Pub Date : 2023-11-27DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.707
Harista Rikhanis, Arlina Azka, Mochamad Any Ashari
Masalah kesehatan ibu merupakan masalah yang perlu mendapatkan prioritas utama. Salah satu masalah kesehatan adalah tingginya angka kematian ibu (AKI). Hampir 95% dari semua kematian ibu terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah pada tahun 2020. Abortus sebagai salah satu penyebab kematian ibu merupakan masalah yang sangat membutuhkan perhatian. WHO memperkirakan sebesar 15-50% kematian ibu berkaitan dengan abortus. Beberapa faktor risiko terjadinya abortus adalah umur ibu dan juga jumlah paritas. Untuk mengetahui gambaran usia ibu dan jumlah paritas pada kasus abortus di RSKIA Ummi Khasanah tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSKIA Ummi Khasanah di tahun 2022 sebanyak 359 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling. Instrument yang digunakan adalah rekam medis. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dengan bantuan software SPSS. Mayoritas ibu hamil yang mengalami abortus berdasarkan umur adalah ibu yang berusia 20-34 tahun yaitu 48 orang (58.50%), menurut paritas adalah kelompok nullipara yaitu 34 orang (41.50%). Dan sebagian besar adalah abortus karena blighted ovum yaitu 36 orang (43.90%). Mayoritas ibu yang mengalami abortus berusia antara 20-34 tahun, yaitu sebanyak 48 (58.50%), ibu dengan nullipara yaitu 34 orang (41.50%) dan dengan abortus yang dikarenakan blighted ovum, yaitu 36 orang (43.90%).
{"title":"GAMBARAN UMUR IBU DAN JUMLAH PARITAS PADA KASUS ABORTUS DI RSKIA UMMI KHASANAH BANTUL TAHUN 2022","authors":"Harista Rikhanis, Arlina Azka, Mochamad Any Ashari","doi":"10.59141/cerdika.v3i11.707","DOIUrl":"https://doi.org/10.59141/cerdika.v3i11.707","url":null,"abstract":"Masalah kesehatan ibu merupakan masalah yang perlu mendapatkan prioritas utama. Salah satu masalah kesehatan adalah tingginya angka kematian ibu (AKI). Hampir 95% dari semua kematian ibu terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah pada tahun 2020. Abortus sebagai salah satu penyebab kematian ibu merupakan masalah yang sangat membutuhkan perhatian. WHO memperkirakan sebesar 15-50% kematian ibu berkaitan dengan abortus. Beberapa faktor risiko terjadinya abortus adalah umur ibu dan juga jumlah paritas. Untuk mengetahui gambaran usia ibu dan jumlah paritas pada kasus abortus di RSKIA Ummi Khasanah tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSKIA Ummi Khasanah di tahun 2022 sebanyak 359 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling. Instrument yang digunakan adalah rekam medis. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dengan bantuan software SPSS. Mayoritas ibu hamil yang mengalami abortus berdasarkan umur adalah ibu yang berusia 20-34 tahun yaitu 48 orang (58.50%), menurut paritas adalah kelompok nullipara yaitu 34 orang (41.50%). Dan sebagian besar adalah abortus karena blighted ovum yaitu 36 orang (43.90%). Mayoritas ibu yang mengalami abortus berusia antara 20-34 tahun, yaitu sebanyak 48 (58.50%), ibu dengan nullipara yaitu 34 orang (41.50%) dan dengan abortus yang dikarenakan blighted ovum, yaitu 36 orang (43.90%).","PeriodicalId":9972,"journal":{"name":"Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia","volume":"60 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139229388","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Dalam mengejar keadilan, penyelidik memiliki wewenang untuk memulai permintaan Visum et Repertum sebagai bahan bukti dengan signifikansi hukum substansial yang diperoleh melalui prosedur, desain, dan format khusus. Penelitian ini secara komprehensif menganalisis penciptaan Visum et Repertum, dengan penekanan utama pada seluk-beluk prosedural dan keselarasan dengan ketentuan yang telah ditentukan. Dalam penelitian deskriptif kualitatif ini, wawancara dan observasi dilakukan di empat fasilitas medis berbeda pada Juni 2022: RSUD Dr. Asmir Salatiga, RS Jenderal Ahmad Yani Metro Lampung, Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara, dan RS Majenang. Informan adalah mereka yang ditugaskan untuk membuat Visum et Repertum. Analisis data selanjutnya dilakukan melalui teknik deskriptif. Temuan mengungkapkan variasi dalam prosedur Visum et Repertum di seluruh rumah sakit meskipun berakar dari kerangka teoritis yang sama. Beberapa rumah sakit menghilangkan rincian mengenai tingkat peringkat yang diizinkan dari penyelidik yang berwenang untuk meminta Visum et Repertum. Kepatuhan terhadap ketentuan umum Visum et Repertum mencapai 100%. Namun, masih ada kebutuhan untuk membuat peraturan yang tepat dalam kebijakan rumah sakit, terutama dalam hal menetapkan kualifikasi pangkat personel penegak hukum yang memenuhi syarat untuk meminta Visum et Repertum.
