencahayaan yang deskriptif, yaitu yang mempunyai bentuk penjabaran rencana informasi atau ide dalam suatu dokumen, berbentuk cerita dari narasuinber terpilih, dan keinginan mendapat data atau pernyataan-pernyataan dari 'dalam' (perspektif emik) . Kemandirian merupakan ruh yang menjiwai PM Gontor Putri sekaligus sebagai hasil ; kemandirian institusional (pondok) meliputi aspek pendidikan, aspek finansial , dan aspek politik, sedangkan kemandirian personal (santriwati) meliputi kemandirian intelektual (berfikir), kemandirian behavioral.","PeriodicalId":475482,"journal":{"name":"Iseedu Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices","volume":"32 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134955426","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-19DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.22115
Fadhlurrahman Rafif Muzakki
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adab dan strategi pencari ilmu dalam kitab Hilyah Thalib al-‘Ilmi karya Bakr bin Abdullah Abu Zaid. Ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Sumber primer yang dijadikan rujukan adalah kitab Hilyah Thalib al-‘Ilmi karya Bakr bin Abdullah Abu Zaid. Adapun teknik pengumpulan menggunakan cara dokumentasi, sedangkan untuk menganalisisnya digunakan penelitian yang bersifat deskriptif-analisis.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Adab pencari ilmu menurut Bakr bin Abdullah terdapat empat adab; adab terhadap diri sendiri, adab terhadap guru, adab berteman dan adab dalam kehidupan ilmiah. 2) Adapun strategi pencari ilmu menurut Bakr bin Abdullah ialah dengan cara; pertama, menghafalkan ringkasan materinya. Kedua, memeriksa hafalan dengan gurunya. Ketiga, tidak menyibukan diri dengan buku-buku tebal, sebelum benar-benar menguasai kaidah-kaidah dasar. Keempat, tidak berpindah kepada ringkasan lain tanpa alasan yang jelas. Kelima, berupaya mencari faidah-faidah dan kaidah-kaidah ilmiah. Keeman, Totalitas dalam mencari dan meningkatkan keilmuanKey-Word : Adab, Strategi, Pencari Ilmu.
这项研究的目的是分析阿布扎德•阿布扎德(Bakr bin Abu Zaid)的《Hilyah Thalib al》(Hilyah Thalib al)中的伊斯兰教寻找战略。这是一种定性研究和文学研究的类型。主要的参考资料是阿卜杜拉·阿布·扎伊德的《Hilyah Thalib al- Ilmi》。至于收集技术,则使用文件形式来分析,而用于解释性分析研究。这些研究表明,1)根据阿卜杜拉的bin Bakr的说法,阿达布拥有4种文化;尊重自己,尊重老师,尊重朋友,尊重科学生活。2)至于战略,根据阿卜杜拉的儿子巴克尔说,是一种方法;首先,记住材料的摘要。第二,和老师复习记忆。第三,在完全掌握基本规则之前,不要埋头读书。第四,不要无缘无故地切换到其他摘要。第五,寻找科学规律。基曼,一心一意地寻找和改进科学词汇:答,战略,科学寻求。
{"title":"ADAB PENCARI ILMU DAN STRATEGINYA DALAM KITAB HILYAH THALIB AL-‘ILMI","authors":"Fadhlurrahman Rafif Muzakki","doi":"10.23917/iseedu.v7i1.22115","DOIUrl":"https://doi.org/10.23917/iseedu.v7i1.22115","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adab dan strategi pencari ilmu dalam kitab Hilyah Thalib al-‘Ilmi karya Bakr bin Abdullah Abu Zaid. Ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Sumber primer yang dijadikan rujukan adalah kitab Hilyah Thalib al-‘Ilmi karya Bakr bin Abdullah Abu Zaid. Adapun teknik pengumpulan menggunakan cara dokumentasi, sedangkan untuk menganalisisnya digunakan penelitian yang bersifat deskriptif-analisis.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Adab pencari ilmu menurut Bakr bin Abdullah terdapat empat adab; adab terhadap diri sendiri, adab terhadap guru, adab berteman dan adab dalam kehidupan ilmiah. 