首页 > 最新文献
paperpass

Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde最新文献

英文 中文
STRUKTUR JENIS DAN UKURAN IKAN Siganus. Spp PADA EKOSISTEM PADANG LAMUN DI TELUK MACCINI BAJI, PULAU TANAKEKE, KABUPATEN TAKALAR JENIS的结构和SIGANOS的支出。Spp法律生态系统包含巴吉·麦克西尼、普劳·塔纳克、卡帕滕·塔拉尔
Pub Date : 2019-07-15 DOI: 10.20956/JIKS.V5I1.7037
Sri Panda Sari, Budimawan Budimawan, Y. L. Nafie
Ikan Siganus merupakan ikan herbivora yang hidup di padang lamun sebagai tempat asuhan, pembesaran, dan tempat mencari makan. Namun, Informasi tentang ikan Siganus di padang lamun Teluk Maccini Baji, Pulau Tanakeke, Kabupaten Takalar masih terbatas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan struktur jenis dan ukuran ikan Siganus di Teluk Maccini Baji, Pulau Tanakeke, Kabupaten Takalar, dan mengetahui kondisi lamun yang meliputi kerapatan, persen tutupan dan dominansi jenis lamun. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Juni sampai dengan Desember 2019. Stasiun sampling dipilih berdasarkan tipe ekosistem padang lamun dari arah luar teluk ke arah dalam teluk yaitu stasiun Lamun-Karang, Lamun-Lamun, dan Lamun-Mangrove. Pada masing-masing stasiun, ditentukan luasan 50x100 m untuk pengambilan sampel ikan sebanyak delapan kali ulangan (hauling), dengan menggunakan gill net (panjang 50 meter; lebar 50 cm; ukuran mata jaring 1,5 inci) yang ditarik dengan perahu motor. Pengambilan data lamun juga dilakukan di dalam setiap stasiun. Tiga transek garis diletakkan dalam masing-masing stasiun dengan interval 50 meter. Sepanjang transek garis, dilakukan pengamatan lamun di dalam kuadran 50x50cm, sebanyak 6 kuadran dengan interval 10 meter. Jumlah keseluruhan ikan Siganus yang ditemukan sebanyak 51 ekor yang umumnya tergolong remaja. Komposisi jenis ikan Siganus yang ditemukan pada lokasi penelitian yaitu S. canaliculatus, S. guttatus, S. punctatus, S. spinus, dan S. virgatus. Kerapatan lamun total berkisar antara 668 ind/m2. hingga 1595 ind/m2, dengan penutupan lamun berkisar 36,4% hingga 56,9%. Komposisi jenis lamun yang ditemukan pada lokasi penelitian ini yaitu Cymodocea rotundata, Enhalus acoroides, Halophila ovalis, Syringodium isoetifolium, dan Thalassia hemprichii
Siganus是一种草食性鱼类,生活在沙子里,作为庇护所、扩张和进食的地方。然而,关于塔克拉湾Tanakeke岛Maccini Baji湾Siganus鱼的信息仍然有限。本研究的目的是确定塔克拉角Tanakeke岛Maccini Baji湾Siganus鱼类的结构和大小,并确定海底条件,包括海底物种的密度、覆盖率和优势。这项研究于2019年6月至12月进行。采样站是根据从外谷到内谷的海洋生态系统类型选择的,即Lamun Karang、Lamun Lamun和Lamun红树林站。在每个站点,确定50x100 m的宽度,用于使用机动船绘制的网鳃(长50米;宽50厘米;网目尺寸1.5英寸)对鱼类进行八次采样(拖运)。采集泥浆数据也在每个站内进行。每个车站间隔50米设置三条线路。在整个样带上,我们看到的是一个50x50cm的正方形,6个正方形,间隔10米。发现的Siganus鱼的总数量为51条幼年尾巴。在研究地点发现的Siganus型鱼类的组成包括canaliculatus、guttatus、S.punctatus、S.spinus和S.virgatus。总湿度在668 ind/m2之间。高达1595 ind/m2,羔羊闭合率在36.4%至56.9%之间。在本研究现场发现的羔羊的成分为圆腹小蠊(Cymodocea rotundata。
{"title":"STRUKTUR JENIS DAN UKURAN IKAN Siganus. Spp PADA EKOSISTEM PADANG LAMUN DI TELUK MACCINI BAJI, PULAU TANAKEKE, KABUPATEN TAKALAR","authors":"Sri Panda Sari, Budimawan Budimawan, Y. L. Nafie","doi":"10.20956/JIKS.V5I1.7037","DOIUrl":"https://doi.org/10.20956/JIKS.V5I1.7037","url":null,"abstract":"Ikan Siganus merupakan ikan herbivora yang hidup di padang lamun sebagai tempat asuhan, pembesaran, dan tempat mencari makan. Namun, Informasi tentang ikan Siganus di padang lamun Teluk Maccini Baji, Pulau Tanakeke, Kabupaten Takalar masih terbatas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan struktur jenis dan ukuran ikan Siganus di Teluk Maccini Baji, Pulau Tanakeke, Kabupaten Takalar, dan mengetahui kondisi lamun yang meliputi kerapatan, persen tutupan dan dominansi jenis lamun. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Juni sampai dengan Desember 2019. Stasiun sampling dipilih berdasarkan tipe ekosistem padang lamun dari arah luar teluk ke arah dalam teluk yaitu stasiun Lamun-Karang, Lamun-Lamun, dan Lamun-Mangrove. Pada masing-masing stasiun, ditentukan luasan 50x100 m untuk pengambilan sampel ikan sebanyak delapan kali ulangan (hauling), dengan menggunakan gill net (panjang 50 meter; lebar 50 cm; ukuran mata jaring 1,5 inci) yang ditarik dengan perahu motor. Pengambilan data lamun juga dilakukan di dalam setiap stasiun. Tiga transek garis diletakkan dalam masing-masing stasiun dengan interval 50 meter. Sepanjang transek garis, dilakukan pengamatan lamun di dalam kuadran 50x50cm, sebanyak 6 kuadran dengan interval 10 meter. Jumlah keseluruhan ikan Siganus yang ditemukan sebanyak 51 ekor yang umumnya tergolong remaja. Komposisi jenis ikan Siganus yang ditemukan pada lokasi penelitian yaitu S. canaliculatus, S. guttatus, S. punctatus, S. spinus, dan S. virgatus. Kerapatan lamun total berkisar antara 668 ind/m2. hingga 1595 ind/m2, dengan penutupan lamun berkisar 36,4% hingga 56,9%. Komposisi jenis lamun yang ditemukan pada lokasi penelitian ini yaitu Cymodocea rotundata, Enhalus acoroides, Halophila ovalis, Syringodium isoetifolium, dan Thalassia hemprichii","PeriodicalId":55804,"journal":{"name":"Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48247672","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
