Pub Date : 2023-12-11DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i3.46410
Dina Arianti, Nani Yuniar, Jafriati Jafriati
Kebakaran dapat terjadi diberbagai tempat, antara lain perumahan mewah, perumahan kumuh, hotel, perkantoran, kereta api, mall, hutan belantara, bahkan perusahaan besar yang telah menerapkan sistem manajemen kebakaran. Rumah sakit sebagai wadah bekerja tenaga kesehatan dan merawat pasien juga tidak lepas dari resiko kebakaran. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Dan Jalur Evakuasi Dalam Upaya mencegah Kebakaran Di RSUD Kota Kendari Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang, yaitu kepala komite K3, Bidang Kebakaran, Bidang Evakuasi, dan penanggung jawab APAR. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Instrument yang digunakan adalah pedoman wawancara, lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan rumus persentase dari nilai perbandingan jumlah APAR yang sesuai dengan keseluruhan jumlah APAR yang ada. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa APAR yang harus ditempatkan pada posisi yang jelas 96,2% sudah sesuai, dilengkapi tanda pemasangan 88,8% sesuai, tabung masih berisi dan memiliki tekanan 98,1% sesuai, tinggi pemberian tanda pemasangan APAR 100% tidak sesuai dan jarak antara APAR satu dan yang lainnya 100% tidak sesuai. Untuk ketersediaan jalur evakuasi seperti titik kumpul dan tangga darurat sudah sesuai, sedangkan untuk pintu darurat belum sesuai dengan standar. Simpulan penelitian Penerapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sudah sesuai dengan standar PERMENAKERTRANS No.PER.04/MEN/1980 kemudian ketersediaan Jalur evakuasi, titik kumpul, dan tangga darurat untuk pintu darurat belum sesuai dengan standar SNI 03-1746-2000. Kata kunci: APAR, jalur evakuasi, kebakaran, rumah sakit
火灾可能发生在各种场所,包括豪宅、贫民窟、酒店、办公室、火车、商场、野外,甚至是已实施消防管理制度的大公司。医院作为医务人员工作和治疗病人的场所,也难逃火灾的危险。本研究的目的是确定 2022 年肯达利市医院在预防火灾方面对轻型灭火器(APAR)和疏散路线的应用情况。本研究采用现象学方法进行定性研究。本研究的信息提供者为 4 人,即 K3 委员会负责人、消防部门、疏散部门和 APAR 负责人。采用目的性抽样技术确定信息提供者。使用的工具包括访谈指南、观察表和文件。根据适当灭火器数量与现有灭火器总数的比较值,使用百分比公式进行数据分析。结果显示,必须放置在明显位置的灭火器有 96.2%是合适的,配备的安装标志有 88.8%是合适的,管子仍然充满且压力有 98.1%是合适的,APAR 安装标志的高度有 100%是不合适的,一个 APAR 与另一个 APAR 之间的距离有 100%是不合适的。对于疏散通道的可用性,如聚集点和紧急楼梯是适当的,而对于紧急出口则不符合标准。研究结论 轻型灭火器(APAR)的应用符合 PERMENAKERTRANS No.PER.04 / MEN / 1980 标准,但疏散路线、聚集点和紧急出口楼梯的可用性不符合 SNI 03-1746-2000 标准。 关键字灭火器、疏散路线、火灾、医院
{"title":"ANALISIS PENERAPAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) DAN JALUR EVAKUASI DALAM UPAYA MENCEGAH KEBAKARAN DI RSUD KOTA KENDARI TAHUN 2022","authors":"Dina Arianti, Nani Yuniar, Jafriati Jafriati","doi":"10.37887/jk3-uho.v4i3.46410","DOIUrl":"https://doi.org/10.37887/jk3-uho.v4i3.46410","url":null,"abstract":"Kebakaran dapat terjadi diberbagai tempat, antara lain perumahan mewah, perumahan kumuh, hotel, perkantoran, kereta api, mall, hutan belantara, bahkan perusahaan besar yang telah menerapkan sistem manajemen kebakaran. Rumah sakit sebagai wadah bekerja tenaga kesehatan dan merawat pasien juga tidak lepas dari resiko kebakaran. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Dan Jalur Evakuasi Dalam Upaya mencegah Kebakaran Di RSUD Kota Kendari Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang, yaitu kepala komite K3, Bidang Kebakaran, Bidang Evakuasi, dan penanggung jawab APAR. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Instrument yang digunakan adalah pedoman wawancara, lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan rumus persentase dari nilai perbandingan jumlah APAR yang sesuai dengan keseluruhan jumlah APAR yang ada. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa APAR yang harus ditempatkan pada posisi yang jelas 96,2% sudah sesuai, dilengkapi tanda pemasangan 88,8% sesuai, tabung masih berisi dan memiliki tekanan 98,1% sesuai, tinggi pemberian tanda pemasangan APAR 100% tidak sesuai dan jarak antara APAR satu dan yang lainnya 100% tidak sesuai. Untuk ketersediaan jalur evakuasi seperti titik kumpul dan tangga darurat sudah sesuai, sedangkan untuk pintu darurat belum sesuai dengan standar. Simpulan penelitian Penerapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sudah sesuai dengan standar PERMENAKERTRANS No.PER.04/MEN/1980 kemudian ketersediaan Jalur evakuasi, titik kumpul, dan tangga darurat untuk pintu darurat belum sesuai dengan standar SNI 03-1746-2000. \u0000 \u0000Kata kunci: APAR, jalur evakuasi, kebakaran, rumah sakit","PeriodicalId":156286,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo","volume":"219 S1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138981436","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-12-11DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i3.46412
Hesti Hesti, Laode Muhamad Sety, Ramadhan Tosepu