2) Adapun strategi pencari ilmu menurut Bakr bin Abdullah ialah dengan cara; pertama, menghafalkan ringkasan materinya. Kedua, memeriksa hafalan dengan gurunya. Ketiga, tidak menyibukan diri dengan buku-buku tebal, sebelum benar-benar menguasai kaidah-kaidah dasar. Keempat, tidak berpindah kepada ringkasan lain tanpa alasan yang jelas. Kelima, berupaya mencari faidah-faidah dan kaidah-kaidah ilmiah. Keeman, Totalitas dalam mencari dan meningkatkan keilmuanKey-Word : Adab, Strategi, Pencari Ilmu.","PeriodicalId":475482,"journal":{"name":"Iseedu Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices","volume":"198 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135862546","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-15DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.22989
Tovi Primaresty, Ulfa Maria, Mohammad Zakki Azani
Saat ini kemerosotan moral merupakan penyebab utama dalam kegagalan sistem pendidikan. Moral anak bangsa saat ini mengalami rendering, banyak hal yang terjadi yang menampilkan rendering ini, contohnya terjadinya tawarun antar pelajar, peserta didik yang sering bolos sekolah, tidak taat akan peraturan sekolah, Adapun jenis penelitian ini peneliti memilih jenis penelitian lapangan, Jika dilihat dari datadantujuan penelitian, penelitian menggunakan pendekatan data kualitatif. Penelitian ini dikhususkan untuk mendeskripsikan realita kehidupan atau kejadian yang terjadi di lapangan. bentuk implementasi nilai keagamaan antara lain : 3S, Berdo''a sebelum dan sesudah belajar, muroja''ah al-qur''an, shalat dhuha, shalat zhuhur berjama''ah, sholat jum''at, infaq hari jumat,kemudian faktor pendukung dalam proses penerapan nilai keagamaan ini disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Kemudian bentuk kegiatan rutin yang dilakukan disekolah ini untuk menunjang nilai keagamaan disekolah dengan melakukan kegiatan rutin yaitu : berlakunya 3S (Senyum, Salam dan Sapa), Tadarus atau muroja'ah bersama, membaca doa sebelum dan sesudah belajar, sholat Dzuhur berjamaah, sholat Dhuha, sholat jum'at berjamaah, infaq setiap jum'at dan kegiatan ramadhan biasanya dilaksanakan pesantren kilat. Faktor pendukung pengimplementasian nilai keagamaan ini dipengaruhi oleh dua faktor yaitu : Faktor Eksternal dan Faktor internal.Kemudian bentuk kegiatan rutin yang dilakukan disekolah ini untuk menunjang nilai keagamaan disekolah dengan melakukan kegiatan rutin yaitu : berlakunya 3S (Senyum, Salam dan Sapa), Tadarus atau muroja'ah bersama, membaca doa sebelum dan sesudah belajar, sholat Dzuhur berjamaah, sholat Dhuha, sholat jum'at berjamaah, infaq setiap jum'at dan kegiatan ramadhan biasanya dilaksanakan pesantren kilat. Faktor pendukung pengimplementasian nilai keagamaan ini dipengaruhi oleh dua faktor yaitu : Faktor Eksternal dan Faktor internal.Kemudian bentuk kegiatan rutin yang dilakukan disekolah ini untuk menunjang nilai keagamaan disekolah dengan melakukan kegiatan rutin yaitu : berlakunya 3S (Senyum, Salam dan Sapa), Tadarus atau muroja'ah bersama, membaca doa sebelum dan sesudah belajar, sholat Dzuhur berjamaah, sholat Dhuha, sholat jum'at berjamaah, infaq setiap jum'at dan kegiatan ramadhan biasanya dilaksanakan pesantren kilat. Faktor pendukung pengimplementasian nilai keagamaan ini dipengaruhi oleh dua faktor yaitu : Faktor Eksternal dan Faktor internal.