在伸张正义的过程中,调查人员有权要求提供 Visum et Repertum,作为通过专门程序、设计和格式获得的具有重大法律意义的证据。本研究全面分析了 Visum et Repertum 的创建过程,主要侧重于程序的复杂性和与预定条款的一致性。在这项描述性定性研究中,我们于 2022 年 6 月在四个不同的医疗机构进行了访谈和观察:RSUD Dr Asmir Salatiga、RS Jenderal Ahmad Yani Metro Lampung、Hj Anna Lasmanah Banjarnegara 和 RS Majenang。信息提供者是那些被指派制作 Visum et Repertum 的人。进一步的数据分析是通过描述性技术进行的。研究结果表明,尽管理论框架相同,但各医院的 Visum et Repertum 程序存在差异。一些医院省略了调查员有权申请 Visum et Repertum 的允许评级等级的细节。对 Visum et Repertum 一般规定的遵守率达到 100%。然而,仍有必要在医院政策中做出适当的规定,特别是明确规定有资格申请 Visum et Repertum 的执法人员的等级资格。
{"title":"ANALISIS PROSEDUR DAN KETENTUAN UMUM DALAM PEMBUATAN VISUM ET REPERTUM TAHUN 2022","authors":"Suyoko Suyoko, Azahra Alya Nabila, Amable Firliana Putri, Utami Rahma Fadilah, Rosiyana Nurkhaliza","doi":"10.59141/cerdika.v3i11.668","DOIUrl":"https://doi.org/10.59141/cerdika.v3i11.668","url":null,"abstract":"Dalam mengejar keadilan, penyelidik memiliki wewenang untuk memulai permintaan Visum et Repertum sebagai bahan bukti dengan signifikansi hukum substansial yang diperoleh melalui prosedur, desain, dan format khusus. Penelitian ini secara komprehensif menganalisis penciptaan Visum et Repertum, dengan penekanan utama pada seluk-beluk prosedural dan keselarasan dengan ketentuan yang telah ditentukan. Dalam penelitian deskriptif kualitatif ini, wawancara dan observasi dilakukan di empat fasilitas medis berbeda pada Juni 2022: RSUD Dr. Asmir Salatiga, RS Jenderal Ahmad Yani Metro Lampung, Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara, dan RS Majenang. Informan adalah mereka yang ditugaskan untuk membuat Visum et Repertum. Analisis data selanjutnya dilakukan melalui teknik deskriptif. Temuan mengungkapkan variasi dalam prosedur Visum et Repertum di seluruh rumah sakit meskipun berakar dari kerangka teoritis yang sama. Beberapa rumah sakit menghilangkan rincian mengenai tingkat peringkat yang diizinkan dari penyelidik yang berwenang untuk meminta Visum et Repertum. Kepatuhan terhadap ketentuan umum Visum et Repertum mencapai 100%. Namun, masih ada kebutuhan untuk membuat peraturan yang tepat dalam kebijakan rumah sakit, terutama dalam hal menetapkan kualifikasi pangkat personel penegak hukum yang memenuhi syarat untuk meminta Visum et Repertum.","PeriodicalId":9972,"journal":{"name":"Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia","volume":"32 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139245510","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-22DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.678
Adji Suwandono, Agiona Angeline, N. Nugroho
Trauma (injury) dilihat dari pengertian secara medis sedikit berbeda dari aspek medicolegal dimana secara medis, trauma atau perlukaan diartikan tidak adanya kontuinitas jaringan. Pengetahuan tentang alat atau benda yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan seseorang merupakan pengertian trauma secara medicolegal. Berdasarkan Permenkes 290/2008, seluruh tindakan kedokteran, termasuk tindakan kedokteran yang mengandung resiko tinggi, memerlukan persetujuan tindakan kedokteran (Informed Consent). Penelitian ini berupa deskriptif observasional dengan teknik total sampling dimana sampel pada penelitiaan ini adalah seluruh kasus pada tatalaksana trauma kepala tahun 2020-2022 yang memiliki informed consent rekam medis di RS UNS. Analisa data dilakukan secara deskriptif. Didapatkan 106 kasus trauma kepala yang di tatalaksana di RS UNS tahun 2020-2022 dengan kasus terbanyak berupa trauma tumpul kepala sebanyak 99,23% berjenis kelamin laki-laki berusia 12-45 tahun dengan persentase data informed consent tertulis pada tatalaksana kasus tersebut sebanyak 84,91%. Prevalensi informed consent tertulis pada kasus trauma kepala yang di tatalaksana di RS UNS tahun 2020-2022 sebanyak 84,91% dengan kasus terbanyak berupa trauma tumpul kepala.