SEBARAN SPASIAL LOGAM Pb, Cd, Cu, Zn DAN FRAKSI GEOKIMIA DI SEDIMEN PERAIRAN PANTAI KOTA MAKASSAR MAKASSAR正态盘中Pb、Cd、Cu、Zn的空间空间与地质框架
Pub Date : 2019-07-15 DOI: 10.20956/JIKS.V5I1.7029
Shinta Werorilangi, Alfian Noor, M. Samawi, A. Faizal, Akbar Tahir
Perairan pantai Kota Makassar, termasuk dua muara sungai yang mengapit, yaitu Sungai Jeneberang dan Sungai Tallo banyak mendapat inputan logam dari badan sungai dan dari daratan utama, berupa limbah industri dan limbah perkotaan.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan distribusi spasial konsentrasi Pb, Cd, Cu, dan Zn serta fraksi bioavailable di sedimen perairan pantai Kota Makassar. Penelitian dilakukan di wilayah perairan pantai Kota Makassar, mulai dari muara Sungai Jeneberang hingga muara Sungai Tallo. Pengukuran logam dilakukan pada sedimen berukuran < 63 μm. Spesiasi logam pada fraksi sedimen ditentukan dengan metode Community Bureau of Reference (BCR) Three-steps Sequential method yang menghasilkan fraksi exchangeable dan acid soluble, reducible, serta oxidisable. Interpolasi sebaran spasial logam di sedimen dilakukan dengan menggunakan teknik Sistem Informasi Geografis (SIG) yaitu block kriging (BK) dengan  program Arc View.  Sebaran logam sangat ditentukan oleh input atau sumber dari daratan dimana sebaran spasial logam Pb, Cd, Cu, dan Zn di sedimen meningkat ke arah utara pantai Kota Makassar.  Sebaran spasial fraksi 1 (terlarut dalam asam, acid reducible) logam Pb dan Cu tidak berbanding lurus dengan sebaran konsentrasi totalnya  di sedimen. Sedangkan sebaran spasial fraksi 1 logam Cd dan Zn berbanding lurus dengan sebaran konsentrasi totalnya di sedimen.
望加锡市沿海水域,包括两侧的两条河流河口,杰内比河和塔洛河,在许多河流和大陆的工业废料和城市废物中得到金属船闸。本研究旨在确定Pb、Cd、Cu和Zn的空间分布以及位于马卡萨市沿海水域的bioavailable部分。这项研究是在马卡萨市沿海水域进行的,从杰内弗河河口到塔洛河河口。< 63μm大小的金属沉积物进行测量。沉积物的金属特性是由移情作用(BCR)社区统计局(cicr)三步骤顺序的方法决定的,该方法产生可交换性和可溶解性解决方案、可降解和可氧化性。沉积物中的金属空间分解是利用地理信息系统技术(SIG)进行的,该技术是用弧视图项目的基石技术进行的。沥青的散散性或资源是由Pb、Cd、Cu和Zn在马卡萨市北岸的沉积物中的空间分布高度决定的。Pb和铜与沉淀物中的总浓度不成正比。而Cd和Zn的空间分解与沉淀物中总浓度的偏移成正比。
{"title":"SEBARAN SPASIAL LOGAM Pb, Cd, Cu, Zn DAN FRAKSI GEOKIMIA DI SEDIMEN PERAIRAN PANTAI KOTA MAKASSAR","authors":"Shinta Werorilangi, Alfian Noor, M. Samawi, A. Faizal, Akbar Tahir","doi":"10.20956/JIKS.V5I1.7029","DOIUrl":"https://doi.org/10.20956/JIKS.V5I1.7029","url":null,"abstract":"Perairan pantai Kota Makassar, termasuk dua muara sungai yang mengapit, yaitu Sungai Jeneberang dan Sungai Tallo banyak mendapat inputan logam dari badan sungai dan dari daratan utama, berupa limbah industri dan limbah perkotaan.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan distribusi spasial konsentrasi Pb, Cd, Cu, dan Zn serta fraksi bioavailable di sedimen perairan pantai Kota Makassar. Penelitian dilakukan di wilayah perairan pantai Kota Makassar, mulai dari muara Sungai Jeneberang hingga muara Sungai Tallo. Pengukuran logam dilakukan pada sedimen berukuran < 63 μm. Spesiasi logam pada fraksi sedimen ditentukan dengan metode Community Bureau of Reference (BCR) Three-steps Sequential method yang menghasilkan fraksi exchangeable dan acid soluble, reducible, serta oxidisable. Interpolasi sebaran spasial logam di sedimen dilakukan dengan menggunakan teknik Sistem Informasi Geografis (SIG) yaitu block kriging (BK) dengan  program Arc View.  Sebaran logam sangat ditentukan oleh input atau sumber dari daratan dimana sebaran spasial logam Pb, Cd, Cu, dan Zn di sedimen meningkat ke arah utara pantai Kota Makassar.  Sebaran spasial fraksi 1 (terlarut dalam asam, acid reducible) logam Pb dan Cu tidak berbanding lurus dengan sebaran konsentrasi totalnya  di sedimen. Sedangkan sebaran spasial fraksi 1 logam Cd dan Zn berbanding lurus dengan sebaran konsentrasi totalnya di sedimen.","PeriodicalId":55804,"journal":{"name":"Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42252916","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
SPESIES TUMBUHAN ASLI, INTRODUKSI DAN INVASIF DI PULAU BARRANGCADDI SULAWESI SELATAN ASLI、引种与入侵物种
Pub Date : 2019-07-15 DOI: 10.20956/JIKS.V5I1.7036
Dody Priosambodo, Khairul Amri, Mahatma Lanuru
