Pub Date : 2023-12-29DOI: 10.26740/proteksi.v5n2.p141-153
Karin Setyawati, Abdiyah Amudi
Pada Februari 2023, hujan deras mengakibatkan terjadinya genangan dan banjir dengan ketinggian berkisar 30 hingga 80 cm di sepanjang Jalan Semambung – Sumput Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik. Permasalahan genangan dan banjir yang ada sampai saat ini belum teratasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas saluran drainase dalam menampung aliran permukaan untuk mendapatkan solusi penanganan masalah yang ada sebagai rekomendasi kepada pihak yang berwenang. Evaluasi ini dilakukan menggunakan permodelan menggunakan software Hec-RAS dan perhitungan secara manual. Evaluasi yang dilakukan dengan analisis Hec-RAS dan dikontrol dengan analisis manual mendapatkan hasil bahwa kapasitas saluran yang efektif menampung debit aliran yang mengalir hanya terdapat pada section 1 saluran barat, serta section 1 sampai dengan 4 untuk saluran timur. Pada section 2 sampai 10 pada saluran barat serta section 5 sampai dengan 7 pada saluran timur sudah tidak lagi efektif menampung debit aliran sehingga terjadi pelimpahan. Rekomendadi solusi yang disarankan oleh peneliti dalam penelitian ini meliputi metode struktural. Solusi struktural pemeliharaan yang disarankan adalah normalisasi dan perawatan secara berkala terhadap saluran sehingga mengurangi penumpukan sampah serta tanaman liar yang ada dan memperkecil ukuran saluran. Solusi struktural pembangunan yang disarankan meliputi pengubahan dimensi saluran serta lapis permukaan saluran pada section saluran yang tidak efektif.
{"title":"Evaluasi Kinerja Saluran Drainase di Jalan Semambung – Sumput Kecamatan Driyorejo dengan Hec-RAS","authors":"Karin Setyawati, Abdiyah Amudi","doi":"10.26740/proteksi.v5n2.p141-153","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/proteksi.v5n2.p141-153","url":null,"abstract":"Pada Februari 2023, hujan deras mengakibatkan terjadinya genangan dan banjir dengan ketinggian berkisar 30 hingga 80 cm di sepanjang Jalan Semambung – Sumput Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik. Permasalahan genangan dan banjir yang ada sampai saat ini belum teratasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas saluran drainase dalam menampung aliran permukaan untuk mendapatkan solusi penanganan masalah yang ada sebagai rekomendasi kepada pihak yang berwenang. Evaluasi ini dilakukan menggunakan permodelan menggunakan software Hec-RAS dan perhitungan secara manual. Evaluasi yang dilakukan dengan analisis Hec-RAS dan dikontrol dengan analisis manual mendapatkan hasil bahwa kapasitas saluran yang efektif menampung debit aliran yang mengalir hanya terdapat pada section 1 saluran barat, serta section 1 sampai dengan 4 untuk saluran timur. Pada section 2 sampai 10 pada saluran barat serta section 5 sampai dengan 7 pada saluran timur sudah tidak lagi efektif menampung debit aliran sehingga terjadi pelimpahan. Rekomendadi solusi yang disarankan oleh peneliti dalam penelitian ini meliputi metode struktural. Solusi struktural pemeliharaan yang disarankan adalah normalisasi dan perawatan secara berkala terhadap saluran sehingga mengurangi penumpukan sampah serta tanaman liar yang ada dan memperkecil ukuran saluran. Solusi struktural pembangunan yang disarankan meliputi pengubahan dimensi saluran serta lapis permukaan saluran pada section saluran yang tidak efektif.","PeriodicalId":300916,"journal":{"name":"Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi)","volume":" 12","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139142459","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-12-29DOI: 10.26740/proteksi.v5n2.p134-140
Silviya Widyastuti, Ari Widayanti
Perkembangan dan pertumbuhan penduduk di Indonesia sangat pesat. Seiring dengan hal tersebut berakibat pada meningkatnya mobilitas penduduk di berbagai daerah. Hal ini menimbulkan berbagai jenis kendaraan terutama kendaraan berat yang melintas di jalan raya. Salah satu prasarana transportasi yang berperan penting dalam mobilitas penduduk sehari-hari adalah jalan. Permasalahan sampah di Indonesia juga merupakan masalah yang belum terselesaikan hingga saat ini. Limbah kelapa sangat banyak di Indonesia dan kurangnya dimanfaatkan oleh manusia. Penelitian ini memanfaatkan limbah di Indonesia untuk material jalan, yaitu abu tempurung kelapa yang digunakan sebagai filler dalam campuran aspal beton. Pemakaian limbah abu tempurung kelapa sebagai filler merupakan salah satu alternatif yang diharapkan akan meningkatkan kinerja campuran perkerasan AC BC (Asphalt Concrete – Binder Course). Filler merupakan bahan berbutir halus yang lolos saringan No.200. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi limbah tempurung kelapa, mengetahui pengaruh penggunaan abu tempurung kelapa sebagai filler pada campuran AC-BC berdasarkan karakteristik Marshall. Karakteristik Marshall yang digunakan sebagai campuran AC-BC dengan penambahan filler abu tempurung kelapa pada kadar yang sudah diujikan dengan variasi filler 3,5% dan 4%. Hasil uji Marshall menunjukkan bahwa nilai stabilitas, VMA, dan MQ dapat memenuhi seluruh parameter Marshall yang disyaratkan, sedangkan nilai flow, VIM, dan VFA masih belum memenuhi spesifikasi.
