Pub Date : 2018-11-29DOI: 10.47028/j.risenologi.2017.21.7
D. N. Utama
Kemacetan lalu lintas telah menjadi permasalahan klasik yang kerap dihadapi kotakota besar. Perempatan jalan, volume lalu lintas, ketidakdisiplinan para pengendara kendaraan adalah berbagai potensi kemacetan di jalan raya. Kondisi ini merupakan permasalahan multi dimensi yang harus diselesaikan dengan cara yang luar biasa. Berbagai kajian ilmu di berbagai bidang keahlian telah urun ide untuk menyelesaikan permasalahan ini. Salah satunya adalah keberadaan sensor otomatis untuk pendeteksian jumlah kendaraan dalam kurun waktu tertentu, mengestimasi kepadatan kendaraan, dan laju kendaraan di jalan raya. Dengan menggunakan metode fuzzy (bias) yang diterapkan pada aturan fuzzy (fuzzy rules) serta terapkan melalui prinsip-prinsip konsep optimasi, ide pemanfaatan sensor otomatis tersebut direalisasikan. Metode fuzzy adalah anak cabang keilmuan informatika dan komputer, yang memungkinkan komputer dapat menalar berbagai jenis bahasa alamiah manusia. Disini, aturan fuzzy digunakan untuk mengidentifikasi kemungkinan kemacetan yang terjadi dan bagaimana aksi lanjutan atas kemacetan tersebut. Dengan aturan fuzzy ini, data yang diperoleh dari sensor dikirim dalam bentuk sinyal ke lampu lalu lintas dan palang definitif yang telah didesain sedemikian rupa. Kendaraan yang berada pada lajur yang mengalami kepadatan tertentu akan memperoleh dua lajur alternatif (smart direction atau arah cerdas), sementara kendaraan pada lajur yang lain akan terus bergerak berdasarkan arah yang ditunjukkan oleh lampu lalu lintas dan tindakan dari palang yang bekerja, sehingga tidak ada lajur yang mengalami penumpukan kendaraan, dan memungkinkan kemacetan akan terurai dengan sendirinya. Sistem usulan ini berjalan berdasarkan tingkat kepadatan kendaraan tertentu yang dideteksi oleh sensor, artinya sistem ini berjalan secara fleksibal otomatis (automated flexibly).
{"title":"PENUNJUK ARAH CERDAS BERBASIS ATURAN FUZZY (SEBUAH IDE IMPLEMENTASI DARI PENGGUNAAN SENSOR LALU LINTAS)","authors":"D. N. Utama","doi":"10.47028/j.risenologi.2017.21.7","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2017.21.7","url":null,"abstract":"Kemacetan lalu lintas telah menjadi permasalahan klasik yang kerap dihadapi kotakota besar. Perempatan jalan, volume lalu lintas, ketidakdisiplinan para pengendara kendaraan adalah berbagai potensi kemacetan di jalan raya. Kondisi ini merupakan permasalahan multi dimensi yang harus diselesaikan dengan cara yang luar biasa. Berbagai kajian ilmu di berbagai bidang keahlian telah urun ide untuk menyelesaikan permasalahan ini. Salah satunya adalah keberadaan sensor otomatis untuk pendeteksian jumlah kendaraan dalam kurun waktu tertentu, mengestimasi kepadatan kendaraan, dan laju kendaraan di jalan raya. Dengan menggunakan metode fuzzy (bias) yang diterapkan pada aturan fuzzy (fuzzy rules) serta terapkan melalui prinsip-prinsip konsep optimasi, ide pemanfaatan sensor otomatis tersebut direalisasikan. Metode fuzzy adalah anak cabang keilmuan informatika dan komputer, yang memungkinkan komputer dapat menalar berbagai jenis bahasa alamiah manusia. Disini, aturan fuzzy digunakan untuk mengidentifikasi kemungkinan kemacetan yang terjadi dan bagaimana aksi lanjutan atas kemacetan tersebut. Dengan aturan fuzzy ini, data yang diperoleh dari sensor dikirim dalam bentuk sinyal ke lampu lalu lintas dan palang definitif yang telah didesain sedemikian rupa. Kendaraan yang berada pada lajur yang mengalami kepadatan tertentu akan memperoleh dua lajur alternatif (smart direction atau arah cerdas), sementara kendaraan pada lajur yang lain akan terus bergerak berdasarkan arah yang ditunjukkan oleh lampu lalu lintas dan tindakan dari palang yang bekerja, sehingga tidak ada lajur yang mengalami penumpukan kendaraan, dan memungkinkan kemacetan akan terurai dengan sendirinya. Sistem usulan ini berjalan berdasarkan tingkat kepadatan kendaraan tertentu yang dideteksi oleh sensor, artinya sistem ini berjalan secara fleksibal otomatis (automated flexibly).","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"10 3 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"78087970","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-11-29DOI: 10.47028/j.risenologi.2017.22.16
Hendy Santoso
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode Numbered Heads Together (NHT) terhadap hasil belajar siswa Kelas XI MIA 1 di SMAN 27 Jakarta pada mata pelajaran Kimia dengan materi bahasan Asam Basa terintegrasi lingkungan hidup. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasi Experimen, Posttest Only Control Group Design. Sampel penelitian ini dipilih melalui teknik purposive sampling dan ditentukan XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI MIA 3 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi pelakuan metode pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dan kelas kontrol diberi perlakuan metode pembelajaran Inkuiri. Hasil Uji t yaitu thitung (2,091) > ttabel (1,671) dengan df=60 dan taraf signifikansi 5% menunjukan H0 ditolak artinya bahwa rerata skor kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan rerata skor kelompok kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode Numbered Heads Together (NHT) terhadap hasil belajar siswa pada materi asam basa terintegrasi lingkungan hidup.
