首页 > 最新文献

Jurnal e-Biomedik最新文献

英文 中文
Pengaruh Pemberian Alkohol terhadap Gambaran Histopatologik Aorta Tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Margarin 酒精对威斯塔老鼠主动脉的结肠炎(棘轮norvegicus)的影响影响人造黄油
Pub Date : 2018-10-10 DOI: 10.35790/EBM.6.2.2018.22172
Kevin C. Kamalo, Lily L. Loho, Maria K. Sambuaga
Abstract: Margarine is a kitchen ingredient that contains trans fat which plays an important role in the formation of atherosclerosis. Alcohol is one of the compounds that can slow down the formation of foam cells which are the beginning of atherosclerotic lesions. This study was aimed to determine the effect of alcohol administration on the aortic histopathological features of Wistar rats induced by margarine. This was an experimental laboratory study. Samples were 20 Wistar rats divided into 4 groups, as follows: negative control (KN), given pellet only; positive control (KP), given pellet and margarine 5 g per day; treatment 1 (P1), given pellet, margarine 5 g, and wine (14% of alcohol) 0.18 ml per day; and treatment 2 (P2), given pellet, margarine 5 g, and wine 0.36 ml per day. All samples were terminated at day 29. Rat aortas were prepared for microscopic slides. The results showed that foam cells were found in the aortic layers. The highest number of foam cells was found in KP group, followed by P1 group, meanwhile P2 group had the lowest number of foam cells. Conclusion: In the aortas of Wistar rats given wine in moderate dose concomitantly with margarine (P1 and P2 groups), the numbers of foam cells were less than in Wistar rats that were given margarine only (KP group).Keywords: wine, histopathology of aorta, atherosclerosis, margarine Abstrak: Margarin merupakan bahan dapur yang mengandung lemak trans yang sangat berperan dalam pembentukan aterosklerosis. Alkohol adalah salah satu senyawa yang dapat memperlambat pembentukkan sel busa yang merupakan awal dari lesi aterosklerosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian alkohol terhadap gambaran histopatologik aorta tikus Wistar yang diinduksi margarin. Jenis penelitian ialah eksperimental laboratorik. Sampel penelitian ialah 20 ekor tikus Wistar yang dibagi atas 4 kelompok: kontol negatif (KN), hanya diberikan pelet; kontrol positif (KP) diberikan pelet dan margarin 5 gr per hari; perlakuan 1 (P1) diberikan pelet, margarin 5 gr dan minuman anggur (kandungan alkohol 14%) 0,18 ml per hari; dan perlakuan 2 (P2) diberikan pelet dan margarin 5 gr serta minuman anggur 0,36 ml per hari. Semua sampel diterminasi pada hari ke-29, dan aorta tikus diambil untuk sediaan mikroskopik. Hasil pengamatan histopatologik mendapatkan sel busa pada lapisan-lapisan aorta dengan jumlah tertinggi pada kelompok KP, kemudian P1, dan paling sedikit pada P2. Simpulan: Pada tikus Wistar yang diberikan minuman anggur dosis moderat dan margarin secara bersamaan (P1 dan P2) terlihat sel busa yang lebih sedikit dibandingkan dengan tikus Wistar yang hanya diberikan margarine (KP).Kata kunci: alkohol, histopatologik aorta, aterosklerosis, margarin
摘要:人造黄油是一种含有反式脂肪的厨房原料,反式脂肪在动脉粥样硬化的形成中起着重要作用。酒精是一种可以减缓泡沫细胞形成的化合物,泡沫细胞是动脉粥样硬化病变的开始。本研究旨在探讨酒精对人造黄油诱导Wistar大鼠主动脉组织病理学特征的影响。这是一项实验性的实验室研究。取Wistar大鼠20只,分为4组:阴性对照(KN),只给予微丸;阳性对照(KP),每天给予颗粒和人造黄油5克;处理1 (P1),每天给予颗粒、人造黄油5 g和葡萄酒(14%酒精)0.18 ml;处理2 (P2),每天给予颗粒,人造黄油5 g,葡萄酒0.36 ml。所有样品在第29天终止。制备大鼠主动脉作显微载玻片。结果显示主动脉层内可见泡沫细胞。KP组泡沫细胞数最多,P1组次之,P2组泡沫细胞数最少。结论:中等剂量酒加人造黄油组(P1组和P2组)Wistar大鼠主动脉泡沫细胞数量明显少于只加人造黄油组(KP组)。关键词:葡萄酒,主动脉组织病理学,动脉粥样硬化,人造黄油摘要:人造黄油merupakan bahan dapur yang mengandung lemak trans yang sangat berperan dalam pembentukan动脉硬化。酒精adalah salah satu senyawa yang dapat memperlamat pembentukkan selbusa yang merupakan awal dari lesi骨质疏松症。Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian酒精terhadap gambaran组织病理学主动脉tikus Wistar yang diinduksi人造黄油。Jenis penelitian实验实验室。样品penelitiah 20 ekor tikus Wistar yang dibagi和4 kelompok:对照阴性(KN),汉雅diberikan颗粒;对照阳性(KP) diberikan颗粒和人造黄油5克/年;perlakuan 1 (P1) diberikan颗粒,人造黄油5克,minuman anggur (kandungan酒精14%)0.18 ml / hari;dan perlakuan 2 (P2) diberikan颗粒dan margarin5 gr - serta minumangor 0.36 ml / hari。样品鉴定为pada -29, dtatatius diambil untuk sedian和microskopik。Hasil pengamatan组织病理学mendapatkan sel busa pada lapisan-lapisan主动脉dengan jumlah tertinggi pada kelompok KP, kemudian P1, dan paling sedikit pada P2。Simpulan: Pada tikus Wistar yang diberikan minuman anggur dosis moderat dan margarin secara bersamaan (P1 dan P2) terlihat sel busa yang lebih sedikit dibandingkan dengan tikus Wistar yang hanya diberikan margarine (KP)。Kata kunci:酒精,组织病理学主动脉,动脉粥样硬化,人造黄油
{"title":"Pengaruh Pemberian Alkohol terhadap Gambaran Histopatologik Aorta Tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Margarin","authors":"Kevin C. Kamalo, Lily L. Loho, Maria K. Sambuaga","doi":"10.35790/EBM.6.2.2018.22172","DOIUrl":"https://doi.org/10.35790/EBM.6.2.2018.22172","url":null,"abstract":"Abstract: Margarine is a kitchen ingredient that contains trans fat which plays an important role in the formation of atherosclerosis. Alcohol is one of the compounds that can slow down the formation of foam cells which are the beginning of atherosclerotic lesions. This study was aimed to determine the effect of alcohol administration on the aortic histopathological features of Wistar rats induced by margarine. This was an experimental laboratory study. Samples were 20 Wistar rats divided into 4 groups, as follows: negative control (KN), given pellet only; positive control (KP), given pellet and margarine 5 g per day; treatment 1 (P1), given pellet, margarine 5 g, and wine (14% of alcohol) 0.18 ml per day; and treatment 2 (P2), given pellet, margarine 5 g, and wine 0.36 ml per day. All samples were terminated at day 29. Rat aortas were prepared for microscopic slides. The results showed that foam cells were found in the aortic layers. The highest number of foam cells was found in KP group, followed by P1 group, meanwhile P2 group had the lowest number of foam cells. Conclusion: In the aortas of Wistar rats given wine in moderate dose concomitantly with margarine (P1 and P2 groups), the numbers of foam cells were less than in Wistar rats that were given margarine only (KP group).Keywords: wine, histopathology of aorta, atherosclerosis, margarine Abstrak: Margarin merupakan bahan dapur yang mengandung lemak trans yang sangat berperan dalam pembentukan aterosklerosis. Alkohol adalah salah satu senyawa yang dapat memperlambat pembentukkan sel busa yang merupakan awal dari lesi aterosklerosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian alkohol terhadap gambaran histopatologik aorta tikus Wistar yang diinduksi margarin. Jenis penelitian ialah eksperimental laboratorik. Sampel penelitian ialah 20 ekor tikus Wistar yang dibagi atas 4 kelompok: kontol negatif (KN), hanya diberikan pelet; kontrol positif (KP) diberikan pelet dan margarin 5 gr per hari; perlakuan 1 (P1) diberikan pelet, margarin 5 gr dan minuman anggur (kandungan alkohol 14%) 0,18 ml per hari; dan perlakuan 2 (P2) diberikan pelet dan margarin 5 gr serta minuman anggur 0,36 ml per hari. Semua sampel diterminasi pada hari ke-29, dan aorta tikus diambil untuk sediaan mikroskopik. Hasil pengamatan histopatologik mendapatkan sel busa pada lapisan-lapisan aorta dengan jumlah tertinggi pada kelompok KP, kemudian P1, dan paling sedikit pada