首页 > 最新文献

Buletin Pos dan Telekomunikasi Media Komunikasi Ilmiah最新文献

英文 中文
Wireless Sensor Network Exploiting High Altitude Platform in 5G Network 无线传感器网络在5G网络中利用高空平台
Pub Date : 2017-06-01 DOI: 10.17933/bpostel.2017.150105
Veronica Windha Mahyastuty, I. Iskandar, H. Hendrawan
Technology development and socio-economic transformation have increased the demand for 5G cellular networks. They are expected to send information quickly and support many use cases emerging from a variety of applications. One of the use cases on the 5G network is the massive MTC (Machine Type Communication), wherein wireless sensor network (WSN) is a typical application. Challenges faced by a 5G cellular network are how to model an architecture/topology to support WSN and to solve energy consumption efficiency problem in WSN. So, to overcome these challenges, a HAP system integrated with WSN which uses Low Energy Adaptive Hierarchy routing protocol is implemented. The HAP system is designed to be used at a 20-km altitude, and the topologies used are those with and without clustering. It uses 1,000 sensor nodes and Low Energy Adaptive Clustering Hierarchy protocol. This system was simulated using MATLAB. Simulations were performed to analyze the energy consumption, the number of dead nodes, and the average total packets which were sent to HAP for non-clustered topology and clustered topology. Simulation results showed that the clustered topology could reduce energy consumption and the number of dead nodes while increasing the total packet sent to HAP. ***** P erkembangan teknologi dan transformasi sosial-ekonomi telah menyebabkan bisnis jaringan seluler 5G mengalami perubahan , s ehingga jaringan seluler 5G diharapkan dapat mengirim informasi dengan cepat dan mendukung kasus penggunaan yang banyak bermunculan dari berbagai aplikasi. Salah satu kasus penggunaan pada jaringan 5G adalah massive Machine Type Communication (MTC). Salah satu aplikasi massive MTC adalah jaringan sensor nirkabel (JSN). T antangan bagi jaringan seluler 5G ini adalah bagaimana memodelkan arsitektur/topologi untuk mendukung JSN dan bagaimana mengatasi masalah efisiensi konsumsi energi di JSN . U ntuk menjawab tantangan ini, maka di terapkan sistem HAP yang terintegrasi JSN dan menggunakan proto k ol routing Low Energy Adaptive Clustering Hierarchy . Sistem HAP dirancang untuk digunakan di ketinggian 20 km dengan topologi tanpa dan dengan clustering, menggunakan 1.000 node sensor. Sistem ini telah disimulasikan dengan menggunakan MATLAB. Simulasi dilakukan untuk melihat konsumsi energi, jumlah node yang mati dan rata-rata total paket yang dikirim ke HAP untuk topologi tanpa dan dengan clustering. Dari serangkaian simulasi, terlihat bahwa topologi dengan clustering dapat mengurangi konsumsi energi dan jumlah node yang mati, sekaligus meningkatkan total paket yang dikirimkan ke HAP.