本研究采用的方法是Quasi试验,post Only Control Group Design。实验类进行集体学习方法(NHT)和控制类进行模拟学习方法治疗。测试结果为thitung (2.091) > t表(1.671),df=60,显著值为5%,显示H0被拒绝,这意味着测试组的分数比控制组的分数平均值更高。这项研究的结果表明,“Numbered Heads”(NHT)对学生合成环境酸性物质的学习结果产生了影响。
{"title":"PENGARUH PENGUNAAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MIA 1 SMAN 27 JAKARTA PADA MATERI ASAM BASA TERINTEGRASI LINGKUNGAN HIDUP","authors":"Hendy Santoso","doi":"10.47028/j.risenologi.2017.22.16","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2017.22.16","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode Numbered Heads Together (NHT) terhadap hasil belajar siswa Kelas XI MIA 1 di SMAN 27 Jakarta pada mata pelajaran Kimia dengan materi bahasan Asam Basa terintegrasi lingkungan hidup. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasi Experimen, Posttest Only Control Group Design. Sampel penelitian ini dipilih melalui teknik purposive sampling dan ditentukan XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI MIA 3 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi pelakuan metode pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dan kelas kontrol diberi perlakuan metode pembelajaran Inkuiri. Hasil Uji t yaitu thitung (2,091) > ttabel (1,671) dengan df=60 dan taraf signifikansi 5% menunjukan H0 ditolak artinya bahwa rerata skor kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan rerata skor kelompok kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode Numbered Heads Together (NHT) terhadap hasil belajar siswa pada materi asam basa terintegrasi lingkungan hidup.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"5 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"87122923","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Dirana Suryaningrum, Muslihin Amali, Andy Hadiyanto
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis Pandangan Anggota Rohis SMA Tentang Radikalisme Agama (Studi Komparatif Rohis SMA Labschool Jakarta dan SMKN 26 Jakarta di Rawamangun). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Penelitian ini menggunakan teori Agus SB dan Armahedi Mahzar tentang pengertian radikalisme agama dan faktor-faktor yang menyebabkannya yaitu, absolutisme, eksklusivisme, fanatisme, ekstremisme dan agresivisme. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 75% pengurus Rohis SMA Labschool Jakarta berpandangan bahwa radikalisme agama adalah suatu pemahaman agama Islam yang dangkal dan ekstrem dengan memperjuangkan ajaran Islam melalui jalan pemaksaan atau kekerasan sedangkan pengurus Rohis SMKN 26 Jakarta 68% menyetujui pernyataan tersebut. Sedangkan pandangan bahwa radikalisme agama Islam adalah suatu pemahaman agama Islam dengan beragama yang mendalam dan mendasar serta memperjuangkan ajaran Islam secara damai menghasilkan persetujuan dengan persentase pada SMKN 26 Jakarta 41% lebih tinggi dibandingkan dengan persentase SMA Labschool Jakarta yaitu 4%. Secara garis besar karakteristik islam radikal dalam pandangan pengurus Rohis SMKN 26 Jakarta didominasi oleh fanatisme dengan sebesar 55% dan pandangan pengurus Rohis SMA Labschool Jakarta secara garis besar didominasi oleh absolutisme, fanatisme, dan eksklusivisme yaitu sebesar 46%. Pandangan pengurus Rohis mengenai radikalisme agama perlu lebih diperdalam denga pengetahuan penyebab munculnya radikalisme dan upaya upaya deradikalisasi. Sehingga Rohis dapat dijadikan acuan dalam deradikalisasi di Sekolah.