{"title":"PREVALENSI INFORMED CONSENT TERTULIS PADA KASUS TRAUMA KEPALA YANG DI TATALAKSANA DI RS UNS TAHUN 2020-2022","authors":"Adji Suwandono, Agiona Angeline, N. Nugroho","doi":"10.59141/cerdika.v3i11.678","DOIUrl":"https://doi.org/10.59141/cerdika.v3i11.678","url":null,"abstract":"Trauma (injury) dilihat dari pengertian secara medis sedikit berbeda dari aspek medicolegal dimana secara medis, trauma atau perlukaan diartikan tidak adanya kontuinitas jaringan. Pengetahuan tentang alat atau benda yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan seseorang merupakan pengertian trauma secara medicolegal. Berdasarkan Permenkes 290/2008, seluruh tindakan kedokteran, termasuk tindakan kedokteran yang mengandung resiko tinggi, memerlukan persetujuan tindakan kedokteran (Informed Consent). Penelitian ini berupa deskriptif observasional dengan teknik total sampling dimana sampel pada penelitiaan ini adalah seluruh kasus pada tatalaksana trauma kepala tahun 2020-2022 yang memiliki informed consent rekam medis di RS UNS. Analisa data dilakukan secara deskriptif. Didapatkan 106 kasus trauma kepala yang di tatalaksana di RS UNS tahun 2020-2022 dengan kasus terbanyak berupa trauma tumpul kepala sebanyak 99,23% berjenis kelamin laki-laki berusia 12-45 tahun dengan persentase data informed consent tertulis pada tatalaksana kasus tersebut sebanyak 84,91%. Prevalensi informed consent tertulis pada kasus trauma kepala yang di tatalaksana di RS UNS tahun 2020-2022 sebanyak 84,91% dengan kasus terbanyak berupa trauma tumpul kepala.","PeriodicalId":9972,"journal":{"name":"Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia","volume":"19 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139247499","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-22DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.703
Indisianto Purba
Kondisi Jembatan merupakan fasilitas insfrastruktur vital bagi kelangsungan perkembangan kegiatan sosial dan ekonomi suatu wilayah. Jembatan Sei Bamban ini merupakan penghubung antara Kabupaten Serdang Bedagai (Sei Rampah) dengan Kota Madya (Tebing Tinggi) yang bersatatus Jalan Nasional. Selama pelaksanaannya telah terjadi addendum masa pelaksanaan. Maka dari itu muncul pemikiran untuk menganalisa hal – hal yang menjadi faktor keterlambatan dalam pelaksanaan proyek ini. Adapun dalam menganalisa faktor tersebut akan digunakan Analytic Network Process (ANP). Adapun unsur yang menjadi kriteria dalam penelitian ini adalah Desain (D), Finansial (F), Manajemen (M), Faktor Lingkunan (FL), Faktor Eksternal (FE), dan Kesehatan dan Keselamatan (KK). Faktor yang mempengaruhi keterlambatan proyek penggantian jembatan Sei Bamban dengan metode ANP diperoleh faktor dengan bobot terbesar hingga terkecil adalah Faktor Finansial (0,433), Kesehatan dan Keselamatan (0,172), Manajemen (0,167), Desain (0,087), Faktor Lingkungan (0,085), dan Faktor Eksternal (0,056).