技术发展和社会经济转型增加了对5G蜂窝网络的需求。它们有望快速发送信息,并支持各种应用程序中出现的许多用例。5G网络上的用例之一是大规模MTC(机器类型通信),其中无线传感器网络(WSN)是一个典型的应用。5G蜂窝网络面临的挑战是如何对支持无线传感器网络的架构/拓扑进行建模,并解决无线传感器网络中的能耗效率问题。因此,为了克服这些挑战,实现了一个与WSN集成的HAP系统,该系统使用低能量自适应层次路由协议。HAP系统设计用于20公里的高度,使用的拓扑结构包括有集群和无集群的拓扑结构。它使用1000个传感器节点和低能量自适应聚类层次结构协议。利用MATLAB对该系统进行了仿真。对非集群拓扑和集群拓扑的能量消耗、死节点数量和发送到HAP的平均总分组进行了仿真分析。仿真结果表明,集群拓扑结构可以在增加发送到HAP的总数据包的同时,降低能耗和死节点数量*****P技术发展和社会经济转型使5G蜂窝网络业务发生了变化,因此5G蜂窝网有望快速发送信息,并支持各种应用产生的许多使用案例。在5G网络上使用的案例之一是大规模机器类型通信(MTC)。大规模MTC应用之一是无线传感器网络(JSN)。该5G蜂窝网络的接口是如何对架构/拓扑进行建模以支持JSN,以及如何解决JSN中的能效问题。U来回答这个挑战,然后应用集成的HAP系统JSN,并使用协议k ol路由低能量自适应聚类层次结构。HAP系统设计用于20公里的高度,拓扑结构不带集群,使用1000个节点传感器。该系统已使用MATLAB启动。进行仿真以查看在没有集群和有集群的情况下发送到HAP的拓扑的能量消耗、死节点数量和平均总包数。从一系列模拟中可以看出,具有集群的拓扑结构可以减少能耗和死节点数量,同时增加发送到HAP的总包数。
{"title":"Wireless Sensor Network Exploiting High Altitude Platform in 5G Network","authors":"Veronica Windha Mahyastuty, I. Iskandar, H. Hendrawan","doi":"10.17933/bpostel.2017.150105","DOIUrl":"https://doi.org/10.17933/bpostel.2017.150105","url":null,"abstract":"Technology development and socio-economic transformation have increased the demand for 5G cellular networks. They are expected to send information quickly and support many use cases emerging from a variety of applications. One of the use cases on the 5G network is the massive MTC (Machine Type Communication), wherein wireless sensor network (WSN) is a typical application. Challenges faced by a 5G cellular network are how to model an architecture/topology to support WSN and to solve energy consumption efficiency problem in WSN. So, to overcome these challenges, a HAP system integrated with WSN which uses Low Energy Adaptive Hierarchy routing protocol is implemented. The HAP system is designed to be used at a 20-km altitude, and the topologies used are those with and without clustering. It uses 1,000 sensor nodes and Low Energy Adaptive Clustering Hierarchy protocol. This system was simulated using MATLAB. Simulations were performed to analyze the energy consumption, the number of dead nodes, and the average total packets which were sent to HAP for non-clustered topology and clustered topology. Simulation results showed that the clustered topology could reduce energy consumption and the number of dead nodes while increasing the total packet sent to HAP. ***** P erkembangan teknologi dan transformasi sosial-ekonomi telah menyebabkan bisnis jaringan seluler 5G mengalami perubahan , s ehingga jaringan seluler 5G diharapkan dapat mengirim informasi dengan cepat dan mendukung kasus penggunaan yang banyak bermunculan dari berbagai aplikasi. Salah satu kasus penggunaan pada jaringan 5G adalah massive Machine Type Communication (MTC). Salah satu aplikasi massive MTC adalah jaringan sensor nirkabel (JSN). T antangan bagi jaringan seluler 5G ini adalah bagaimana memodelkan arsitektur/topologi untuk mendukung JSN dan bagaimana mengatasi masalah efisiensi konsumsi energi di JSN . U ntuk menjawab tantangan ini, maka di terapkan sistem HAP yang terintegrasi JSN dan menggunakan proto k ol routing Low Energy Adaptive Clustering Hierarchy . Sistem HAP dirancang untuk digunakan di ketinggian 20 km dengan topologi tanpa dan dengan clustering, menggunakan 1.000 node sensor. Sistem ini telah disimulasikan dengan menggunakan MATLAB. Simulasi dilakukan untuk melihat konsumsi energi, jumlah node yang mati dan rata-rata total paket yang dikirim ke HAP untuk topologi tanpa dan dengan clustering. Dari serangkaian simulasi, terlihat bahwa topologi dengan clustering dapat mengurangi konsumsi energi dan jumlah node yang mati, sekaligus meningkatkan total paket yang dikirimkan ke HAP.","PeriodicalId":30954,"journal":{"name":"Buletin Pos dan Telekomunikasi Media Komunikasi Ilmiah","volume":"15 1","pages":"55-64"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2017-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47364467","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Perencanaan dan analisis kehandalan sistem komunikasi radio microwave tampak pandang pada pita frekuensi 12750-13250 MHz [Planning and analysis of the reliability of line of sight microwave radio communication system on 12750-13250 MHz band] 12750-13250 MHz频率范围内无线微波通信系统的设计与分析