本研究旨在描述和分析Rohis SMA成员对宗教激进主义的看法(Rohis SMA Labschool Jakarta和SMKN 26雅加达在Rawamangun进行的比较研究)。本研究采用的方法是描述性分析。这项研究采用了阿古斯SB和马哈萨的宗教激进主义理论以及导致宗教激进主义、绝对、专利性、狂热、极端主义和侵略性的因素。根据这项研究,专家们得出结论,75%的Rohis high Labschool管理人员认为,宗教激进主义是一种肤浅和极端的伊斯兰教理解,通过通过强制或暴力手段坚持伊斯兰教的教义,而rothe SMKN 26 Jakarta 68%同意这种说法。然而,认为伊斯兰激进主义是对伊斯兰宗教的深入、根本性的理解,并为伊斯兰教义寻求和平解决的观点,比雅加达SMKN 26的百分比高出41%,比雅加达中学的百分比高出4%。从根本上说,伊斯兰教的激进特征,在Rohis SMKN 26雅加达被狂热者统治了55%,而Rohis高中Labschool Jakarta管理机构则被伊斯兰教统治了46%。罗曼斯对宗教激进主义的观点需要更深入地了解激进主义的起源和激进主义的努力。因此,他可以成为学校激进化的一个参考。
{"title":"PANDANGAN ANGGOTA ROHIS SMA TENTANG RADIKALISME AGAMA (STUDI KOMPARATIF ROHIS SMA LABSCHOOL JAKARTA DAN SMKN 26 JAKARTA DI RAWAMANGUN)","authors":"Dirana Suryaningrum, Muslihin Amali, Andy Hadiyanto","doi":"10.21009/JSQ.013.1.03","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/JSQ.013.1.03","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis Pandangan Anggota Rohis SMA Tentang Radikalisme Agama (Studi Komparatif Rohis SMA Labschool Jakarta dan SMKN 26 Jakarta di Rawamangun). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Penelitian ini menggunakan teori Agus SB dan Armahedi Mahzar tentang pengertian radikalisme agama dan faktor-faktor yang menyebabkannya yaitu, absolutisme, eksklusivisme, fanatisme, ekstremisme dan agresivisme. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 75% pengurus Rohis SMA Labschool Jakarta berpandangan bahwa radikalisme agama adalah suatu pemahaman agama Islam yang dangkal dan ekstrem dengan memperjuangkan ajaran Islam melalui jalan pemaksaan atau kekerasan sedangkan pengurus Rohis SMKN 26 Jakarta 68% menyetujui pernyataan tersebut. Sedangkan pandangan bahwa radikalisme agama Islam adalah suatu pemahaman agama Islam dengan beragama yang mendalam dan mendasar serta memperjuangkan ajaran Islam secara damai menghasilkan persetujuan dengan persentase pada SMKN 26 Jakarta 41% lebih tinggi dibandingkan dengan persentase SMA Labschool Jakarta yaitu 4%. Secara garis besar karakteristik islam radikal dalam pandangan pengurus Rohis SMKN 26 Jakarta didominasi oleh fanatisme dengan sebesar 55% dan pandangan pengurus Rohis SMA Labschool Jakarta secara garis besar didominasi oleh absolutisme, fanatisme, dan eksklusivisme yaitu sebesar 46%. Pandangan pengurus Rohis mengenai radikalisme agama perlu lebih diperdalam denga pengetahuan penyebab munculnya radikalisme dan upaya upaya deradikalisasi. Sehingga Rohis dapat dijadikan acuan dalam deradikalisasi di Sekolah.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"8 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"75144135","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-04-18DOI: 10.47028/j.risenologi.2018.31.36
Sofhyan Ajie
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Bagaimana kebermanfaatan media pembelajaran monopoli polusi terhadap siswa SMP Negeri 162 Jakarta. Metodeyang dipakai adalah Research and Develoment. Metode ini dimulai dengan studi literatur dan menganalisis kebutuhan akan materi polusi udara pada pelajaran IPA kelas VII. Dilanjutkan dengan perancangan desain produk, pengembangan produk, uji validitas, uji coba produk, serta penyempurnaan produk. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, penilaian aspek rekayasa media mendapat nilai 4,29 yang menunjukkan kategori baik. Sedangkan penilaian pada aspek komunikasi visual mendapat nilai 4,07 termasuk pada kriteria baik. Penilaian oni berdasarkan validasi media yang telah dilakukan peneliti kepada ahli media. Sementara untuk validasi materi mendapatkan nilai 3,8 yang termasuk dalam kategori cukup.