{"title":"Pemanfaatan Abu Tempurung Kelapa Sebagai Substitusi Filler pada Campuran Perkerasan Asphalt Concrete – Binder Course","authors":"Silviya Widyastuti, Ari Widayanti","doi":"10.26740/proteksi.v5n2.p134-140","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/proteksi.v5n2.p134-140","url":null,"abstract":"Perkembangan dan pertumbuhan penduduk di Indonesia sangat pesat. Seiring dengan hal tersebut berakibat pada meningkatnya mobilitas penduduk di berbagai daerah. Hal ini menimbulkan berbagai jenis kendaraan terutama kendaraan berat yang melintas di jalan raya. Salah satu prasarana transportasi yang berperan penting dalam mobilitas penduduk sehari-hari adalah jalan. Permasalahan sampah di Indonesia juga merupakan masalah yang belum terselesaikan hingga saat ini. Limbah kelapa sangat banyak di Indonesia dan kurangnya dimanfaatkan oleh manusia. Penelitian ini memanfaatkan limbah di Indonesia untuk material jalan, yaitu abu tempurung kelapa yang digunakan sebagai filler dalam campuran aspal beton. Pemakaian limbah abu tempurung kelapa sebagai filler merupakan salah satu alternatif yang diharapkan akan meningkatkan kinerja campuran perkerasan AC BC (Asphalt Concrete – Binder Course). Filler merupakan bahan berbutir halus yang lolos saringan No.200. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi limbah tempurung kelapa, mengetahui pengaruh penggunaan abu tempurung kelapa sebagai filler pada campuran AC-BC berdasarkan karakteristik Marshall. Karakteristik Marshall yang digunakan sebagai campuran AC-BC dengan penambahan filler abu tempurung kelapa pada kadar yang sudah diujikan dengan variasi filler 3,5% dan 4%. Hasil uji Marshall menunjukkan bahwa nilai stabilitas, VMA, dan MQ dapat memenuhi seluruh parameter Marshall yang disyaratkan, sedangkan nilai flow, VIM, dan VFA masih belum memenuhi spesifikasi.","PeriodicalId":300916,"journal":{"name":"Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi)","volume":" 18","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139144346","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-12-29DOI: 10.26740/proteksi.v5n2.p119-126
Safrin Zuraidah, Aldio Kevin Antow, Bambang Sujatmiko, Budi Hastono
Tujuan dari penelitian ini memperbaiki kelemahan beton yaitu mudah retak apabila kena beban tarik. Oleh karena beton memiliki kuat tarik yang rendah, maka banyak penelitian tentang beton yang telah dilakukan dengan menambah jenis serat, alami, serat sintetis, maupun serat logam untuk meningkatkan kuat tarik beton. Dalam penelitian ini mengunakan serat paku yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penambahan serat paku kuat tekan dan kuat tarik belah beton pada umur 28 hari. Metode penelitian eksperimental dengan menggunakan benda uji silinder 150x300 mm sebanyak 60 benda uji untuk uji tekan dan uji kuat tarik belah, sedangkan uji porositas menggunakan silinder 5 x 10 cm. Terdapat dua variabel dalam penelitian ini antara lain variabel bebas yaitu persentase penambahan paku 0% ,0,5%, 1%, 1,5% 2% dari berat pasir dan variabel tak bebas yaitu kuat tekan, kuat tarik belah beton dan porositas. Hasil penelitian dengan kadar penambahan serat paku sebesar 0%; 0,5%; 1%; 1,5% dan 2% kuat tekan beton adalah sebesar 16,51 MPa; 16,51 MPa; 20,28 MPa; 29,99 MPa; dan 27,16 MPa. Sedangkan hasil pengujian kuat tarik belah beton masing-masing adalah sebesar 2,50 MPa; 2,59 MPa; 2,64 MPa; 3,11 MPa; dan 2,97 Mpa, mengalami peningkatan maksimum pada kadar 1,5% terhadap berat pasir.