如今,道德沦丧是教育体系失败的主要原因。这个国家的儿童目前正在经历一种rendering,很多事情都显示出这种行为,比如学生之间的讨价还价,逃学的学者,不服从校规,至于这类研究人员选择实地研究类型,从研究数据和目的来看,研究采用定性数据方法进行研究。该研究旨在描述生活的现实或领域内发生的事件。宗教价值执行的形式包括:3个,Berdo“a before and after”学习、“muroja”、祈祷dhuha、祈祷dhuha、祈祷dhuha、周五祈祷dfaq .”然后这些学校的常规活动形式维持宗教学校值与例行活动:有效期是3(微笑,问候问候),去听或muroja 'ah一起,阅读学习前后的祷告,祈祷,朱'at Dhuha祈祷,祈祷莫科的马格里布,每周五都会infaq莫科的马格里布'at寄宿和斋月活动通常执行闪电。这些宗教价值的驱动因素受到两种因素的影响:外部因素和内部因素。然后这些学校的常规活动形式维持宗教学校值与例行活动:有效期是3(微笑,问候问候),去听或muroja 'ah一起,阅读学习前后的祷告,祈祷,朱'at Dhuha祈祷,祈祷莫科的马格里布,每周五都会infaq莫科的马格里布'at寄宿和斋月活动通常执行闪电。这些宗教价值的驱动因素受到两种因素的影响:外部因素和内部因素。然后这些学校的常规活动形式维持宗教学校值与例行活动:有效期是3(微笑,问候问候),去听或muroja 'ah一起,阅读学习前后的祷告,祈祷,朱'at Dhuha祈祷,祈祷莫科的马格里布,每周五都会infaq莫科的马格里布'at寄宿和斋月活动通常执行闪电。这些宗教价值的驱动因素受到两种因素的影响:外部因素和内部因素。
{"title":"Implementasi Nilai Religius Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam","authors":"Tovi Primaresty, Ulfa Maria, Mohammad Zakki Azani","doi":"10.23917/iseedu.v7i1.22989","DOIUrl":"https://doi.org/10.23917/iseedu.v7i1.22989","url":null,"abstract":"Saat ini kemerosotan moral merupakan penyebab utama dalam kegagalan sistem pendidikan. Moral anak bangsa saat ini mengalami rendering, banyak hal yang terjadi yang menampilkan rendering ini, contohnya terjadinya tawarun antar pelajar, peserta didik yang sering bolos sekolah, tidak taat akan peraturan sekolah, Adapun jenis penelitian ini peneliti memilih jenis penelitian lapangan, Jika dilihat dari datadantujuan penelitian, penelitian menggunakan pendekatan data kualitatif. Penelitian ini dikhususkan untuk mendeskripsikan realita kehidupan atau kejadian yang terjadi di lapangan. bentuk implementasi nilai keagamaan antara lain : 3S, Berdo''a sebelum dan sesudah belajar, muroja''ah al-qur''an, shalat dhuha, shalat zhuhur berjama''ah, sholat jum''at, infaq hari jumat,kemudian faktor pendukung dalam proses penerapan nilai keagamaan ini disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Kemudian bentuk kegiatan rutin yang dilakukan disekolah ini untuk menunjang nilai keagamaan disekolah dengan melakukan kegiatan rutin yaitu : berlakunya 3S (Senyum, Salam dan Sapa), Tadarus atau muroja'ah bersama, membaca doa sebelum dan sesudah belajar, sholat Dzuhur berjamaah, sholat Dhuha, sholat jum'at berjamaah, infaq setiap jum'at dan kegiatan ramadhan biasanya dilaksanakan pesantren kilat. Faktor pendukung pengimplementasian nilai keagamaan ini dipengaruhi oleh dua faktor yaitu : Faktor Eksternal dan Faktor internal.Kemudian bentuk kegiatan rutin yang dilakukan disekolah ini untuk menunjang nilai keagamaan disekolah dengan melakukan kegiatan rutin yaitu : berlakunya 3S (Senyum, Salam dan Sapa), Tadarus atau muroja'ah bersama, membaca doa sebelum dan sesudah belajar, sholat Dzuhur berjamaah, sholat Dhuha, sholat jum'at berjamaah, infaq setiap jum'at dan kegiatan ramadhan biasanya dilaksanakan pesantren kilat. Faktor pendukung pengimplementasian nilai keagamaan ini dipengaruhi oleh dua faktor yaitu : Faktor Eksternal dan Faktor internal.Kemudian bentuk kegiatan rutin yang dilakukan disekolah ini untuk menunjang nilai keagamaan disekolah dengan melakukan kegiatan rutin yaitu : berlakunya 3S (Senyum, Salam dan Sapa), Tadarus atau muroja'ah bersama, membaca doa sebelum dan sesudah belajar, sholat Dzuhur berjamaah, sholat Dhuha, sholat jum'at berjamaah, infaq setiap jum'at dan kegiatan ramadhan biasanya dilaksanakan pesantren kilat. Faktor pendukung pengimplementasian nilai keagamaan ini dipengaruhi oleh dua faktor yaitu : Faktor Eksternal dan Faktor internal.","PeriodicalId":475482,"journal":{"name":"Iseedu Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices","volume":"107 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134999817","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-14DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.22997
Alviyanti Alviyanti, Mohammad Zakki Azani, Saddam Husein