P2. Simpulan: Pada tikus Wistar yang diberikan minuman anggur dosis moderat dan margarin secara bersamaan (P1 dan P2) terlihat sel busa yang lebih sedikit dibandingkan dengan tikus Wistar yang hanya diberikan margarine (KP).Kata kunci: alkohol, histopatologik aorta, aterosklerosis, margarin","PeriodicalId":17693,"journal":{"name":"Jurnal e-Biomedik","volume":"3 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89305398","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Perbandingan Tekanan Darah Sebelum dan Sesudah Olahraga Angkat Berat 举重前后的血压比较
Pub Date : 2018-10-10 DOI: 10.35790/EBM.6.2.2018.21585
Griffta R. Manansang, Jimmy F. Rumampuk, Maya E. W. Moningka
Abstract: Physical exercise involves musculoskeletal system as well as the other systems inter alia cardiovascular system, respiratory system, and excretory system. During exercise, the organs experience acute adaptation, one of which is the increased work of the heart which can be monitored through blood pressure. Blood pressure can vary depending on the situations including physical exercise. This study was aimed to obtain the difference in blood pressure of weight lifters before and after weight lifting. A non-random sampling technique was performed with a cross-sectional design. This study was conducted at Hardcore Gym Manado from November to December 2015. There were 38 subjects consisting of 27 males (71.1%) and 11 females (28.9%). The results showed that there were differences in systolic and diastolic blood pressures between before and after weight lifting, as follows: the means of systolic blood pressure before and after weight lifting were 113.947±7.8290 vs 197.315±9.4871 mmHg and the means of diastolic blood pressure before and after weight lifting were 77.157±5.3551 vs. 95.473±4.0983 mmHg. The Wilcoxon signed rank test showed a significant difference in blood pressure before and after weight lifting (P=0.000). Conclusion: There are differences in blood pressure before and after weight lifting among weight lifters.Keywords: blood pressure, weight lifting Abstrak: Olahraga tidak hanya melibatkan sistem muskuloskeletal semata, namun juga mengikutsertakan sistem lain seperti sistem kardiovaskular, sistem respirasi, sistem ekskresi. Organ-organ tubuh mengalami adaptasi akut, salah satunya meningkatkanya kerja jantung yang dapat dilihat melalui tekanan darah. Tekanan darah dapat berubah-ubah bergantung situasi seperti olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tekanan darah sebelum dan sesudah olahraga angkat berat. Penelitian ini dilakukan pada pelaku olahraga angkat berat di Hardcore Gym Manado yang dilaksanakan pada bulan November-Desember 2015. Penelitian ini menggunakan teknik non random sampling dengan desain potong lintang yang dilakukan pada 38 subyek. Subyek berjenis kelamin laki-laki sebanyak 27 orang (71,1%) dan yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 11 orang (28,9%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil pengukuran tekanan darah sistolik (TDS) dan tekanan darah diastolik (TDD) sebelum dan sesudah olahraga angkat berat yaitu TDS sebelum dan sesudah olahraga angkat berat sebesar 113,947±7,8290 vs 197,315±9,4871 mmHg dan TDD sebelum dan sesudah olahraga angkat berat sebesar 77,157±5,3551 vs 95,473±4,0983 mmHg. Hasil uji Wilcoxon signed rank test menunjukkan perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah olahraga angkat berat yang bermakna dengan nilai P=0,000. Simpulan: Terdapat perbedaan tekanan darah yang bermakna sebelum dan sesudah olahraga angkat berat pada pelaku olahraga angkat berat.Kata kunci: tekanan darah, olahraga angkat berat
