首页 > 最新文献
paperpass

Nature National Academic Journal of Architecture最新文献

英文 中文
RELASI KEKUASAAN DAN PENGETAHUAN PADA ARSITEKTUR GEREJA CANDI GANJURAN GANJURAN寺庙建筑的权力与知识的关系
Pub Date : 2023-06-27 DOI: 10.24252/nature.v10i1a9
Prisca Bicawasti, Budi Sutanty, Institut Teknologi Bandung, Analisis Wacana, Gereja, Candi Ganjuran, Kekuasaan, Dan Pengetahuan
Abstrak_ Selain menyangkut teknik fungsi, dan estetika bangunan, arsitektur juga merepresentasikan relasi kekuasaan dan pengetahuan dalam suatu rancangan bangunan. Pengetahuan yang dianut akan terkristalisasi dalam bangunan sebagai teks pesan yang dapat dibaca oleh pengguna. Penelitian ini membahas tentang relasi kekuasaan dan pengetahuan yang menghasilkan diskursus pada arsitektur Gereja Candi Ganjuran, Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan random probability sampling. Penelitian ini mengungkapkan adanya relasi pengetahuan dan kekuasaan yang dimiliki oleh arsitek yang akan mempengaruhi arsitektur Gereja Candi Ganjuran dan menjelaskan diskursus pada pengguna. Arsitek memiliki ideologi untuk menyebarkan agama Katolik yang dibalut oleh pengetahuan budaya Mataram. Pesan tersebut tersampaikan dalam 6 konsep yang terdiri atas 13 elemen arsitektur. Hasil rata-rata nilai menunjukkan bahwa pengguna mengetahui ada pesan yang tersimpan namun tidak mengetahui keseluruhan arti dibalik pesan tersebut. Budaya Mataram, sebagai bentuk yang lazim dilihat pengguna, mendominasi pengetahuan yang terwujud. Sehingga kebudayaan Mataram menjadi diskursus paling kuat dari sudut pandang pengguna. Sebaliknya nilai Kekatolikan sebagai ideologi baru pada masyarakat Jawa, berada pada tingkat keterbacaan terendah karena pengimplementasian ideologi ini cenderung tertuang pada hal yang bukan menjadi fokus umat. Kata kunci : Analisis Wacana; Gereja Candi Ganjuran; Kekuasaan dan Pengetahuan.
Abstrak_I除了功能技术和建筑美学之外,建筑在建筑设计中还代表着权力和知识的关系。所要求的知识将在建筑中具体化为用户可以阅读的文本消息。本研究讨论了权力与知识的关系,从而产生了关于日惹坎迪荣誉教堂建筑的论述。采用随机概率抽样的描述性研究方法。本研究揭示了建筑师拥有的知识和权力的关系,这将影响坎迪荣誉教堂的建筑,并向用户解释话语。建筑师具有传播天主教的意识形态,这一意识形态被太阳文化的知识所覆盖。该信息用六个概念表示,这些概念由13个体系结构元素组成。平均结果表明用户知道有一条保存的消息,但不知道它背后的全部含义。太阳文化,作为一种被用户看到的美味形式,支配着现有的知识。因此,从用户的角度来看,太阳文化成为最强有力的话语。相反,天主教徒作为一种新意识形态在爪哇社会的价值处于最低水平,因为这种意识形态的实施往往花在人们不关注的事情上。关键词:时间分析Fair Candy Church;权力和知识。
{"title":"RELASI KEKUASAAN DAN PENGETAHUAN PADA ARSITEKTUR GEREJA CANDI GANJURAN","authors":"Prisca Bicawasti, Budi Sutanty, Institut Teknologi Bandung, Analisis Wacana, Gereja, Candi Ganjuran, Kekuasaan, Dan Pengetahuan","doi":"10.24252/nature.v10i1a9","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v10i1a9","url":null,"abstract":"Abstrak_ Selain menyangkut teknik fungsi, dan estetika bangunan, arsitektur juga merepresentasikan relasi kekuasaan dan pengetahuan dalam suatu rancangan bangunan. Pengetahuan yang dianut akan terkristalisasi dalam bangunan sebagai teks pesan yang dapat dibaca oleh pengguna. Penelitian ini membahas tentang relasi kekuasaan dan pengetahuan yang menghasilkan diskursus pada arsitektur Gereja Candi Ganjuran, Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan random probability sampling. Penelitian ini mengungkapkan adanya relasi pengetahuan dan kekuasaan yang dimiliki oleh arsitek yang akan mempengaruhi arsitektur Gereja Candi Ganjuran dan menjelaskan diskursus pada pengguna. Arsitek memiliki ideologi untuk menyebarkan agama Katolik yang dibalut oleh pengetahuan budaya Mataram. Pesan tersebut tersampaikan dalam 6 konsep yang terdiri atas 13 elemen arsitektur. Hasil rata-rata nilai menunjukkan bahwa pengguna mengetahui ada pesan yang tersimpan namun tidak mengetahui keseluruhan arti dibalik pesan tersebut. Budaya Mataram, sebagai bentuk yang lazim dilihat pengguna, mendominasi pengetahuan yang terwujud. Sehingga kebudayaan Mataram menjadi diskursus paling kuat dari sudut pandang pengguna. Sebaliknya nilai Kekatolikan sebagai ideologi baru pada masyarakat Jawa, berada pada tingkat keterbacaan terendah karena pengimplementasian ideologi ini cenderung tertuang pada hal yang bukan menjadi fokus umat. \u0000Kata kunci : Analisis Wacana; Gereja Candi Ganjuran; Kekuasaan dan Pengetahuan.","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"45979172","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
AKULTURASI SOSIAL BUDAYA MELAYU DALAM PENERAPAN ARSITEKTUR BANGUNAN DI INDONESIA 印尼世界的社会文化
Pub Date : 2023-06-26 DOI: 10.24252/nature.v10i1a6
Imanuel
Abstract_ Malays are the oldest ethnic group in Indonesia. They are migrants who have succeeded in controlling Indonesian land for thousands of years. They come by water/sea route, using ships and boats. They then grew and developed to form kingdoms or sultanates. Social values were born along with the development of their society, then developed into cultural values, which became the identity and characteristics of Malay society. Architecture was then born as a form of a combination of social and cultural values, which was poured into the form of a building. Each existing data was obtained using the literature and internet searching methods with certain limitations, then processed using the bibliometric analysis method, which aims to map, classify, and classify the keywords used by each data to be processed. Then it is visualized as a diagram using VOSviewer to determine the acculturation results created between socio-culture applied in architectural forms and their causes. Existing acculturation combines religion, moral values, social values, culture, and environmental conditions. This acculturation is very closely related to the Qur'an and hadith, which are the basis of Malay community life as a Muslim. So that giving birth to physical forms, in the form of buildings, ornaments, etc., as well as non-physical forms, in the form of traditions, to their attitudes/habits in carrying out their daily lives. Keywords: Acculturation; Socio-Cultural; Architecture; Malay; Bibliometric.