桥梁条件是一个地区社会和经济活动持续发展的重要基础设施。Sei Bamban 桥是 Serdang Bedagai Regency(Sei Rampah)和 Kota Madya(Tebing Tinggi)之间的连接通道,具有国道的地位。在其实施过程中,对实施期限进行了增补。因此,人们开始思考分析哪些因素会导致该项目延迟实施。在分析这些因素时,将使用分析网络过程(ANP)。本研究中的标准要素包括设计(D)、财务(F)、管理(M)、环境因素(FL)、外部因素(FE)以及健康与安全(KK)。采用方差分析法得出的影响 Sei Bamban 桥更换项目延迟的因素权重从大到小依次为财务因素 (0.433)、健康与安全 (0.172)、管理 (0.167)、设计 (0.087)、环境因素 (0.085) 和外部因素 (0.056)。
{"title":"ANALISIS FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PROYEK PENGGANTIAN JEMBATAN SEI BAMBAN DENGAN ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP)","authors":"Indisianto Purba","doi":"10.59141/cerdika.v3i11.703","DOIUrl":"https://doi.org/10.59141/cerdika.v3i11.703","url":null,"abstract":"Kondisi Jembatan merupakan fasilitas insfrastruktur vital bagi kelangsungan perkembangan kegiatan sosial dan ekonomi suatu wilayah. Jembatan Sei Bamban ini merupakan penghubung antara Kabupaten Serdang Bedagai (Sei Rampah) dengan Kota Madya (Tebing Tinggi) yang bersatatus Jalan Nasional. Selama pelaksanaannya telah terjadi addendum masa pelaksanaan. Maka dari itu muncul pemikiran untuk menganalisa hal – hal yang menjadi faktor keterlambatan dalam pelaksanaan proyek ini. Adapun dalam menganalisa faktor tersebut akan digunakan Analytic Network Process (ANP). Adapun unsur yang menjadi kriteria dalam penelitian ini adalah Desain (D), Finansial (F), Manajemen (M), Faktor Lingkunan (FL), Faktor Eksternal (FE), dan Kesehatan dan Keselamatan (KK). Faktor yang mempengaruhi keterlambatan proyek penggantian jembatan Sei Bamban dengan metode ANP diperoleh faktor dengan bobot terbesar hingga terkecil adalah Faktor Finansial (0,433), Kesehatan dan Keselamatan (0,172), Manajemen (0,167), Desain (0,087), Faktor Lingkungan (0,085), dan Faktor Eksternal (0,056).","PeriodicalId":9972,"journal":{"name":"Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia","volume":"94 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139249211","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-22DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.701
Syifaul Hamam
The title of this research is the impact of training and organizational culture on employee performance through employee engagement as an intervening variable in PT Telkom Akses Yogyakarta. The study aims to determine the influence of employee engagement mediation in the relationship between organizational culture and training on employee performance. This research is performed quantitatively and uses questionnaires as data collection methods. Population of 339 employees. Research samples used as much as 80 employees. Therefore, sampling uses the slovin’s formula method. Methods of research analysis using T-Test, simple and multiple linear regression analysis. The results showed that training and organizational culture were positively and significantly influential for employee engagement, training and organizational culture were positively and significantly impacted by employee performance. There is a significant mediation influence from employee engagement in organizational cultural relationships to employee performance. There is a significant mediation influence of employee engagement on the training relationship to the employee's performance.
{"title":"THE IMPACT OF TRAINING AND ORGANIZATIONAL CULTURE ON EMPLOYEE PERFORMANCE THROUGH EMPLOYEE ENGAGEMENT AS AN INTERVENING VARIABLE IN PT TELKOM AKSES","authors":"Syifaul Hamam","doi":"10.59141/cerdika.v3i11.701","DOIUrl":"https://doi.org/10.59141/cerdika.v3i11.701","url":null,"abstract":"The title of this research is the impact of training and organizational culture on employee performance through employee engagement as an intervening variable in PT Telkom Akses Yogyakarta. The study aims to determine the influence of employee engagement mediation in the relationship between organizational culture and training on employee performance. This research is performed quantitatively and uses questionnaires as data collection methods. Population of 339 employees. Research samples used as much as 80 employees. Therefore, sampling uses the slovin’s formula method. Methods of research analysis using T-Test, simple and multiple linear regression analysis. The results showed that training and organizational culture were positively and significantly influential for employee engagement, training and organizational culture were positively and significantly impacted by employee performance. There is a significant mediation influence from employee engagement in organizational cultural relationships to employee performance. There is a significant mediation influence of employee engagement on the training relationship to the employee's performance.","PeriodicalId":9972,"journal":{"name":"Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia","volume":"93 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139248504","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-22DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.708