摘要:体育锻炼不仅涉及到人体的心血管系统、呼吸系统和排泄系统,还涉及到人体的肌肉骨骼系统。在运动过程中,器官经历了急性适应,其中之一是心脏的工作增加,这可以通过血压来监测。血压会根据不同的情况而变化,包括体育锻炼。本研究旨在了解举重运动员在举重前后的血压差异。采用非随机抽样技术,采用横断面设计。这项研究于2015年11月至12月在Hardcore Gym Manado进行。共38例,其中男性27例(71.1%),女性11例(28.9%)。结果显示,两组患者举重前后收缩压、舒张压差异如下:举重前后收缩压均值分别为113.947±7.8290 mmHg和197.315±9.4871 mmHg,举重前后舒张压均值分别为77.157±5.3551 mmHg和95.473±4.0983 mmHg。Wilcoxon符号秩检验显示,举重前后血压差异有统计学意义(P=0.000)。结论:举重运动员在举重前后血压存在差异。关键词:血压;举重;melibatkan系统;器官-器官管,门加拉米适应akut, salah satunya meningkatkanya kerja jantung yang dapat dilihat melalui tekanan darah。Tekanan darah dapat beruba -ubah bergantung sitasi seperti olahraga。Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan和tekanan darah sebelum和sesudah olahraga angkat berat。Penelitian ini dilakukan pada pelaku olahraga angkat berat di Hardcore Gym Manado yang dilaksanakan pada bulan 2015年11月- 12月。Penelitian ini mongunakan技术,非随机抽样,登干设计,potong, lintang, yang dilakakan, 38 subyek。Subyek berjenis kelamin laki-laki sebanyak 27 orang (71,1%) dan yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 11 orang(28.9%)。Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan Hasil pengukuran tekanan darah sistolik (TDS)和tekanan darah diastolik (TDD) sebelum dan sesudah olahraga angkat berat sebesar 113,947±7,8290对197,315±9,4871 mmHg, TDD sebelum dan sesudah olahraga angkat berat sebesar 77,157±5,3551对95,473±4,0983 mmHg。Hasil uji Wilcoxon签署了rank test menunjukkan perbedaan和tekanan darah sebelum和sesudah olahraga angkat berat yang bermakna dengan nilai P= 0000。猴:Terdapat perbedaan tekanan darah yang bermakna sebelum dan sesudah olahraga angkat berat pada pelaku olahraga angkat berat。Kata kunci: tekanan darah, olahraga angkat berat
{"title":"Perbandingan Tekanan Darah Sebelum dan Sesudah Olahraga Angkat Berat","authors":"Griffta R. Manansang, Jimmy F. Rumampuk, Maya E. W. Moningka","doi":"10.35790/EBM.6.2.2018.21585","DOIUrl":"https://doi.org/10.35790/EBM.6.2.2018.21585","url":null,"abstract":"Abstract: Physical exercise involves musculoskeletal system as well as the other systems inter alia cardiovascular system, respiratory system, and excretory system. During exercise, the organs experience acute adaptation, one of which is the increased work of the heart which can be monitored through blood pressure. Blood pressure can vary depending on the situations including physical exercise. This study was aimed to obtain the difference in blood pressure of weight lifters before and after weight lifting. A non-random sampling technique was performed with a cross-sectional design. This study was conducted at Hardcore Gym Manado from November to December 2015. There were 38 subjects consisting of 27 males (71.1%) and 11 females (28.9%). The results showed that there were differences in systolic and diastolic blood pressures between before and after weight lifting, as follows: the means of systolic blood pressure before and after weight lifting were 113.947±7.8290 vs 197.315±9.4871 mmHg and the means of diastolic blood pressure before and after weight lifting were 77.157±5.3551 vs. 95.473±4.0983 mmHg. The Wilcoxon signed rank test showed a significant difference in blood pressure before and after weight lifting (P=0.000). Conclusion: There are differences in blood pressure before and after weight lifting among weight lifters.Keywords: blood pressure, weight lifting Abstrak: Olahraga tidak hanya melibatkan sistem muskuloskeletal semata, namun juga mengikutsertakan sistem lain seperti sistem kardiovaskular, sistem respirasi, sistem ekskresi. Organ-organ tubuh mengalami adaptasi akut, salah satunya meningkatkanya kerja jantung yang dapat dilihat melalui tekanan darah. Tekanan darah dapat berubah-ubah bergantung