{"title":"Peran Ayah dalam Mencegah Pernikahan Dini pada Remaja","authors":"E. Muchsin","doi":"10.53399/knj.v5i1.201","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v5i1.201","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"58 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126237782","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pendahuluan : Masa tumbuh kembang balita merupakan periode penting yang berlangsung cepat dan tidak akan terulang. Pada periode ini terjadi pertumbuhan fisik, perkembangan motorik, bahasa, emosi dan sosial, sehingga balita memerlukan gizi yang cukup dan seimbang agar mencapai tumbuh kembang yang optimal. Tujuan : untuk mengetahui status gizi balita dan faktor yang berhubungan di Wilayah Kerja Puskesmas Jungkat. Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita yang berkunjung ke posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Jungkat. Adapun teknik pengambilan sample menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel 72 balita dengan analisis bivariate menggunakan uji chi-square. Hasil : penelitian ini menemukan hasil bahwa balita gizi buruk sebesar 12,5 persen, faktor yang berhubungan dengan status gizi adalah sosial ekonomi meliputi tingkat pendidikan ibu (p=0,007;OR=0,11), pekerjaan ibu (p=0,025;OR=0,025), pendapatan keluarga (p=0,023;OR=7,000) dan pemberian ASI eksklusif (p=0,026;OR=0,18), jarak kelahiran anak (p=0,029;OR=5,31), jumlah anak (p=0,004;OR=0,072). Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara faktor sosial ekonomi, ASI eksklusif, jarak kelahiran anak, jumlah balita dengan status gizi balita.
引言:幼儿成长是一个快速而不变的重要时期。在这段时间里,身体发育、运动、语言、情感和社会发展,因此幼儿需要适当的营养和平衡来达到最佳的花朵生长。目的:确定幼儿的营养状况和相关因素的工作环境。方法:一种由交叉分区设计与研究人口交叉的定量研究是一名幼儿母亲参观了Puskesmas Jungkat工作区的posyandu。至于采用随机抽样技术,采用72岁以下样本数量的随机抽样技术,采用chi-square测试进行双变量分析。结果:这项研究结果发现营养不良幼儿达百分之12.5,营养是社会经济地位相关的因素包括教育水平(p = 0.007; OR = 0,11)的母亲,母亲的工作(p = 0,025; OR = 0,025)、《家庭收入(p = 0.023%; OR =全母乳喂养的7000名),(p = 0.026; OR = 0,18),距离孩子的出生(p = 0.029; OR = 5.31),儿童数量(p = 0.004; OR = 0.072)。结论:社会经济因素、全母乳喂养、儿童出生距离、幼儿数量与婴儿营养状况之间存在显著联系。
{"title":"Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita","authors":"Agus Santiwi, Diena Juliana, Nisma Nisma","doi":"10.53399/knj.v5i1.210","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v5i1.210","url":null,"abstract":"Pendahuluan : Masa tumbuh kembang balita merupakan periode penting yang berlangsung cepat dan tidak akan terulang. Pada periode ini terjadi pertumbuhan fisik, perkembangan motorik, bahasa, emosi dan sosial, sehingga balita memerlukan gizi yang cukup dan seimbang agar mencapai tumbuh kembang yang optimal. Tujuan : untuk mengetahui status gizi balita dan faktor yang berhubungan di Wilayah Kerja Puskesmas Jungkat. Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita yang berkunjung ke posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Jungkat. Adapun teknik pengambilan sample menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel 72 balita dengan analisis bivariate menggunakan uji chi-square. Hasil : penelitian ini menemukan hasil bahwa balita gizi buruk sebesar 12,5 persen, faktor yang berhubungan dengan status gizi adalah sosial ekonomi meliputi tingkat pendidikan ibu (p=0,007;OR=0,11), pekerjaan ibu (p=0,025;OR=0,025), pendapatan keluarga (p=0,023;OR=7,000) dan pemberian ASI eksklusif (p=0,026;OR=0,18), jarak kelahiran anak (p=0,029;OR=5,31), jumlah anak (p=0,004;OR=0,072). Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara faktor sosial ekonomi, ASI eksklusif, jarak kelahiran anak, jumlah balita dengan status gizi balita.","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"18 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133149983","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Amik Muladi, Septiani Tri Sutrisni, S. Lestari, S. Suminar