Wuri Anggraini, Any Ashari, Elfrida Iriyani
Indikator yang dipakai untuk mengukur derajat kesehatan suatu negara salah satunya adalah Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Salah satu komplikasi pada persalinan adalah persalinan lama, analisis data World Health Organization menunjukkan pada tahun 2021 persalinan lama menjadi penyebab langsung komplikasi persalinan dengan jumlah kejadian sebesar 69.000 atau 2,8% kematian dari semua kematian ibu di seluruh dunia. Persalinan lama (partus kasep) adalah persalinan yang berjalan lebih dari 24 jam untuk primigravida dan atau 18 jam bagi multigravida. Persalinan lama ikut dalam memberikan kontribusi terhadap angka kematian maternal dan neonatal. Untuk menganalisis apa saja faktor risiko partus lama pada ibu bersarlin di RSUD Panembahan Senopati Bantul periode bulan Januari sampai Desember 2022. Penelitian ini merupakan jenis survey analitik dengan rancangan case control dan pendekatan retrospektif. Hasil penelitian didapatkan faktor risiko partus lama pada ibu bersalin dengan tingkat pendidikan SD – SMP ada 6 (18,8%) SMA – S1 ada 26 (81,2%). Ibu yang bekerja ada 19 (59,4%), yang tidak bekerja ada13 (40,6%). Ibu umur < 20 dan > 35 tahun ada 9 (28,1%) , umur 20 – 35 ada 23 (71,9%). Ibu primipara ada 18 (56%), multipara ada14 (44%). Ibu jarak kehamilan < 2 tahun ada19 (59,4%), > 2 tahun ada 13 (40,6%). Ibu dengan KPD ada 6 (18,8%), tidak KPD ada 26 (81,2%). Ibu HB <11 gr/dl ada 15 (46,9%), HB > 11 gr/dl ada 17 (53,1%). Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor pendidikan, pekerjaan, umur, dan KPD tidak memiliki hubungan yang bermakna pada kejadian partus lama, sedangkan faktor paritas, jarak kehamilan dan hemoglobin memiliki hubungan yang bermakna pada kejadian partus lama
{"title":"FAKTOR RISIKO PARTUS LAMA PADA IBU BERSALIN DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL PERIODE JANUARI SAMPAI DESEMBER 2022","authors":"Wuri Anggraini, Any Ashari, Elfrida Iriyani","doi":"10.59141/cerdika.v3i11.708","DOIUrl":"https://doi.org/10.59141/cerdika.v3i11.708","url":null,"abstract":"Indikator yang dipakai untuk mengukur derajat kesehatan suatu negara salah satunya adalah Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Salah satu komplikasi pada persalinan adalah persalinan lama, analisis data World Health Organization menunjukkan pada tahun 2021 persalinan lama menjadi penyebab langsung komplikasi persalinan dengan jumlah kejadian sebesar 69.000 atau 2,8% kematian dari semua kematian ibu di seluruh dunia. Persalinan lama (partus kasep) adalah persalinan yang berjalan lebih dari 24 jam untuk primigravida dan atau 18 jam bagi multigravida. Persalinan lama ikut dalam memberikan kontribusi terhadap angka kematian maternal dan neonatal. Untuk menganalisis apa saja faktor risiko partus lama pada ibu bersarlin di RSUD Panembahan Senopati Bantul periode bulan Januari sampai Desember 2022. Penelitian ini merupakan jenis survey analitik dengan rancangan case control dan pendekatan retrospektif. Hasil penelitian didapatkan faktor risiko partus lama pada ibu bersalin dengan tingkat pendidikan SD – SMP ada 6 (18,8%) SMA – S1 ada 26 (81,2%). Ibu yang bekerja ada 19 (59,4%), yang tidak bekerja ada13 (40,6%). Ibu umur < 20 dan > 35 tahun ada 9 (28,1%) , umur 20 – 35 ada 23 (71,9%). Ibu primipara ada 18 (56%), multipara ada14 (44%). Ibu jarak kehamilan < 2 tahun ada19 (59,4%), > 2 tahun ada 13 (40,6%). Ibu dengan KPD ada 6 (18,8%), tidak KPD ada 26 (81,2%). Ibu HB <11 gr/dl ada 15 (46,9%), HB > 11 gr/dl ada 17 (53,1%). Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor pendidikan, pekerjaan, umur, dan KPD tidak memiliki hubungan yang bermakna pada kejadian partus lama, sedangkan faktor paritas, jarak kehamilan dan hemoglobin memiliki hubungan yang bermakna pada kejadian partus lama","PeriodicalId":9972,"journal":{"name":"Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia","volume":"45 5","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139247879","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-22DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.706
Nurma Fidayanti, Elfrida Iriyani, Mochamad Any Ashari