摘要马来人是印度尼西亚最古老的民族。他们是成功控制印尼土地数千年的移民。他们通过水路/海路来,使用船只。然后,他们发展壮大,形成了王国或苏丹国。社会价值观随着社会的发展而产生,然后发展为文化价值观,成为马来社会的身份和特征。建筑作为一种社会和文化价值观的结合形式诞生,并被注入建筑的形式中。每个现有数据都是使用文献和互联网搜索方法获得的,但有一定的局限性,然后使用文献计量分析方法进行处理,该方法旨在对每个待处理数据使用的关键词进行映射、分类和分类。然后,使用VOSviewer将其可视化为图表,以确定在建筑形式中应用的社会文化及其原因之间产生的文化适应结果。现有的文化适应结合了宗教、道德价值观、社会价值观、文化和环境条件。这种文化适应与《古兰经》和圣训有着密切的关系,而《古兰经和圣训》是马来穆斯林社区生活的基础。因此,以建筑、装饰物等形式产生的物质形式,以及以传统形式产生的非物质形式,都反映了他们在日常生活中的态度/习惯。关键词:文化适应;社会文化;建筑学马来语;文献计量学。
{"title":"AKULTURASI SOSIAL BUDAYA MELAYU DALAM PENERAPAN ARSITEKTUR BANGUNAN DI INDONESIA","authors":"Imanuel","doi":"10.24252/nature.v10i1a6","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v10i1a6","url":null,"abstract":"Abstract_ Malays are the oldest ethnic group in Indonesia. They are migrants who have succeeded in controlling Indonesian land for thousands of years. They come by water/sea route, using ships and boats. They then grew and developed to form kingdoms or sultanates. Social values were born along with the development of their society, then developed into cultural values, which became the identity and characteristics of Malay society. Architecture was then born as a form of a combination of social and cultural values, which was poured into the form of a building. Each existing data was obtained using the literature and internet searching methods with certain limitations, then processed using the bibliometric analysis method, which aims to map, classify, and classify the keywords used by each data to be processed. Then it is visualized as a diagram using VOSviewer to determine the acculturation results created between socio-culture applied in architectural forms and their causes. Existing acculturation combines religion, moral values, social values, culture, and environmental conditions. This acculturation is very closely related to the Qur'an and hadith, which are the basis of Malay community life as a Muslim. So that giving birth to physical forms, in the form of buildings, ornaments, etc., as well as non-physical forms, in the form of traditions, to their attitudes/habits in carrying out their daily lives. \u0000Keywords: Acculturation; Socio-Cultural; Architecture; Malay; Bibliometric.","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47032157","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
KARAKTER CITRA ARSITEKTURAL DAN DESKRIPSI TEMPAT WISATA BERBASIS PERSEPSI SWAFOTO 柠檬的结构特征及SWAFOTO人在WISATA工作时的描述
Pub Date : 2023-06-26 DOI: 10.24252/nature.v10i1a8
Alvin Try Dandy, H. E. Kusuma, Allis Nurdini, Ofita Purwani
Abstrak_ Tempat wisata swafoto (selfie) mulai menarik perhatian wisatawan dan media massa sejak tahun 2015. Titik foto merupakan daya tarik utama dari tempat wisata swafoto. Titik foto memiliki bentuk beragam, namun pada umumnya merujuk pada benda dan tempat yang sudah lebih dulu terkenal. Penelitian ini bertujuan mengungkap karakter citra arsitektural, inspirasi bentuk atau suasana dari titik foto, dan persepsi atas titik foto tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian metode campuran (mixed methods research) yang terdiri dari tahap kualitatif dan tahap kuantitatif. Pada tahap kualitatif, data penelitian dikumpulkan dengan metode qualitative content analysis (QCA) dari 15 tayangan dari media sosial berbasis video serta dianalisis dengan gabungan metode QCA dan open coding untuk mengungkap karakter citra arsitektural dan deskripsi persepsi titik foto. Pada tahap kuantitatif, data dikumpulkan menggunakan kuesioner daring dan dianalisis menggunakan principal component analysis (PCA) serta factor analysis (FA). Kegiatan penelitian menemukan titik foto tempat wisata swafoto memiliki karakter citra arsitektural berupa referensi tampilan asing dan tampilan romantis. Temuan lain kegiatan penelitian adalah persepsi atas titik foto tersebut dideskripsikan sebagai bentuk menarik dan bentuk harfiah. Kata kunci: Persepsi; Tempat Wisata; Swafoto; Titik Foto; Referensi;
自2015年以来,“自拍照胜地”的活动一直吸引着游客和媒体。照相点是摄影旅游胜地的主要吸引力。照相点有不同的形状,但通常指的是已知的物体和地点。这项研究的目的是从照相点揭示建筑意象的特征、形状或氛围,以及对照相点的感知。该研究是由定性和定量阶段组成的混合方法研究。在定性阶段,研究数据是通过15种基于视频的社交媒体分析方法(QCA)收集的。在定量阶段,数据使用在线问卷进行收集,并使用原则分析(PCA)和因子分析(FA)进行分析。研究活动发现swafoto旅游胜地的照相亭具有外国视觉参考和浪漫主义观点的特征。另一项研究发现是对照相点的感知被描述为一种吸引人的形式和文字形式。关键词:感知;旅游景点;Swafoto;点照片;参考;
{"title":"KARAKTER CITRA ARSITEKTURAL DAN DESKRIPSI TEMPAT WISATA BERBASIS PERSEPSI SWAFOTO","authors":"Alvin Try Dandy, H. E. Kusuma, Allis Nurdini, Ofita Purwani","doi":"10.24252/nature.v10i1a8","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v10i1a8","url":null,"abstract":"Abstrak_ Tempat wisata swafoto (selfie) mulai menarik perhatian wisatawan dan media massa sejak tahun 2015. Titik foto merupakan daya tarik utama dari tempat wisata swafoto. Titik foto memiliki bentuk beragam, namun pada umumnya merujuk pada benda dan tempat yang sudah lebih dulu terkenal. Penelitian ini bertujuan mengungkap karakter citra arsitektural, inspirasi bentuk atau suasana dari titik foto, dan persepsi atas titik foto tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian metode campuran (mixed methods research) yang terdiri dari tahap kualitatif dan tahap kuantitatif. Pada tahap kualitatif, data penelitian dikumpulkan dengan metode qualitative content analysis (QCA) dari 15 tayangan dari media sosial berbasis video serta dianalisis dengan gabungan metode QCA dan open coding untuk mengungkap karakter citra arsitektural dan deskripsi persepsi titik foto. Pada tahap kuantitatif, data dikumpulkan menggunakan kuesioner daring dan dianalisis menggunakan principal component analysis (PCA) serta factor analysis (FA). Kegiatan penelitian menemukan titik foto tempat wisata swafoto memiliki karakter citra arsitektural berupa referensi tampilan asing dan tampilan romantis. Temuan lain kegiatan penelitian adalah persepsi atas titik foto tersebut dideskripsikan sebagai bentuk menarik dan bentuk harfiah. \u0000Kata kunci: Persepsi; Tempat Wisata; Swafoto; Titik Foto; Referensi;","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46523401","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
TELAAH ARSITEKTUR HERITAGE TRAIL KOTA ISTANBUL, TURKI 土耳其伊斯坦布尔追踪报告的结构
Pub Date : 2023-06-26 DOI: 10.24252/nature.v10i1a7
Ari Widyati Purwantiasning, Saeful Bahri
Abstrak_Tulisan ini merupakan studi literatur dan studi preseden yang bertujuan untuk menelaah heritage trail  Kota Istanbul, Turki. Kota Istanbul, Turki terpilih sebagai obyek studi preseden karena kota ini kaya akan sejarah dan peradaban Islamnya. Sesuai dengan judulnya, penelitian ini juga bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana heritage trail diterapkan sebagai sebuah wisata peradaban dan sejarah Islam. Sebagai acuan, sebuah panduan tentang heritage trail digunakan untuk menelaah setiap jalur yang disajikan untuk dianalisis. Ada empat buah jalur heritage trail di Kota Turki yang telah dipilih untuk mewakili seluruh jalur heritage trail yang ada. Keempat jalur ini adalah Jalur Istanbul Introduction Walk, jalur Istanbul Old City, jalur Mosques of Istanbul, dan jalur Old European Quarter. Empat buah jalur heritage trail dipilih sebagai representasi dari banyaknya jalur heritage trail yang ada di Istanbul, Turki dan merupakan empat jalur yang memiliki makna ruang baik secara spasial maupun secara sosok bangunan yang dapat mewakili seluruh jalur heritage trail yang ada di Kota Istanbul, Turki. Telaah dilakukan pada studi preseden dengan menerapkan metode studi literatur dan preseden secara naratif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi lapangan, pengamatan dan pengalaman terhadap ruang jejalah arsitektur Kota Istanbul. Deskripsi obyek secara langsung juga dilakukan dengan melakukan pengalaman ruang arsitektur pada setiap obyek yang dibahas di dalam studi preseden ini. Hasil dari kajian ini dimaksudkan sebagai sebuah diskursus dan tambahan wawasan bagi semua kalangan baik akademisi maupun masyarakat luas sehingga lebih paham akan keberadaan cagar budaya yang ada di sekitarnya. Dengan panduan heritage trail, maka telaah dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip yang ada, melihat pengelompokkan bangunan pada setiap jalur yang dipaparkan berdasarkan tahun peradaban, gaya arsitektur, sejarahnya dan juga elemen pendukungnya. Kata Kunci: Arsitektur; Cagar Budaya; Heritage Trail; Istanbul; Kawasan Bersejarah; Turki.
这篇文章是一项文献研究和先例研究,旨在研究土耳其伊斯坦布尔的遗产踪迹。土耳其选择伊斯坦布尔作为研究先例的对象,因为它有着丰富的伊斯兰历史和文明。根据题目,这项研究还旨在揭示遗产线索是如何被用作伊斯兰文明和历史的旅游景点的。作为参考,一个关于遗产线索的指南被用来研究提出的每一条线索进行分析。在土耳其城市,选择了四种传统路线来代表整个传统路线。这四种路线是伊斯坦布尔的内省路线、伊斯坦布尔的老城路线、伊斯坦布尔的莫斯科路线和旧欧洲地区路线。选择四种传统路线来代表土耳其伊斯坦布尔的许多传统路线,它们代表了具有空间和形象意义的四种道路,这些道路可以代表土耳其伊斯坦布尔的所有传统路线。对判例研究进行研究,运用文献研究方法和叙事性判例研究。数据是通过实地观察、观察和对伊斯坦布尔建筑建筑的经验收集的。对对象的描述也可以直接通过对本先例研究中讨论的每个对象的建筑体验来完成。这项研究的目的是作为一门课程,为所有学者和整个社会提供更多的见解,以便更好地了解该地区存在的保护区。通过《遗产轨迹指南》,研究可以建立在现有的原则基础上,看到根据多年的文明、建筑风格、历史以及其支持因素,每条路线上的建筑分类。关键词:建筑;保护区;遗产小道;伊斯坦布尔;历史性的地区;土耳其。
{"title":"TELAAH ARSITEKTUR HERITAGE TRAIL KOTA ISTANBUL, TURKI","authors":"Ari Widyati Purwantiasning, Saeful Bahri","doi":"10.24252/nature.v10i1a7","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v10i1a7","url":null,"abstract":"Abstrak_Tulisan ini merupakan studi literatur dan studi preseden yang bertujuan untuk menelaah heritage trail  Kota Istanbul, Turki. Kota Istanbul, Turki terpilih sebagai obyek studi preseden karena kota ini kaya akan sejarah dan peradaban Islamnya. Sesuai dengan judulnya, penelitian ini juga bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana heritage trail diterapkan sebagai sebuah wisata peradaban dan sejarah Islam. Sebagai acuan, sebuah panduan tentang heritage trail digunakan untuk menelaah setiap jalur yang disajikan untuk dianalisis. Ada empat buah jalur heritage trail di Kota Turki yang telah dipilih untuk mewakili seluruh jalur heritage trail yang ada. Keempat jalur ini adalah Jalur Istanbul Introduction Walk, jalur Istanbul Old City, jalur Mosques of Istanbul, dan jalur Old European Quarter. Empat buah jalur heritage trail dipilih sebagai representasi dari banyaknya jalur heritage trail yang ada di