{"title":"Tingkat Keamanan Lingkungan Terhadap Risiko Jatuh pada Lansia Di Panti Werdha Dharma Bhakti Surakarta","authors":"Amik Muladi, Septiani Tri Sutrisni, S. Lestari, S. Suminar","doi":"10.53399/knj.v5i1.204","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v5i1.204","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124021460","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Background : Traffic accidents where there is an accident on the highway that results in disability and death. The reason is, there are still many improper first aid measures for victims of traffic accidents. Prevention efforts are carried out by increasing the knowledge and self-efficacy of motorcycle community members by providing health education through learning videos about first aid. Video media is a form of audio-visual learning media to support the learning process being watched. Objective : The purpose of the study was to determine the effect of health education through learning videos about first aid on the knowledge and self-efficacy of motor community members. Method : This study used a quasi-experimental method with pretest and posttest without control designs. The sampling technique used is a purposive sampling method with as many as 30 respondents. Data were analyzed using the Wilcoxon Test
{"title":"Pengaruh Video Pertolongan Pertama Kecelakaan Lalu Lintas Terhadap Pengetahuan dan Self Efficacy pada Komunitas Motor Di Kota Pontianak","authors":"Riki Saputra, Uti Rusdian Hidayat, Nurul Jamil","doi":"10.53399/knj.v5i1.127","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v5i1.127","url":null,"abstract":"Background : Traffic accidents where there is an accident on the highway that results in disability and death. The reason is, there are still many improper first aid measures for victims of traffic accidents. Prevention efforts are carried out by increasing the knowledge and self-efficacy of motorcycle community members by providing health education through learning videos about first aid. Video media is a form of audio-visual learning media to support the learning process being watched. Objective : The purpose of the study was to determine the effect of health education through learning videos about first aid on the knowledge and self-efficacy of motor community members. Method : This study used a quasi-experimental method with pretest and posttest without control designs. The sampling technique used is a purposive sampling method with as many as 30 respondents. Data were analyzed using the Wilcoxon Test","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"75 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125879178","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pendahuluan : Coronavirus 19 (COVID-19) salah satu jenis virus yang menular serta bersifat pathogen yang disebabkan Novel Coronavirus (2019-nCoV). Usia remaja menjadi salah satu usia yang rentan terpapar dikarenakan cenderung aktif bergaul dan beraktivitas dengan banyak orang. Dalam hal ini tentu peran dan dukungan keluarga sangatlah penting dalam penerapan protocol Kesehatan pencegahan covid-19. Tujuan : mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 pada usia remaja. Metode : penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi yang diambil pada usia remaja yang berusia 10-19 tahun dengan jumlah 10.740 responden dengan sampel 376 responden yang diambil dengan cara Simple Random Sampling. Analisis yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil : hubungan dukungan keluarga dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 pada usia remaja didapatkan hasil uji statistik dengan p value= 0,000 (Kurang dari 0,05). Kesimpulan : terdapat korelasi yang signifikan antara dukungan keluarga dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 pada usia remaja di Kelurahan Sungai Bangkong Kecamatan Pontianak Kota.