{"title":"MONOPOLI POLUSI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MATERI POLUSI UDARA UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 162","authors":"Sofhyan Ajie","doi":"10.47028/j.risenologi.2018.31.36","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2018.31.36","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Bagaimana kebermanfaatan media pembelajaran monopoli polusi terhadap siswa SMP Negeri 162 Jakarta. Metodeyang dipakai adalah Research and Develoment. Metode ini dimulai dengan studi literatur dan menganalisis kebutuhan akan materi polusi udara pada pelajaran IPA kelas VII. Dilanjutkan dengan perancangan desain produk, pengembangan produk, uji validitas, uji coba produk, serta penyempurnaan produk. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, penilaian aspek rekayasa media mendapat nilai 4,29 yang menunjukkan kategori baik. Sedangkan penilaian pada aspek komunikasi visual mendapat nilai 4,07 termasuk pada kriteria baik. Penilaian oni berdasarkan validasi media yang telah dilakukan peneliti kepada ahli media. Sementara untuk validasi materi mendapatkan nilai 3,8 yang termasuk dalam kategori cukup.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"75 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-04-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83831744","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-04-18DOI: 10.47028/j.risenologi.2018.31.33
Denawati Junia
Krisis energi merupakan salah satu permasalahan yang tengah dihadapi oleh masyarakat global. Kebutuhan energi primer dunia diperkirakan akan meningkat cukup tinggi seiring dengan pertumbuhan populasi dan perkembangan teknologi. Solusi yang banyak ditawarkan atas permasalahan tersebut adalah beralihnya ke penggunaan energi alternatif. Namun, energi alternatif yang digunakan saat ini masih terfokus pada batu bara yang memiliki dampak negatif bagi lingkungan. Fuel Cell merupakan kandidat energi alternatif yang bersih dan ramah lingkungan. Bahan bakar fuel cell merupakan hidrogen dan oksigen yang diproses secara elektrokimia menghasilkan energi listrik dan air. Namun, hidrogen tidak dapat langsung diperoleh, hidrogen ada di alam dalam keadaan berikatan dengan air maupun hidrokarbon. Dalam proses pemisahannya, para peneliti telah menemukan cara yang lebih bersih, yaitu dengan mereaksikan alumunium dan air dengan bantuan katalis. Pada penelitian ini, dilakukan proses produksi hidrogen dengan memanfaatkan limbah kaleng minuman di Laboratorium Fuel Cell Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, meliputi perakitan reaktor, pengukuran laju produksi dengan variasi dimensi luas permukaan kaleng 5,33 mm, 3,10, <20 mesh, dan karakterisasi by-product Al(OH)3. Hasil penelitian menunjukkan batas kemampuan reaktor yaitu pada 1,7 M NaOH, 2 gram Al, dan 250 gram aquades, pengukuran flowrate tertinggi diperoleh pada dimensi <20 mesh sebesar 115 ml/min/gr Al, byproduct Al(OH)3 telah dikonfimasi berdasarkan uji XRD, FE-SEM dan EDS.
{"title":"PRODUKSI HIDROGEN DARI LIMBAH KALENG MINUMAN BERBASIS REAKSI ALUMUNIUM DAN AIR DENGAN BANTUAN KATALIS NaOH","authors":"Denawati Junia","doi":"10.47028/j.risenologi.2018.31.33","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2018.31.33","url":null,"abstract":"Krisis energi merupakan salah satu permasalahan yang tengah dihadapi oleh masyarakat global. Kebutuhan energi primer dunia diperkirakan akan meningkat cukup tinggi seiring dengan pertumbuhan populasi dan perkembangan teknologi. Solusi yang banyak ditawarkan atas permasalahan tersebut adalah beralihnya ke penggunaan energi alternatif. Namun, energi alternatif yang digunakan saat ini masih terfokus pada batu bara yang memiliki dampak negatif bagi lingkungan. Fuel Cell merupakan kandidat energi alternatif yang bersih dan ramah lingkungan. Bahan bakar fuel cell merupakan hidrogen dan oksigen yang diproses secara elektrokimia menghasilkan energi listrik dan air. Namun, hidrogen tidak dapat langsung diperoleh, hidrogen ada di alam dalam keadaan berikatan dengan air maupun hidrokarbon. Dalam proses pemisahannya, para peneliti telah menemukan cara yang lebih bersih, yaitu dengan mereaksikan alumunium dan air dengan bantuan katalis. Pada penelitian ini, dilakukan proses produksi hidrogen dengan memanfaatkan limbah kaleng minuman di Laboratorium Fuel Cell Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, meliputi perakitan reaktor, pengukuran laju produksi dengan variasi dimensi luas permukaan kaleng 5,33 mm, 3,10, <20 mesh, dan karakterisasi by-product Al(OH)3. Hasil penelitian menunjukkan batas kemampuan reaktor yaitu pada 1,7 M NaOH, 2 gram Al, dan 250 gram aquades, pengukuran flowrate tertinggi diperoleh pada dimensi <20 mesh sebesar 115 ml/min/gr Al, byproduct Al(OH)3 telah dikonfimasi berdasarkan uji XRD, FE-SEM dan EDS.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"72 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-04-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"88149736","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-04-18DOI: 10.47028/j.risenologi.2018.31.34