Kasus perceraian di Indonesia yang terus meningkat setiap tahunnya menandakan belum terwujudnya keluarga sakinah, mawadah, wa rahmah dalam beberapa keluarga di Indonesia. Oleh karena itu, dalam membentuk sebuah rencana keluarga sudah didasari dan didukung dengan pengetahuan dan wawasan mengenai pilar dalam membangun keluarga. Saat ini pendidikan mengenai keluarga di Indonesia masih jarang ditemui. Yayasan Griya Keluarga Sakinah sebagai salah satu yayasan yang fokus pada bidang keluarga memiliki tujuan untuk ikut berpartisipasi dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawadah, wa rahmah di Indonesia melalui pengembangan pendidikan keluarga islami.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran Yayasan Griya Keluarga Sakinah dalam pengembangan pendidikan keluarga Islam, faktor serta pendukung dan penghambat dalam pelaksanaanya. Penelitian ini menerapkan pendekatan fenomenologis kualitatif dengan jenis penelitian studi lapangan. dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan Griya Keluarga Sakinah menggunakan dua jalur pendidikan yaitu pendidikan nonformal dan informal dalam melaksanakannya. Pengembangan pendidikan keluarga Islami pada jalur pendidikan nonformal dilaksanakan melalui layanan edukasi, konsultasi dan mediasi.Sedangkan dalam Pendidikan informal pengembangan Pendidikan keluarga Islami dilaksankaan melalui layanan pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan Griya Keluarga Sakinah menggunakan dua jalur pendidikan yaitu pendidikan nonformal dan informal dalam melaksanakannya. Pengembangan pendidikan keluarga Islami pada jalur pendidikan nonformal dilaksanakan melalui layanan edukasi, konsultasi dan mediasi. Sedangkan dalam Pendidikan informal pengembangan Pendidikan keluarga Islami dilaksankaan melalui layanan pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan Griya Keluarga Sakinah menggunakan dua jalur pendidikan yaitu pendidikan nonformal dan informal dalam melaksanakannya.Pengembangan pendidikan keluarga Islami pada jalur pendidikan nonformal dilaksanakan melalui layanan edukasi, konsultasi dan mediasi. Sedangkan dalam Pendidikan informal pengembangan Pendidikan keluarga Islami dilaksankaan melalui layanan pelayanan.
{"title":"Peran Yayasan Griya Keluarga Sakinah Dalam Pengembangkan Pendidikan Keluarga Islami","authors":"Alviyanti Alviyanti, Mohammad Zakki Azani, Saddam Husein","doi":"10.23917/iseedu.v7i1.22997","DOIUrl":"https://doi.org/10.23917/iseedu.v7i1.22997","url":null,"abstract":"Kasus perceraian di Indonesia yang terus meningkat setiap tahunnya menandakan belum terwujudnya keluarga sakinah, mawadah, wa rahmah dalam beberapa keluarga di Indonesia. Oleh karena itu, dalam membentuk sebuah rencana keluarga sudah didasari dan didukung dengan pengetahuan dan wawasan mengenai pilar dalam membangun keluarga. Saat ini pendidikan mengenai keluarga di Indonesia masih jarang ditemui. Yayasan Griya Keluarga Sakinah sebagai salah satu yayasan yang fokus pada bidang keluarga memiliki tujuan untuk ikut berpartisipasi dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawadah, wa rahmah di Indonesia melalui pengembangan pendidikan keluarga islami.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran Yayasan Griya Keluarga Sakinah dalam pengembangan pendidikan keluarga Islam, faktor serta pendukung dan penghambat dalam pelaksanaanya. Penelitian ini menerapkan pendekatan fenomenologis kualitatif dengan jenis penelitian studi lapangan. dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan Griya Keluarga Sakinah menggunakan dua jalur pendidikan yaitu pendidikan nonformal dan informal dalam melaksanakannya. Pengembangan pendidikan keluarga Islami pada jalur pendidikan nonformal dilaksanakan melalui layanan edukasi, konsultasi dan mediasi.Sedangkan dalam Pendidikan informal pengembangan Pendidikan keluarga Islami dilaksankaan melalui layanan pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan Griya Keluarga Sakinah menggunakan dua jalur pendidikan yaitu pendidikan nonformal dan informal dalam melaksanakannya. Pengembangan pendidikan keluarga Islami pada jalur pendidikan nonformal dilaksanakan melalui layanan edukasi, konsultasi dan mediasi. Sedangkan dalam Pendidikan informal pengembangan Pendidikan keluarga Islami dilaksankaan melalui layanan pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan Griya Keluarga Sakinah menggunakan dua jalur pendidikan yaitu pendidikan nonformal dan informal dalam melaksanakannya.Pengembangan pendidikan keluarga Islami pada jalur pendidikan nonformal dilaksanakan melalui layanan edukasi, konsultasi dan mediasi. Sedangkan dalam Pendidikan informal pengembangan Pendidikan keluarga Islami dilaksankaan melalui layanan pelayanan.","PeriodicalId":475482,"journal":{"name":"Iseedu Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135085765","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-04DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.22984