Pub Date : 2016-12-28 DOI: 10.17933/BPOSTEL.2016.140206
A. Hasyim
Propagasi gelombang radio dapat diartikan sebagai proses perambatan gelombang radio dari pemancar ke penerima. Gelombang ini akan merambat melalui udara bebas menuju antena penerima dan mengalami redaman di sepanjang lintansannya,  redaman perangkat dan saluran transmisi, sehingga ketika sampai di antena penerima, energi sinyal sudah sangat lemah. Line of sight (LOS) merupakan salah satu jenis propagasi di mana diantara stasiun pengirim dan stasiun penerima  tidak terdapat penghalang. Kendala geografis dan kelengkungan bumi menyebabkan adanya keterbatasan untuk transmisi line of sight , namun masalah ini secara umum dapat dikurangi melalui perencanaan, perhitungan dan penggunaan teknologi tambahan. Dalam perencanaan sistem komunikasi radio, kinerja LOS perlu direncanakan cadangan daya akibat fluktuasi sinyal serta analisis kehandalannya. Sistem radio gelombang mikro digital antar titik yang menggunakan  frekuensi 13 GHz dengan modulasi 16 QAM , bit rate 140 MBps, dan  noise figure 0,7 dB memerlukan daya pancar -4,488 dBm , fading margin sebesar 85,51 dB dan kehandalannya sebesar 99,9999999%. ***** Radio wave propagation can be defined as the process of propagation of radio waves from the transmitter to the receiver. These waves will propagate through free air towards the receiver antena with experienced curbs along the tracks, so when it arrive at the receiver antena, the signal energy is very slow. Line of sight (LOS) is one kind of propagation where no obstacles found between the transmitter and the receiver station. Geographical constraints and the curvature of the earth bring limitations to the line of sight transmission, but this problem can generally be reduced through planning, calculation and use of additional technologies. In a radio communication system planning, LOS performance needs to be planned caused by signal fluctuations and reliability. Digital microwave point to point radio systems using 13 GHz of spectrum, 16 QAM of modulation,  140 MBps of bit rate,  0,7 dB of noise figure  requires  -4,488 dBm of transmit power,   85,51 dB of fading margin, and 99.99999999 % of reliability.
无线电波的传播可以解释为无线电波从发射器到接收器的拦截过程。这些波将通过自由空气传播到接收器天线,并经历沿密度、设备redaman和传输线的衰减,所以当它到达接收器天线时,信号能量非常微弱。视线(LOS)是一种传播工具,在发送站和接收站之间没有障碍物。地球的地理限制和弯道使视线的传输限制,但这些问题通常可以通过计划、计算和使用辅助技术来减少。在计划无线电通信系统时,我们需要计划由于信号波动和热力学分析而产生的后备动力。使用13千兆频率、16千兆调制、比特率140 MBps和noise图形0.7 dB需要85.51 dB的饱和度、85.9999999%的偏差和温和度。****广播广播的传播可以定义为从发射器到接收器的无线电传播过程。这些波浪将通过通过轨道的免费空气传播到天线接收器,所以当它到达天线接收器时,能量信号非常慢。视线是一种信号,在发射器和接收器之间没有障碍物的地方。地球的地理构造和地球的曲线给视线的传播带来了限制,但这个问题通常可以通过计划、计算和适应技术的使用而减少。在无线电通信系统计划中,LOS表现需要通过通量和可靠性信号加以利用。数字微波点到无线电系统,使用13千兆到16千兆调制,140千兆字节的数字计算,85.51 dB的传输功率,85.99999999%的可靠性。
{"title":"Perencanaan dan analisis kehandalan sistem komunikasi radio microwave tampak pandang pada pita frekuensi 12750-13250 MHz [Planning and analysis of the reliability of line of sight microwave radio communication system on 12750-13250 MHz band]","authors":"A. Hasyim","doi":"10.17933/BPOSTEL.2016.140206","DOIUrl":"https://doi.org/10.17933/BPOSTEL.2016.140206","url":null,"abstract":"Propagasi gelombang radio dapat diartikan sebagai proses perambatan gelombang radio dari pemancar ke penerima. Gelombang ini akan merambat melalui udara bebas menuju antena penerima dan mengalami redaman di sepanjang lintansannya,  redaman perangkat dan saluran transmisi, sehingga ketika sampai di antena penerima, energi sinyal sudah sangat lemah. Line of sight (LOS) merupakan salah satu jenis propagasi di mana diantara stasiun pengirim dan stasiun penerima  tidak terdapat penghalang. Kendala geografis dan kelengkungan bumi menyebabkan