Kecelakaan lalu lintas tidak dapat dipandang sebagai persoalan transportasi semata tetapi sudah merambat menjadi masalah kesehatan. Kota Kendari merupakan salah satu kota di Provinsi Sulawesi Tenggara dengan persentase kejadian kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi. Dampak negatif yang didapatkan dari kecelakaan lalu lintas dapat mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kecelakaan lalu lintas di wilayah satuan lalu lintas Polres Kota Kendari Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 174 kejadian kecelakaan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Analisis data meliputi univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square/fisher exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara faktor kondisi pengemudi dengan kejadian kecelakaan lalu lintas (pvalue = 1,000). Faktor jenis kendaraan ada hubungan dengan kejadian kecelakaan lalu lintas (pvalue = 0,004). Tidak ada hubungan antara faktor cuaca dengan kejadian kecelakaan lalu lintas (pvalue = 1,000). Faktor kondisi jalan tidak ada hubungan dengan kejadian kecelakaan lalu lintas (pvalue = 1,000). Kesimpulan, ada hubungan antara jenis kendaraan dengan kecelakaan lalu lintas di wilayah satuan lalu lintas Polres Kota Kendari tahun 2022. Tidak ada hubungan antara kondisi pengemudi, cuaca, dan faktor kondisi jalan dengan kecelakaan lalu lintas di wilayah satuan lalu lintas Polres Kota Kendari tahun 2022. Kata kunci: agent, environment, host, kecelakaan lalu lintas
{"title":"FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI WILAYAH SATUAN LALU LINTAS POLRES KOTA KENDARI TAHUN 2022","authors":"Hesti Hesti, Laode Muhamad Sety, Ramadhan Tosepu","doi":"10.37887/jk3-uho.v4i3.46412","DOIUrl":"https://doi.org/10.37887/jk3-uho.v4i3.46412","url":null,"abstract":"Kecelakaan lalu lintas tidak dapat dipandang sebagai persoalan transportasi semata tetapi sudah merambat menjadi masalah kesehatan. Kota Kendari merupakan salah satu kota di Provinsi Sulawesi Tenggara dengan persentase kejadian kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi. Dampak negatif yang didapatkan dari kecelakaan lalu lintas dapat mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kecelakaan lalu lintas di wilayah satuan lalu lintas Polres Kota Kendari Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 174 kejadian kecelakaan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Analisis data meliputi univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square/fisher exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara faktor kondisi pengemudi dengan kejadian kecelakaan lalu lintas (pvalue = 1,000). Faktor jenis kendaraan ada hubungan dengan kejadian kecelakaan lalu lintas (pvalue = 0,004). Tidak ada hubungan antara faktor cuaca dengan kejadian kecelakaan lalu lintas (pvalue = 1,000). Faktor kondisi jalan tidak ada hubungan dengan kejadian kecelakaan lalu lintas (pvalue = 1,000). Kesimpulan, ada hubungan antara jenis kendaraan dengan kecelakaan lalu lintas di wilayah satuan lalu lintas Polres Kota Kendari tahun 2022. Tidak ada hubungan antara kondisi pengemudi, cuaca, dan faktor kondisi jalan dengan kecelakaan lalu lintas di wilayah satuan lalu lintas Polres Kota Kendari tahun 2022. \u0000 \u0000Kata kunci: agent, environment, host, kecelakaan lalu lintas","PeriodicalId":156286,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo","volume":"90 6","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138981778","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-12-11DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i3.46415
Umayyah Marsya, S. Saptaputra, Jusniar Rusli Afa
Dermatitis Kontak Iritan (DKI) merupakan reaksi peradangan lokal non imunologik pada kulit yang disebabkan oleh kontak dengan faktor eksogen maupun endogen. Faktor eksogen berupa bahan-bahan iritan (kimiawi, fisik, maupun biologik) dan faktor endogen memegang peranan penting pada penyakit ini. Data yang ada diketahui bahwa sebesar 65,7% pekerja bengkel motor menderita dermatitis kontak akibat kerja, dari pekerja yang menderita dermatitis kontak memiliki kebiasaan mencuci tangan yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan dermatitis kontak pada pekerja bengkel motor di Kecamatan Poasia Kota Kendari Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja bengkel motor di Kecamatan Poasia Kota Kendari, dimana sampel dipilih menggunakan teknik total sampling sebanyak 74 orang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p-value variabel usia 0,332, nilai p-value variabel masa kerja 0,017, nilai p-value variabel personal hygiene 0,000, nilai p-value variabel lama kontak 0,009, dan nilai p-value variabel pengunaan APD 0,000. Kesimpulan, ada hubungan antara masa kerja, personal hygiene, lama kontak dan penggunaan APD dengan keluhan dermatitis kontak pada pekerja bengkel di Kecamatan Poasia, serta tidak ada hubungan antara usia dengan keluhan dermatitis kontak pada pekerja bengkel di Kecamatan Poasia, Kota Kendari Tahun 2021. Kata kunci: APD, dermatitis kontak, lama kontak, masa kerja, personal hygiene, usia