Penelitian tentang inventarisasi spesies tumbuhan di pulau Barrangcaddi yang berpenduduk padat telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan asli, tumbuhan introduksi dan tumbuhan invasif di Pulau Barrangcaddi. Kegiatan sampling dilakukan dengan metode purposive sampling. Data diambil dengan mencatat semua spesies tumbuhan yang ditemukan selama penjelajahan di pulau Barrangcaddi. Seluruh sampel di foto. Sampel tumbuhan yang tidak diketahui namanya, di ambil bagian-bagiannya, kemudian dikoleksi dan diidentifikasi di laboratorium Ilmu Lingkungan dan Kelautan, Departemen Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Hasanuddin. Identifikasi sampel menggunakan buku: An Annotated Check-List of The Vascular Plants of The South China Sea and Its Shores oleh Turner et al. (2000) dan Mangrove Guidebook for Southeast Asia oleh Wim Giesen et al. (2007) untuk spesies hutan pantai; Tropical flowering plants: a guide to identification and cultivation oleh Kirsten Albrecht Llamas (2003) untuk spesies tanaman hias dan tanaman budidaya/introduksi serta Nonnative Invasive Plants of Pacific Coast Forest. A Field Guide for Identification oleh Gray et al. (2011) dan Guide to The Naturalized and Invasive Plants of Southeast Asia oleh Arne Witt (2017) untuk spesies tumbuhan invasif. Dari hasil penelitian di pulau Barrangcaddi tercatat sebanyak 142 spesies tumbuhan dari 51 suku. Sebagian besar didominasi oleh tanaman hias dan budidaya (introduksi) dengan 103 spesies dari 42 suku diikuti spesies asli (native species) dengan jumlah 29 spesies dari 19 suku. Spesies invasif tercatat paling sedikit dengan jumlah 10 spesies dari 5 suku. Sebagian besar tutupan vegetasi dari spesies asli telah hilang akibat alih fungsi lahan menjadi permukiman.
对人口密集的barrangcadi岛上植物物种的盘点进行了研究。这项研究的目的是确定barrangcadi岛上最初的内向植物和入侵植物种类。采样活动是通过采样方法进行的。这些数据是通过记录在barrangcadi岛上发现的所有植物种类来获取的。照片中的所有样本。植物标本,从这些零件中提取,然后在环境和海洋科学实验室、生物部门、MIPA学院、Hasanuddin大学收集和识别。样本识别使用说明书:特纳et al对南华海洋和其短时间的血管结构进行全面检查(2000),以及Wim Giesen et al对亚洲南部森林物种的禁令指南(2007);热带花卉:柯尔斯滕·阿尔布雷希特兰马拉斯(2003)对观赏植物和栽培植物和非本土入侵植物的指导。Gray et al的野外识别指南(2011)和Arne Witt(2017)《亚洲东南部的自然和侵入植物植物指南》(alne Witt, 2017)。barrangcadi岛上的一项研究记录了51个部落的142种植物。大多数被室内植物和栽培(内饰)所主导,在42个部落中有103种,后面有本土物种(本土物种),19个部落中有29种。入侵物种的记录最少,来自五个部落的10种。由于土地功能已取代定居点,大多数本地物种的植被已经消失。
{"title":"SPESIES TUMBUHAN ASLI, INTRODUKSI DAN INVASIF DI PULAU BARRANGCADDI SULAWESI SELATAN","authors":"Dody Priosambodo, Khairul Amri, Mahatma Lanuru","doi":"10.20956/JIKS.V5I1.7036","DOIUrl":"https://doi.org/10.20956/JIKS.V5I1.7036","url":null,"abstract":"Penelitian tentang inventarisasi spesies tumbuhan di pulau Barrangcaddi yang berpenduduk padat telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan asli, tumbuhan introduksi dan tumbuhan invasif di Pulau Barrangcaddi. Kegiatan sampling dilakukan dengan metode purposive sampling. Data diambil dengan mencatat semua spesies tumbuhan yang ditemukan selama penjelajahan di pulau Barrangcaddi. Seluruh sampel di foto. Sampel tumbuhan yang tidak diketahui namanya, di ambil bagian-bagiannya, kemudian dikoleksi dan diidentifikasi di laboratorium Ilmu Lingkungan dan Kelautan, Departemen Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Hasanuddin. Identifikasi sampel menggunakan buku: An Annotated Check-List of The Vascular Plants of The South China Sea and Its Shores oleh Turner et al. (2000) dan Mangrove Guidebook for Southeast Asia oleh Wim Giesen et al. (2007) untuk spesies hutan pantai; Tropical flowering plants: a guide to identification and cultivation oleh Kirsten Albrecht Llamas (2003) untuk spesies tanaman hias dan tanaman budidaya/introduksi serta Nonnative Invasive Plants of Pacific Coast Forest. A Field Guide for Identification oleh Gray et al. (2011) dan Guide to The Naturalized and Invasive Plants of Southeast Asia oleh Arne Witt (2017) untuk spesies tumbuhan invasif. Dari hasil penelitian di pulau Barrangcaddi tercatat sebanyak 142 spesies tumbuhan dari 51 suku. Sebagian besar didominasi oleh tanaman hias dan budidaya (introduksi) dengan 103 spesies dari 42 suku diikuti spesies asli (native species) dengan jumlah 29 spesies dari 19 suku. Spesies invasif tercatat paling sedikit dengan jumlah 10 spesies dari 5 suku. Sebagian besar tutupan vegetasi dari spesies asli telah hilang akibat alih fungsi lahan menjadi permukiman.","PeriodicalId":55804,"journal":{"name":"Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46117819","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
TECHNICAL AND CARTOGRAPHY STUDY OF DELIMITATION MANAGEMENT LIMITS AREA OF THE SEA CENTRAL SULAWESI PROVINCE AND NORTH MALUKU 苏拉威西省中部和马鲁古北部海域划界管理界限的技术和制图研究
Pub Date : 2019-07-15 DOI: 10.20956/JIKS.V5I1.7035
A. Kurniawan