{"title":"Hubungan Dukungan Keluarga dengan Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Penularan Covid-19 pada Usia Remaja","authors":"Erna Ningsih, Masmuri Masmuri, Nurul Hidayah","doi":"10.53399/knj.v5i1.211","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v5i1.211","url":null,"abstract":"Pendahuluan : Coronavirus 19 (COVID-19) salah satu jenis virus yang menular serta bersifat pathogen yang disebabkan Novel Coronavirus (2019-nCoV). Usia remaja menjadi salah satu usia yang rentan terpapar dikarenakan cenderung aktif bergaul dan beraktivitas dengan banyak orang. Dalam hal ini tentu peran dan dukungan keluarga sangatlah penting dalam penerapan protocol Kesehatan pencegahan covid-19. Tujuan : mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 pada usia remaja. Metode : penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi yang diambil pada usia remaja yang berusia 10-19 tahun dengan jumlah 10.740 responden dengan sampel 376 responden yang diambil dengan cara Simple Random Sampling. Analisis yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil : hubungan dukungan keluarga dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 pada usia remaja didapatkan hasil uji statistik dengan p value= 0,000 (Kurang dari 0,05). Kesimpulan : terdapat korelasi yang signifikan antara dukungan keluarga dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 pada usia remaja di Kelurahan Sungai Bangkong Kecamatan Pontianak Kota.","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"312 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115879455","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Latar Belakang: Pandemi COVID- 19 muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19). program kesiapsiagaan dan kewaspadaan telah dilakukan pemerintah untuk menekan angka kejadian COVID-19 salah satunya dalam penggunaan masker. Tujuan untuk mengetahui skill keterampilan penggunakan masker kepada warga kelurahan Kaliwates dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan KIE. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah quasi experiment. Teknik pemilihan sampel menggunakan total sampling 35 orang. Kriteria inklusi Warga pengajian RT/RW 004/002 di Kelurahan/Kecamatan Kaliwates Jember yang bersedia menjadi responden. Kriteria eksklusi yaitu responden yang tidak hadir dan mengundurkan diri dari penelitian. Variabel dependen mengobservasi hasil keterampilan sebelum variabel independent setelah KIE dan 1 bulan setelah KIE menggunakan lembar observasi. Analisis statistik menggunakan Uji Cochran dan kemudian dilanjutkan dengan uji Post Hoc Mc.Nemar Hasil: Analisis bivariat Uji Cochran didapatkan hasil P Value 0,000. Pengaruh yang bermakna antara Keterampilan menggunakan masker Sebelum, sesudah maupun sebulan sesudah diberikan KIE keterampilan menggunakan masker. Selanjutnya uji Post Hoc Mc.Nemar didapatkan nilai P value 0,250 untuk mengetahui pengaruh yang paling bermakna diantara ketiga pengukuran. Kesimpulan: KIE memiliki pengaruh terhadap keterampilan seseorang dalam penggunaan masker dengan benar sehingga membutuhkan observasi lebih dari sekali untuk mempertahankan penggunaan masker dengan benar. Penelitian ini diharapkan dijadikan acuan dalam mensukseskan program pemerintah dalam mengurangi angka penularan COVID 19.
背景:2015年12月在中国武汉爆发的COVID-19大流行,导致冠状动脉病毒-2019病(COVID-19)。政府已经实施了警备计划,以抑制使用面具时发生的COVID-19事件。目的是了解Kaliwates社区在预防科维-19传染方面的面具技能。方法:进行的研究类型是quasi实验。样本选择技术总共使用了35个样本。社会包容标准RT/RW 004/002的社会服务标准。不出席和回避研究的应试者。变量受众观察观察技巧结果在KIE后的独立性和KIE使用观测表的一个月后的表现。用Cochran测试进行统计分析,然后再进行Post Hoc Mc.Nemar测试:Cochran bivariat analysis得到P . 0000结果。技能使用面具之前,之后,和一个月后,KIE使用面具技巧的有意义的影响。随后,后Hoc Mc.Nemar测试获得P值0.250的值,以确定这三种测量中最有意义的影响。结论:KIE对一个人正确使用面具的技能有影响,因此需要不止一次的观察来保持面具的正确使用。这项研究预计将作为政府计划在降低科维德19号感染率方面取得成功的研究。