{"title":"Pengaruh Penambahan Fiber Paku Terhadap Kuat Tekan dan Tarik Belah Beton","authors":"Safrin Zuraidah, Aldio Kevin Antow, Bambang Sujatmiko, Budi Hastono","doi":"10.26740/proteksi.v5n2.p119-126","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/proteksi.v5n2.p119-126","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini memperbaiki kelemahan beton yaitu mudah retak apabila kena beban tarik. Oleh karena beton memiliki kuat tarik yang rendah, maka banyak penelitian tentang beton yang telah dilakukan dengan menambah jenis serat, alami, serat sintetis, maupun serat logam untuk meningkatkan kuat tarik beton. Dalam penelitian ini mengunakan serat paku yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penambahan serat paku kuat tekan dan kuat tarik belah beton pada umur 28 hari. Metode penelitian eksperimental dengan menggunakan benda uji silinder 150x300 mm sebanyak 60 benda uji untuk uji tekan dan uji kuat tarik belah, sedangkan uji porositas menggunakan silinder 5 x 10 cm. Terdapat dua variabel dalam penelitian ini antara lain variabel bebas yaitu persentase penambahan paku 0% ,0,5%, 1%, 1,5% 2% dari berat pasir dan variabel tak bebas yaitu kuat tekan, kuat tarik belah beton dan porositas. Hasil penelitian dengan kadar penambahan serat paku sebesar 0%; 0,5%; 1%; 1,5% dan 2% kuat tekan beton adalah sebesar 16,51 MPa; 16,51 MPa; 20,28 MPa; 29,99 MPa; dan 27,16 MPa. Sedangkan hasil pengujian kuat tarik belah beton masing-masing adalah sebesar 2,50 MPa; 2,59 MPa; 2,64 MPa; 3,11 MPa; dan 2,97 Mpa, mengalami peningkatan maksimum pada kadar 1,5% terhadap berat pasir.","PeriodicalId":300916,"journal":{"name":"Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi)","volume":" 14","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139143032","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-12-29DOI: 10.26740/proteksi.v5n2.p67-83
Ruliyanto Ruliyanto, E. Prianto
Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Persipda) Kota Salatiga memiliki tampilan arsitektural yang unik dan berbeda dengan bangunan sekitarnya, yaitu terdapat model atap transparan pada puncak atapnya. Hal ini dimaksudkan untuk memasukkan cahaya alami pada siang hari, sehingga dapat menghemat pemakaian energi. Konsep atap transparan tersebut membawa dampak pada ketidaknyamanan termal, sebab disamping memberikan sinar terang, cahaya alami dari sinar matahari juga membawa panas melalui proses radiasi. Kondisi tersebut menciptakan suhu ruang yang panas pada lantai 2. Berdasar dari permasalahan tersebut, dibutuhkan studi untuk mengevaluasi gedung Persipda sudah memenuhi kenyamanan termal atau belum dilihat dari indikator kinerja termalnya. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif, dengan cara melakukan pengukuran langsung indikator kinerja termal (temperatur & kelembaban) pada eksterior dan interior setiap lantai gedung ini. Sehingga kinerja termal pada bangunan ini dapat diketahui secara spesifik melalui indikator kinerja termal dari masing – masing selimut bangunannya.