As one of the countries that have a regional autonomy policy, Indonesia gives authority to regional governments to implement and manage the wealth of natural resources in the region, including the potential and wealth of marine resources. The basic juridical area in carrying out natural resource management which is the authority of the regions is set out in Law No. 23 of 2014 which is a revision of the previous Law, namely Law No. 32 of 2004. Local governments have the right to conduct the management of marine resources with an area of 12 miles drawn from the position of the baseline towards the Indonesian archipelago waters. One segment of the sea area management boundary that needs to be resolved is in the Maluku sea region, namely Central Sulawesi Province and North Maluku. This study aims to provide an alternative sea level management line between Central Sulawesi and North Maluku Provinces. The method used to produce the boundaries of marine management areas is the Equidistance Principles method (equal distance) using the basepoint to basepoint. The results show that the lines produced through the boundary withdrawal process using the basepoint to basepoint approach look different when compared to the sea boundary lines that are on the national marine environment map
作为实行区域自治政策的国家之一,印度尼西亚授权区域政府实施和管理该地区丰富的自然资源,包括海洋资源的潜力和财富。2014年第23号法律规定了实施自然资源管理的基本司法领域,这是对前一部法律,即2004年第32号法律的修订。地方政府有权对从基线位置向印度尼西亚群岛水域划定的12英里范围内的海洋资源进行管理。需要解决的海域管理边界的一部分在马鲁古海域,即中苏拉威西省和北马鲁古。本研究旨在提供中苏拉威西省和北马鲁古省之间的另一条海平面管理线。用于确定海洋管理区边界的方法是使用基点到基点的等距离原则方法(等距离)。结果表明,与国家海洋环境地图上的海洋边界线相比,使用基点对基点方法通过边界提取过程产生的线看起来有所不同
{"title":"TECHNICAL AND CARTOGRAPHY STUDY OF DELIMITATION MANAGEMENT LIMITS AREA OF THE SEA CENTRAL SULAWESI PROVINCE AND NORTH MALUKU","authors":"A. Kurniawan","doi":"10.20956/JIKS.V5I1.7035","DOIUrl":"https://doi.org/10.20956/JIKS.V5I1.7035","url":null,"abstract":"As one of the countries that have a regional autonomy policy, Indonesia gives authority to regional governments to implement and manage the wealth of natural resources in the region, including the potential and wealth of marine resources. The basic juridical area in carrying out natural resource management which is the authority of the regions is set out in Law No. 23 of 2014 which is a revision of the previous Law, namely Law No. 32 of 2004. Local governments have the right to conduct the management of marine resources with an area of 12 miles drawn from the position of the baseline towards the Indonesian archipelago waters. One segment of the sea area management boundary that needs to be resolved is in the Maluku sea region, namely Central Sulawesi Province and North Maluku. This study aims to provide an alternative sea level management line between Central Sulawesi and North Maluku Provinces. The method used to produce the boundaries of marine management areas is the Equidistance Principles method (equal distance) using the basepoint to basepoint. The results show that the lines produced through the boundary withdrawal process using the basepoint to basepoint approach look different when compared to the sea boundary lines that are on the national marine environment map","PeriodicalId":55804,"journal":{"name":"Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46109875","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
CHARACTERISTICS OF PHYSICAL PROPERTIES OF WOOD POWDER COMPOSITES AND BAGASSEAS CONSTRUCTION MATERIALS OF SHIP 木粉复合材料及船用硅树脂建筑材料的物理性能特征
Pub Date : 2019-07-15 DOI: 10.20956/JIKS.V5I1.7038
E. Y. Sari, P. Nasution, Fajri Ramdhan
Parameters for measuring the physical properties on this research are divided into three elements, including measurement of weight, water absorption, and density. This research was conducted from January to March 2018 to determine the physical properties of wood powder composites and bagasse. The manufacturing and testing process refers to the ASTM and JIS standards. Weight and density testing refer to the ASTM D 792 standard while the water absorption test refers to the JIS A5908 standard. The results showed that the density of wood powder was 0.4175 gr / cm3, and the bagasse was 0.3125 gr / cm3. Then, fiber absorption in units of volume to water and resin were 16.88% and 13.75% respectively. The results showed that the largest water absorption was found in composite wood powder 60% and bagasse 40%, which was 13.47%, and for the highest density values found in wood powder composites as much as 80% or 1,078.29 kg / m3