{"title":"KETERAMPILAN PENGGUNAAN MASKER DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA WARGA KECAMATAN KALIWATES KABUPATEN JEMBER","authors":"Anita Fatarona, Rida Darotin, Ahmad Sya'id","doi":"10.53399/knj.v4i0.186","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v4i0.186","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Pandemi COVID- 19 muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19). program kesiapsiagaan dan kewaspadaan telah dilakukan pemerintah untuk menekan angka kejadian COVID-19 salah satunya dalam penggunaan masker. Tujuan untuk mengetahui skill keterampilan penggunakan masker kepada warga kelurahan Kaliwates dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan KIE. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah quasi experiment. Teknik pemilihan sampel menggunakan total sampling 35 orang. Kriteria inklusi Warga pengajian RT/RW 004/002 di Kelurahan/Kecamatan Kaliwates Jember yang bersedia menjadi responden. Kriteria eksklusi yaitu responden yang tidak hadir dan mengundurkan diri dari penelitian. Variabel dependen mengobservasi hasil keterampilan sebelum variabel independent setelah KIE dan 1 bulan setelah KIE menggunakan lembar observasi. Analisis statistik menggunakan Uji Cochran dan kemudian dilanjutkan dengan uji Post Hoc Mc.Nemar Hasil: Analisis bivariat Uji Cochran didapatkan hasil P Value 0,000. Pengaruh yang bermakna antara Keterampilan menggunakan masker Sebelum, sesudah maupun sebulan sesudah diberikan KIE keterampilan menggunakan masker. Selanjutnya uji Post Hoc Mc.Nemar didapatkan nilai P value 0,250 untuk mengetahui pengaruh yang paling bermakna diantara ketiga pengukuran. Kesimpulan: KIE memiliki pengaruh terhadap keterampilan seseorang dalam penggunaan masker dengan benar sehingga membutuhkan observasi lebih dari sekali untuk mempertahankan penggunaan masker dengan benar. Penelitian ini diharapkan dijadikan acuan dalam mensukseskan program pemerintah dalam mengurangi angka penularan COVID 19.","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"25 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128306815","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pendahuluan: Masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius dan terbesar selain beberapa penyakit generatif karena jumlahnya yang terus mengalami peningkatan dan membutuhkan proses penyembuhan yang panjang seperti penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang memengaruhi gangguan jiwa. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan deskriptif analitik dengan metode case control. Sampel penelitian sebanyak 36 orang yang terdiri dari 18 ODGJ pada kelompok case dan 18 orang bukan gangguan jiwa yang berobat ke UPT Puskesmas Tanjung Hulu yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari kuesioner data demografi dan kuesioner faktor risiko gangguan jiwa, data selanjutnya dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa adalah faktor genetik (p=0,036, OR=10,818),trauma masa kecil (p=0,022, OR=5,500), stres (p=0,041, OR=5,000) dan pola asuh (p=0,022, OR=0,182), sedangkan faktor risiko yang tidak berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa adalah cacat kongenital (p=0,729, OR=1,273), cedera (p=0,427, OR=0,520), jasmaniah (p=0,554, OR=0,471), penyalahgunaan obat (p=0,701, OR=1,346), penyakit kronis (p=0,554, OR=2,125), hubungan keluarga (p=0,735, OR=0,739), struktur keluarga (p=0,311, OR=0,284), sistem nilai (p=0,503, OR=0,636), kepincangan antara keinginan dan kenyataan (p=0,701, OR=0,743), sosial ekonomi (p=0,632, OR=1,600) dan perpindahan keluarga (p=0,675, OR=1,429) tidak bermakna sebagai faktor risiko gangguan jiwa. Kesimpulan: Faktor risiko gangguan jiwa terdiri dari faktor biologis, psikologis dan sosiokultural. Beberapa faktor risiko yang mempengaruhi gangguan jiwa dapat dimodifikasi untuk meminimalkan terjadinya gangguan jiwa.