Anwar Setiadi
Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan aplikasi android untuk pembelajaran pneumatik dengan mengetahui tingkat kelayakannya aplikasi berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, praktisi pembelajaran pneumatik (guru), dan siswa. Penelitian menggunakan metode pengembangan (Research and Development) yang diadaptasi dari model pengembangan ADDIE (Analisis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil Penelitian menunjukan bahwa tingkat kelayakan aplikasi android pembelajaran pneumatik mendapatkan penilaian berdasarkan : 1) ahli materi diperoleh rata-rata skor 4.55 yang termasuk kategori sangat layak, 2) ahli media diperoleh rata-rata skor 4.31 yang termasuk kategori sangat layak, 3) praktisi pembelajaran pneumatik (guru) diperoleh rata-rata skor 4.54 yang kategori sangat layak, dan 4) Siswa diperoleh rata-rata skor 4.03 yang termasuk kategori layak. Maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan aplikasi android untuk pembelajaran pneumatik layak digunakan sebagai multimedia pembelajaran interaktif dalam pembelajaran pneumatik.
{"title":"PENGEMBANGAN APLIKASI PNEUMATIK BERBASIS ANDROID SEBAGAI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF","authors":"Anwar Setiadi","doi":"10.47028/j.risenologi.2018.31.34","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2018.31.34","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan aplikasi android untuk pembelajaran pneumatik dengan mengetahui tingkat kelayakannya aplikasi berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, praktisi pembelajaran pneumatik (guru), dan siswa. Penelitian menggunakan metode pengembangan (Research and Development) yang diadaptasi dari model pengembangan ADDIE (Analisis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil Penelitian menunjukan bahwa tingkat kelayakan aplikasi android pembelajaran pneumatik mendapatkan penilaian berdasarkan : 1) ahli materi diperoleh rata-rata skor 4.55 yang termasuk kategori sangat layak, 2) ahli media diperoleh rata-rata skor 4.31 yang termasuk kategori sangat layak, 3) praktisi pembelajaran pneumatik (guru) diperoleh rata-rata skor 4.54 yang kategori sangat layak, dan 4) Siswa diperoleh rata-rata skor 4.03 yang termasuk kategori layak. Maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan aplikasi android untuk pembelajaran pneumatik layak digunakan sebagai multimedia pembelajaran interaktif dalam pembelajaran pneumatik.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"58 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-04-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"74482041","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-04-18DOI: 10.47028/j.risenologi.2018.31.35
Husni Falah
Pada tahun 2016, Kementerian Pertanian melakukan perhitungan terhadap kebutuhan daging sapi di Indonesia, yaitu mencapai 490.000 ton dan baru terpenuhi 441.000 ton atau kekurangan sekitar 48.000 ton. Swasembada daging adalah suatu upaya pemerintah dalam merencanakan program pemenuhan kebutuhan daging dalam negeri yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia dan mengurangi impor sapi. Untuk membantu program berkelanjutan swasembada daging di Indonesia, maka salah satu solusinya adalah penggemukan sapi potong (DPAK Bank Indonesia, 2013). Penggemukan sapi potong adalah salah satu solusinya karena lebih menguntungkan dari usaha pembesaran sapi potong. Hal ini disebabkan karena pada penggemukan sapi potong yang ingin dicapai adalah peningkatan bobot daging sapi dalam waktu tiga bulan (Purnawan Yulianto dan Cahyo Saparinto, 2014). Kemudian, kabupaten Sukabumi adalah salah satu daerah yang ditargetkan akan dijadikan sentra wilayah penggemukan sapi setelah Bogor (Kompas, 2016). Wilayah sukabumi sendiri memiliki dua daerah yang akan dijadikan sentra peternakan, yaitu di Daerah Purbaya dan Ciracap (Dinas Peternakan Sukabumi dalam Neraca, 2016). Kemudian, penelitian ini akan dilakukan di daerah Ciracap, yaitu dengan mengetahui tingkat kesesuaian lahan pada peternakan penggemukan sapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemenuhan kebutuhan daging sapi dengan cara pemilihan lahan penggemukan sapi melalui Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil dari penelitian ini adalah dari 8 desa di daerah Ciracap 5 desa mayoritas memiliki kelas S2 atau sesuai dan di arah selatan, tepatnya di desa Ujung Genteng hampir seluruh wilayah nya memilki kelas S1 atau sangat sesuai. Dari hasil penelitian ini bisa disimpulkan bahwa 6 desa di daerah Kecamatan Ciracap, sesuai untuk digunakan sebagai lokasi peternakan penggemukan sapi.