{"title":"Pengaruh Atap Transparan Terhadap Kinerja Termal Gedung Persipda Kota Salatiga","authors":"Ruliyanto Ruliyanto, E. Prianto","doi":"10.26740/proteksi.v5n2.p67-83","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/proteksi.v5n2.p67-83","url":null,"abstract":"Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Persipda) Kota Salatiga memiliki tampilan arsitektural yang unik dan berbeda dengan bangunan sekitarnya, yaitu terdapat model atap transparan pada puncak atapnya. Hal ini dimaksudkan untuk memasukkan cahaya alami pada siang hari, sehingga dapat menghemat pemakaian energi. Konsep atap transparan tersebut membawa dampak pada ketidaknyamanan termal, sebab disamping memberikan sinar terang, cahaya alami dari sinar matahari juga membawa panas melalui proses radiasi. Kondisi tersebut menciptakan suhu ruang yang panas pada lantai 2. Berdasar dari permasalahan tersebut, dibutuhkan studi untuk mengevaluasi gedung Persipda sudah memenuhi kenyamanan termal atau belum dilihat dari indikator kinerja termalnya. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif, dengan cara melakukan pengukuran langsung indikator kinerja termal (temperatur & kelembaban) pada eksterior dan interior setiap lantai gedung ini. Sehingga kinerja termal pada bangunan ini dapat diketahui secara spesifik melalui indikator kinerja termal dari masing – masing selimut bangunannya.","PeriodicalId":300916,"journal":{"name":"Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi)","volume":" 21","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139144691","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-12-29DOI: 10.26740/proteksi.v5n2.p84-91
Sri Maisarah, I. M. Kamiana, Allan Restu Jaya
Di beberapa tempat di jaringan drainase Perumahan Bamaraya, Kota Palangka Raya, warna air drainasenya kehitam-hitaman dan terjadi banjir ketika hujan lebat dengan durasi lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas drainase dan kualitas air drainase di Perumahan Bamaraya dari aspek teknis dan persepsi masyarakat. Penelitan ini menggunakan data curah hujan harian maksimum, data jaringan dan dimensi saluran drainase eksisting, data sampel air drainase, dan data persepsi masyarakat. Kapasitas drainase dianalisis dengan cara membandingkannya terhadap debit rencana. Kualitas air drainase dianalisis berdasarkan parameter pH, COD, BOD, dan TSS. Persepsi masyarakat dianalisis secara statistik deskriptif, dalam hal ini berdasarkan nilai rata-rata (nilai mean) jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan, kapasitas drainase pada beberapa saluran mulai terlampaui pada debit rencana dengan periode ulang ≥ 2 tahun. Parameter pH dan COD air drainase di bawah baku mutu air limbah. Sedangkan parameter BOD dan TSS air drainase di atas baku mutu air limbah. Dalam skala 1 sampai 4, menurut persepsi masyarakat nilai mean kapasitas drainase 1,940 (kurang baik) dan nilai mean kualitas air drainase 1,450 (sangat tidak baik)
{"title":"Kapasitas Drainase dan Kualitas Air Drainase pada Perumahan Bamaraya dalam Perspektif Teknis dan Persepsi Masyarakat","authors":"Sri Maisarah, I. M. Kamiana, Allan Restu Jaya","doi":"10.26740/proteksi.v5n2.p84-91","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/proteksi.v5n2.p84-91","url":null,"abstract":"Di beberapa tempat di jaringan drainase Perumahan Bamaraya, Kota Palangka Raya, warna air drainasenya kehitam-hitaman dan terjadi banjir ketika hujan lebat dengan durasi lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas drainase dan kualitas air drainase di Perumahan Bamaraya dari aspek teknis dan persepsi masyarakat. Penelitan ini menggunakan data curah hujan harian maksimum, data jaringan dan dimensi saluran drainase eksisting, data sampel air drainase, dan data persepsi masyarakat. Kapasitas drainase dianalisis dengan cara membandingkannya terhadap debit rencana. Kualitas air drainase dianalisis berdasarkan parameter pH, COD, BOD, dan TSS. Persepsi masyarakat dianalisis secara statistik deskriptif, dalam hal ini berdasarkan nilai rata-rata (nilai mean) jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan, kapasitas drainase pada beberapa saluran mulai terlampaui pada debit rencana dengan periode ulang ≥ 2 tahun. Parameter pH dan COD air drainase di bawah baku mutu air limbah. Sedangkan parameter BOD dan TSS air drainase di atas baku mutu air limbah. Dalam skala 1 sampai 4, menurut persepsi masyarakat nilai mean kapasitas drainase 1,940 (kurang baik) dan nilai mean