刺激性接触性皮炎(DKI)是一种因接触外源性或内源性因素而引起的局部非免疫性皮肤炎症反应。以刺激物(化学、物理或生物)为形式的外源性因素和内源性因素在这种疾病中起着重要作用。现有数据显示,65.7%的摩托车修理厂工人患有职业接触性皮炎,而患有接触性皮炎的工人洗手习惯较差。本研究旨在概述 2021 年肯达利市波阿西亚区摩托车修理厂工人接触性皮炎投诉的相关因素。本研究为定量研究,采用横断面研究设计。研究对象为肯达利市波阿西亚区的所有摩托车修理厂工人,样本采用总体抽样技术,共抽取 74 人。本研究使用的研究工具是调查问卷。数据分析采用卡方检验。结果显示,年龄变量的 p 值为 0.332,工作时间变量的 p 值为 0.017,个人卫生变量的 p 值为 0.000,接触时间变量的 p 值为 0.009,个人防护设备使用变量的 p 值为 0.000。结论:工龄、个人卫生、接触时间和个人防护设备的使用与 Poasia 区车间工人的接触性皮炎投诉之间存在关系,而年龄与 2021 年肯达利市 Poasia 区车间工人的接触性皮炎投诉之间没有关系。 关键词个人防护设备、接触性皮炎、接触时间、工龄、个人卫生、年龄
{"title":"FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN DERMATITIS KONTAK PADA PEKERJA BENGKEL MOTOR DI KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI TAHUN 2021","authors":"Umayyah Marsya, S. Saptaputra, Jusniar Rusli Afa","doi":"10.37887/jk3-uho.v4i3.46415","DOIUrl":"https://doi.org/10.37887/jk3-uho.v4i3.46415","url":null,"abstract":"Dermatitis Kontak Iritan (DKI) merupakan reaksi peradangan lokal non imunologik pada kulit yang disebabkan oleh kontak dengan faktor eksogen maupun endogen. Faktor eksogen berupa bahan-bahan iritan (kimiawi, fisik, maupun biologik) dan faktor endogen memegang peranan penting pada penyakit ini. Data yang ada diketahui bahwa sebesar 65,7% pekerja bengkel motor menderita dermatitis kontak akibat kerja, dari pekerja yang menderita dermatitis kontak memiliki kebiasaan mencuci tangan yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan dermatitis kontak pada pekerja bengkel motor di Kecamatan Poasia Kota Kendari Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja bengkel motor di Kecamatan Poasia Kota Kendari, dimana sampel dipilih menggunakan teknik total sampling sebanyak 74 orang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p-value variabel usia 0,332, nilai p-value variabel masa kerja 0,017, nilai p-value variabel personal hygiene 0,000, nilai p-value variabel lama kontak 0,009, dan nilai p-value variabel pengunaan APD 0,000. Kesimpulan, ada hubungan antara masa kerja, personal hygiene, lama kontak dan penggunaan APD dengan keluhan dermatitis kontak pada pekerja bengkel di Kecamatan Poasia, serta tidak ada hubungan antara usia dengan keluhan dermatitis kontak pada pekerja bengkel di Kecamatan Poasia, Kota Kendari Tahun 2021. \u0000 \u0000Kata kunci: APD, dermatitis kontak, lama kontak, masa kerja, personal hygiene, usia","PeriodicalId":156286,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo","volume":"8 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138978746","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-12-11DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i3.46414
Fanny Atmawia, Ramadhan Tosepu, S. Saptaputra
Faktor psikososiaI memiliki urgensi tersendiri untuk memperoIeh perhatian khusus karena berkaitan erat dengan produktifitas dan kinerja petugas kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit terIebih di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini. PeneIitian ini merupakan jenis penelitian kuaIitatif yang bertujuan untuk mengambarkan aspek psikososiai tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Konawe Utara di Masa Pandemi Covid-19. Teknik pengumpuIan data meliputi wawancara mendaIam dan obervasi. lnforman kunci pada peneIitian ini yaitu KepaIa Sub. Bagian Tata Usaha RSUD Kab. Konawe Utara dan informan biasa yaitu Kepala Ruangan dan dua orang Perawat. Berdasarkan hasil wawancara diporoleh informasi yaitu tingkat stress yang memepengaruhi psikososial pekerja selama masa pandemi diketahui cukup tekendali dikarenakan kebijakan rumah sakit yang menyediakan pelayanan khusus untuk pasien terpapar Covid-19 dan tingkat keamanan yang memadai sehingga pekerja merasa aman. Namun banyaknya tuntutan dari pihak kelurga pasien covid tentu menjadi faktor yang dapat membuat petugas kesehatan menjadi stress yang akan mempengaruhi mental terIebih jika pasien terus bertambah maka sehingga beban kerja akan semakin meningkat akan membuat petugas menjadi kelelahan dan sangat rawan untuk mengalami stress. Lingkungan kerja/organisasi kerja juga memiliki dampak terhadap kinerja dalam bentuk positif, begitu juga dengan hubungan antar sesama pekerja dan atasan yang terjalin dengan baik. Serta karakteristik individu berpengaruh terhadap stres kerja dan apabila variabel karakteristik individu ditingkatkan maka stress kerja akan semakin meningkat. Kata Kunci : Covid-19, psikososial, stress kerja