Zidny Akrima Melati, Muh Nur Rochim Maksum, Ahmad Nubail, Mohammad Ali
Penerapan pendidikan aqidah masih sangat terbatas, hanya mengutamakan aspek kognitif dalam memberikan pengetahuan kepada siswa. Dalam pelaksanaan pembelajaran tentunya tidak terlepas dari permasalahan yang terjadi. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis problematika yang dihadapi guru pada pembelajaran aqidah kelas VII di SMP Muhammadiyah 2 Boyolali Program Khusus dan untuk mendeskripsikan strategi guru yang digunakan untuk menghadapi problematika dalam pembelajaran aqidah kelas VII. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik keabsahan data melalui ketekunan pengamatan dan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan diakhiri dengan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika pendidikan aqidah kelas VII SMP Muhammadiyah 2 Boyolali Program Khusus terdapat pada faktor internal dan eksternal. Faktor internal diantaranya adalah guru, peserta didik, fasilitas, kondisi kelas, dan rencana pelaksanaan pembelajaran. Faktor eksternalnya yakni lingkungan dan keluarga. Kemudian untuk strategi yang dilakukan guru untuk menghadapi problematika pembelajaran aqidah kelas VII adalah melalui pembiasaan, keteladanan, koreksi dan pengawasan. dan rencana pelaksanaan pembelajaran.
{"title":"Strategi Guru Menghadapi Problematika Pembelajaran Aqidah","authors":"Zidny Akrima Melati, Muh Nur Rochim Maksum, Ahmad Nubail, Mohammad Ali","doi":"10.23917/iseedu.v7i1.22984","DOIUrl":"https://doi.org/10.23917/iseedu.v7i1.22984","url":null,"abstract":"Penerapan pendidikan aqidah masih sangat terbatas, hanya mengutamakan aspek kognitif dalam memberikan pengetahuan kepada siswa. Dalam pelaksanaan pembelajaran tentunya tidak terlepas dari permasalahan yang terjadi. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis problematika yang dihadapi guru pada pembelajaran aqidah kelas VII di SMP Muhammadiyah 2 Boyolali Program Khusus dan untuk mendeskripsikan strategi guru yang digunakan untuk menghadapi problematika dalam pembelajaran aqidah kelas VII. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik keabsahan data melalui ketekunan pengamatan dan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan diakhiri dengan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika pendidikan aqidah kelas VII SMP Muhammadiyah 2 Boyolali Program Khusus terdapat pada faktor internal dan eksternal. Faktor internal diantaranya adalah guru, peserta didik, fasilitas, kondisi kelas, dan rencana pelaksanaan pembelajaran. Faktor eksternalnya yakni lingkungan dan keluarga. Kemudian untuk strategi yang dilakukan guru untuk menghadapi problematika pembelajaran aqidah kelas VII adalah melalui pembiasaan, keteladanan, koreksi dan pengawasan. dan rencana pelaksanaan pembelajaran.","PeriodicalId":475482,"journal":{"name":"Iseedu Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices","volume":"28 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136328447","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-03-11DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.22993
Syahda Luthfiah Imani, Naila Rizki, Mohammad Zakki Azani
Penelitian ini bermula dari latar belakang Desa Wonorejo yang merupakan kawasan organisasi Muhammadiyah yang diposisikan untuk menyebarkan ajaran Islam. Pimpinan Cabang Muhammadiyah Blimbing mengembangkan kegiatan keagamaan yang berada di Islamic Center Muhammadiyah Cabang Blimbing. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumen. Adapun teknik analisis datanya dengan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian delapan jenis majelis pimpinan cabang Muhammadiyah Blimbing mempunyai tugas dan kontribusi yang berbeda-beda dalam hal kegiatan dakwah keagamaan di Desa Wonorejo.Faktor pendukung perkembangan Islam yang saat ini merebak dimana-mana itu menjadikan Muhammadiyah lebih maju dan berkembang pesat, masyarakat dan lingkungan yang baik memberikan dukungan dan sokongan. Faktor penghambat antara partisipasi masyarakat lain dalam kegiatan keagamaan yang menurun khususnya anak-anak dan remaja, Ekonomi yang berkaitan dengan keuangan kegiatan dakwah keagamaan yang sangat membutuhkan dana besar pengkaderan dimana kesulitan untuk mencari generasi yang siap dengan kegiatan dakwah keagamaan, lawan politik yang tidak menyukai politik diMuhammadiyah sejak lahir,Ormas lain yang iri dengan perkembanganMuhammadiyah yang sangat besar dan menimbulkan perpecahan.