kualitas air drainase 1,450 (sangat tidak baik)","PeriodicalId":300916,"journal":{"name":"Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi)","volume":" 23","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139144152","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pondasi Bored pile merupakan jenis pondasi yang di bangun dengan cara pengeboran tanah terlebih dahulu, kemudian diisi dengan tulangan dan dicor. Pembangunan rumah susun universitas muhammadiyah sorong menggunakan pondasi tiang bor yang terletak di Jl. Watem Kilo Meter 17, Kota Sorong. Berdasarkan hasil penyelidikan Standard Penetration Test (SPT) dilapangan tanah keras berada pada kedalaman 12 m dan bangunan terdiri dari 3 lantai. Penelitian ini difokuskan pada tinjauan ulang pondasi bored pile type 1 dan type 2. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh kemudian dianalisis berdasarkan data Standart Penetration Test (SPT) menggunakan perhitungan manual dan software GEO5. Dari hasil perhitungan manual didapatkan nilai Tahanan ujung ultimit (Qb) pada type pondasi 1 dan 2 menggunakan metode O'Neil dan Reese (1989) yakni 1.085,73 kN dan 1.930,19 kN, Tahanan gesek ultimit (Qs) yakni 3.403,89 kN dan 4.538,52 kN, Kapasitas dukung ultimit neto (Qu) menggunakan persamaan umum yakni 4.416,42 kN dan 6.338,58 kN dan Penurunan (S) menggunakan metode Poulos dan Davis (1980) yakni 3,98 mm dan 6,22 mm. Perhitungan kapasitas dukung dengan software GEO5 didapatkan 4.619,83 kN dan 5.035,76 kN
{"title":"Tinjauan Daya Dukung Pondasi Bored Pile Berdasarkan Data SPT Pada Proyek Pembangunan Rumah Susun Universitas Muhammadiyah Sorong","authors":"Rokhman Rokhman, Retno Puspa Rini, Asrul Saputra, M. Rusmin, Jefrianus Klau","doi":"10.26740/proteksi.v5n2.p127-133","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/proteksi.v5n2.p127-133","url":null,"abstract":"Pondasi Bored pile merupakan jenis pondasi yang di bangun dengan cara pengeboran tanah terlebih dahulu, kemudian diisi dengan tulangan dan dicor. Pembangunan rumah susun universitas muhammadiyah sorong menggunakan pondasi tiang bor yang terletak di Jl. Watem Kilo Meter 17, Kota Sorong. Berdasarkan hasil penyelidikan Standard Penetration Test (SPT) dilapangan tanah keras berada pada kedalaman 12 m dan bangunan terdiri dari 3 lantai. Penelitian ini difokuskan pada tinjauan ulang pondasi bored pile type 1 dan type 2. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh kemudian dianalisis berdasarkan data Standart Penetration Test (SPT) menggunakan perhitungan manual dan software GEO5. Dari hasil perhitungan manual didapatkan nilai Tahanan ujung ultimit (Qb) pada type pondasi 1 dan 2 menggunakan metode O'Neil dan Reese (1989) yakni 1.085,73 kN dan 1.930,19 kN, Tahanan gesek ultimit (Qs) yakni 3.403,89 kN dan 4.538,52 kN, Kapasitas dukung ultimit neto (Qu) menggunakan persamaan umum yakni 4.416,42 kN dan 6.338,58 kN dan Penurunan (S) menggunakan metode Poulos dan Davis (1980) yakni 3,98 mm dan 6,22 mm. Perhitungan kapasitas dukung dengan software GEO5 didapatkan 4.619,83 kN dan 5.035,76 kN","PeriodicalId":300916,"journal":{"name":"Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi)","volume":"7 7","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139145401","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-12-29DOI: 10.26740/proteksi.v5n2.p92-98
Adrian Philip Marthinus, P. Pratasis, Tisano Tjakrawala Arsjad
Pemerintah melalui pedoman dan penerapan SMK3 mewajibkan semua perusahaan konstruksi untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek yang dilakukan. Proyek Konstruksi Puri Kelapa Gading Minahasa Utara adalah proyek konstruksi dengan resiko kecelakaan kerja yang tinggi dengan penggunaan tenaga kerja, alat berat dan material dalam skala besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) pada Proyek Konstruksi Puri Kelapa Gading Minahasa Utara. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei melalui lembar kuisioner dan wawancara, kemudian diolah dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa identifikasi penerapan Sistem Manajemen K3 pada Proyek Konstruksi Puri Kelapa Gading Minahasa Utara meliputi Sistem Manajemen K3 (X1), Teknologi Keselamatan (X2) dan Kesehatan Kerja (X3), dan hasil evaluasi penerapan Sistem Manajemen K3 pada Proyek Konstruksi Puri Kelapa Gading Minahasa Utara dikategorikan “baik” untuk Sistem Manajemen K3 (X1), “baik” untuk Teknologi Keselamatan (X2), dan “cukup baik - baik” untuk Kesehatan Kerja” (X3).