situasi seperti olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tekanan darah sebelum dan sesudah olahraga angkat berat. Penelitian ini dilakukan pada pelaku olahraga angkat berat di Hardcore Gym Manado yang dilaksanakan pada bulan November-Desember 2015. Penelitian ini menggunakan teknik non random sampling dengan desain potong lintang yang dilakukan pada 38 subyek. Subyek berjenis kelamin laki-laki sebanyak 27 orang (71,1%) dan yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 11 orang (28,9%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil pengukuran tekanan darah sistolik (TDS) dan tekanan darah diastolik (TDD) sebelum dan sesudah olahraga angkat berat yaitu TDS sebelum dan sesudah olahraga angkat berat sebesar 113,947±7,8290 vs 197,315±9,4871 mmHg dan TDD sebelum dan sesudah olahraga angkat berat sebesar 77,157±5,3551 vs 95,473±4,0983 mmHg. Hasil uji Wilcoxon signed rank test menunjukkan perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah olahraga angkat berat yang bermakna dengan nilai P=0,000. Simpulan: Terdapat perbedaan tekanan darah yang bermakna sebelum dan sesudah olahraga angkat berat pada pelaku olahraga angkat berat.Kata kunci: tekanan darah, olahraga angkat berat","PeriodicalId":17693,"journal":{"name":"Jurnal e-Biomedik","volume":"47 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"78550762","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 8
Hubungan Konsumsi Alkohol dengan Kadar High Density Lipoprotein 酒精消耗与高密度脂蛋白的关系
Pub Date : 2018-10-10 DOI: 10.35790/ebm.6.2.2018.22155
Aditya N. Batara, E. Pangkahila, H. Polii
Abstract: Alcohol consumption has some effect on myocardial infarction (heart attack), and could decrease low density lipoprotein (LDL) level as well as increase high density lipoprotein (HDL) level. This study was aimed to determine the relationship between alcohol consumption and HDL level. This was an analytical study with a cross sectional design. Subjects were students of Faculty of Social and Political Sciences at Sam Ratulangi University. Data were analyzed by using the Spearman correlation test (significancy <0.05). The results showed that 31 students were involved in this study. There were 26 students (83.87%) with normal HDL levels and 5 students (16.13%) with abnormal HDL levels. The Spearman test of the correlation between alcohol consumption (frequency, duration, and the amount of alcohol consumption) and HDL level showed the P values, as follows: P=0.256, P=0.410, and P=0.459. Conclusion: There was no correlation between alcohol consumption and HDL level.Keywords: alcohol, HDL levels Abstrak: Konsumsi alkohol diketahui memiliki efek terhadap infark miokard, penurunan kadar low density lipoprotein (LDL), dan peningkatan kadar high density lipoprotein (HDL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi alkohol dengan kadar HDL. Jenis penelitian ialah analitik dengan desain potong lintang. Subyek penelitian ialah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Sam Ratulangi. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman dengan nilai signifikansi P<0,05. Hasil penelitian mendapatkan 31 mahasiswa laki-laki sebagai subyek penelitian. Subyek yang memiliki kadar HDL normal sebanyak 26 orang (83,87%) dan yang tidak normal sebanyak 5 orang (16,13%). Uji korelasi Spearman terhadap hubungan antara konsumsi alkohol (frekuensi konsumsi, lama konsumsi, jumlah konsumsi alkohol) dengan kadar HDL memiliki nilai P berturut-turut ialah P=0,256, P=0,410, dan P=0,459. Simpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna antara konsumsi alkohol dengan kadar HDL.Kata kunci: alkohol, kadar HDL