本研究中测量物性的参数分为三个要素,分别是测量重量、吸水率和密度。本研究于2018年1月至3月进行,以确定木粉复合材料和甘蔗渣的物理性能。制造和测试过程参照ASTM和JIS标准。重量和密度试验参照ASTM D 792标准,吸水试验参照JIS A5908标准。结果表明,木粉的密度为0.4175 gr / cm3,甘蔗渣的密度为0.3125 gr / cm3。单位体积纤维对水和树脂的吸收率分别为16.88%和13.75%。结果表明,木粉复合材料的吸水率最高,分别为60%和40%,分别为13.47%;木粉复合材料的密度最高,分别为80%和1,078.29 kg / m3
{"title":"CHARACTERISTICS OF PHYSICAL PROPERTIES OF WOOD POWDER COMPOSITES AND BAGASSEAS CONSTRUCTION MATERIALS OF SHIP","authors":"E. Y. Sari, P. Nasution, Fajri Ramdhan","doi":"10.20956/JIKS.V5I1.7038","DOIUrl":"https://doi.org/10.20956/JIKS.V5I1.7038","url":null,"abstract":"Parameters for measuring the physical properties on this research are divided into three elements, including measurement of weight, water absorption, and density. This research was conducted from January to March 2018 to determine the physical properties of wood powder composites and bagasse. The manufacturing and testing process refers to the ASTM and JIS standards. Weight and density testing refer to the ASTM D 792 standard while the water absorption test refers to the JIS A5908 standard. The results showed that the density of wood powder was 0.4175 gr / cm3, and the bagasse was 0.3125 gr / cm3. Then, fiber absorption in units of volume to water and resin were 16.88% and 13.75% respectively. The results showed that the largest water absorption was found in composite wood powder 60% and bagasse 40%, which was 13.47%, and for the highest density values found in wood powder composites as much as 80% or 1,078.29 kg / m3","PeriodicalId":55804,"journal":{"name":"Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48981003","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
SEBARAN DAN KONDISI EKOSISTEM PERAIRAN DI PULAU PANAMPEANG POLEWALI MANDAR MANDARD政策渔业中的几种条件飞行器生态系统
Pub Date : 2019-07-15 DOI: 10.20956/JIKS.V5I1.7028
Muh Isman, Rani, A. Haris, A. Faizal
Ekosistem pesisir seperti mangrove, lamun dan terumbu karang akan mengalami kerusakan dapat diakibat oleh faktor abiotik dan gangguan akibat manusia (anropogenik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, sebaran dan kondisi ekosistem di pulau panampeang Polewali Mandar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Desember 2018 pada Pulau Panampeang di Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat. Sampling Mangrove menggunakan plot berukuran 10 m x 10 m mempunyai Empat stasiun pengamatan dengan Tiga kali pengulangan setiap stasiun dengan jarak pengulangan 5 m. Sampling pengambilan data padang dengan estimasi penutupan lamun dilakukan dengan cara membentangkan transek garis sepanjang 100 m dan menempatkan kuadran 0,5 x 0,5 m2 dengan kisi-kisi pada interval jarak 20 meter. Transek ini dilakukan pada lokasi yang memiliki ekosistem padang lamun dan pengambilan data ekosistem terumbu karang dilakukan dengan menggunakan metode RRA (Rapid Reef Assessment). Hasil penelitian jenis mangrove yang ditemukan pada pulau-pulau kecil Polewali Mandar yaitu Rhizophora mucronata, Avicennia alba dan Sonneratia alba. Secara umum kondisi kerapatan mangrove sangat padat. Secara umum kondisi tutupan lamun baik dan secara umum kondisi penutupan karang hidup (live coral) rusak buruk
红树林、海草和珊瑚礁等沿海生态系统将受到非生物因素和人类干扰的影响。本研究旨在了解帕纳佩朗·波卡奥利·曼达尔岛生态系统的类型、分散和状况。这项研究于2018年4月至12月在西苏拉威西波维里省的帕纳佩朗岛进行。Mangrove抽样使用10米乘10米的地块有4个观察站,每个站重复3次,重复5米。通过展开100米长的横贯网络,将0.5×0.5平方英尺(20米)的网格网格进行抽样来进行。这种横膈膜是在有海草生态系统和珊瑚礁生态系统检索的地方使用RRA(快速珊瑚礁评估)方法进行的。在波瓦里·曼达尔小岛上发现的红树林类型的研究结果是雷济奥普罗阿德、阿维cennia alba和Sonneratia alba。总的来说,红树林的密度非常大。总的来说,海葵的结节状态是好的,大多数情况下,珊瑚关闭的情况都受到了损害
{"title":"SEBARAN DAN KONDISI EKOSISTEM PERAIRAN DI PULAU PANAMPEANG POLEWALI MANDAR","authors":"Muh Isman, Rani, A. Haris, A. Faizal","doi":"10.20956/JIKS.V5I1.7028","DOIUrl":"https://doi.org/10.20956/JIKS.V5I1.7028","url":null,"abstract":"Ekosistem pesisir seperti mangrove, lamun dan terumbu karang akan mengalami kerusakan dapat diakibat oleh faktor abiotik dan gangguan akibat manusia (anropogenik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, sebaran dan kondisi ekosistem di pulau panampeang Polewali Mandar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Desember 2018 pada Pulau Panampeang di Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat. Sampling Mangrove menggunakan plot berukuran 10 m x 10 m mempunyai Empat stasiun pengamatan dengan Tiga kali pengulangan setiap stasiun dengan jarak pengulangan 5 m. Sampling pengambilan data padang dengan estimasi penutupan lamun dilakukan dengan cara membentangkan transek garis sepanjang 100 m dan menempatkan kuadran 0,5 x 0,5 m2 dengan kisi-kisi pada interval jarak 20 meter. Transek ini dilakukan pada lokasi yang memiliki ekosistem padang lamun dan pengambilan data ekosistem terumbu karang dilakukan dengan menggunakan metode RRA (Rapid Reef Assessment). Hasil penelitian jenis mangrove yang ditemukan pada pulau-pulau kecil Polewali Mandar yaitu Rhizophora mucronata, Avicennia alba dan Sonneratia alba. Secara umum kondisi kerapatan mangrove sangat padat. Secara umum kondisi tutupan lamun baik dan secara umum kondisi penutupan karang hidup (live coral) rusak buruk","PeriodicalId":55804,"journal":{"name":"Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48181195","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