{"title":"Kontribusi PCM Dalam Gerakan Dakwah Keagamaan Di Islamic Center Muhammadiyah Cabang Blimbing","authors":"Syahda Luthfiah Imani, Naila Rizki, Mohammad Zakki Azani","doi":"10.23917/iseedu.v7i1.22993","DOIUrl":"https://doi.org/10.23917/iseedu.v7i1.22993","url":null,"abstract":"Penelitian ini bermula dari latar belakang Desa Wonorejo yang merupakan kawasan organisasi Muhammadiyah yang diposisikan untuk menyebarkan ajaran Islam. Pimpinan Cabang Muhammadiyah Blimbing mengembangkan kegiatan keagamaan yang berada di Islamic Center Muhammadiyah Cabang Blimbing. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumen. Adapun teknik analisis datanya dengan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian delapan jenis majelis pimpinan cabang Muhammadiyah Blimbing mempunyai tugas dan kontribusi yang berbeda-beda dalam hal kegiatan dakwah keagamaan di Desa Wonorejo.Faktor pendukung perkembangan Islam yang saat ini merebak dimana-mana itu menjadikan Muhammadiyah lebih maju dan berkembang pesat, masyarakat dan lingkungan yang baik memberikan dukungan dan sokongan. Faktor penghambat antara partisipasi masyarakat lain dalam kegiatan keagamaan yang menurun khususnya anak-anak dan remaja, Ekonomi yang berkaitan dengan keuangan kegiatan dakwah keagamaan yang sangat membutuhkan dana besar pengkaderan dimana kesulitan untuk mencari generasi yang siap dengan kegiatan dakwah keagamaan, lawan politik yang tidak menyukai politik diMuhammadiyah sejak lahir,Ormas lain yang iri dengan perkembanganMuhammadiyah yang sangat besar dan menimbulkan perpecahan.","PeriodicalId":475482,"journal":{"name":"Iseedu Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136096610","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-03-09DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.22539
Iqbal Hidayatsyah Noor, Aulia Izzati, Mohammad Zakki Azani
Abstrak- Dalam rangka pemulihan pembelajaran pascapandemi, Kemendikbud secara resmi telah menerapkan kurikulum terbaru bertajuk merdeka belajar yang mulai di laksanakan pada tahun pelajaran 2022/2023 pada semua satuan pendidikan secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Karanganyar serta dampak positif dan hambatan dalam penerapan kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Karanganyar. Penelitian ini menerapkan pendekatan fenomenologis kualitatif jenis studi lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada proses implementasi kurikulum merdeka terjabarkan menjadi tiga tahap,yakni perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dampak positif dari penerapan kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam antara lain semakin meningkatnya kreativitas guru dan siswa, peningkatan semangat dan keaktifan siswa dalam pembelajaran, serta peningkatan semangat guru dalam mengembangkan kapasitas diri. Hambatan dalam implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah sulitnya pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan berkualitas serta menentukan tema dan konten yang tepat pada kegiatan P5 agar sesuai dengan minat dan bakat siswa. serta meningkatkan semangat guru dalam mengembangkan kapasitas diri.Hambatan dalam implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah sulitnya pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan berkualitas serta menentukan tema dan konten yang tepat pada kegiatan P5 agar sesuai dengan minat dan bakat siswa. serta meningkatkan semangat guru dalam mengembangkan kapasitas diri. Hambatan dalam implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah sulitnya pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan berkualitas serta menentukan tema dan konten yang tepat pada kegiatan P5 agar sesuai dengan minat dan bakat siswa.