摘要:饮酒对心肌梗死(心脏病发作)有一定影响,可降低低密度脂蛋白(LDL)水平,升高高密度脂蛋白(HDL)水平。本研究旨在确定饮酒与高密度脂蛋白水平之间的关系。这是一项采用横断面设计的分析性研究。研究对象是萨姆·拉图兰吉大学社会和政治科学学院的学生。数据分析采用Spearman相关检验(显著性<0.05)。结果显示,31名学生参与了本研究。HDL正常26人(83.87%),异常5人(16.13%)。对饮酒(频率、持续时间、饮酒量)与HDL水平的相关性进行Spearman检验,P值为:P=0.256, P=0.410, P=0.459。结论:饮酒与HDL水平无相关性。关键词:酒精,HDL水平摘要:康苏姆酒,双克塔茶,卡达尔低密度脂蛋白(LDL),康苏姆酒卡达尔高密度脂蛋白(HDL)。Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi酒精dengan kadar HDL。詹尼·佩尼利特(Jenis penelitian)是一名政治分析人士,他说:Sam Ratulangi大学的社会和政治专家。分析数据:menggunakan uji korelasi Spearman dengan nilai P< 0.05。Hasil penelitian mendapatkan 31 mahasiswa laki-laki sebagai subyek penelitian。Subyek yang memiliki kadar HDL正常sebanyak 26橙(83,87%),dan yang tidak正常sebanyak 5橙(16.13%)。Uji korelasi Spearman terhadap hubungan antara konsumsi酒精(frekuensi konsumsi, lama konsumsi, jumlah konsumsi酒精)dengan kadar HDL memiliki nilai P=0,256, P=0,410, dan P=0,459。Simpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna antara konsumsi酒精dengan kadar HDL。Kata kunci:酒精,卡达尔HDL
{"title":"Hubungan Konsumsi Alkohol dengan Kadar High Density Lipoprotein","authors":"Aditya N. Batara, E. Pangkahila, H. Polii","doi":"10.35790/ebm.6.2.2018.22155","DOIUrl":"https://doi.org/10.35790/ebm.6.2.2018.22155","url":null,"abstract":"Abstract: Alcohol consumption has some effect on myocardial infarction (heart attack), and could decrease low density lipoprotein (LDL) level as well as increase high density lipoprotein (HDL) level. This study was aimed to determine the relationship between alcohol consumption and HDL level. This was an analytical study with a cross sectional design. Subjects were students of Faculty of Social and Political Sciences at Sam Ratulangi University. Data were analyzed by using the Spearman correlation test (significancy <0.05). The results showed that 31 students were involved in this study. There were 26 students (83.87%) with normal HDL levels and 5 students (16.13%) with abnormal HDL levels. The Spearman test of the correlation between alcohol consumption (frequency, duration, and the amount of alcohol consumption) and HDL level showed the P values, as follows: P=0.256, P=0.410, and P=0.459. Conclusion: There was no correlation between alcohol consumption and HDL level.Keywords: alcohol, HDL levels Abstrak: Konsumsi alkohol diketahui memiliki efek terhadap infark miokard, penurunan kadar low density lipoprotein (LDL), dan peningkatan kadar high density lipoprotein (HDL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi alkohol dengan kadar HDL. Jenis penelitian ialah analitik dengan desain potong lintang. Subyek penelitian ialah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Sam Ratulangi. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman dengan nilai signifikansi P<0,05. Hasil penelitian mendapatkan 31 mahasiswa laki-laki sebagai subyek penelitian. Subyek yang memiliki kadar HDL normal sebanyak 26 orang (83,87%) dan yang tidak normal sebanyak 5 orang (16,13%). Uji korelasi Spearman terhadap hubungan antara konsumsi alkohol (frekuensi konsumsi, lama konsumsi, jumlah konsumsi alkohol) dengan kadar HDL memiliki nilai P berturut-turut ialah P=0,256, P=0,410, dan P=0,459. Simpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna antara konsumsi alkohol dengan kadar HDL.Kata kunci: alkohol, kadar HDL","PeriodicalId":17693,"journal":{"name":"Jurnal e-Biomedik","volume":"55 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"85633429","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Perbandingan Persentase Lemak Tubuh Sebelum dan Setelah Melakukan Senam Zumba pada Wanita Dewasa 成人妇女在尊巴体操前和练完身体脂肪后的比例比较
Pub Date : 2018-10-10 DOI: 10.35790/ebm.6.2.2018.22110