Menurut WHO, angka kematian bayi tahun 2020 mencapai 54 per 1000 kelahiran di dunia, sedangkan angka kematian bayi di dunia mencapai 2,4 juta kematian di tahun 2020 (6700 kematian bayi per hari). Selain itu, di Indonesia di tahun yang sama kenaikan 40% dibandingkan 2019 hingga menjadi 44.000 kasus angka kematian bayi. Pada tahun 2020, angka kematian bayi di Yogyakarta (0-28 hari) mencapai angka paling tinggi sebanyak 72% dibandingkan kategori usia 29-11 bulan dan 12-59 bulan. Angka kejadian asfiksia di RSU PKU Muhammadiyah mencapai 67 kasus di bulan Januari 2022 hingga Oktober 2022. Mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya asfiksia pada bayi baru lahir di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitaf dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan dan dirawat di RSU PKU Muhammadiyah januari hingga oktober 2022. Data diambil berdasarkan rekam medis sebanyak 67 kelahiran kejadian asfiksia. Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik non probably sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sampel 56 bayi. Hasil penelitian dianalisis melalui analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan dari 56 responden, didapatkan hasil sebagian besar kejadian bayi baru lahir dengan asfiksia (64,3%), hampir sebagian kejadian asfiksia dengan usia <20 & >35 tahun (32,1%), sebagian kecil dari kejadian asfiksia dengan eklamsi (12,5%), sebagian kecil kejadian asfiksia dengan usia kehamilan (3,6%), Sebagian kecil asfiksia dengan lilitan tali pusat (10,7%), sebagian kecil kejadian asfiksia dengan berat badan bayi (10,7%). Berdasarkan hasil penelitian yang mempengaruhi kejadian asfiksia pada bayi baru lahir dari beberapa faktor menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara eklamsia ibu dengan asfiksia bayi baru lahir, dan tidak ada hubungan yang bermakna faktor usia ibu, umur kehamilan, lilitan tali pusat, berat badan bayi dengan asfiksi bayi baru lahir
{"title":"FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2022","authors":"Nurma Fidayanti, Elfrida Iriyani, Mochamad Any Ashari","doi":"10.59141/cerdika.v3i11.706","DOIUrl":"https://doi.org/10.59141/cerdika.v3i11.706","url":null,"abstract":"Menurut WHO, angka kematian bayi tahun 2020 mencapai 54 per 1000 kelahiran di dunia, sedangkan angka kematian bayi di dunia mencapai 2,4 juta kematian di tahun 2020 (6700 kematian bayi per hari). Selain itu, di Indonesia di tahun yang sama kenaikan 40% dibandingkan 2019 hingga menjadi 44.000 kasus angka kematian bayi. Pada tahun 2020, angka kematian bayi di Yogyakarta (0-28 hari) mencapai angka paling tinggi sebanyak 72% dibandingkan kategori usia 29-11 bulan dan 12-59 bulan. Angka kejadian asfiksia di RSU PKU Muhammadiyah mencapai 67 kasus di bulan Januari 2022 hingga Oktober 2022. Mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya asfiksia pada bayi baru lahir di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitaf dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan dan dirawat di RSU PKU Muhammadiyah januari hingga oktober 2022. Data diambil berdasarkan rekam medis sebanyak 67 kelahiran kejadian asfiksia. Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik non probably sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sampel 56 bayi. Hasil penelitian dianalisis melalui analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan dari 56 responden, didapatkan hasil sebagian besar kejadian bayi baru lahir dengan asfiksia (64,3%), hampir sebagian kejadian asfiksia dengan usia <20 & >35 tahun (32,1%), sebagian kecil dari kejadian asfiksia dengan eklamsi (12,5%), sebagian kecil kejadian asfiksia dengan usia kehamilan (3,6%), Sebagian kecil asfiksia dengan lilitan tali pusat (10,7%), sebagian kecil kejadian asfiksia dengan berat badan bayi (10,7%). Berdasarkan hasil penelitian yang mempengaruhi kejadian asfiksia pada bayi baru lahir dari beberapa faktor menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara eklamsia ibu dengan asfiksia bayi baru lahir, dan tidak ada hubungan yang bermakna faktor usia ibu, umur kehamilan, lilitan tali pusat, berat badan bayi dengan asfiksi bayi baru lahir","PeriodicalId":9972,"journal":{"name":"Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia","volume":"65 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139248644","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-22DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.709
Ade Dewi Kemala, Teddy Oswari