{"title":"GAMBARAN ASPEK PSlKOSOSIAL TENAGA KESEHATAN Dl RUMAH SAKlT UMUM DAERAH (RSUD) KONAWE UTARA PADA MASA PANDEMl COVID-19","authors":"Fanny Atmawia, Ramadhan Tosepu, S. Saptaputra","doi":"10.37887/jk3-uho.v4i3.46414","DOIUrl":"https://doi.org/10.37887/jk3-uho.v4i3.46414","url":null,"abstract":"Faktor psikososiaI memiliki urgensi tersendiri untuk memperoIeh perhatian khusus karena berkaitan erat dengan produktifitas dan kinerja petugas kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit terIebih di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini. PeneIitian ini merupakan jenis penelitian kuaIitatif yang bertujuan untuk mengambarkan aspek psikososiai tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Konawe Utara di Masa Pandemi Covid-19. Teknik pengumpuIan data meliputi wawancara mendaIam dan obervasi. lnforman kunci pada peneIitian ini yaitu KepaIa Sub. Bagian Tata Usaha RSUD Kab. Konawe Utara dan informan biasa yaitu Kepala Ruangan dan dua orang Perawat. Berdasarkan hasil wawancara diporoleh informasi yaitu tingkat stress yang memepengaruhi psikososial pekerja selama masa pandemi diketahui cukup tekendali dikarenakan kebijakan rumah sakit yang menyediakan pelayanan khusus untuk pasien terpapar Covid-19 dan tingkat keamanan yang memadai sehingga pekerja merasa aman. Namun banyaknya tuntutan dari pihak kelurga pasien covid tentu menjadi faktor yang dapat membuat petugas kesehatan menjadi stress yang akan mempengaruhi mental terIebih jika pasien terus bertambah maka sehingga beban kerja akan semakin meningkat akan membuat petugas menjadi kelelahan dan sangat rawan untuk mengalami stress. Lingkungan kerja/organisasi kerja juga memiliki dampak terhadap kinerja dalam bentuk positif, begitu juga dengan hubungan antar sesama pekerja dan atasan yang terjalin dengan baik. Serta karakteristik individu berpengaruh terhadap stres kerja dan apabila variabel karakteristik individu ditingkatkan maka stress kerja akan semakin meningkat. \u0000 \u0000Kata Kunci : Covid-19, psikososial, stress kerja","PeriodicalId":156286,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo","volume":"12 3","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138980544","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Kinerja pegawai ditentukan oleh kualitas dan kuantitas pekerjaan yang diselesaikan pegawai sesuai dengan kewajiban yang diberikan. Untuk mencapai tujuan organisasi, kinerja pegawai sangat tergantung pada motivasi dan kedisiplinan pegawai dalam melaksanakan pekerjaan dan tugas, serta lingkungan kerja yang kondusif yang dapat memfasilitasi dan membantu pegawai agar pekerjaannya lebih optimal. Beban kerja juga dapat memengaruhi kinerja karena dengan mudah pegawai akan merasa tidak nyaman dan stress. Di sisi lain, ketiadaan tanggung jawab dapat membuat kerugian organisasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan motivasi, beban, disiplin, lingkungan kerja dengan kinerja pegawai ASN Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kolaka Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 42 orang yang dilakukan pengumpulan sampel dengan teknik total sampling dilanjutkan dengan uji chi square sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 31 responden (73.8%) yang kinerja pegawainya baik dan terdapat 11 responden (26.2%) yang kinerja pegawainya kurang, nilai p-value untuk variabel motivasi kerja 0,000, beban kerja 0,713, disiplin kerja 0,008 dan lingkungan kerja 0,011. Kesimpulan, ada hubungan antara motivasi, disiplin dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai ASN Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kolaka serta tidak ada hubungan antara beban kerja dan kinerja pegawai ASN Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kolaka. Kata Kunci : beban, disiplin, lingkungan kerja, kinerja pegawai, motivasi
员工绩效取决于员工按照规定义务完成工作的质量和数量。要实现组织目标,员工绩效在很大程度上取决于员工在执行工作和任务时的积极性和纪律性,以及能为员工提供便利和帮助的有利工作环境,从而使他们的工作达到更佳状态。工作量也会影响绩效,因为员工很容易感到不适和压力。另一方面,缺乏责任感也会造成组织损失。本研究旨在确定 2022 年科拉卡地区财政和资产局 ASN 员工的工作动机、负担、纪律、工作环境与绩效之间的关系。这类研究是分析性观察研究,采用横截面方法。本研究使用总体抽样技术收集了 42 个样本,然后使用卡方检验作为数据分析技术。结果显示,31 名受访者(73.8%)的员工绩效良好,11 名受访者(26.2%)的员工绩效较差,工作动机变量的 P 值为 0.000,工作量变量的 P 值为 0.713,工作纪律变量的 P 值为 0.008,工作环境变量的 P 值为 0.011。结论:工作动机、工作纪律和工作环境与科拉卡地区财政和资产局助理国税局员工的绩效之间存在关系,工作量与科拉卡地区财政和资产局助理国税局员工的绩效之间没有关系。 关键词:负担、纪律、工作环境、员工绩效、激励
{"title":"HUBUNGAN MOTIVASI, BEBAN, DISIPLIN DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI ASN BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN KOLAKA TAHUN 2022","authors":"Reski Desiauliani Rohendi, Pitrah Asfian, Lade Albar Kalza","doi":"10.37887/jk3-uho.v4i3.46419","DOIUrl":"https://doi.org/10.37887/jk3-uho.v4i3.46419","url":null,"abstract":"Kinerja pegawai ditentukan oleh kualitas dan kuantitas pekerjaan yang diselesaikan pegawai sesuai dengan kewajiban yang diberikan. Untuk mencapai tujuan organisasi, kinerja pegawai sangat tergantung pada motivasi dan kedisiplinan pegawai dalam melaksanakan pekerjaan dan tugas, serta lingkungan kerja yang kondusif yang dapat memfasilitasi dan membantu pegawai agar pekerjaannya lebih optimal. Beban kerja juga dapat memengaruhi kinerja karena dengan mudah pegawai akan merasa tidak nyaman dan stress. Di sisi lain, ketiadaan tanggung jawab dapat membuat kerugian organisasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan motivasi, beban, disiplin, lingkungan kerja dengan kinerja pegawai ASN Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kolaka Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 42 orang yang dilakukan pengumpulan sampel dengan teknik total sampling dilanjutkan dengan uji chi square sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 31 responden (73.8%) yang kinerja pegawainya baik dan terdapat 11 responden (26.2%) yang kinerja pegawainya kurang, nilai p-value untuk variabel motivasi kerja 0,000, beban kerja 0,713, disiplin kerja 0,008 dan lingkungan kerja 0,011. Kesimpulan, ada hubungan antara motivasi, disiplin dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai ASN Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kolaka serta tidak ada hubungan antara beban kerja dan kinerja pegawai ASN Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kolaka. \u0000 \u0000Kata Kunci : beban, disiplin, lingkungan kerja, kinerja pegawai, motivasi","PeriodicalId":156286,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo","volume":"124 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138978632","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-12-11DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i3.46401
A. Mustofa, Siti Rabbani Karimuna, Sri Tungga Dewi
Kelelahan kerja berarti berkurang atau hilangnya kesiagaan dan kemampuan untuk menampilkan keselamatan/keamanan yang tinggi di dalam bekerja. Semua jenis pekerjaan baik formal dan informal menimbulkan kelelahan kerja. Kelelahan kerja akan menurunkan kinerja, produktifitas kerja dan menambah kesalahan kerja. Pabrik roti merupakan salah satu jenis pekerjaan di bidang informal yang kurang mendapat perhatian pemerintah terkait fenomena kelelahan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada karyawan pabrik roti di Pabrik Karunia Mandiri Anduonohu Poasia Kota Kendari Tahun 2022. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian analitik dan pedekatan cross-sectional. Analisis data menggunakan chi square dengan uji fisher’s exact. Populasi dari penelitian adalah seluruh jumlah karyawan Pabrik Roti Karunia Mandiri yaitu sebanyak 32 orang, dengan pengambilan sampel keseluruhan atau total sampling. Dalam penelitian ini instrument penelitian yang digunakan adalah kusioner, alat dokumentasi dan alat tulis serta komputer. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi variabel usia adalah 0,219, variabel jenis kelamin 1,000, variabel masa kerja 1,000, status perkawinan 0,195 dan variabel status gizi 0,006. Kesimpulan, tidak ada hubungan antara usia, jenis kelamin, masa kerja, status perkawinan dengan kelelahan kerja pada karyawan pabrik roti Karunia Mandiri Anduonohu Poasia Kota Kendari Tahun 2022. Ada hubungan antara status gizi dengan kelelahan kerja pada karyawan pabrik roti Karunia Mandiri Anduonohu Poasia Kota Kendari Tahun 2022. Kata kunci: jenis kelamin, kelelahan kerja, masa kerja, status gizi, status perkawinan, usia
{"title":"FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN PABRIK ROTI KARUNIA MANDIRI ANDUONOHU POASIA KOTA KENDARI TAHUN 2022","authors":"A. Mustofa, Siti Rabbani Karimuna, Sri Tungga Dewi","doi":"10.37887/jk3-uho.v4i3.46401","DOIUrl":"https://doi.org/10.37887/jk3-uho.v4i3.46401","url":null,"abstract":"Kelelahan kerja berarti berkurang atau hilangnya kesiagaan dan kemampuan untuk menampilkan keselamatan/keamanan yang tinggi di dalam bekerja. Semua jenis pekerjaan baik formal dan informal menimbulkan kelelahan kerja. Kelelahan kerja akan menurunkan kinerja, produktifitas kerja dan menambah kesalahan kerja. Pabrik roti merupakan salah satu jenis pekerjaan di bidang informal yang kurang mendapat perhatian pemerintah terkait fenomena kelelahan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada karyawan pabrik roti di Pabrik Karunia Mandiri Anduonohu Poasia Kota Kendari Tahun 2022. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian analitik dan pedekatan cross-sectional. Analisis data menggunakan chi square dengan uji fisher’s exact. Populasi dari penelitian adalah seluruh jumlah karyawan Pabrik Roti Karunia Mandiri yaitu sebanyak 32 orang, dengan pengambilan sampel keseluruhan atau total sampling. Dalam penelitian ini instrument penelitian yang digunakan adalah kusioner, alat dokumentasi dan alat tulis serta komputer. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi variabel usia adalah 0,219, variabel jenis kelamin 1,000, variabel masa kerja 1,000, status perkawinan 0,195 dan variabel status gizi 0,006. Kesimpulan, tidak ada hubungan antara usia, jenis kelamin, masa kerja, status perkawinan dengan kelelahan kerja pada karyawan pabrik roti Karunia Mandiri Anduonohu Poasia Kota Kendari Tahun 2022. Ada hubungan antara status gizi dengan kelelahan kerja pada karyawan pabrik roti Karunia Mandiri Anduonohu Poasia Kota Kendari Tahun 2022. \u0000 \u0000Kata kunci: jenis kelamin, kelelahan kerja, masa kerja, status gizi, status perkawinan, usia","PeriodicalId":156286,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo","volume":"16 35","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138980845","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-12-11DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i3.46409
Mariah Alqibthiah, Irma Irma, F. G.