Istanbul, Turki dan merupakan empat jalur yang memiliki makna ruang baik secara spasial maupun secara sosok bangunan yang dapat mewakili seluruh jalur heritage trail yang ada di Kota Istanbul, Turki. Telaah dilakukan pada studi preseden dengan menerapkan metode studi literatur dan preseden secara naratif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi lapangan, pengamatan dan pengalaman terhadap ruang jejalah arsitektur Kota Istanbul. Deskripsi obyek secara langsung juga dilakukan dengan melakukan pengalaman ruang arsitektur pada setiap obyek yang dibahas di dalam studi preseden ini. Hasil dari kajian ini dimaksudkan sebagai sebuah diskursus dan tambahan wawasan bagi semua kalangan baik akademisi maupun masyarakat luas sehingga lebih paham akan keberadaan cagar budaya yang ada di sekitarnya. Dengan panduan heritage trail, maka telaah dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip yang ada, melihat pengelompokkan bangunan pada setiap jalur yang dipaparkan berdasarkan tahun peradaban, gaya arsitektur, sejarahnya dan juga elemen pendukungnya. \u0000Kata Kunci: Arsitektur; Cagar Budaya; Heritage Trail; Istanbul; Kawasan Bersejarah; Turki.","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47994940","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
KINERJA TERMAL SERAMBI PADA ARSITEKTUR VERNAKULAR KASUS STUDI: MUSEUM NILA DI PROVINSI RIAU 廖内的尼拉博物馆
Pub Date : 2023-06-23 DOI: 10.24252/nature.v10i1a5
Arman Susilo, Eddy Prianto
Abstrak   Bangunan museum Sang Nila Utama merupakan bentuk arsitektur vernakular bangunan tradisional yang mengalami perubahan dari bentuk arsitektur melayu Riau. Perubahan bentuk tersebut akan berpengaruh terhadap kinerja termal yang terjadi dan berimplikasi pada kenyamanan termal. Kenyamanan tersebut dipengaruhi oleh a) Suhu (oC), b) Kelembapan relatif (%) c) Kecepatan angin (m1/det) d) MRT (Mean Radiant Temperature). Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja termal di serambi bangunan dalam aspek faktor klimatis ruang pada suhu dan kelembapan. Metode yang di gunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif korelasi, variabel pengukuran terhadap suhu dan kelembapan pada serambi museum dan interior museum.  Dari hasil penelitian pada variabel suhu dalam 2(dua) hari menunjukan penurunan kinerja termal rata-rata  iklim mikro terhadap serambi 0,2 % yang ditunjukkan dari nilai +(positif) dan dari serambi terhadap interior terjadi kenaikan 1 %, yang ditunjukkan dari nilai –(negatif). Dari nilai rata-rata variabel suhu tersebut menyebabkan museum di luar dari keadaan nyaman sesuai SNI T-14-1993-03. Kata kunci: Vernakular; Serambi; Bioklimatik; Suhu; Kelembapan.
博物馆的主要景观是传统建筑形式的建筑形式,经历了马来人廖的建筑形式的变化。这种形式的变化将影响热性能,并暗示热舒适。这些便利受到温度(oC)、b)相对湿度(%)、风速(m1/det) d的影响。该研究的目的是确定建筑物柱廊内的热性能,在温度和湿度的环境环境因素方面。本研究采用的方法是相关的定量描述性描述,对博物馆门厅和内部温度和湿度的变量测量。对2(2)天内温度变量的研究表明,从值+(正)到内部,平均微气候的热性能降低了0.2 %,从值+到值上升了1 %,从值到值——(负)。由于温度变量的平均值,博物馆无法适应SNI t -14- 93-03的舒适环境。关键词:方言;门厅;Bioklimatik;温度;湿度。
{"title":"KINERJA TERMAL SERAMBI PADA ARSITEKTUR VERNAKULAR KASUS STUDI: MUSEUM NILA DI PROVINSI RIAU","authors":"Arman Susilo, Eddy Prianto","doi":"10.24252/nature.v10i1a5","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v10i1a5","url":null,"abstract":"Abstrak   Bangunan museum Sang Nila Utama merupakan bentuk arsitektur vernakular bangunan tradisional yang mengalami perubahan dari bentuk arsitektur melayu Riau. Perubahan bentuk tersebut akan berpengaruh terhadap kinerja termal yang terjadi dan berimplikasi pada kenyamanan termal. Kenyamanan tersebut dipengaruhi oleh a) Suhu (oC), b) Kelembapan relatif (%) c) Kecepatan angin (m1/det) d) MRT (Mean Radiant Temperature). Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja termal di serambi bangunan dalam aspek faktor klimatis ruang pada suhu dan kelembapan. Metode yang di gunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif korelasi, variabel pengukuran terhadap suhu dan kelembapan pada serambi museum dan interior museum.  Dari hasil penelitian pada variabel suhu dalam 2(dua) hari menunjukan penurunan kinerja termal rata-rata  iklim mikro terhadap serambi 0,2 % yang ditunjukkan dari nilai +(positif) dan dari serambi terhadap interior terjadi kenaikan 1 %, yang ditunjukkan dari nilai –(negatif). Dari nilai rata-rata variabel suhu tersebut menyebabkan museum di luar dari keadaan nyaman sesuai SNI T-14-1993-03. \u0000Kata kunci: Vernakular; Serambi; Bioklimatik; Suhu; Kelembapan.","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44265315","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
KAJIAN BUDAYA PADA ARSITEKTUR RUMAH TRADISIONAL JOGLO BUCU DI KABUPATEN PONOROGO 波诺罗戈船长的传统JOGLO-BUCU研究
Pub Date : 2023-06-13 DOI: 10.24252/nature.v10i1a1
Hilba Yoga Pratama, Agung Budi Sardjono