2016年,农业部对印尼牛肉需求进行了计算,目前牛肉需求达到490,000吨,新满足于441000吨或不足4.8万吨。肉类自给自足是政府的一项努力,旨在计划满足全印尼社会对牛肉的需求,减少牛的进口。为了帮助印尼的肉类自给自足项目,解决方案之一是牛肉养殖场(DPAK Bank, 2013)。割牛油是一个解决方案,因为它比割牛毛更有利可图。这是因为在喂养牛的过程中,牛肉的体重在3个月内增加(回文Yulianto和Cahyo saparto, 2014)。然后,Sukabumi区是目标区域之一,将在茂物之后成为牛的育肥区域(罗经,2016年)。sukabumi本身有两个农场部门,在Purbaya和Ciracap地区(2016年资产负债表上的sukabumi农场服务)。然后,这项研究将在Ciracap地区进行,即了解养牛场的土地适配度。本研究的目的是通过通过地理信息系统(SIG)选择牛肥来满足牛肉的需求。这项研究的结果是,在Ciracap地区的8个村庄中,5个大多数村庄都有硕士学位或硕士学位,在南部,几乎整个地区都有S1学位或高度匹配的学位。这项研究得出的结论是,街道街道上的6个村庄将被用于养牛。
{"title":"ANALISIS KESESUAIAN LAHAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK LOKASI PENGGEMUKAN SAPI DI KECAMATAN CIRACAP, KABUPATEN SUKABUMI SEBAGAI UPAYA SWASEMBADA DAGING SAPI","authors":"Husni Falah","doi":"10.47028/j.risenologi.2018.31.35","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2018.31.35","url":null,"abstract":"Pada tahun 2016, Kementerian Pertanian melakukan perhitungan terhadap kebutuhan daging sapi di Indonesia, yaitu mencapai 490.000 ton dan baru terpenuhi 441.000 ton atau kekurangan sekitar 48.000 ton. Swasembada daging adalah suatu upaya pemerintah dalam merencanakan program pemenuhan kebutuhan daging dalam negeri yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia dan mengurangi impor sapi. Untuk membantu program berkelanjutan swasembada daging di Indonesia, maka salah satu solusinya adalah penggemukan sapi potong (DPAK Bank Indonesia, 2013). Penggemukan sapi potong adalah salah satu solusinya karena lebih menguntungkan dari usaha pembesaran sapi potong. Hal ini disebabkan karena pada penggemukan sapi potong yang ingin dicapai adalah peningkatan bobot daging sapi dalam waktu tiga bulan (Purnawan Yulianto dan Cahyo Saparinto, 2014). Kemudian, kabupaten Sukabumi adalah salah satu daerah yang ditargetkan akan dijadikan sentra wilayah penggemukan sapi setelah Bogor (Kompas, 2016). Wilayah sukabumi sendiri memiliki dua daerah yang akan dijadikan sentra peternakan, yaitu di Daerah Purbaya dan Ciracap (Dinas Peternakan Sukabumi dalam Neraca, 2016). Kemudian, penelitian ini akan dilakukan di daerah Ciracap, yaitu dengan mengetahui tingkat kesesuaian lahan pada peternakan penggemukan sapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemenuhan kebutuhan daging sapi dengan cara pemilihan lahan penggemukan sapi melalui Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil dari penelitian ini adalah dari 8 desa di daerah Ciracap 5 desa mayoritas memiliki kelas S2 atau sesuai dan di arah selatan, tepatnya di desa Ujung Genteng hampir seluruh wilayah nya memilki kelas S1 atau sangat sesuai. Dari hasil penelitian ini bisa disimpulkan bahwa 6 desa di daerah Kecamatan Ciracap, sesuai untuk digunakan sebagai lokasi peternakan penggemukan sapi.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"19 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-04-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"90938208","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-04-18DOI: 10.47028/j.risenologi.2018.31.37
Sofhyan Ajie
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula warna hijau toska dengan tambahan tinta medium pada hasil kemasan X agar sesuai dengan customer approval. Metode ini dimulai dengan mengambil acuan dari mesin hasil proses cetak yang memiliki nilai ?E ? 2. Hubungan variable yang dibahas adalah antara tinta Tinta OPP Yellow ( G OPP 123) ,Tinta OPP Blue ( G OPP 539/ SMG-2), Tinta OPP Green (G OPP -679/P) dan OPP Medium ( G OPP – 001) terhadap nilai CIE L*a*b* yang sesuai dengan customer approval. Presentase penambahan tinta medium yang sesuai untuk warna spesial hijau toska pada hasil cetak kemasan X dengan penyimpangan warna (?E) < 2 adalah 36.38 %. Untuk mendapatkan hasil ?E yang mendekati batasan toleransi perusahaan yaitu ?E < 2. Berdasarkan data yang diperoleh menunjukkan bahwa tinta medium dapat bertindak sebagai pengurang nilai ?E pada warna hijau toska.