{"title":"FAKTOR RISIKO YANG MEMENGARUHI GANGGUAN JIWA","authors":"Wahyu Kirana, Yunita Dwi Anggreini, Wulida Litaqia","doi":"10.53399/knj.v4i0.177","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v4i0.177","url":null,"abstract":"Pendahuluan: Masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius dan terbesar selain beberapa penyakit generatif karena jumlahnya yang terus mengalami peningkatan dan membutuhkan proses penyembuhan yang panjang seperti penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang memengaruhi gangguan jiwa. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan deskriptif analitik dengan metode case control. Sampel penelitian sebanyak 36 orang yang terdiri dari 18 ODGJ pada kelompok case dan 18 orang bukan gangguan jiwa yang berobat ke UPT Puskesmas Tanjung Hulu yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari kuesioner data demografi dan kuesioner faktor risiko gangguan jiwa, data selanjutnya dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa adalah faktor genetik (p=0,036, OR=10,818),trauma masa kecil (p=0,022, OR=5,500), stres (p=0,041, OR=5,000) dan pola asuh (p=0,022, OR=0,182), sedangkan faktor risiko yang tidak berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa adalah cacat kongenital (p=0,729, OR=1,273), cedera (p=0,427, OR=0,520), jasmaniah (p=0,554, OR=0,471), penyalahgunaan obat (p=0,701, OR=1,346), penyakit kronis (p=0,554, OR=2,125), hubungan keluarga (p=0,735, OR=0,739), struktur keluarga (p=0,311, OR=0,284), sistem nilai (p=0,503, OR=0,636), kepincangan antara keinginan dan kenyataan (p=0,701, OR=0,743), sosial ekonomi (p=0,632, OR=1,600) dan perpindahan keluarga (p=0,675, OR=1,429) tidak bermakna sebagai faktor risiko gangguan jiwa. Kesimpulan: Faktor risiko gangguan jiwa terdiri dari faktor biologis, psikologis dan sosiokultural. Beberapa faktor risiko yang mempengaruhi gangguan jiwa dapat dimodifikasi untuk meminimalkan terjadinya gangguan jiwa.","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129358624","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Kuantitatif cross sectional. yang menikah, orang, diambil dengan teknik accidental sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan correlation between knowledge (p-value 0.000 < 0.05) and husband's support (p-value 0.000 < 0.05) with WUS readiness in conducting VIA examinations at UPT Pasar Sabtu Public Health Center. Conclusion: Knowledge and husband's support has a relationship with WUS readiness in conducting VIA examinations at UPT Pasar Sabtu Public Health Center.
定量横断面。杨梅尼卡,橙,双甘菊偶然取样。彭甘比兰的数据,孟古那坎的数据。在UPT Pasar Sabtu公共卫生中心进行VIA检查时,知识(p值0.000 < 0.05)和丈夫支持(p值0.000 < 0.05)与WUS准备程度的相关性分析。结论:知识和丈夫的支持与WUS在UPT Pasar Sabtu公共卫生中心进行VIA检查的准备程度有关。
{"title":"FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPAN WANITA USIA SUBUR DALAM PEMERIKSAAN IVA DI UPT PUSKESMAS PASAR SABTU","authors":"J. Jamilah, Dini Rahmayani, Adriana Palimbo","doi":"10.53399/knj.v4i0.184","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v4i0.184","url":null,"abstract":"Kuantitatif cross sectional. yang menikah, orang, diambil dengan teknik accidental sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan correlation between knowledge (p-value 0.000 < 0.05) and husband's support (p-value 0.000 < 0.05) with WUS readiness in conducting VIA examinations at UPT Pasar Sabtu Public Health Center. Conclusion: Knowledge and husband's support has a relationship with WUS readiness in conducting VIA examinations at UPT Pasar Sabtu Public Health Center.","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"18 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115465257","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
hamil. kondisi dapat diatasi apabila ibu hamil memiliki mekanisme koping yang baik dengan cara meningkatkan spiritual self-care . Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan spiritual self-care dengan kecemasan ibu hamil trimester III. Metode: Desain penelitian menggunakan studi cross-sectional . Penelitian dilakukan di UPT Puskesmas Kampung Dalam. Sebanyak 40 sampel ibu trimester III dipilih secara purposive dengan kriteria inklusi penelitian ini yaitu ibu hamil trimester III yang berkunjung ke UPT Puskesmas Kampung Dalam Pontianak Timur, ibu hamil trimester III yang mengalami kecemasan. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian yang terdiri dari kuesioner spiritual self-care practice dan kuesioner Zung self-rating anxiety scale yang telah dialih bahasa oleh peneliti sebelumnya . Hasil: Hasil uji statistik dengan korelasi Kendall’s ABSTRACT Background: Changes that occur during pregnancy cause anxiety in pregnant women. If not treated, it will have an impact on the condition of the mother and fetus. Anxiety can be overcome if pregnant women have good coping mechanisms by increasing spiritual self-care. Objective: The objective of this research was to identify the correlation between spiritual self-care with anxiety of pregnant women in the third trimester. Method : The research method used a cross-sectional study. A total of 40 samples of third trimester pregnant women were selected purposively. The data was collected using demographic data questionnaire, a spiritual self-care practice questionnaire and Zung self rating anxiety scale questionnaire. Result : The result of statistical test with the Kendall’s tau-b correlation showed that there was a significant relationship between spiritual self-care and the anxiety of pregnant women in the third trimester (p<0,05). Conclution : There is a significant relationship between self-care and the anxiety of pregnant women in the third trimester.