Tindakan tidak aman (unsafe action) adalah tindakan yang dapat membahayakan pekerja itu sendiri maupun orang lain sehingga dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan. Tindakan yang dimaksud seperti tidak memakai APD, tidak mengikuti prosedur kerja, tidak mengikuti peraturan keselamatan kerja dan bekerja tidak hati-hati. Menurut International Labor Organization (ILO) tahun 2018, tingkat kecelakaan kerja dan berbagai ancaman kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di Indonesia masih cukup tinggi. Berbagai kecelakaan kerja masih sering terjadi dalam proses produksi, terutama dalam sektor konstruksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan karakteristik individu terhadap tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan cara observasi dan wawancara langsung pada pekerja. Jumlah populasi sebanyak 130 orang pekerja dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 99 orang pekerja yang dipilih menggunakan teknik Simpel Random Sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian didapatkan nilai p-value untuk masing-masing variabel, yaitu p-value variabel pendidikan 0,000, nilai p-value variabel umur 0,175, nilai p-value variabel lama kerja 1,000 dan nilai p-value variabel status perkawinan 0,431. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan umur dengan tindakan tidak aman pada pekerja proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari, ada hubungan pendidikan dengan tindakan tidak aman pada pekerja proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari, tidak ada hubungan lama kerja dengan tindakan tidak aman pada pekerja proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari, tidak ada hubungan status perkawinan dengan tindakan tidak aman pada pekerja proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari. Kata Kunci: lama kerja, pendidikan, status perkawinan, tindakan tidak aman, umur
不安全行为是指可能危及工人本人或他人,从而导致事故的行为。如不穿戴个人防护设备、不遵守工作程序、不遵守安全生产规定、工作粗心大意等行为。根据国际劳工组织(ILO)2018 年的数据,印度尼西亚的工伤事故和各种职业健康与安全(OHS)威胁水平仍然相当高。在生产过程中,尤其是在建筑行业,各种工伤事故仍然频繁发生。本研究旨在确定肯达里市长办公室建筑项目工人的个人特征与不安全行为之间的关系。本研究是一项定量研究,采用分析观察设计和横截面方法。通过直接观察和与工人面谈,使用问卷收集数据。研究对象为 130 名工人,使用简单随机抽样技术选取了 99 名工人作为样本。数据分析采用卡方检验。研究结果得出了各变量的 p 值,即教育变量的 p 值为 0.000,年龄变量的 p 值为 0.175,工作年限变量的 p 值为 1.000,婚姻状况变量的 p 值为 0.431。因此可以得出结论:肯达里市长办公室建筑项目工人的年龄与不安全行为没有关系,肯达里市长办公室建筑项目工人的学历与不安全行为有关系,肯达里市长办公室建筑项目工人的工龄与不安全行为没有关系,肯达里市长办公室建筑项目工人的婚姻状况与不安全行为没有关系。 关键词:工龄、教育程度、婚姻状况、不安全行为、年龄
{"title":"HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DENGAN TINDAKAN TIDAK AMAN (UNSAFE ACTION) PADA PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR WALIKOTA KENDARI TAHUN 2022","authors":"Mariah Alqibthiah, Irma Irma, F. G.","doi":"10.37887/jk3-uho.v4i3.46409","DOIUrl":"https://doi.org/10.37887/jk3-uho.v4i3.46409","url":null,"abstract":"Tindakan tidak aman (unsafe action) adalah tindakan yang dapat membahayakan pekerja itu sendiri maupun orang lain sehingga dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan. Tindakan yang dimaksud seperti tidak memakai APD, tidak mengikuti prosedur kerja, tidak mengikuti peraturan keselamatan kerja dan bekerja tidak hati-hati. Menurut International Labor Organization (ILO) tahun 2018, tingkat kecelakaan kerja dan berbagai ancaman kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di Indonesia masih cukup tinggi. Berbagai kecelakaan kerja masih sering terjadi dalam proses produksi, terutama dalam sektor konstruksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan karakteristik individu terhadap tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan cara observasi dan wawancara langsung pada pekerja. Jumlah populasi sebanyak 130 orang pekerja dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 99 orang pekerja yang dipilih menggunakan teknik Simpel Random Sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian didapatkan nilai p-value untuk masing-masing variabel, yaitu p-value variabel pendidikan 0,000, nilai p-value variabel umur 0,175, nilai p-value variabel lama kerja 1,000 dan nilai p-value variabel status perkawinan 0,431. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan umur dengan tindakan tidak aman pada pekerja proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari, ada hubungan pendidikan dengan tindakan tidak aman pada pekerja proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari, tidak ada hubungan lama kerja dengan tindakan tidak aman pada pekerja proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari, tidak ada hubungan status perkawinan dengan tindakan tidak aman pada pekerja proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari. \u0000 \u0000Kata Kunci: lama kerja, pendidikan, status perkawinan, tindakan tidak aman, umur","PeriodicalId":156286,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo","volume":"9 1‐2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138978690","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-12-11DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i3.46408
L. Aswar, Yusuf Sabilu, Arum Dian Pratiwi