这项研究的目的是确定托斯卡绿配方,并在X包装中加入额外的中墨,以适应消费者的同意。方法一开始是对有价值的打印过程结果的引用。2. 讨论的可变关系包括油墨OPP Yellow (G OPP 123)、OPP Blue墨水(G OPP - 539/ SMG-2)、OPP Green油墨(G OPP -679/P)和OPP中油墨(G OPP - 001)与客户端id的gtp值(G OPP - 001)。在带有颜色偏差的X包装中,对色色的介质添加对色色(?E) < 2 = 36.38。为了得到结果?E接近公司的耐受性。根据所获得的数据,媒介墨水可以作为托斯卡绿色的值的调色剂。
{"title":"ANALISIS PROSES COLOR MATCHING WARNA SPESIAL HIJAU TOSKA DENGAN PENAMBAHAN TINTA MEDIUM PADA KEMASAN X SESUAI CUSTOMER APPROVAL","authors":"Sofhyan Ajie","doi":"10.47028/j.risenologi.2018.31.37","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2018.31.37","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula warna hijau toska dengan tambahan tinta medium pada hasil kemasan X agar sesuai dengan customer approval. Metode ini dimulai dengan mengambil acuan dari mesin hasil proses cetak yang memiliki nilai ?E ? 2. Hubungan variable yang dibahas adalah antara tinta Tinta OPP Yellow ( G OPP 123) ,Tinta OPP Blue ( G OPP 539/ SMG-2), Tinta OPP Green (G OPP -679/P) dan OPP Medium ( G OPP – 001) terhadap nilai CIE L*a*b* yang sesuai dengan customer approval. Presentase penambahan tinta medium yang sesuai untuk warna spesial hijau toska pada hasil cetak kemasan X dengan penyimpangan warna (?E) < 2 adalah 36.38 %. Untuk mendapatkan hasil ?E yang mendekati batasan toleransi perusahaan yaitu ?E < 2. Berdasarkan data yang diperoleh menunjukkan bahwa tinta medium dapat bertindak sebagai pengurang nilai ?E pada warna hijau toska.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"30 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-04-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"77647775","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2016-10-07DOI: 10.47028/j.risenologi.2016.12.25
Tiara R. Widiastuti
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi selulosa dari kulit durian sebagai bahan dasar pembuatan kertas serta mengetahui karakteristik dari kertas yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan memberikan variasi konsentrasi pelarut pada proses delignifikasi dan bleaching. Proses delignifikasi dilakukan dengan dua metode, yaitu metode soda dan asetosolv. Pada metode sodadiberikan variasi konsentrasi NaOH 2,5%, 3% dan 5% sedangkan pada metode asetosolv diberikan variasi konsentrasi asam asetat 60%, 70% dan 80%. Adapun pada proses bleaching diberikan variasi konsentrasi H2O23%, 5% dan 7%. Karakterisasi yang dilakukan meliputi penentuan derajat polimerisasi selulosa kulit durian serta nilai gramatur, kuat tarik dan elongasi kertas. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan kondisi terbaik dalam pembuatan pulp kertas adalah dengan menggunakan metode soda. Hasil selulosa paling optimum didapatkan pada penggunaan NaOH 3% dan dengan penggunaan H2O2 5%. Hasil uji karakteristik selulosa menunjukkan bahwa selulosa yang diisolasi dari kulit durian memiliki derajat polimerisasi sebesar 98. Selulosa kulit durian tersebut kemudian digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan kertas. Berdasarkan hasil uji karakteristik kertas kulit durian, diperoleh nilai gramatur kertas sebesar 100 gr/m2, nilai kuat tarik kertas sebesar 2,943 N dan elongasi kertas sebesar 0,4%.