Brigitta A. Tendean, D. H. Pangemanan, I. M. Sapulete
Abstract: Physical activity is a body movement produced by skeletal muscles which requires energy. Lack of physical activity has a negative impact, one of which is an increase in body fat percentage above the normal threshold or often associated with obesity. Zumba is one of the popular aerobic exercises in the form of dancing. This study was aimed to compare the percentage of body fat before and after undertaking Zumba exercise in adult woman. This was an experimental field study with the one group pretest-posttest design. Samples were obtained by using total sampling technique. Zumba exercise was undertaken for 4 weeks, 3 times a week for 60 minutes. The percentage of body fat was measured by using an instrument based on Bioelectrical Impedance Analysis. Data were analyzed with the Wilcoxon Signed Rank test. The results showed that l6 subjects were involved in this study. The mean percentage of body fat percentage before Zumba exercise was 39.300% (SD±8.1041) meanwhile the mean percentage of body fat percentage after Zumba exercise was 39.031% (SD±7.9232). The statistical analysis to compare the body fat percentage before and after doing Zumba exercise obtained a P value of 0.065. Conclusion: There was no significant difference in body fat percentage before and after undertaking 4-week Zumba exercise among adult females.Keywords: body fat percentage, Zumba exercise Abstrak: Aktivitas fisik merupakan gerakan tubuh yang dihasilkan otot rangka yang memer-lukan energi. Kurangnya aktivitas fisik seperti olahraga memiliki dampak negatif, salah satunya peningkatan persentase lemak tubuh di atas ambang normal atau obesitas. Olahraga yang sedang popular belakangan ini ialah senam Zumba, yaitu latihan aerobik dalam bentuk tarian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan persentase lemak tubuh sebelum dan setelah melakukan senam zumba pada wanita dewasa. Jenis penelitian ialah eksperimental lapangan dengan desain one group pretest-posttest. Teknik sampling yang digunakan ialah total sampling. Senam Zumba dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu yang berdurasi 60 menit. Persentase lemak tubuh diukur menggunakan alat berbasis bioelectrical impedance analysis. Data penelitian dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian mendapatkan 16 subjek. Rerata persentase lemak tubuh sebelum senam Zumba yaitu 39,300% (SD±8,1041). Rerata persentase lemak tubuh setelah senam Zumba yaitu 39,031% (SD±7,9232). Hasil uji perbandingan persentase lemak tubuh sebelum dan setelah melakukan senam zumba menunjukkan nilai P=0,065. Simpulan: Tidak terdapat perbedaan bermakna dari persentase lemak tubuh sebelum dan setelah melakukan senam zumba selama 4 minggu pada wanita dewasa.Kata kunci: persentase lemak tubuh, senam Zumba
摘要:体力活动是由骨骼肌产生的需要能量的身体运动。缺乏体育活动有负面影响,其中之一是体脂率高于正常阈值或通常与肥胖有关。尊巴舞是一种流行的有氧运动舞蹈形式。本研究旨在比较成年女性在进行尊巴运动前后的体脂百分比。这是一项实验现场研究,采用一组前测后测设计。样品采用全采样技术。尊巴舞持续4周,每周3次,每次60分钟。使用基于生物电阻抗分析的仪器测量体脂百分比。数据分析采用Wilcoxon sign Rank检验。结果显示,本研究共涉及16名受试者。运动前体脂率平均值为39.300% (SD±8.1041),运动后体脂率平均值为39.031% (SD±7.9232)。对尊巴运动前后体脂率进行统计分析,P值为0.065。结论:成年女性进行4周尊巴运动前后体脂率差异无统计学意义。关键词:体脂率;尊巴舞;运动;Kurangnya aktivi为典型的非典型肥胖、非典型肥胖、非典型肥胖、非典型肥胖。Olahraga yang sedang流行belakangan ini ialah senam Zumba, yitu latihan有氧运动dalam bentuk。Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan代表lemak tubuh sebelum和setelah melakukan senam zumba pada wanita dewasa。Jenis penelitian和他的同事设计了一组前测后测。泰克采样阳地纳卡总采样。6 .我的名字叫“尊巴”,我的名字叫“尊巴”,我的名字叫“尊巴”。基于生物电阻抗分析。数据penelitian diananuji Wilcoxon sign Rank检验。Hasil penelitian mendapatkan 16主题。Zumba yaitu (39,300%, SD±8,1041)。研究结果表明:遗传变异的lemak tubuh setelah senam Zumba yaitu为39,031% (SD±7,9232)。Hasil uji perbandingan和perbandingan代表lemak tubuh sebelum和setelah melakukan senam menunjukkan nilai P=0,065。Simpulan: Tidak terdapat perbedaan和bermakna dari代表lemak tubuh sebelum和setelah melakukan senam zumba selama 4 minggu pada wanita dewasa。Kata kunci:代表lemak tubuh, senam尊巴舞