{"title":"Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Proyek Kontruksi Puri Kelapa Gading Minahasa Utara","authors":"Adrian Philip Marthinus, P. Pratasis, Tisano Tjakrawala Arsjad","doi":"10.26740/proteksi.v5n2.p92-98","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/proteksi.v5n2.p92-98","url":null,"abstract":"Pemerintah melalui pedoman dan penerapan SMK3 mewajibkan semua perusahaan konstruksi untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek yang dilakukan. Proyek Konstruksi Puri Kelapa Gading Minahasa Utara adalah proyek konstruksi dengan resiko kecelakaan kerja yang tinggi dengan penggunaan tenaga kerja, alat berat dan material dalam skala besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) pada Proyek Konstruksi Puri Kelapa Gading Minahasa Utara. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei melalui lembar kuisioner dan wawancara, kemudian diolah dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa identifikasi penerapan Sistem Manajemen K3 pada Proyek Konstruksi Puri Kelapa Gading Minahasa Utara meliputi Sistem Manajemen K3 (X1), Teknologi Keselamatan (X2) dan Kesehatan Kerja (X3), dan hasil evaluasi penerapan Sistem Manajemen K3 pada Proyek Konstruksi Puri Kelapa Gading Minahasa Utara dikategorikan “baik” untuk Sistem Manajemen K3 (X1), “baik” untuk Teknologi Keselamatan (X2), dan “cukup baik - baik” untuk Kesehatan Kerja” (X3).","PeriodicalId":300916,"journal":{"name":"Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi)","volume":" 18","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139143420","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pada proyek konstruksi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sangat berpengaruh terhadap kinerja pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor penereapan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kinerja pekerja konstruksi pada proyek pembangunan Gedung kantor PT.PNEP Surabaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode random sampling, teknik pengumpulan data dengan cara penyebaran angket (kuisioner). Instrumen yang digunakan adalah angket model skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh penerapan K3 berpengaruh positif terhadap kinerja pekerja pada proyek pembangunan Gedung kantor PT.PNEP Surabaya, hal ini dapat dibuktikan dari nilai F hitung > F table pada output SPSS dimana 12,691 > 3,16 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Adapun variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja pekerja ada variabel Keselamatan Kerja (X1), SPSS menunjukkan yang paling dominan berpengaruh terhadap variabel terikat adalah variabel bebas yaitu Keselamatan Kerja (X1) sebesar 52 %. Faktor-Faktor yang paling berpengaruh pada variabel Keselamatan kerja adalah kesesuaian ruang gerak dengan jenis pekerjaan dengan persentase 11,3%, kebersihan lingkungan kerja dengan persentase 11,1% serta ketersediaan Alat Pelindung Diri dengan persentase 10,8%, yang artinya meningkatkan kebersihan lingkungan kerja dan juga melengkapi Alat Pelindung Diri.