Kecelakaan kerja ialah peristiwa yang tidak dapat diduga serta disangka. Tidak disangka dikarenakan kejadian itu tidak direncanakan serta tidak terjadi secara sengaja. Beberapa penyebab terjadinya kecelakaan kerja antara lain perilaku berisiko (88%), lingkungan yang tidak aman (10%), serta kejadian diluar kendali (2%). Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko kecelakaan kerja pada pembangunan Kantor Walikota Kendari Tahun 2022. Teknik cross sectional dan metode kuantitatif dipergunakan sebagai desain penelitian. Sejumlah 72 orang dijadikan sebagai populasi pada studi ini yang semuanya dipekerjakan pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari serta dipilih menjadi sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket. Analisa data dilakukan dengan cara analisis univariat serta bivariat memakai Fisher Exact Test. Temuan dalam studi ini memperlihatkan bahwasanya tidak terdapat hubungan antara kepatuhan dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,189), selanjutnya tidak ada hubungan pelatihan K3 dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,260), tidak terdapat hubungan sikap kerja dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,056), tidak terdapat hubungan stres kerja dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,679), serta tidak terdapat hubungan kelelahan kerja dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,433). Kata kunci: kelelahan kerja, kepatuhan, pelatihan K3, sikap kerja, stres kerja
{"title":"FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR WALIKOTA KENDARI TAHUN 2022","authors":"L. Aswar, Yusuf Sabilu, Arum Dian Pratiwi","doi":"10.37887/jk3-uho.v4i3.46408","DOIUrl":"https://doi.org/10.37887/jk3-uho.v4i3.46408","url":null,"abstract":"Kecelakaan kerja ialah peristiwa yang tidak dapat diduga serta disangka. Tidak disangka dikarenakan kejadian itu tidak direncanakan serta tidak terjadi secara sengaja. Beberapa penyebab terjadinya kecelakaan kerja antara lain perilaku berisiko (88%), lingkungan yang tidak aman (10%), serta kejadian diluar kendali (2%). Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko kecelakaan kerja pada pembangunan Kantor Walikota Kendari Tahun 2022. Teknik cross sectional dan metode kuantitatif dipergunakan sebagai desain penelitian. Sejumlah 72 orang dijadikan sebagai populasi pada studi ini yang semuanya dipekerjakan pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari serta dipilih menjadi sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket. Analisa data dilakukan dengan cara analisis univariat serta bivariat memakai Fisher Exact Test. Temuan dalam studi ini memperlihatkan bahwasanya tidak terdapat hubungan antara kepatuhan dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,189), selanjutnya tidak ada hubungan pelatihan K3 dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,260), tidak terdapat hubungan sikap kerja dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,056), tidak terdapat hubungan stres kerja dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,679), serta tidak terdapat hubungan kelelahan kerja dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari tahun 2022 (ρ-value=0,433). \u0000 \u0000Kata kunci: kelelahan kerja, kepatuhan, pelatihan K3, sikap kerja, stres kerja","PeriodicalId":156286,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo","volume":"4 7","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138980325","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-08-16DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i2.43145
Besse Nurjannah, Wa Ode Khofifah Endarwati, Khalfia Khalfia, Meilany Amelia, Ramadhan Tosepu, Devi Savitri Effendy, S. Susanty
Abstrak Petugas di ruang radiologi dapat terpapar sinar-X dari mesin rontgen atau sumber radiasi, selain itu bahaya lain yang mungkin terjadi antara lain bahaya fisik, bahaya ergonomi, bahaya biologi, dan bahaya kimia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko yang mungkin terjadi di departemen radiologi Rumah Sakit Bhayangkara Kendari pada tahun 2023. Teknik Job safety analysis (JSA) dari penelitian kualitatif deskriptif dan observasi dilakukan untuk menilai kemungkinan risiko dan tingkat risiko. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan, observasi langsung terhadap prosedur kerja, dan laporan rumah sakit. Pemilihan informan penelitian dilakukan secara non-random sampling yaitu dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Ada empat informan: dua laki-laki dan dua perempuan dengan profesi sebagai radiographer, petugas proteksi radiasi, tenaga ahli/fisikawan medis dan dokter spesialis radiologi. Laptop, telepon pintar, buku, dan pensil digunakan sebagai alat bantu penelitian untuk mengambil data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat enam bahaya untuk enam item pekerjaan di ruang radiologi Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III yang terdiri dari risiko fisik, ergonomi, radiasi, biologi, dan kimia. Berdasarkan hasil penilaian risiko dengan menggunakan Manajemen Risiko AS/NZS 4360:2004 didapatkan hasil bahwa terdapat 4 risiko tingkat rendah, 12 risiko tingkat menengah, dan 6 risiko tingkat tinggi. Tingkat keparahan dan kemungkinan bahaya yang mungkin timbul pada setiap item pekerjaan menjadi dasar penilaian risiko. Kata Kunci : job safety analysis, penilaian risiko, potensi bahaya