Abstrak_ Rumah tradisional setiap daerah di Indonesia menjadikan simbol yang khas dari kebudayaan yang ada pada daerah tersebut. Simbol kekhasan tersebut salah satunya pada rumah tradisional di Kabupaten Ponorogo yaitu Joglo Bucu. Nilai kebudayaan tergambarkan pada bentuk bangunan, ornamen, tata ruang, fungsi ruang, struktur bangunan, dan upacara ritual pada prosesi pembangunan. Tidak hanya bentukan fisik pada setiap elemen bangunan tradisional yang menampilkan keindahan, tetapi terikat pada nilai kebudayaan Jawa yang berlaku di masyarakat. Nilai kebudayaan menjadi modal sosial untuk memunculkan identitas, karakteristik, dan kekhasan pada daerah tersebut. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui observasi lapangan, dan wawancara dengan pemilik rumah, para pekerja dalam prosesi pembangunan Joglo Bucu, serta studi literatur yang terkait. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan kebudayaan dan istiadat masyarakat Jawa pada prosesi pembangunan, ornamen estetika, simbol kebudayaan, dan hubungan kosmologi antara manusia, alam, dan Tuhan. Hasil penelitian ini memberikan penjelasan mengenai makna dalam setiap simbolik terkait erat dengan kebudayaan dan adat istiadat Jawa. Ritual prosesi pembangunan melibatkan tahapan-tahapan yang dilakukan sesuai dengan aturan adat Jawa, seperti mencari hari dengan perhitungan primbon Jawa, penentuan arah hadap bangunan, upacara atau ritual. Bentuk arsitektural Joglo Bucu memiliki makna yang terkait dengan kosmologi Jawa. Tata letak ruangan dan penempatan ornamen pada Joglo Bucu didasarkan pada konsep keseimbangan dan harmoni, yang mencerminkan keyakinan tentang hubungan manusia dengan alam semesta. Ornamen pada Joglo Bucu memiliki simbolik yang mencerminkan keindahan, kekuatan, dan kemakmuran. Sehingga memberikan pemahaman yang mendalam tentang nilai budaya yang terkandung dalam rumah adat Joglo Bucu di Kabupaten Ponorogo. Kata kunci : Arsitektur Jawa; Rumah Tradisional Joglo Bucu; Makna Simbol Kebudayaan.
印尼每个地区抽象的传统家园都是该地区文化的特殊象征。暴力的象征是波诺罗戈首府Joglo Bucu的一座传统房屋。文化价值表现在建筑形式、装饰物、空间结构、空间功能、建筑结构以及建筑过程中的仪式仪式等方面。不仅仅是每一个传统建筑元素上的物理形式都显示了美,它还与贾瓦文化在社会中的价值有关。文化的价值成为在该领域产生身份、特征和暴力的社会资本。研究方法使用了定性描述,通过实地观察、对业主、Joglo Bucu开发过程中的工人的采访以及相关文献研究收集数据。本研究的目的是解释Answer社会在发展过程中的文化和细节、美学装饰、文化象征以及人、自然和上帝之间的宇宙学关系。这项研究的结果为每个符号的含义提供了解释,这些符号与爪哇的文化和习俗密切相关。施工过程的仪式包括根据爪哇岛规则进行的阶段,例如用爪哇岛原始邦计算寻找天数,确定建筑、仪式或仪式的前进方向。建筑形式Joglo Bucu具有与爪哇宇宙学相关的意义。Joglo Bucu的房间布局和装饰物的位置基于平衡与和谐的概念,这反映了人类与宇宙关系的信念。Joglo Bucu上的装饰具有反映美丽、力量和繁荣的象征。让您深入了解Joglo Bucu在波诺罗戈首都的惯常居所所蕴含的文化价值。关键词:爪哇建筑;传统的Joglo Bucu House;它意味着文化的象征。
{"title":"KAJIAN BUDAYA PADA ARSITEKTUR RUMAH TRADISIONAL JOGLO BUCU DI KABUPATEN PONOROGO","authors":"Hilba Yoga Pratama, Agung Budi Sardjono","doi":"10.24252/nature.v10i1a1","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v10i1a1","url":null,"abstract":"Abstrak_ Rumah tradisional setiap daerah di Indonesia menjadikan simbol yang khas dari kebudayaan yang ada pada daerah tersebut. Simbol kekhasan tersebut salah satunya pada rumah tradisional di Kabupaten Ponorogo yaitu Joglo Bucu. Nilai kebudayaan tergambarkan pada bentuk bangunan, ornamen, tata ruang, fungsi ruang, struktur bangunan, dan upacara ritual pada prosesi pembangunan. Tidak hanya bentukan fisik pada setiap elemen bangunan tradisional yang menampilkan keindahan, tetapi terikat pada nilai kebudayaan Jawa yang berlaku di masyarakat. Nilai kebudayaan menjadi modal sosial untuk memunculkan identitas, karakteristik, dan kekhasan pada daerah tersebut. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui observasi lapangan, dan wawancara dengan pemilik rumah, para pekerja dalam prosesi pembangunan Joglo Bucu, serta studi literatur yang terkait. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan kebudayaan dan istiadat masyarakat Jawa pada prosesi pembangunan, ornamen estetika, simbol kebudayaan, dan hubungan kosmologi antara manusia, alam, dan Tuhan. Hasil penelitian ini memberikan penjelasan mengenai makna dalam setiap simbolik terkait erat dengan kebudayaan dan adat istiadat Jawa. Ritual prosesi pembangunan melibatkan tahapan-tahapan yang dilakukan sesuai dengan aturan adat Jawa, seperti mencari hari dengan perhitungan primbon Jawa, penentuan arah hadap bangunan, upacara atau ritual. Bentuk arsitektural Joglo Bucu memiliki makna yang terkait dengan kosmologi Jawa. Tata letak ruangan dan penempatan ornamen pada Joglo Bucu didasarkan pada konsep keseimbangan dan harmoni, yang mencerminkan keyakinan tentang hubungan manusia dengan alam semesta. Ornamen pada Joglo Bucu memiliki simbolik yang mencerminkan keindahan, kekuatan, dan kemakmuran. Sehingga memberikan pemahaman yang mendalam tentang nilai budaya yang terkandung dalam rumah adat Joglo Bucu di Kabupaten Ponorogo. \u0000Kata kunci : Arsitektur Jawa; Rumah Tradisional Joglo Bucu; Makna Simbol Kebudayaan.","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46619028","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
STUDI TIPOLOGI RUMAH MASYARAKAT KALANGAN MENENGAH KE BAWAH DI SEMARANG: STUDI KASUS KAMPUNG JURNATAN, WONOSARI, DAN PATEMON 三宝垄中下中产阶级家庭类学研究
Pub Date : 2023-06-06 DOI: 10.24252/nature.v10i1a3