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen kurikulum dan kinerja sekolah secara parsial dan simultan terhadap mutu pendidikan dan faktor yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap mutu pendidikan di SMA Negeri Kota Bogor. Populasi pada penelitian ini adalah guru PNS yang ada di SMA Negeri di Kota Bogor dengan sampel sebanyak 200 orang. Dalam penelitian ini teknik yang digunakan yaitu metode angket dengan kuesioner atau menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden. Metode analisis menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 23. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa persamaan regresi adalah Y = 1,453 + 0,212X1 + 0,736X2. Secara parsial masing-masing variabel (manajemen kurikulum dan kinerja sekolah) berpengaruh terhadap mutu pendidikan karena t hitung > t tabel dan nilai signifikasi yaitu < 0,05, Berdasarkan uji F (simultan) diperoleh bahwa variabel manajemen kurikulum dan kinerja sekolah berpengaruh signifikan terhadap mutu pendidikan karena F hitung sebesar 56,158 > F tabel 3,04 dan nilai siginikan 0,000. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi nilai adjusted R square yang diperoleh sebesar 36,3% sedangkan sisanya 63,37% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
本研究旨在确定课程管理和学校绩效对教育质量的部分和同时影响,以及对茂物市公立高中教育质量影响最大的因素。研究对象为茂物市公立高中的公务员教师,样本为 200 人。本研究采用问卷调查法,向受访者发放问卷或问题清单。根据得出的结果,回归方程为 Y = 1.453 + 0.212X1 + 0.736X2。根据 F 检验(同时)得出,课程管理变量和学校绩效对教育质量有显著影响,因为 F 值为 56.158>F 表 3.04,且 siginikan 值为 0.000。根据判定系数的检验结果,得到的调整 R 平方值为 36.3%,其余 63.37%受本研究未考察的其他因素影响。
{"title":"PENGARUH MANAJEMEN KURIKULUM DAN KINERJA SEKOLAH TERHADAP MUTU PENDIDIKAN PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI (SMAN) KOTA BOGOR","authors":"Ade Dewi Kemala, Teddy Oswari","doi":"10.59141/cerdika.v3i11.709","DOIUrl":"https://doi.org/10.59141/cerdika.v3i11.709","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen kurikulum dan kinerja sekolah secara parsial dan simultan terhadap mutu pendidikan dan faktor yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap mutu pendidikan di SMA Negeri Kota Bogor. Populasi pada penelitian ini adalah guru PNS yang ada di SMA Negeri di Kota Bogor dengan sampel sebanyak 200 orang. Dalam penelitian ini teknik yang digunakan yaitu metode angket dengan kuesioner atau menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden. Metode analisis menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 23. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa persamaan regresi adalah Y = 1,453 + 0,212X1 + 0,736X2. Secara parsial masing-masing variabel (manajemen kurikulum dan kinerja sekolah) berpengaruh terhadap mutu pendidikan karena t hitung > t tabel dan nilai signifikasi yaitu < 0,05, Berdasarkan uji F (simultan) diperoleh bahwa variabel manajemen kurikulum dan kinerja sekolah berpengaruh signifikan terhadap mutu pendidikan karena F hitung sebesar 56,158 > F tabel 3,04 dan nilai siginikan 0,000. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi nilai adjusted R square yang diperoleh sebesar 36,3% sedangkan sisanya 63,37% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.","PeriodicalId":9972,"journal":{"name":"Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia","volume":"88 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139247209","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-10-25DOI: 10.59141/cerdika.v3i10.696
Sri Sugiarti, M. Djauhari
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perputaran piutang (X1), perputaran persediaan (X2), dan margin laba kotor perusahaan PT Summarecon Agung Tbk. Data keuangan dari periode 2019-2022 digunakan dalam analisis regresi untuk mengetahui pengaruh kedua variabel independent terhadap variabel dependent. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara perputaran piutang dan margin laba kotor perusahaan (koefisien regresi: -0.195259, p-value: 0.0034). Artinya, peningkatan perputaran piutang mengakibatkan penurunan margin laba kotor perusahaan. Selain itu, juga ditemukan hubungan negatif yang signifikan antara perputaran persediaan dan margin laba kotor perusahaan (koefisien regresi: -0.377539, p-value: 0.0302). Ini menunjukkan bahwa peningkatan perputaran persediaan juga berdampak negatif terhadap margin laba kotor. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman bahwa pengelolaan piutang dan persediaan yang efisien sangat penting dalam mencapai tingkat margin laba kotor yang optimal di PT Summarecon Agung Tbk. Manajemen perusahaan perlu memperhatikan dan mengoptimalkan kebijakan yang berkaitan dengan penagihan piutang dan pengendalian persediaan guna meminimalkan dampak negatif terhadap margin laba kotor.
