Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pembelajaran keanekaragaman hayati di SMAN 3 Bandung. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan desain fenomenologi. Sumber data berasal dari wawancara, lembar observasi, dan pengamatan langsung. Sekolah ini tidak hanya memanfaatkan fasilitas laboratorium dan perpustakaan untuk menyediakan pengetahuan teoritis, tetapi juga memaksimalkan penggunaan taman sekolah sebagai ruang pembelajaran luar kelas. Dengan pembelajaran ini, siswa dapat mengamati, mendokumentasikan, dan mengapresiasi keanekaragaman hayati secara langsung. Penerapan Kurikulum Merdeka dan konsep Sekolah Adiwiyata/green school memberikan dasar yang kokoh untuk pendekatan pembelajaran yang berkelanjutan dan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran ini menciptakan siswa yang tidak hanya memiliki pemahaman konseptual yang mendalam, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan kesadaran lingkungan yang tinggi. SMAN 3 Bandung berhasil mengintegrasikan pembelajaran di dalam dan luar kelas, menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan mendukung bagi siswa untuk memahami, menghargai, dan berpartisipasi dalam konservasi keanekaragaman hayati. Dalam memaksimalkan proses pembelajaran perlu dilakukan penilaian terhadap keterampilan dan sikap peserta didik.
{"title":"PROFIL PEMBELAJARAN KEANEKARAGAMAN HAYATI DI SMAN 3 BANDUNG","authors":"Utari Akhir Gusti, Topik Hidayat, Siti Sriyati","doi":"10.61648/ibers.v3i1.98","DOIUrl":"https://doi.org/10.61648/ibers.v3i1.98","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pembelajaran keanekaragaman hayati di SMAN 3 Bandung. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan desain fenomenologi. Sumber data berasal dari wawancara, lembar observasi, dan pengamatan langsung. Sekolah ini tidak hanya memanfaatkan fasilitas laboratorium dan perpustakaan untuk menyediakan pengetahuan teoritis, tetapi juga memaksimalkan penggunaan taman sekolah sebagai ruang pembelajaran luar kelas. Dengan pembelajaran ini, siswa dapat mengamati, mendokumentasikan, dan mengapresiasi keanekaragaman hayati secara langsung. Penerapan Kurikulum Merdeka dan konsep Sekolah Adiwiyata/green school memberikan dasar yang kokoh untuk pendekatan pembelajaran yang berkelanjutan dan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran ini menciptakan siswa yang tidak hanya memiliki pemahaman konseptual yang mendalam, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan kesadaran lingkungan yang tinggi. SMAN 3 Bandung berhasil mengintegrasikan pembelajaran di dalam dan luar kelas, menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan mendukung bagi siswa untuk memahami, menghargai, dan berpartisipasi dalam konservasi keanekaragaman hayati. Dalam memaksimalkan proses pembelajaran perlu dilakukan penilaian terhadap keterampilan dan sikap peserta didik.","PeriodicalId":514569,"journal":{"name":"IBERS : Jurnal Pendidikan Indonesia Bermutu","volume":"91 10","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141664107","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Regulasi diri atau self-regulation adalah proses dimana seseorang dapat mengatur pencapaian dengan aksi mereka, mengevaluasi kesuksesan mereka saat mencapai target suatu pembelajaran yang mengajarkan individu untuk dapat mengatur dirinya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan alat ukur yang valid dan reliabel untuk mengetahui tingkat regulasi diri pada mahasiswa. Ada 41 item yang yang diberikan kepada 459 mahasiswa aktif yang pernah merasa lelah secara fisik dan emosional se lama berkuliah. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif dan literatur bacaan. Sampel pada penelitian yang didapat menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini diperoleh 16 item yang menjadi item final dengan model penskalaan Likert yang dianalisis dengan menggunakan SPSS. Skala self-regulated learning menunjukkan nilai validitas 0,829, 0,712, dan 0,787 dan reliabilitas yang cukup baik yaitu 0,879. Sehingga didapatkan pengembangan alat ukur yang cukup valid dan reliabel dalam mengukur self-regulated learning pada mahasiswa.