adanya keterbatasan untuk transmisi line of sight , namun masalah ini secara umum dapat dikurangi melalui perencanaan, perhitungan dan penggunaan teknologi tambahan. Dalam perencanaan sistem komunikasi radio, kinerja LOS perlu direncanakan cadangan daya akibat fluktuasi sinyal serta analisis kehandalannya. Sistem radio gelombang mikro digital antar titik yang menggunakan  frekuensi 13 GHz dengan modulasi 16 QAM , bit rate 140 MBps, dan  noise figure 0,7 dB memerlukan daya pancar -4,488 dBm , fading margin sebesar 85,51 dB dan kehandalannya sebesar 99,9999999%. ***** Radio wave propagation can be defined as the process of propagation of radio waves from the transmitter to the receiver. These waves will propagate through free air towards the receiver antena with experienced curbs along the tracks, so when it arrive at the receiver antena, the signal energy is very slow. Line of sight (LOS) is one kind of propagation where no obstacles found between the transmitter and the receiver station. Geographical constraints and the curvature of the earth bring limitations to the line of sight transmission, but this problem can generally be reduced through planning, calculation and use of additional technologies. In a radio communication system planning, LOS performance needs to be planned caused by signal fluctuations and reliability. Digital microwave point to point radio systems using 13 GHz of spectrum, 16 QAM of modulation,  140 MBps of bit rate,  0,7 dB of noise figure  requires  -4,488 dBm of transmit power,   85,51 dB of fading margin, and 99.99999999 % of reliability.","PeriodicalId":30954,"journal":{"name":"Buletin Pos dan Telekomunikasi Media Komunikasi Ilmiah","volume":"554 1","pages":"147-160"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-12-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"67622788","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 6
Studi kesiapan penyelenggaraan layanan Near Field Communication (NFC) komersial di Indonesia 印度尼西亚商业近场通信(NFC)准备研究
Pub Date : 2015-03-23 DOI: 10.17933/BPOSTEL.2012.100302
Kasmad Ariansyah
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan diberbagai aspek, tak terkecuali dalam metode pembayaran, yaitu dengan munculnya sistem pembayaran uang elektronik. Keberadaan uang elektronik ini sejalan dengan program kerja Bank Indonesia untuk menciptakan Less Cash Society (LCS). Untuk mewujudkan LCS, Bank Indonesia bekerjasama dengan Kementerian komunikasi dan informatika. yang memiliki peran dan kewajiban untuk menetapkan standar TIK yang digunakan dalam penggunaan uang elektronik, mengkoordinasikan seluruh kegiatan pengembangan transaksi dengan menggunakan elektronik serta melakukan monitoring, sosialisasi, pembinaan dan evaluasi penggunaan uang elektronik. Layanan NFC komersial hadir sebagai alternatif bagi penyelenggaraan sistem uang elektronik. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai kesiapan calon penyelenggara layanan NFC komersial di Indonesia dilihat dari empat aspek, yaitu human resources, technology and strategy, partnership dan Infrastructure and device. Penelitian difokuskan pada kesiapan operator telekomunikasi sebagai salah satu entitas dalam ekosistem penyelenggaraan layanan NFC komersial. Responden terdiri dari PT PT. B, PT. A dan PT PT. C. Pengumpulan data dilakukan dengan media kuesioner dan wawancara dengan PIC yang ditunjuk ketiga perusahaan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. A memiliki tingkat kesiapan diatas kedua responden lainnya terkecuali dalam hal penguasaan teknologi;Persiapan-persiapan yang dilakukan belum menjamin interoperabilitas antar penyelenggara, sehingga kurang menguntungkan bagi masyarakat selaku pengguna; Kendala utama dalam penyelenggaraan layanan ini adalah belum adanya standar teknis dan kemanan NFC. besarnya biaya investasi, kurangnya edukasi masyarakat dan belum terbentuknya ekosistem penyelenggaraan layanan NFC komersial.