Studi Tipologi, Rumah Masyarakat Volume, Nomor 1 2022 hlm 27-40 Kalangan Menengah ke Bawah 10, Ardia Novitasari, Ana Hardiana, Ofita Purwani, Program Studi, F. Arsitektur, Universitas Teknik, Sebelas Maret
Abstrak_ Permukiman masyarakat menengah ke bawah sudah lama menjadi persoalan di berbagai kota, termasuk Kota Semarang. Hal ini dikarenakan permukiman tersebut umumnya terbentuk secara organik di area-area yang tidak diizinkan. Namun, keberadaan masyarakat golongan menengah ke bawah sangat penting bagi kehidupan di kota dan semestinya diberi hak atas ruang kota melalui hunian yang layak. Artikel ini bertujuan untuk mencari tipologi fungsional (applied typology) dengan memahami temuan berupa tipe spesifik yang bertahan atau berulang dari rumah kalangan menengah ke bawah yang dapat dimanfaatkan untuk perancangan hunian untuk kalangan menengah ke bawah di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode purposive sampling untuk pemilihan beberapa sampel. Sampel penelitian ini diambil dari tiga permukiman dengan topografi yang berbeda, yakni pada Kampung Jurnatan (kemiringan 0-2%), Kampung Wonosari (kemiringan 15-40% dan >40%), serta Kampung Patemon (kemiringan 2-15%). Hasil studi tipologi ini menunjukkan adanya beberapa karakter utama dari rumah yaitu: ruang multifungsi, keberadaan ruang atau area penyimpanan di dalam setiap rumah serta fasilitas umum, dan ruang sirkulasi linier yang juga multifungsi untuk sosialisasi masyarakat pada area kampung. Temuan tersebut dapat diimplikasikan dalam kriteria desain perancangan hunian menengah ke bawah pada permukiman horizontal maupun vertikal. Kata kunci: Tipologi; Permukiman; Rumah; Menengah ke Bawah; Semarang.
长期以来,中产阶级居民区一直是包括三宝垄在内的许多城市的问题。这是因为它们通常是在不允许的区域有机形成的。然而,中产阶级社会的存在对城市生活至关重要,应该通过适当的住房获得城市空间。这篇文章的目的是通过理解一种特定类型的功能原型,这种类型可以用来为三宝垄的中下中产阶级设计房屋。本研究采用定性方法和采样方法进行选择几个样本。这项研究的样本来自三个不同的地形定居点:庄园区(以0-2%的坡度)、元山村(以15-40%的坡度和>40%的坡地(以2-15%的坡度)。该类型学研究表明,家庭的主要特征包括多功能空间、每个家庭和公共设施中存在的空间或存储区域,以及线性循环空间,这也是农村社区社会化的多功能。这一发现可以在水平和垂直定居点的设计标准中隐含。关键词:类型学;定居点;房子;中下;三宝垄。
{"title":"STUDI TIPOLOGI RUMAH MASYARAKAT KALANGAN MENENGAH KE BAWAH DI SEMARANG: STUDI KASUS KAMPUNG JURNATAN, WONOSARI, DAN PATEMON","authors":"Studi Tipologi, Rumah Masyarakat Volume, Nomor 1 2022 hlm 27-40 Kalangan Menengah ke Bawah 10, Ardia Novitasari, Ana Hardiana, Ofita Purwani, Program Studi, F. Arsitektur, Universitas Teknik, Sebelas Maret","doi":"10.24252/nature.v10i1a3","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v10i1a3","url":null,"abstract":"Abstrak_ Permukiman masyarakat menengah ke bawah sudah lama menjadi persoalan di berbagai kota, termasuk Kota Semarang. Hal ini dikarenakan permukiman tersebut umumnya terbentuk secara organik di area-area yang tidak diizinkan. Namun, keberadaan masyarakat golongan menengah ke bawah sangat penting bagi kehidupan di kota dan semestinya diberi hak atas ruang kota melalui hunian yang layak. Artikel ini bertujuan untuk mencari tipologi fungsional (applied typology) dengan memahami temuan berupa tipe spesifik yang bertahan atau berulang dari rumah kalangan menengah ke bawah yang dapat dimanfaatkan untuk perancangan hunian untuk kalangan menengah ke bawah di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode purposive sampling untuk pemilihan beberapa sampel. Sampel penelitian ini diambil dari tiga permukiman dengan topografi yang berbeda, yakni pada Kampung Jurnatan (kemiringan 0-2%), Kampung Wonosari (kemiringan 15-40% dan >40%), serta Kampung Patemon (kemiringan 2-15%). Hasil studi tipologi ini menunjukkan adanya beberapa karakter utama dari rumah yaitu: ruang multifungsi, keberadaan ruang atau area penyimpanan di dalam setiap rumah serta fasilitas umum, dan ruang sirkulasi linier yang juga multifungsi untuk sosialisasi masyarakat pada area kampung. Temuan tersebut dapat diimplikasikan dalam kriteria desain perancangan hunian menengah ke bawah pada permukiman horizontal maupun vertikal. \u0000Kata kunci: Tipologi; Permukiman; Rumah; Menengah ke Bawah; Semarang.","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47988423","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PEMAKNAAN PRIMBON BETALJEMUR ADAMMAKNA PADA ARSITEKTUR JAWA DITINJAU DARI ASPEK PSIKOLOGIS 爪哇古本古铜色的天然色彩被认为是一种心理上的现象
Pub Date : 2023-06-06 DOI: 10.24252/nature.v10i1a4
Josephine Roosandriantini
Abstrak_ Konsep rumah bagi orang Jawa adalah menjadikan rumah atau tame, pomahan (rumah di dalam rumah), pekarangan rumah. Dilihat dari konsepnya rumah bukan sekedar tempat tinggal atau tempat beraktivitas, namun berkaitan dengan psikologi kenyamanan pemiliknya. Arsitektur Jawa pada zaman dahulu diperoleh sistem petungan (perhitungan) dalam dokumen tertulis yang disebut Primbon, namun pola pikir masyarakat saat ini menganggap bahwa Primbon adalah sesuatu yang gaib, tidak ilmiah, dan berilmu. Jika kita menggunakan sudut pandang kita sebagai orang Jawa, dalam bidang arsitektur Primbon mengandung pantangan yang secara tidak langsung merupakan pilihan yang membawa konsekuensi bagi pemilik rumah. Jika dilihat dari sudut pandang Psikologi, dapat ditunjukkan bahwa larangan tersebut memiliki konsekuensi yang dapat berdampak pada sifat, perilaku, dan sebagainya yang berkaitan dengan kejiwaan pemilik rumah. Kajian ini bertujuan untuk menginterpretasikan makna dari Primbon Betalsun Adammakna yang dianggap sebagai ilmuan sesat, bahwa Primbon dapat dikatakan sebagai pedoman keilmuan dan tidak hanya berkaitan dengan arsitektur tetapi juga psikologi. Metode penelitian deskriptif kualitatif, mengumpulkan data pengukuran dari studi lapangan (arsitektur Jawa) dan melakukan perhitungan makna dengan Primbon betaljemur adammakna. Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rumah tinggal di Gunung Kidul D.I. Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Primbon betaljemur adammakna merupakan ilmu pengetahuan dalam membangun arsitektur Jawa. Kata kunci: Arsitektur Jawa; Betaljemur Adammakna; Primbon; Psikologi.
Abstract_Home的概念是制作房子或房子,房子(房子中的房子),房子拍卖。从房子的角度来看,它不仅仅是一个居住或活动的地方,它关乎主人的舒适心理。Answer Architecture以前是在一份名为Primbon的书面文件中获得的,但目前的社会思维认为Primbon是一种无形的、不科学的、明智的东西。如果我们从爪哇人的角度来看,在Primbon建筑领域,裤子是一种间接的选择,会对房子的主人产生影响。如果从心理学的角度来看,可以表明禁令的后果可能会影响房屋所有人的财产、行为等。本研究的目的是解释Primbon Betalsun Adammakna这门被认为是一门失落的科学的意义,即Primbon可以说是一个知识的恋童癖,不仅与建筑有关,而且与心理学有关。定性描述性研究方法,从实地研究(爪哇建筑)中收集测量数据,并使用Primbon erammakna付费电话进行有意义的计算。本研究中使用的研究对象是日惹Kidul D.I.山的一处住宅。研究表明,Primbon的按次付费在建造爪哇建筑方面并不科学。关键词:响应体系结构;Adammakna支付手指;Primbon;心理学家
{"title":"PEMAKNAAN PRIMBON BETALJEMUR ADAMMAKNA PADA ARSITEKTUR JAWA DITINJAU DARI ASPEK PSIKOLOGIS","authors":"Josephine Roosandriantini","doi":"10.24252/nature.v10i1a4","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v10i1a4","url":null,"abstract":"Abstrak_ Konsep rumah bagi orang Jawa adalah menjadikan rumah atau tame, pomahan (rumah di dalam rumah), pekarangan rumah. Dilihat dari konsepnya rumah bukan sekedar tempat tinggal atau tempat beraktivitas, namun berkaitan dengan psikologi kenyamanan pemiliknya. Arsitektur Jawa pada zaman dahulu diperoleh sistem petungan (perhitungan) dalam dokumen tertulis yang disebut Primbon, namun pola pikir masyarakat saat ini menganggap bahwa Primbon adalah sesuatu yang gaib, tidak ilmiah, dan berilmu. Jika kita menggunakan sudut pandang kita sebagai orang Jawa, dalam bidang arsitektur Primbon mengandung pantangan yang secara tidak langsung merupakan pilihan yang membawa konsekuensi bagi pemilik rumah. Jika dilihat dari sudut pandang Psikologi, dapat ditunjukkan bahwa larangan tersebut memiliki konsekuensi yang dapat berdampak pada sifat, perilaku, dan sebagainya yang berkaitan dengan kejiwaan pemilik rumah. Kajian ini bertujuan untuk menginterpretasikan makna dari Primbon Betalsun Adammakna yang dianggap sebagai ilmuan sesat, bahwa Primbon dapat dikatakan sebagai pedoman keilmuan dan tidak hanya berkaitan dengan arsitektur tetapi juga psikologi. Metode penelitian deskriptif kualitatif, mengumpulkan data pengukuran dari studi lapangan (arsitektur Jawa) dan melakukan perhitungan makna dengan Primbon betaljemur adammakna. Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rumah tinggal di Gunung Kidul D.I. Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Primbon betaljemur adammakna merupakan ilmu pengetahuan dalam membangun arsitektur Jawa. Kata kunci: Arsitektur Jawa; Betaljemur Adammakna; Primbon; Psikologi.","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42746202","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PENGARUH GEOMETRI DAN WINDOW TO WALL RATIO TERHADAP OVERALL THERMAL TRANSFER VALUE DAN KONSUMSI ENERGI PENDINGIN BANGUNAN 几何与窗墙比总热值传递与能耗
Pub Date : 2023-06-05 DOI: 10.24252/nature.v10i1a2
Muflih Mukhtar, Baharuddin Hamzah, Rosady Mulyadi
Abstrak_ Pada umumnya, bangunan gedung mengonsumsi sekitar sepertiga dari total konsumsi energi dunia. Sebagian besar energi pada bangunan di Indonesia digunakan oleh sistem pengkondisian udara. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir pemborosan energi pada sistem penghawaan udara bangunan adalah dengan menurunkan OTTV (Overall Thermal Transfer Value) untuk mengurangi panas eksternal yang masuk melalui selubung bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh geometri dan WWR (Window to Wall Ratio) terhadap OTTV dan konsumsi energi bangunan melalui proses perhitungan manual dan simulasi pada software Autodesk Ecotect Analysis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan mengambil Menara Bosowa yang berlokasi di Makassar sebagai objek penelitian untuk dijadikan sebagai variabel kontrol dalam membuat alternatif model bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi geometri dan WWR pada bangunan cukup memengaruhi nilai OTTV dan konsumsi energi pendingin bangunan. Semakin kecil rasio antara panjang dan lebar alas serta semakin kecil persentase WWR pada bangunan maka semakin kecil pula nilai OTTV dan konsumsi energi pendingin bangunan. Dari penelitian ini, kombinasi geometri dan WWR paling efektif diaplikasikan pada bangunan ialah kombinasi antara geometri 1:1 dan WWR 15%. Kata kunci: Geometri; Konservasi energi; Konsumsi energi pendingin; OTTV; WWR.