{"title":"SINTESIS DAN KARAKTERISASI KERTAS BERBAHAN DASAR SELULOSA KULIT DURIAN (Durio zibethinus)","authors":"Tiara R. Widiastuti","doi":"10.47028/j.risenologi.2016.12.25","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2016.12.25","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi selulosa dari kulit durian sebagai bahan dasar pembuatan kertas serta mengetahui karakteristik dari kertas yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan memberikan variasi konsentrasi pelarut pada proses delignifikasi dan bleaching. Proses delignifikasi dilakukan dengan dua metode, yaitu metode soda dan asetosolv. Pada metode sodadiberikan variasi konsentrasi NaOH 2,5%, 3% dan 5% sedangkan pada metode asetosolv diberikan variasi konsentrasi asam asetat 60%, 70% dan 80%. Adapun pada proses bleaching diberikan variasi konsentrasi H2O23%, 5% dan 7%. Karakterisasi yang dilakukan meliputi penentuan derajat polimerisasi selulosa kulit durian serta nilai gramatur, kuat tarik dan elongasi kertas. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan kondisi terbaik dalam pembuatan pulp kertas adalah dengan menggunakan metode soda. Hasil selulosa paling optimum didapatkan pada penggunaan NaOH 3% dan dengan penggunaan H2O2 5%. Hasil uji karakteristik selulosa menunjukkan bahwa selulosa yang diisolasi dari kulit durian memiliki derajat polimerisasi sebesar 98. Selulosa kulit durian tersebut kemudian digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan kertas. Berdasarkan hasil uji karakteristik kertas kulit durian, diperoleh nilai gramatur kertas sebesar 100 gr/m2, nilai kuat tarik kertas sebesar 2,943 N dan elongasi kertas sebesar 0,4%.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"4 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-10-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"91377764","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2016-10-07DOI: 10.47028/j.risenologi.2016.12.31
Asri Yati
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan data tentang kesantunan berbahasa pada mahasiswa jurusan kimia angkatan 2012 kepada dosen. Data yang diambil berupa short message service (SMS). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah kesantunan berbahasa yang dianalisis dari SMS dengan kajian pragmatik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah simak catat dan tinjauan pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, kesantunan berbahasa mahasiswa jurusan kimia kepada dosen terdapat 36 maksim kebijaksanaan, 21 maksim kedermawanan, 28 maksim kesepakatan, 4 maksim pujian, dan 7 maksim simpati. Namun, terdapat 2 pernyataan yang tidak santun. Percakapan antara mahasiswa jurusan kimia 2012 dan dosen tergolong sangat santun dengan presentase penyimpangan maksim 2,08% karena mahasiswa mematuhi maksim-maksim kesantunan. Pada data penelitian ditemukan mahasiswa masih menggunakan penyingkatan kata, penggunaan kata yang tidak baku, penggunaan simbol perasaan yang seolah kurang santun jika dikirimkan kepada dosen.
{"title":"KAJIAN PRAGMATIK WUJUD KESANTUNAN BERBAHASA MAHASISWA JURUSAN KIMIA TAHUN 2012 KEPADA DOSEN MELALUI MEDIA SHORT MESSAGE SERVICE","authors":"Asri Yati","doi":"10.47028/j.risenologi.2016.12.31","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2016.12.31","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan data tentang kesantunan berbahasa pada mahasiswa jurusan kimia angkatan 2012 kepada dosen. Data yang diambil berupa short message service (SMS). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah kesantunan berbahasa yang dianalisis dari SMS dengan kajian pragmatik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah simak catat dan tinjauan pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, kesantunan berbahasa mahasiswa jurusan kimia kepada dosen terdapat 36 maksim kebijaksanaan, 21 maksim kedermawanan, 28 maksim kesepakatan, 4 maksim pujian, dan 7 maksim simpati. Namun, terdapat 2 pernyataan yang tidak santun. Percakapan antara mahasiswa jurusan kimia 2012 dan dosen tergolong sangat santun dengan presentase penyimpangan maksim 2,08% karena mahasiswa mematuhi maksim-maksim kesantunan. Pada data penelitian ditemukan mahasiswa masih menggunakan penyingkatan kata, penggunaan kata yang tidak baku, penggunaan simbol perasaan yang seolah kurang santun jika dikirimkan kepada dosen.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"29 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-10-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"82768835","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}