{"title":"PENGEMBANGAN ALAT UKUR SKALA SELF REGULATED LEARNING PADA MAHASISWA YANG MENGALAMI BURNOUT AKADEMIK","authors":"Puput Nurbani Sofa, Dea Raisa Andini Andini, Dhea Aprilina Dya, Khoirunnisa Luthfiah, Maritza Fathiarafa, Yoga Aditiya, Zulmi Ramdani","doi":"10.61648/ibers.v3i1.78","DOIUrl":"https://doi.org/10.61648/ibers.v3i1.78","url":null,"abstract":"Regulasi diri atau self-regulation adalah proses dimana seseorang dapat mengatur pencapaian dengan aksi mereka, mengevaluasi kesuksesan mereka saat mencapai target suatu pembelajaran yang mengajarkan individu untuk dapat mengatur dirinya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan alat ukur yang valid dan reliabel untuk mengetahui tingkat regulasi diri pada mahasiswa. Ada 41 item yang yang diberikan kepada 459 mahasiswa aktif yang pernah merasa lelah secara fisik dan emosional se lama berkuliah. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif dan literatur bacaan. Sampel pada penelitian yang didapat menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini diperoleh 16 item yang menjadi item final dengan model penskalaan Likert yang dianalisis dengan menggunakan SPSS. Skala self-regulated learning menunjukkan nilai validitas 0,829, 0,712, dan 0,787 dan reliabilitas yang cukup baik yaitu 0,879. Sehingga didapatkan pengembangan alat ukur yang cukup valid dan reliabel dalam mengukur self-regulated learning pada mahasiswa.","PeriodicalId":514569,"journal":{"name":"IBERS : Jurnal Pendidikan Indonesia Bermutu","volume":"123 9","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141666182","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
W. Widiyanti, Y. Kartika, Fauziah Oktaviana, Diki Ahmad Fauzi, Azkia Naufal Mufliyah, Endah Ratna Sonya
Salah satu faktor yang secara signifikan mempengaruhi mutu pendidikan adalah organisasi atau lembaga penyelenggara pendidikan tersebut. Permasalahan ini berdampak pada proses manajemen pelatihan yang tidak efisien dan tidak efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dimana bahan pustaka dikumpulkan, bahan bacaan dan catatan diambil, serta bahan penelitian diolah. Pendidikan adalah proses praktik dan peristiwa seumur hidup yang melibatkan refleksi spontan dan sistematis. Hakikat pendidikan adalah mengeluarkan kecerdasan manusia (humanisasi).
{"title":"KELEMBAGAAN PENDIDIKAN DI INDONESIA","authors":"W. Widiyanti, Y. Kartika, Fauziah Oktaviana, Diki Ahmad Fauzi, Azkia Naufal Mufliyah, Endah Ratna Sonya","doi":"10.61648/ibers.v3i1.91","DOIUrl":"https://doi.org/10.61648/ibers.v3i1.91","url":null,"abstract":"Salah satu faktor yang secara signifikan mempengaruhi mutu pendidikan adalah organisasi atau lembaga penyelenggara pendidikan tersebut. Permasalahan ini berdampak pada proses manajemen pelatihan yang tidak efisien dan tidak efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dimana bahan pustaka dikumpulkan, bahan bacaan dan catatan diambil, serta bahan penelitian diolah. Pendidikan adalah proses praktik dan peristiwa seumur hidup yang melibatkan refleksi spontan dan sistematis. Hakikat pendidikan adalah mengeluarkan kecerdasan manusia (humanisasi).","PeriodicalId":514569,"journal":{"name":"IBERS : Jurnal Pendidikan Indonesia Bermutu","volume":"48 11","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141663269","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
D. Setyawan, Sukomiarti Sukomiarti, Zulfikri Zulfikri
Proses pembelajaran sangat dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang tepat yang disesuaikan dengan materi dan kondisi siswa. Dalam penelitian ini penulis menerapkan metode Project Based Learning yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa dalam materi Ekosistem. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 35 siswa kelas VII SMPN 4 Tanjungpinang. Hasil analisis data diperoleh persentase pemahaman dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran tanpa menerapkan metode Project Based Learning yaitu pra siklus, siklus 1 dan siklus 2 masing-masing memiliki rata-rata 60,85, 75,43, dan 90,00. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan pemahaman dan hasil belajar siswa. Artinya mahasiswa mampu memahami materi biologi tentang ekosistem. Peningkatan learning out ini disebabkan oleh kebiasaan siswa yang memiliki kemampuan di bawah rata-rata untuk berpartisipasi dalam proses menyelesaikan pembelajaran yang baik. Peningkatan hasil belajar ini dapat dicapai karena adanya kegiatan berupa perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data dan refleksi. Disamping keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran pada pra siklus, siklus 1 dan siklus 2, serta sikap kolaborasi dalam pengamatan langsung pohon kelor di lingkungan sekolah.