摘要-为以后的学习恢复,国务院正式采用了一门名为《独立学习》的新课程,该课程于2022/2023年开始在所有教育单位独立进行。本研究的目的是描述中国SMP Negeri 1 karngayar的免费课程的实施,以及在SMP Negeri 1 karmpayar将免费课程应用于伊斯兰教教育的积极和障碍。本研究采用了一种现场研究型定性方法。数据收集技术是通过观察、采访和文档研究进行的。研究结果表明,在实现自由课程的过程中,计划、实施和评估分为三个阶段。独立课程对伊斯兰教教育学习的积极影响包括教师和学生创造力的增加,学生对学习的热情和活跃程度的提高,以及教师对发展自我能力的热情。教育工作者很难创造出令人愉快和高质量的学习,并为学生的兴趣和才能设定适当的主题和内容。以及培养教师的自我能力精神。教育工作者很难创造出令人愉快和高质量的学习,并为学生的兴趣和才能设定适当的主题和内容。以及培养教师的自我能力精神。教育工作者很难创造出令人愉快和高质量的学习,并为学生的兴趣和才能设定适当的主题和内容。
{"title":"Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam","authors":"Iqbal Hidayatsyah Noor, Aulia Izzati, Mohammad Zakki Azani","doi":"10.23917/iseedu.v7i1.22539","DOIUrl":"https://doi.org/10.23917/iseedu.v7i1.22539","url":null,"abstract":"Abstrak- Dalam rangka pemulihan pembelajaran pascapandemi, Kemendikbud secara resmi telah menerapkan kurikulum terbaru bertajuk merdeka belajar yang mulai di laksanakan pada tahun pelajaran 2022/2023 pada semua satuan pendidikan secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Karanganyar serta dampak positif dan hambatan dalam penerapan kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Karanganyar. Penelitian ini menerapkan pendekatan fenomenologis kualitatif jenis studi lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada proses implementasi kurikulum merdeka terjabarkan menjadi tiga tahap,yakni perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dampak positif dari penerapan kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam antara lain semakin meningkatnya kreativitas guru dan siswa, peningkatan semangat dan keaktifan siswa dalam pembelajaran, serta peningkatan semangat guru dalam mengembangkan kapasitas diri. Hambatan dalam implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah sulitnya pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan berkualitas serta menentukan tema dan konten yang tepat pada kegiatan P5 agar sesuai dengan minat dan bakat siswa. serta meningkatkan semangat guru dalam mengembangkan kapasitas diri.Hambatan dalam implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah sulitnya pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan berkualitas serta menentukan tema dan konten yang tepat pada kegiatan P5 agar sesuai dengan minat dan bakat siswa. serta meningkatkan semangat guru dalam mengembangkan kapasitas diri. Hambatan dalam implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah sulitnya pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan berkualitas serta menentukan tema dan konten yang tepat pada kegiatan P5 agar sesuai dengan minat dan bakat siswa.","PeriodicalId":475482,"journal":{"name":"Iseedu Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices","volume":"50 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136179601","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-03-03DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.23014
Maulana Nashrul Abror, Mohammad Zakki Azani, Ilfa Munazah
Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan implementasi metode pembelajaran aktif dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat metode pembelajaran aktif pada mata pelajaran PAI kelas X di SMK Negeri 6 Surakarta. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan dan penelitian kualitatif deksriptif yang digunakan dalam penelitian ini guna mendeksripsikan fenomena yang ada. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian penerapan metode pembelajaran aktif pada pembelajaran PAI kelas X di SMK Negeri 6 Surakarta adalah dalam penerapan metode pembelajaran aktif guru PAI kelas X di SMK Negeri 6 Surakarta menggunakan metode diskusi,panduan pengajaran, pencarian informasi, investigasi kelompok yang disesuaikan dengan materi yang disampaikan. Penggunaan metode ini membuat suasana kelas terlihat menyenangkan karena metode pembelajaran aktif tidak membosankan. Peserta dilatih lebih termotivasi untuk berkreativitas, menuangkan imajinasinya, dan lain sebagainya. Faktor pendukung dalam penerapan metode active learning ini adalah adanya dukungan dari instansi baik itu sekolah maupun pemerintah. Kemudian sarana infrastruktur yang memadai seperti koneksi internet, LCD proyektor dan lain sebagainya. Peserta didik yang merasa nyaman Ketika pembelajaran active learning . Serta peningkatan kompetensi guru PAI yang selalu di upgrade . Sedangkan faktor penghambatnya adalah latar belakang peserta didik yang berbeda, genetik berbeda, dan budayanya berbeda. Serta lemahnya koneksi internet wifi di sekolah karena belum merata di semua kelas di SMK Negeri 6 Surakarta.