{"title":"Perbandingan Persentase Lemak Tubuh Sebelum dan Setelah Melakukan Senam Zumba pada Wanita Dewasa","authors":"Brigitta A. Tendean, D. H. Pangemanan, I. M. Sapulete","doi":"10.35790/ebm.6.2.2018.22110","DOIUrl":"https://doi.org/10.35790/ebm.6.2.2018.22110","url":null,"abstract":"Abstract: Physical activity is a body movement produced by skeletal muscles which requires energy. Lack of physical activity has a negative impact, one of which is an increase in body fat percentage above the normal threshold or often associated with obesity. Zumba is one of the popular aerobic exercises in the form of dancing. This study was aimed to compare the percentage of body fat before and after undertaking Zumba exercise in adult woman. This was an experimental field study with the one group pretest-posttest design. Samples were obtained by using total sampling technique. Zumba exercise was undertaken for 4 weeks, 3 times a week for 60 minutes. The percentage of body fat was measured by using an instrument based on Bioelectrical Impedance Analysis. Data were analyzed with the Wilcoxon Signed Rank test. The results showed that l6 subjects were involved in this study. The mean percentage of body fat percentage before Zumba exercise was 39.300% (SD±8.1041) meanwhile the mean percentage of body fat percentage after Zumba exercise was 39.031% (SD±7.9232). The statistical analysis to compare the body fat percentage before and after doing Zumba exercise obtained a P value of 0.065. Conclusion: There was no significant difference in body fat percentage before and after undertaking 4-week Zumba exercise among adult females.Keywords: body fat percentage, Zumba exercise Abstrak: Aktivitas fisik merupakan gerakan tubuh yang dihasilkan otot rangka yang memer-lukan energi. Kurangnya aktivitas fisik seperti olahraga memiliki dampak negatif, salah satunya peningkatan persentase lemak tubuh di atas ambang normal atau obesitas. Olahraga yang sedang popular belakangan ini ialah senam Zumba, yaitu latihan aerobik dalam bentuk tarian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan persentase lemak tubuh sebelum dan setelah melakukan senam zumba pada wanita dewasa. Jenis penelitian ialah eksperimental lapangan dengan desain one group pretest-posttest. Teknik sampling yang digunakan ialah total sampling. Senam Zumba dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu yang berdurasi 60 menit. Persentase lemak tubuh diukur menggunakan alat berbasis bioelectrical impedance analysis. Data penelitian dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian mendapatkan 16 subjek. Rerata persentase lemak tubuh sebelum senam Zumba yaitu 39,300% (SD±8,1041). Rerata persentase lemak tubuh setelah senam Zumba yaitu 39,031% (SD±7,9232). Hasil uji perbandingan persentase lemak tubuh sebelum dan setelah melakukan senam zumba menunjukkan nilai P=0,065. Simpulan: Tidak terdapat perbedaan bermakna dari persentase lemak tubuh sebelum dan setelah melakukan senam zumba selama 4 minggu pada wanita dewasa.Kata kunci: persentase lemak tubuh, senam Zumba","PeriodicalId":17693,"journal":{"name":"Jurnal e-Biomedik","volume":"52 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"80023927","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
期刊
Jurnal e-Biomedik
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1