本研究旨在分析应收账款(X1)、库存周转(X2)和大Tbk公司的不健康利润率之间的关系。用于回归分析的财务数据用于确定独立变量对病变的影响。回归分析结果表明,债务回升与公司利润差距之间存在显著的负面关系(- 0.509,p-价值:0.0034)。这意味着,应收账款的上升导致公司的不健康利润率下降。此外,库存周转与公司收益边缘之间也存在显著的负面联系(回报率:-0.377539,p值:0.0302)。这表明,存货周转率的增加也对利润不足产生了负面影响。本研究的结果提供了这样一种认识:在PT Summarecon Agung Tbk的PT Summarecon最高面额上,有效的应收账款管理和供应是必不可少的。企业管理需要注意并优化与应收账款和股票控制相关的政策,以尽量减少对肮脏利润率的负面影响。
{"title":"ANALISIS PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG USAHA DAN PERPUTARAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG TERHADAP MARGIN LABA KOTOR (PT SUMMARECON AGUNG TBK PERIODE 2019-2022)","authors":"Sri Sugiarti, M. Djauhari","doi":"10.59141/cerdika.v3i10.696","DOIUrl":"https://doi.org/10.59141/cerdika.v3i10.696","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perputaran piutang (X1), perputaran persediaan (X2), dan margin laba kotor perusahaan PT Summarecon Agung Tbk. Data keuangan dari periode 2019-2022 digunakan dalam analisis regresi untuk mengetahui pengaruh kedua variabel independent terhadap variabel dependent. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara perputaran piutang dan margin laba kotor perusahaan (koefisien regresi: -0.195259, p-value: 0.0034). Artinya, peningkatan perputaran piutang mengakibatkan penurunan margin laba kotor perusahaan. Selain itu, juga ditemukan hubungan negatif yang signifikan antara perputaran persediaan dan margin laba kotor perusahaan (koefisien regresi: -0.377539, p-value: 0.0302). Ini menunjukkan bahwa peningkatan perputaran persediaan juga berdampak negatif terhadap margin laba kotor. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman bahwa pengelolaan piutang dan persediaan yang efisien sangat penting dalam mencapai tingkat margin laba kotor yang optimal di PT Summarecon Agung Tbk. Manajemen perusahaan perlu memperhatikan dan mengoptimalkan kebijakan yang berkaitan dengan penagihan piutang dan pengendalian persediaan guna meminimalkan dampak negatif terhadap margin laba kotor.","PeriodicalId":9972,"journal":{"name":"Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia","volume":"12 6","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-10-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135219032","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-10-25DOI: 10.59141/cerdika.v3i10.691
Dwi Wuryantadi, Jerry Heikal
The purpose of this study is to determine mergers and acquisitions valuation for the acquisition One of the strategic objectives aimed at enhancing performance is product diversification. By acquiring PT Lipo Karawaci Tbk (LPKR), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) aspires to expand its product portfolio by incorporating the existing offerings of LPKR. The method use quantitative methodology, characterized by the collection of numerical data and subsequent analysis by statistical tools. The primary objective of this study is to quantitatively quantify and provide an objective analysis of various eventsThe successful execution of this corporate activity necessitates meticulous calculation to effectively enhance the performance of the purchasing company, hence accomplishing its primary objective. One of the research objectives is to ascertain the valuation of PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) as a firm. The free cash flow method, often known as FCFF, is a viable approach for conducting assessments within the context of corporations. The aforementioned are financial concepts and measures employed for the purpose of quantifying the quantity of cash created by a corporate entity. In order to ascertain the post-acquisition predictions of the company for the subsequent five-year period (2023-2027), an analysis of the financial report data of both entities from 2020 to 2027 is required.
{"title":"MERGERS AND ACQUISITIONS VALUATION FOR THE ACQUISITION OF PT LIPPO KARAWACI TBK BY PT BUMI SERPONG DAMAI TBK","authors":"Dwi Wuryantadi, Jerry Heikal","doi":"10.59141/cerdika.v3i10.691","DOIUrl":"https://doi.org/10.59141/cerdika.v3i10.691","url":null,"abstract":"The purpose of this study is to determine mergers and acquisitions valuation for the acquisition One of the strategic objectives aimed at enhancing performance is product diversification. By acquiring PT Lipo Karawaci Tbk (LPKR), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) aspires to expand its product portfolio by incorporating the existing offerings of LPKR. The method use quantitative methodology, characterized by the collection of numerical data and subsequent analysis by statistical tools. The primary objective of this study is to quantitatively quantify and provide an objective analysis of various eventsThe successful execution of this corporate activity necessitates meticulous calculation to effectively enhance the performance of the purchasing company, hence accomplishing its primary objective. One of the research objectives is to ascertain the valuation of PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) as a firm. The free cash flow method, often known as FCFF, is a viable approach for conducting assessments within the context of corporations. The aforementioned are financial concepts and measures employed for the purpose of quantifying the quantity of cash created by a corporate entity. In order to ascertain the post-acquisition predictions of the company for the subsequent five-year period (2023-2027), an analysis of the financial report data of both entities from 2020 to 2027 is required.","PeriodicalId":9972,"journal":{"name":"Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia","volume":"24 2","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-10-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135219179","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}