SINTASAN DAN PERTUMBUHAN JUWANA KUDA LAUT (Hippocampus barbouri) PADA SISTEM AIR MENGALIR DENGAN PERGANTIAN VOLUME AIR YANG BERBEDA 水系的经久存亡与海马的生长情况不同
Pub Date : 2019-07-15 DOI: 10.20956/JIKS.V5I1.7032
Syafiuddin Syafiuddin, Muhammad Asri, A. Niartiningsih
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi tingkat eksploitasi kuda laut yang tinggi adalah melakukan kegiatan pembiakan kuda laut serta upaya mengembalikan hewan laut di alam bebas oleh orang-orang pulau tetapi tanpa proses adaptasi. Upaya dilakukan untuk mengadaptasi biota air dengan mengelola kualitas air selama pemeliharaan dengan sistem resirkulasi, sistem konvensional, dan sistem air yang mengalir. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelangsungan hidup dan pertumbuhan kuda laut yang dikelola menggunakan sistem aliran melalui perubahan perlakuan volume air yang berbeda. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan informasi untuk pengembangan dan pelestarian demi restocking kuda laut. Penelitian ini dilakukan dari September hingga Oktober 2018 di Pulau Lantang Peo, Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar. Analisis kualitas air dilakukan di Laboratorium Kualitas Air Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Makassar. Pemeliharaan remaja kuda laut dilakukan dengan menggunakan sistem air yang mengalir dipertahankan selama 28 hari. Hasil analisis varian satu arah menunjukkan bahwa perubahan volume air yang berbeda tidak memiliki efek (P> 0,05) pada kelangsungan hidup dan pertumbuhan remaja rumput laut tetapi memiliki efek (P <0,05) pada pertumbuhan Berat kuda laut remaja
减少高度捕捞海马的努力之一是进行海马的饲养活动,以及在没有适应过程的情况下将海洋动物重新引入野外。目前正在努力通过使用循环系统、传统系统和流动的水系统来调节水的质量。本研究旨在确定海马的生存和生长,它们是通过改变水的体积处理而得到管理的。这项研究的结果预计将为补充海马的发展和保护提供信息。这项研究将于2018年9月至10月在塔那克群岛Takalar区贝拉克岛进行。水质分析是在渔业、海洋和渔业学院、马卡萨哈萨丁大学、马卡萨的水质实验室进行的。饲养年轻海马需要使用一个维持28天的供水系统。对一种方向变异的分析表明,不同体积的变化对年轻海藻的生存和生长没有影响(P> 0.05),但对年轻海马的体重增长有影响(P < 0.05)
{"title":"SINTASAN DAN PERTUMBUHAN JUWANA KUDA LAUT (Hippocampus barbouri) PADA SISTEM AIR MENGALIR DENGAN PERGANTIAN VOLUME AIR YANG BERBEDA","authors":"Syafiuddin Syafiuddin, Muhammad Asri, A. Niartiningsih","doi":"10.20956/JIKS.V5I1.7032","DOIUrl":"https://doi.org/10.20956/JIKS.V5I1.7032","url":null,"abstract":"Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi tingkat eksploitasi kuda laut yang tinggi adalah melakukan kegiatan pembiakan kuda laut serta upaya mengembalikan hewan laut di alam bebas oleh orang-orang pulau tetapi tanpa proses adaptasi. Upaya dilakukan untuk mengadaptasi biota air dengan mengelola kualitas air selama pemeliharaan dengan sistem resirkulasi, sistem konvensional, dan sistem air yang mengalir. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelangsungan hidup dan pertumbuhan kuda laut yang dikelola menggunakan sistem aliran melalui perubahan perlakuan volume air yang berbeda. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan informasi untuk pengembangan dan pelestarian demi restocking kuda laut. Penelitian ini dilakukan dari September hingga Oktober 2018 di Pulau Lantang Peo, Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar. Analisis kualitas air dilakukan di Laboratorium Kualitas Air Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Makassar. Pemeliharaan remaja kuda laut dilakukan dengan menggunakan sistem air yang mengalir dipertahankan selama 28 hari. Hasil analisis varian satu arah menunjukkan bahwa perubahan volume air yang berbeda tidak memiliki efek (P> 0,05) pada kelangsungan hidup dan pertumbuhan remaja rumput laut tetapi memiliki efek (P <0,05) pada pertumbuhan Berat kuda laut remaja","PeriodicalId":55804,"journal":{"name":"Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"45249622","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
SERAPAN KARBON LAMUN Thalassia hemprichii PADA BEBERAPA KEDALAMAN 泰来藻
Pub Date : 2019-07-15 DOI: 10.20956/JIKS.V5I1.7031
Supriadi Mashoreng, Sheryl Alprianti, Wasir Samad, Rantih Isyrini, Dwi Fajriati Inaku