{"title":"PENERAPAN METODE PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII","authors":"D. Setyawan, Sukomiarti Sukomiarti, Zulfikri Zulfikri","doi":"10.61648/ibers.v3i1.107","DOIUrl":"https://doi.org/10.61648/ibers.v3i1.107","url":null,"abstract":"Proses pembelajaran sangat dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang tepat yang disesuaikan dengan materi dan kondisi siswa. Dalam penelitian ini penulis menerapkan metode Project Based Learning yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa dalam materi Ekosistem. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 35 siswa kelas VII SMPN 4 Tanjungpinang. Hasil analisis data diperoleh persentase pemahaman dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran tanpa menerapkan metode Project Based Learning yaitu pra siklus, siklus 1 dan siklus 2 masing-masing memiliki rata-rata 60,85, 75,43, dan 90,00. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan pemahaman dan hasil belajar siswa. Artinya mahasiswa mampu memahami materi biologi tentang ekosistem. Peningkatan learning out ini disebabkan oleh kebiasaan siswa yang memiliki kemampuan di bawah rata-rata untuk berpartisipasi dalam proses menyelesaikan pembelajaran yang baik. Peningkatan hasil belajar ini dapat dicapai karena adanya kegiatan berupa perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data dan refleksi. Disamping keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran pada pra siklus, siklus 1 dan siklus 2, serta sikap kolaborasi dalam pengamatan langsung pohon kelor di lingkungan sekolah.","PeriodicalId":514569,"journal":{"name":"IBERS : Jurnal Pendidikan Indonesia Bermutu","volume":"111 35","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141665710","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Linda Widyastuti, Siti Amiroh, Priscalina Dea Sukmana
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran antara coping dengan tingkat stress pada mahasiswa tingkat akhir dalam penyusunan skripsi. Kesulitan dalam menuangkan pikiran ke dalam tulisan ilmiah, menganalisis data, berinteraksi dengan dosen pembimbing, dan menghadapi masalah non-akademik merupakan faktor penyebab stres yang signifikan. Mekanisme koping digunakan oleh mahasiswa untuk mengatasi stres dalam proses penyusunan skripsi. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dari beberapa artikel dianalisis menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa tingkat akhir mengalami tingkat stres sedang. Strategi koping yang dominan adalah fokus emosi dan fokus masalah. Mahasiswa yang menggunakan strategi fokus emosi menggunakan berbagai mekanisme koping, termasuk mencari dukungan sosial, terlibat dalam kegiatan positif, dan berbagi masalah dengan orang lain. Meskipun mengalami stres, motivasi mahasiswa tetap tinggi untuk menyelesaikan skripsi mereka. Faktor usia dan jenis kelamin juga mempengaruhi tingkat stres mahasiswa. Penelitian ini memberikan gambaran tentang mekanisme koping dan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir. Implikasinya, institusi pendidikan perlu memberikan perhatian lebih pada mahasiswa dalam proses penyusunan skripsi dan mengembangkan strategi pengelolaan stres yang efektif.