{"title":"Analisis Pengaruh Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Kinerja Pekerja Konstruksi Menggunakan Metode Random Sampling","authors":"Maulidya Octaviani Bustamin, Nurul Jannah Asid, Muchamad Raditya Alnurtama","doi":"10.26740/proteksi.v5n2.p99-107","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/proteksi.v5n2.p99-107","url":null,"abstract":"Pada proyek konstruksi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sangat berpengaruh terhadap kinerja pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor penereapan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kinerja pekerja konstruksi pada proyek pembangunan Gedung kantor PT.PNEP Surabaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode random sampling, teknik pengumpulan data dengan cara penyebaran angket (kuisioner). Instrumen yang digunakan adalah angket model skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh penerapan K3 berpengaruh positif terhadap kinerja pekerja pada proyek pembangunan Gedung kantor PT.PNEP Surabaya, hal ini dapat dibuktikan dari nilai F hitung > F table pada output SPSS dimana 12,691 > 3,16 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Adapun variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja pekerja ada variabel Keselamatan Kerja (X1), SPSS menunjukkan yang paling dominan berpengaruh terhadap variabel terikat adalah variabel bebas yaitu Keselamatan Kerja (X1) sebesar 52 %. Faktor-Faktor yang paling berpengaruh pada variabel Keselamatan kerja adalah kesesuaian ruang gerak dengan jenis pekerjaan dengan persentase 11,3%, kebersihan lingkungan kerja dengan persentase 11,1% serta ketersediaan Alat Pelindung Diri dengan persentase 10,8%, yang artinya meningkatkan kebersihan lingkungan kerja dan juga melengkapi Alat Pelindung Diri.","PeriodicalId":300916,"journal":{"name":"Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi)","volume":" 24","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139144452","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-12-29DOI: 10.26740/proteksi.v5n2.p108-118
R. Wibisono, A. Susanti, Dadang Supriyatno, Ari Widayanti, Eri Septika
Pemerintah Kota Surabaya berupaya menanggulangi kemacetan yang ada dengan menyediakan BRT (Bus Rapid Transit) yang dikenal dengan Suroboyo Bus. Pengalihan rute dari Suroboyo Bus kepada BRT lain, menyebabkan banyaknya keluhan oleh pengguna yang meminta penambahan rute di ruas-ruas jalan di Kota Surabaya, agar integrasi rute dan tarif dapat diberlakukan. Berpijak pada permasalahan diatas, maka penelitian mengenai pemetaan origin destination penumpang Suroboyo Bus berbasis web, penting dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran umum pola sebaran perjalanan penumpang yang divisualisasikan menggunakan peta digital. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah passenger interview dengan sampel 100 responden pada Suroboyo Bus Koridor U-S (Purabaya-Rajawali), dan 98 responden pada Koridor TIJ (Terminal Intermoda Joyoboyo-Terminal Osowilangun), dengan pengolahan Matriks Asal Tujuan (MAT), dan pemetaan menggunakan ArcGIS Online hingga menghasilkan web app map. Hasil penelitian dapat disampaikan bahwa origin destination penumpang Suroboyo Bus ditinjau secara umum melalui moda dan jarak tempuh pada masing-masing koridor, menunjukkan fenomena lokasi asal dan tujuan yang paling diminati, sehingga dapat diperoleh rencana pengembangan rute sebagai upaya optimalisasi kinerja Suroboyo Bus, disarankan pada koridor U-S adalah; Sukodono-Taman-Sepanjang-Waru -Wonokromo -Genteng -Tegalsari – Bubutan – Krembangan – Pabean Cantian, dan pada koridor TIJ adalah; Gedangan – Waru – Wiyung – Lakarsantri – Tandes – Benowo.
{"title":"Optimalisasi Jaringan Trayek Suroboyo Bus Berdasarkan Pemetaan OD (Origin Destination) dengan Aplikasi Web App Map Arcgis","authors":"R. Wibisono, A. Susanti, Dadang Supriyatno, Ari Widayanti, Eri Septika","doi":"10.26740/proteksi.v5n2.p108-118","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/proteksi.v5n2.p108-118","url":null,"abstract":"Pemerintah Kota Surabaya berupaya menanggulangi kemacetan yang ada dengan menyediakan BRT (Bus Rapid Transit) yang dikenal dengan Suroboyo Bus. Pengalihan rute dari Suroboyo Bus kepada BRT lain, menyebabkan banyaknya keluhan oleh pengguna yang meminta penambahan rute di ruas-ruas jalan di Kota Surabaya, agar integrasi rute dan tarif dapat diberlakukan. Berpijak pada permasalahan diatas, maka penelitian mengenai pemetaan origin destination penumpang Suroboyo Bus berbasis web, penting dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran umum pola sebaran perjalanan penumpang yang divisualisasikan menggunakan peta digital. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah passenger interview dengan sampel 100 responden pada Suroboyo Bus Koridor U-S (Purabaya-Rajawali), dan 98 responden pada Koridor TIJ (Terminal Intermoda Joyoboyo-Terminal Osowilangun), dengan pengolahan Matriks Asal Tujuan (MAT), dan pemetaan menggunakan ArcGIS Online hingga menghasilkan web app map. Hasil penelitian dapat disampaikan bahwa origin destination penumpang Suroboyo Bus ditinjau secara umum melalui moda dan jarak tempuh pada masing-masing koridor, menunjukkan fenomena lokasi asal dan tujuan yang paling diminati, sehingga dapat diperoleh rencana pengembangan rute sebagai upaya optimalisasi kinerja Suroboyo Bus, disarankan pada koridor U-S adalah; Sukodono-Taman-Sepanjang-Waru -Wonokromo -Genteng -Tegalsari – Bubutan – Krembangan – Pabean Cantian, dan pada koridor TIJ adalah; Gedangan – Waru – Wiyung – Lakarsantri – Tandes – Benowo.","PeriodicalId":300916,"journal":{"name":"Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi)","volume":"75 3","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139146546","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-21DOI: 10.26740/proteksi.v5n1.p60-66
Aldimas Nasruddin Sah, Puguh Novi Prasetyono
Indonesia telah mengalami banyak kemajuan pada bidang konstruksi dengan adanya dukungan kebijakan oleh pemerintah khususnya bidang konstruksi sebagai perwujudan transformasi ekonomi menuju Indonesia maju tahun 2045. Untuk menuju Indonesia maju pada bidang konstruksi salah satunya adalah pembangunan bandara Internasional Dhoho di Kabupaten Kediri. Salah satu pembangunan gedung di bandara Internasional Dhoho Kediri adalah air traffic control tower. Fungsi dari air traffic control tower adalah sebagai pengatur lalu lintas pesawat dengan batasan wilayah yang luas, oleh sebab itu pembangunan air traffic control tower membutuhkan peran alat berat berupa tower crane sebagai mobilisasi material. Metode yang dipergunakan pada penelitian ini adalah observasi di lapangan. Dari hasil observasi di lapangan selama 10 hari, material yang diangkat oleh tower crane antara lain adalah rangka baja, scaffolding, bata ringan, bucket concrete, besi wire mesh, keramik, besi ulir, besi holo, dan besi UNP. Material dominan yang diangkat oleh tower crane berdasarkan volume material adalah besi ulir 8D dengan jumlah total volume materialnya sebesar 30105,45 Kg. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui produktivitas tower crane dalam pengoperasiannya pada pembangunan air traffic control tower selama 10 hari di bandara internasional Dhoho Kediri bahwasannya tower crane dapat mengangkat berbagai jenis material dengan berat dan jenis yang berbeda-beda.
{"title":"Dominasi Material yang Diangkat Tower Crane pada Proyek Pembangunan Air Traffic Control Tower Bandara Internasional Kediri","authors":"Aldimas Nasruddin Sah, Puguh Novi Prasetyono","doi":"10.26740/proteksi.v5n1.p60-66","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/proteksi.v5n1.p60-66","url":null,"abstract":"Indonesia telah mengalami banyak kemajuan pada bidang konstruksi dengan adanya dukungan kebijakan oleh pemerintah khususnya bidang konstruksi sebagai perwujudan transformasi ekonomi menuju Indonesia maju tahun 2045. Untuk menuju Indonesia maju pada bidang konstruksi salah satunya adalah pembangunan bandara Internasional Dhoho di Kabupaten Kediri. Salah satu pembangunan gedung di bandara Internasional Dhoho Kediri adalah air traffic control tower. Fungsi dari air traffic control tower adalah sebagai pengatur lalu lintas pesawat dengan batasan wilayah yang luas, oleh sebab itu pembangunan air traffic control tower membutuhkan peran alat berat berupa tower crane sebagai mobilisasi material. Metode yang dipergunakan pada penelitian ini adalah observasi di lapangan. Dari hasil observasi di lapangan selama 10 hari, material yang diangkat oleh tower crane antara lain adalah rangka baja, scaffolding, bata ringan, bucket concrete, besi wire mesh, keramik, besi ulir, besi holo, dan besi UNP. Material dominan yang diangkat oleh tower crane berdasarkan volume material adalah besi ulir 8D dengan jumlah total volume materialnya sebesar 30105,45 Kg. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui produktivitas tower crane dalam pengoperasiannya pada pembangunan air traffic control tower selama 10 hari di bandara internasional Dhoho Kediri bahwasannya tower crane dapat mengangkat berbagai jenis material dengan berat dan jenis yang berbeda-beda.","PeriodicalId":300916,"journal":{"name":"Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi)","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131066196","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}