信息和通信技术的发展带来了不同方面的变化,除了支付方式,也就是电子货币支付系统的出现。这种电子货币的存在与印尼银行开发无现金社会的项目相一致。为了实现LCS,印尼银行与信息通信部合作。他们有角色和义务制定用于电子资金的TIK标准,通过电子手段协调所有事务发展活动,并进行监督、社交、监督和电子资金使用评估。NFC商业服务作为一种安排电子货币系统的替代品而存在。该研究旨在从人力资源、技术与战略、伙伴关系和基础设施和设备的四个方面来了解印尼NFC商业服务未来组织者的准备工作。研究集中在电信操作员作为生态系统中进行商业NFC服务的一个实体的准备工作上。受访者包括PT. B .、PT. A .和PT. C。研究结果表明,除了技术精通外,PT. A对其他受访者的准备程度都高于准备水平;所做的准备并不能保证组织者之间的互动,从而对用户社会不利;这项服务的主要障碍是缺乏NFC的技术和安全标准。投资成本高、社会教育程度低、生态系统安排商业NFC服务尚未建立。
{"title":"Studi kesiapan penyelenggaraan layanan Near Field Communication (NFC) komersial di Indonesia","authors":"Kasmad Ariansyah","doi":"10.17933/BPOSTEL.2012.100302","DOIUrl":"https://doi.org/10.17933/BPOSTEL.2012.100302","url":null,"abstract":"Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan diberbagai aspek, tak terkecuali dalam metode pembayaran, yaitu dengan munculnya sistem pembayaran uang elektronik. Keberadaan uang elektronik ini sejalan dengan program kerja Bank Indonesia untuk menciptakan Less Cash Society (LCS). Untuk mewujudkan LCS, Bank Indonesia bekerjasama dengan Kementerian komunikasi dan informatika. yang memiliki peran dan kewajiban untuk menetapkan standar TIK yang digunakan dalam penggunaan uang elektronik, mengkoordinasikan seluruh kegiatan pengembangan transaksi dengan menggunakan elektronik serta melakukan monitoring, sosialisasi, pembinaan dan evaluasi penggunaan uang elektronik. Layanan NFC komersial hadir sebagai alternatif bagi penyelenggaraan sistem uang elektronik. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai kesiapan calon penyelenggara layanan NFC komersial di Indonesia dilihat dari empat aspek, yaitu human resources, technology and strategy, partnership dan Infrastructure and device. Penelitian difokuskan pada kesiapan operator telekomunikasi sebagai salah satu entitas dalam ekosistem penyelenggaraan layanan NFC komersial. Responden terdiri dari PT PT. B, PT. A dan PT PT. C. Pengumpulan data dilakukan dengan media kuesioner dan wawancara dengan PIC yang ditunjuk ketiga perusahaan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. A memiliki tingkat kesiapan diatas kedua responden lainnya terkecuali dalam hal penguasaan teknologi;Persiapan-persiapan yang dilakukan belum menjamin interoperabilitas antar penyelenggara, sehingga kurang menguntungkan bagi masyarakat selaku pengguna; Kendala utama dalam penyelenggaraan layanan ini adalah belum adanya standar teknis dan kemanan NFC. besarnya biaya investasi, kurangnya edukasi masyarakat dan belum terbentuknya ekosistem penyelenggaraan layanan NFC komersial.","PeriodicalId":30954,"journal":{"name":"Buletin Pos dan Telekomunikasi Media Komunikasi Ilmiah","volume":"10 1","pages":"175-188"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2015-03-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"67622775","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
期刊
Buletin Pos dan Telekomunikasi Media Komunikasi Ilmiah
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1