{"title":"GAMBARAN ANTARA KOPING STRESS DENGAN TINGKAT STRESS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR","authors":"Linda Widyastuti, Siti Amiroh, Priscalina Dea Sukmana","doi":"10.61648/ibers.v3i1.81","DOIUrl":"https://doi.org/10.61648/ibers.v3i1.81","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran antara coping dengan tingkat stress pada mahasiswa tingkat akhir dalam penyusunan skripsi. Kesulitan dalam menuangkan pikiran ke dalam tulisan ilmiah, menganalisis data, berinteraksi dengan dosen pembimbing, dan menghadapi masalah non-akademik merupakan faktor penyebab stres yang signifikan. Mekanisme koping digunakan oleh mahasiswa untuk mengatasi stres dalam proses penyusunan skripsi. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dari beberapa artikel dianalisis menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa tingkat akhir mengalami tingkat stres sedang. Strategi koping yang dominan adalah fokus emosi dan fokus masalah. Mahasiswa yang menggunakan strategi fokus emosi menggunakan berbagai mekanisme koping, termasuk mencari dukungan sosial, terlibat dalam kegiatan positif, dan berbagi masalah dengan orang lain. Meskipun mengalami stres, motivasi mahasiswa tetap tinggi untuk menyelesaikan skripsi mereka. Faktor usia dan jenis kelamin juga mempengaruhi tingkat stres mahasiswa. Penelitian ini memberikan gambaran tentang mekanisme koping dan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir. Implikasinya, institusi pendidikan perlu memberikan perhatian lebih pada mahasiswa dalam proses penyusunan skripsi dan mengembangkan strategi pengelolaan stres yang efektif.","PeriodicalId":514569,"journal":{"name":"IBERS : Jurnal Pendidikan Indonesia Bermutu","volume":"47 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141664937","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui tingkat empati terhadap korban bencana alam pada mahasiswa di Bandung Raya. Empati Kesadaran akan perasaan, kebutuhan, dan perhatian orang lain (Goleman, 1998). Empati adalah akar kepedulian dan cinta dalam hubungan emosional setiap orang dalam adaptasi terhadap perasaan orang lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Mahasiswa Bandung Raya yang memiliki nilai empati terhadap korban bencana alam berada di tingkat tinggi (18,2%), tingkat sedang (67,3%) dan tingkat rendah sebanyak (14.5%).
{"title":"KONSTRUKSI ALAT UKUR SKALA EMPATI TERHADAP KORBAN BENCANA ALAM PADA MAHASISWA PERGURUAN TINGGI DI BANDUNG RAYA","authors":"Rendy Luqman Fauzan, Ikhsan Nurkholiq, Rema Nur Indriyani, Rifa Alfina Fatiyani, Rita Risnawati, Sawitri Apriliani, Zahro Atharekha Luthfiyana","doi":"10.61648/ibers.v3i1.95","DOIUrl":"https://doi.org/10.61648/ibers.v3i1.95","url":null,"abstract":"Tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui tingkat empati terhadap korban bencana alam pada mahasiswa di Bandung Raya. Empati Kesadaran akan perasaan, kebutuhan, dan perhatian orang lain (Goleman, 1998). Empati adalah akar kepedulian dan cinta dalam hubungan emosional setiap orang dalam adaptasi terhadap perasaan orang lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Mahasiswa Bandung Raya yang memiliki nilai empati terhadap korban bencana alam berada di tingkat tinggi (18,2%), tingkat sedang (67,3%) dan tingkat rendah sebanyak (14.5%).","PeriodicalId":514569,"journal":{"name":"IBERS : Jurnal Pendidikan Indonesia Bermutu","volume":"21 11","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141663687","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}