Ekosistem padang lamun merupakan ekosistem yang umum ditemukan di Kepulauan Spermonde, salah satunya adalah Gusung Bonebatang. Lamun mempunyai kemampuan menyerap karbon untuk proses fotosintesis sehingga berpotensi dalam  mitigasi perubahan iklim.  Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2017 untuk membandingkan penyerapan karbon oleh jenis Thalassia hemprichii  pada beberapa kedalaman perairan. Sampel lamun diambil pada daerah subtidal, kemudian daun lamun dibersihkan dari sedimen dan epifit. Metode perubahan oksigen digunakan untuk mengestimasi serapan karbon. Sebanyak 1 tunas T. hemprichii diinkubasi menggunakan botol kaca bening 70 ml. Inkubasi dilakukan pada jam 09.00-12.00 WITA pada kedalaman 50, 100, 150, 200 dan 250 cm dengan masing-masing 5 kali ulangan setiap kedalaman. Sebelum inkubasi, dilakukan pengukuran konsentrasi oksigen terlarut di perairan sebagai kandungan oksigen awal. Pengukuran oksigen di dalam botol bening kembali dilakukan setelah inkubasi. Selain oksigen terlarut, dilakukan juga pengukuran konsentrasi bikarbonat pada awal dan akhir inkubasi. Sebagai kontrol, inkubasi juga dilakukan pada air laut (mengandung fitoplankton) dengan 5 kali ulangan. Daun lamun yang telah digunakan untuk pengamatan serapan karbon diukur luasnya dengan cara men-scan daun lamun dan dianalisis menggunakan software Imaje-J. Selanjutnya dilakukan pengeringan menggunakan oven dan ditimbang untuk mengetahui biomassa keringnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serapan karbon per tunas berkisar antara 0,928-1,476 mgCO2/tunas/jam, per biomassa berkisar 10,647-25,745 mgCO2/gbk/jam, dan per luas daun berkisar 0,010-0,024 mgCO2/cm2/jam. Serapan karbon tertinggi didapatkan pada kedalaman 200 cm, baik serapan karbon per tunas, biomass maupun luas daun.
海洋生态系统是在斯马蒙德岛上发现的一种常见生态系统,Gusung Bonebatang就是其中之一。灯具具有吸收光合作用过程中碳的能力,因此有可能缓解气候变化。【UNK】2017年8月进行了一项研究,以比较海鞘海鞘(UNK)在某些深度的碳吸收情况。在潮下地区采集泥浆样本,然后清除泥叶中的沉积物和附生物。氧变化法用于估算碳序列。使用一个70毫升的玻璃瓶孵化多达1条T.hemprichii金枪鱼。孵化时间为09:00-12.00 WITA,深度分别为50、100、150、200和250厘米,每个深度5次。在培养之前,测量水中的氧浓度作为初始氧含量。培养后对污水瓶中的氧气进行测量。除了溢出的氧气外,还在培养开始和结束时测量碳酸氢盐浓度。在对照中,孵化也在海水(含浮游植物)中进行五次以上。对已用于碳纤维监测的羊肉叶片进行了广泛的扫描测量,并使用Imaje-J软件进行了分析。然后使用烘箱进行干燥并称重以找出干燥的生物质。研究表明,每吨二氧化碳的范围在0.928-1.476 mgCO2/吨/小时之间,每生物量的范围在10.647-25.745 mgCO2/gbk/小时之间,每个叶宽的范围在0.010-0.024 mgCO2/cm2/小时之间。最高的碳序列是在200厘米深处获得的,无论是每吨碳序列、生物量还是叶宽。
{"title":"SERAPAN KARBON LAMUN Thalassia hemprichii PADA BEBERAPA KEDALAMAN","authors":"Supriadi Mashoreng, Sheryl Alprianti, Wasir Samad, Rantih Isyrini, Dwi Fajriati Inaku","doi":"10.20956/JIKS.V5I1.7031","DOIUrl":"https://doi.org/10.20956/JIKS.V5I1.7031","url":null,"abstract":"Ekosistem padang lamun merupakan ekosistem yang umum ditemukan di Kepulauan Spermonde, salah satunya adalah Gusung Bonebatang. Lamun mempunyai kemampuan menyerap karbon untuk proses fotosintesis sehingga berpotensi dalam  mitigasi perubahan iklim.  Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2017 untuk membandingkan penyerapan karbon oleh jenis Thalassia hemprichii  pada beberapa kedalaman perairan. Sampel lamun diambil pada daerah subtidal, kemudian daun lamun dibersihkan dari sedimen dan epifit. Metode perubahan oksigen digunakan untuk mengestimasi serapan karbon. Sebanyak 1 tunas T. hemprichii diinkubasi menggunakan botol kaca bening 70 ml. Inkubasi dilakukan pada jam 09.00-12.00 WITA pada kedalaman 50, 100, 150, 200 dan 250 cm dengan masing-masing 5 kali ulangan setiap kedalaman. Sebelum inkubasi, dilakukan pengukuran konsentrasi oksigen terlarut di perairan sebagai kandungan oksigen awal. Pengukuran oksigen di dalam botol bening kembali dilakukan setelah inkubasi. Selain oksigen terlarut, dilakukan juga pengukuran konsentrasi bikarbonat pada awal dan akhir inkubasi. Sebagai kontrol, inkubasi juga dilakukan pada air laut (mengandung fitoplankton) dengan 5 kali ulangan. Daun lamun yang telah digunakan untuk pengamatan serapan karbon diukur luasnya dengan cara men-scan daun lamun dan dianalisis menggunakan software Imaje-J. Selanjutnya dilakukan pengeringan menggunakan oven dan ditimbang untuk mengetahui biomassa keringnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serapan karbon per tunas berkisar antara 0,928-1,476 mgCO2/tunas/jam, per biomassa berkisar 10,647-25,745 mgCO2/gbk/jam, dan per luas daun berkisar 0,010-0,024 mgCO2/cm2/jam. Serapan karbon tertinggi didapatkan pada kedalaman 200 cm, baik serapan karbon per tunas, biomass maupun luas daun.","PeriodicalId":55804,"journal":{"name":"Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46945959","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 3
CONDITION OF CORAL REEF, SEAGRASS AND MANGROVE IN TOURISM GARDEN OF TIWORO STRAIT, WEST MUNA REGENCY, SOUTHEAST SULAWESI 苏拉威西岛穆纳县西部蒂沃罗海峡旅游园的珊瑚礁、海草和红树林状况