本研究旨在旨在解构主动学习方法的实施,了解SMK国苏拉卡塔(Surakarta office 6) X班PAI class的支持因素和活动学习方法障碍。进行的研究类型是实地研究和本研究中用于分析存在现象的定性研究。有观察、采访和记录的数据收集技术。在SMK Negeri 6 Surakarta的积极学习方法X班的实践研究的结果是使用讨论方法、教学指南、信息搜索、小组研究与所提供的材料相适应的对象。这种方法的使用使课堂气氛看起来很有趣,因为主动学习方法并不枯燥。参与者被训练得更有创造力,更有想象力,诸如此类。这种积极学习方法实施的一个促成因素是学校和政府机构的支持。然后是适当的基础设施,如互联网连接、液晶投影仪等。学习者在积极学习时感到舒适。以及不断提高派教师的能力升级。但令人窒息的因素是不同的学习者背景、不同的基因和不同的文化。由于美国SMK Negeri 6 Surakarta的所有班级不均匀,学校wi - fi连接的不足。
{"title":"Implementasi Metode Active Learning Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama","authors":"Maulana Nashrul Abror, Mohammad Zakki Azani, Ilfa Munazah","doi":"10.23917/iseedu.v7i1.23014","DOIUrl":"https://doi.org/10.23917/iseedu.v7i1.23014","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan implementasi metode pembelajaran aktif dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat metode pembelajaran aktif pada mata pelajaran PAI kelas X di SMK Negeri 6 Surakarta. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan dan penelitian kualitatif deksriptif yang digunakan dalam penelitian ini guna mendeksripsikan fenomena yang ada. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian penerapan metode pembelajaran aktif pada pembelajaran PAI kelas X di SMK Negeri 6 Surakarta adalah dalam penerapan metode pembelajaran aktif guru PAI kelas X di SMK Negeri 6 Surakarta menggunakan metode diskusi,panduan pengajaran, pencarian informasi, investigasi kelompok yang disesuaikan dengan materi yang disampaikan. Penggunaan metode ini membuat suasana kelas terlihat menyenangkan karena metode pembelajaran aktif tidak membosankan. Peserta dilatih lebih termotivasi untuk berkreativitas, menuangkan imajinasinya, dan lain sebagainya. Faktor pendukung dalam penerapan metode active learning ini adalah adanya dukungan dari instansi baik itu sekolah maupun pemerintah. Kemudian sarana infrastruktur yang memadai seperti koneksi internet, LCD proyektor dan lain sebagainya. Peserta didik yang merasa nyaman Ketika pembelajaran active learning . Serta peningkatan kompetensi guru PAI yang selalu di upgrade . Sedangkan faktor penghambatnya adalah latar belakang peserta didik yang berbeda, genetik berbeda, dan budayanya berbeda. Serta lemahnya koneksi internet wifi di sekolah karena belum merata di semua kelas di SMK Negeri 6 Surakarta.","PeriodicalId":475482,"journal":{"name":"Iseedu Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices","volume":"67 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135339670","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}