{"title":"IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) DI RUANG RADIOLOGI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KENDARI 2023","authors":"Besse Nurjannah, Wa Ode Khofifah Endarwati, Khalfia Khalfia, Meilany Amelia, Ramadhan Tosepu, Devi Savitri Effendy, S. Susanty","doi":"10.37887/jk3-uho.v4i2.43145","DOIUrl":"https://doi.org/10.37887/jk3-uho.v4i2.43145","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Petugas di ruang radiologi dapat terpapar sinar-X dari mesin rontgen atau sumber radiasi, selain itu bahaya lain yang mungkin terjadi antara lain bahaya fisik, bahaya ergonomi, bahaya biologi, dan bahaya kimia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko yang mungkin terjadi di departemen radiologi Rumah Sakit Bhayangkara Kendari pada tahun 2023. Teknik Job safety analysis (JSA) dari penelitian kualitatif deskriptif dan observasi dilakukan untuk menilai kemungkinan risiko dan tingkat risiko. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan, observasi langsung terhadap prosedur kerja, dan laporan rumah sakit. Pemilihan informan penelitian dilakukan secara non-random sampling yaitu dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Ada empat informan: dua laki-laki dan dua perempuan dengan profesi sebagai radiographer, petugas proteksi radiasi, tenaga ahli/fisikawan medis dan dokter spesialis radiologi. Laptop, telepon pintar, buku, dan pensil digunakan sebagai alat bantu penelitian untuk mengambil data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat enam bahaya untuk enam item pekerjaan di ruang radiologi Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III yang terdiri dari risiko fisik, ergonomi, radiasi, biologi, dan kimia. Berdasarkan hasil penilaian risiko dengan menggunakan Manajemen Risiko AS/NZS 4360:2004 didapatkan hasil bahwa terdapat 4 risiko tingkat rendah, 12 risiko tingkat menengah, dan 6 risiko tingkat tinggi. Tingkat keparahan dan kemungkinan bahaya yang mungkin timbul pada setiap item pekerjaan menjadi dasar penilaian risiko. \u0000 \u0000Kata Kunci : job safety analysis, penilaian risiko, potensi bahaya","PeriodicalId":156286,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122437044","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-08-16DOI: 10.37887/jk3-uho.v4i2.43151
Nuril Anwar, Yusuf Sabilu, S. Saptaputra
Abstrak Peningkatan jumlah pasien dari tahun ke tahun pada ruang rawat inap di RSUD Kota Kendari dapat meningkatkan tugas, beban kerja, dan juga kelelahan perawat yang berdampak pada stress kerja. Stress kerja dapat dimaknai dengan sebuah kondisi tegang yang membuat fisik dan psikis yang tidak seimbang sehingga berdampak pada sentimen dan juga situasi pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan shift kerja, beban kerja, kelelahan kerja, dan dukungan sosial dengan stres kerja pada perawat ruang rawat inap di RSUD Kota Kendari. Jenis penelitian adalah analisis observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Instumen yang digunakan yaitu lembar kuesioner. Populasi penelitian berjumlah 117 orang perawat dan ditetapkan sampel menggunakan random sampling sehingga diperoleh sebanyak 88 perawat. Penelitian dilakukan pada bulan April-Mei 2021 di seluruh bangsal rawat inap RSUD Kota Kendari. Digunakan uji statistik berupa uji Chi square. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 34 responden (38,5%) mengalami stress ringan dan 54 responden (61,4%) stress berat, nilai p-value untuk variabel shift kerja 0,000, beban kerja 0,000, kelelahan kerja 0,000 dan dukungan sosial 0,643. Kesimpulan, ada hubungan antara shift kerja, beban kerja dan kelelahan kerja terhadap stress kerja perawat di rang rawat inap RSUD Kota Kendari serta tidak ada hubungan antara dukungan sosial dan stress kerja perawat di ruang rawat inap RSUD Kota Kendari. Kata kunci: beban kerja, dukungan sosial, kelelahan kerja, shift kerja, stres kerja
{"title":"HUBUNGAN SHIFT KERJA, BEBAN KERJA, KELELAHAN KERJA DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT RUANG RAWAT INAP RSUD KOTA KENDARI","authors":"Nuril Anwar, Yusuf Sabilu, S. Saptaputra","doi":"10.37887/jk3-uho.v4i2.43151","DOIUrl":"https://doi.org/10.37887/jk3-uho.v4i2.43151","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000 \u0000Peningkatan jumlah pasien dari tahun ke tahun pada ruang rawat inap di RSUD Kota Kendari dapat meningkatkan tugas, beban kerja, dan juga kelelahan perawat yang berdampak pada stress kerja. Stress kerja dapat dimaknai dengan sebuah kondisi tegang yang membuat fisik dan psikis yang tidak seimbang sehingga berdampak pada sentimen dan juga situasi pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan shift kerja, beban kerja, kelelahan kerja, dan dukungan sosial dengan stres kerja pada perawat ruang rawat inap di RSUD Kota Kendari. Jenis penelitian adalah analisis observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Instumen yang digunakan yaitu lembar kuesioner. Populasi penelitian berjumlah 117 orang perawat dan ditetapkan sampel menggunakan random sampling sehingga diperoleh sebanyak 88 perawat. Penelitian dilakukan pada bulan April-Mei 2021 di seluruh bangsal rawat inap RSUD Kota Kendari. Digunakan uji statistik berupa uji Chi square. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 34 responden (38,5%) mengalami stress ringan dan 54 responden (61,4%) stress berat, nilai p-value untuk variabel shift kerja 0,000, beban kerja 0,000, kelelahan kerja 0,000 dan dukungan sosial 0,643. Kesimpulan, ada hubungan antara shift kerja, beban kerja dan kelelahan kerja terhadap stress kerja perawat di rang rawat inap RSUD Kota Kendari serta tidak ada hubungan antara dukungan sosial dan stress kerja perawat di ruang rawat inap RSUD Kota Kendari. \u0000 \u0000Kata kunci: beban kerja, dukungan sosial, kelelahan kerja, shift kerja, stres kerja","PeriodicalId":156286,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo","volume":"16 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123510288","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}