Pub Date : 2019-04-29 DOI: 10.20956/JIKS.V4I2.7064
Muhammad Hamsir, Al furkan, Fajar Izas, Adiyaat Ridho Agam, F. Jaya
The biodiversity of the Tiworo Strait Conservation Area (KKLD) was highly potential to be developed. However, in recent years, potential utilization has begun to lead to environmental destruction due to the use of destructive fishing gear. Therefore, biophysical studies were needed to give an overview and outlook about the area in order to provide information on the condition of coral reefs, reef fish, mangrove, sea grass, scare/endemic biota and socioeconomic conditions as well as the cause of aquatic ecosystems destruction. The method used to collect the data in the field is by undertaking observation, interview, and literature study method. Observation of coral cover and benthos used was by Point Intercept Transect (PIT) method while for the reef fish, the method used was a visual water census (UVC). Quadratic transect method was used for observation of sea grass and mangrove ecosystem. Meanwhile, the socio-economic condition is done by interview survey technique. The observation result shows the coral condition of the Tiworo Straits KKLD was in the medium category with the mean percentage of live coral of 46%. The lowest percentage of live coral was located at Station 1 of Mandike Island (18%), and the highest was at the Indo Island Station (76%), which is categorized as very good. The number of individual reef fish is 1.217 individuals / m2, and benthos type that dominates was sea urchin. The highest density of mangrove trees was 4000 trees/ha and the lowest was 200 trees/ha. The types of sea grasses observed were Thallasia hemprichi and Ehalus acroides. People, in general, have a livelihood as a fisherman with gill net fishing gear and fishing platform.
蒂沃罗海峡保护区(KKLD)的生物多样性极具开发潜力。然而,近年来,由于使用破坏性渔具,潜在的利用已开始导致环境破坏。因此,需要进行生物物理研究,对该地区进行概述和展望,以便提供有关珊瑚礁、礁鱼、红树林、海草、恐慌/特有生物群和社会经济条件以及水生生态系统破坏原因的信息。该领域的数据收集方法是通过观察、访谈和文献研究的方法。珊瑚覆盖层和底栖生物的观测采用点截断面(PIT)法,而珊瑚礁鱼类的观测则采用视觉水普查(UVC)法。采用二次样条法对海草和红树林生态系统进行了观测。同时,采用访谈调查技术进行社会经济状况调查。观测结果表明,蒂沃罗海峡KKLD的珊瑚状况属于中等水平,平均活珊瑚率为46%。活珊瑚百分比最低的是Mandike岛的1号站(18%),最高的是Indo岛站(76%),被归类为非常好。珊瑚礁鱼类个体数量为1.217个/m2,海底生物类型以海胆为主。红树林的最高密度为4000树/公顷,最低密度为200树/公顷。观察到的海草类型为海绵藻和肢端海绵藻。一般来说,人们靠刺网渔具和捕鱼平台谋生。
{"title":"CONDITION OF CORAL REEF, SEAGRASS AND MANGROVE IN TOURISM GARDEN OF TIWORO STRAIT, WEST MUNA REGENCY, SOUTHEAST SULAWESI","authors":"Muhammad Hamsir, Al furkan, Fajar Izas, Adiyaat Ridho Agam, F. Jaya","doi":"10.20956/JIKS.V4I2.7064","DOIUrl":"https://doi.org/10.20956/JIKS.V4I2.7064","url":null,"abstract":"The biodiversity of the Tiworo Strait Conservation Area (KKLD) was highly potential to be developed. However, in recent years, potential utilization has begun to lead to environmental destruction due to the use of destructive fishing gear. Therefore, biophysical studies were needed to give an overview and outlook about the area in order to provide information on the condition of coral reefs, reef fish, mangrove, sea grass, scare/endemic biota and socioeconomic conditions as well as the cause of aquatic ecosystems destruction. The method used to collect the data in the field is by undertaking observation, interview, and literature study method. Observation of coral cover and benthos used was by Point Intercept Transect (PIT) method while for the reef fish, the method used was a visual water census (UVC). Quadratic transect method was used for observation of sea grass and mangrove ecosystem. Meanwhile, the socio-economic condition is done by interview survey technique. The observation result shows the coral condition of the Tiworo Straits KKLD was in the medium category with the mean percentage of live coral of 46%. The lowest percentage of live coral was located at Station 1 of Mandike Island (18%), and the highest was at the Indo Island Station (76%), which is categorized as very good. The number of individual reef fish is 1.217 individuals / m2, and benthos type that dominates was sea urchin. The highest density of mangrove trees was 4000 trees/ha and the lowest was 200 trees/ha. The types of sea grasses observed were Thallasia hemprichi and Ehalus acroides. People, in general, have a livelihood as a fisherman with gill net fishing gear and fishing platform.","PeriodicalId":55804,"journal":{"name":"Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-04-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"43329165","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
期刊
Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
﹀
mjeditor
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1