怀孕了。孕妇是可以克服的,如果有条件与精神如何改善self-care保持良好的应对机制。目的:本研究的目的是确定self-care精神与焦虑孕妇怀孕三世的关系。方法:研究设计使用了cross-sectional研究。这项研究是在UPT Puskesmas deep village进行的。purposive地40妈妈怀孕三世样本选择标准研究的是孕妇怀孕包容性三世访问家乡UPT诊所的庞蒂亚克东边,焦虑的孕妇怀孕三世。使用仪器组成的研究数据收集self-care实践精神和宗庆后self-rating焦虑问卷调查问卷的规模已经被我以前研究的语言。统计结果:检测结果相关性肯德尔的抽象背景:改变这期间occur怀孕因为焦虑在怀孕妇女。如果不是枉,it will have an impact on the condition of the母亲和fetus。焦虑可以成为overcome如果怀孕妇女有好精神应对机制由increasing self-care。客观客观》:这个研究是为了和焦虑相关精神之间self-care》透露怀孕第三of women》。方法:《研究方法过去a cross-sectional study。A总共40个样本的第三次怀孕的怀孕妇女在selected purposively。数据数据是用demographic collected questionnaire, a self-care精神实践questionnaire和宗庆后赛尔夫焦虑规模questionnaire的收视率。论点:论点》和《肯德尔tau-b统计测试相关那里那是个精神浓厚,关系之间有self-care第三怀孕和怀孕妇女》和《焦虑》(p < 0。05)。Conclution:有浓厚,self-care之间关系和第三境焦虑怀孕的妇女怀孕。
{"title":"HUBUNGAN SPIRITUAL SELF-CARE DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III","authors":"Fajar Yousriatin, Yunita Dwi Anggreini, Wahyu Kirana","doi":"10.53399/knj.v4i0.178","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v4i0.178","url":null,"abstract":"hamil. kondisi dapat diatasi apabila ibu hamil memiliki mekanisme koping yang baik dengan cara meningkatkan spiritual self-care . Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan spiritual self-care dengan kecemasan ibu hamil trimester III. Metode: Desain penelitian menggunakan studi cross-sectional . Penelitian dilakukan di UPT Puskesmas Kampung Dalam. Sebanyak 40 sampel ibu trimester III dipilih secara purposive dengan kriteria inklusi penelitian ini yaitu ibu hamil trimester III yang berkunjung ke UPT Puskesmas Kampung Dalam Pontianak Timur, ibu hamil trimester III yang mengalami kecemasan. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian yang terdiri dari kuesioner spiritual self-care practice dan kuesioner Zung self-rating anxiety scale yang telah dialih bahasa oleh peneliti sebelumnya . Hasil: Hasil uji statistik dengan korelasi Kendall’s ABSTRACT Background: Changes that occur during pregnancy cause anxiety in pregnant women. If not treated, it will have an impact on the condition of the mother and fetus. Anxiety can be overcome if pregnant women have good coping mechanisms by increasing spiritual self-care. Objective: The objective of this research was to identify the correlation between spiritual self-care with anxiety of pregnant women in the third trimester. Method : The research method used a cross-sectional study. A total of 40 samples of third trimester pregnant women were selected purposively. The data was collected using demographic data questionnaire, a spiritual self-care practice questionnaire and Zung self rating anxiety scale questionnaire. Result : The result of statistical test with the Kendall’s tau-b correlation showed that there was a significant relationship between spiritual self-care and the anxiety of pregnant women in the third trimester (p<0,05). Conclution : There is a significant relationship between self-care and the anxiety of pregnant women in the third trimester.","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"98 6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130243810","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}