摘要_一般来说,建筑消耗的能源约占世界总能源消耗的三分之一。印尼建筑中的大部分能源都用于空调系统。为了最大限度地减少建筑空调系统中的能量泄漏,可以采取的措施之一是降低OTTV(总传热值),以减少通过建筑围护结构进入的外部热量。本研究旨在通过Autodesk Ecotect Analysis软件上的手动计算过程和模拟,分析几何结构和窗墙比(WWR)对OTTV和建筑能耗的影响。本研究采用实验定量方法,以望加锡的博索瓦塔为研究对象,将其作为创建替代建筑模型的控制变量。研究表明,建筑物几何形状和WWR的变化会影响建筑物的OTTV值和冷却能耗。面积的长度和宽度之比越小,WWR在建筑物中的百分比越小,建筑物的OTTV值和冷却能耗就越小。根据这项研究,应用于建筑的几何图形和WWR的最有效组合是几何图形1:1和WWR 15%之间的组合。关键词:几何;节能;冷却能耗;OTTV;WWR。
{"title":"PENGARUH GEOMETRI DAN WINDOW TO WALL RATIO TERHADAP OVERALL THERMAL TRANSFER VALUE DAN KONSUMSI ENERGI PENDINGIN BANGUNAN","authors":"Muflih Mukhtar, Baharuddin Hamzah, Rosady Mulyadi","doi":"10.24252/nature.v10i1a2","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v10i1a2","url":null,"abstract":"Abstrak_ Pada umumnya, bangunan gedung mengonsumsi sekitar sepertiga dari total konsumsi energi dunia. Sebagian besar energi pada bangunan di Indonesia digunakan oleh sistem pengkondisian udara. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir pemborosan energi pada sistem penghawaan udara bangunan adalah dengan menurunkan OTTV (Overall Thermal Transfer Value) untuk mengurangi panas eksternal yang masuk melalui selubung bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh geometri dan WWR (Window to Wall Ratio) terhadap OTTV dan konsumsi energi bangunan melalui proses perhitungan manual dan simulasi pada software Autodesk Ecotect Analysis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan mengambil Menara Bosowa yang berlokasi di Makassar sebagai objek penelitian untuk dijadikan sebagai variabel kontrol dalam membuat alternatif model bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi geometri dan WWR pada bangunan cukup memengaruhi nilai OTTV dan konsumsi energi pendingin bangunan. Semakin kecil rasio antara panjang dan lebar alas serta semakin kecil persentase WWR pada bangunan maka semakin kecil pula nilai OTTV dan konsumsi energi pendingin bangunan. Dari penelitian ini, kombinasi geometri dan WWR paling efektif diaplikasikan pada bangunan ialah kombinasi antara geometri 1:1 dan WWR 15%. \u0000Kata kunci: Geometri; Konservasi energi; Konsumsi energi pendingin; OTTV; WWR.","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42977034","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
“EMPER TERBUKA” PADA DESAIN RUMAH TOKO KELUARGA HO A HENG KARYA FRIEDRICH SILABAN 弗里德里希·西拉班设计的豪阿亨家族商店的“EMPER open”
Pub Date : 2022-12-30 DOI: 10.24252/nature.v9i2a8
Dahniar
Abstrak_ Pada periode akhir karirnya, Friedrich Silaban merancang Rumah Toko Keluarga Ho A Heng di daerah Suryakencana Bogor yang merupakan satu-satunya proyek huniannya untuk rumah toko tunggal. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis metode yang digunakan oleh Silaban dalam mendesain “emper terbuka” pada Rumah Toko Keluarga Ho A Heng dan membandingkannya dengan tipologi rumah toko Tionghoa. Dengan pendekatan historikal, penulis menganalisis komposisi tata ruang dan desain atap emper terbuka melalui dokumen arsip Silaban untuk proyek ini. Selanjutnya pendekatan komparatif digunakan untuk membandingkan desain rumah toko ini dengan tipologi rumah toko Tionghoa di Cina Selatan dan Bogor. Melalui desainnya Silaban memadukan pola tata ruang rumah toko nonlinier yang fungsional dan taman dalam sebagai pusat yang dikelilingi oleh emper terbuka dengan naungan atap berteritisan lebar dan elemen pembayangan. Emper terbuka dan taman tengah menjadi bagian dari metode desain Silaban sebagai solusi masalah iklim tropis lembab pada rumah toko modern. Kata kunci : Friedrich Silaban; Emper Terbuka; Rumah Toko; Komposisi Tata Ruang; Desain   Abstract_ At the end of his career period, Friedrich Silaban designed a shophouse for the family of Ho A Heng at Suryakencana Bogor remarked as his only housing project for a single shophouse. This paper aims to analyze Silaban’s design method for creating the “open veranda” in the shophouse for Ho A Heng and compare it to the Chinese shophouse typology. Using a historical method, the author analyzed the open veranda’s spatial composition and roof design by examining Silaban’s archive documents for this project. Furthermore, the author used a comparative method to collate this shophouse design with Chinese shophouse typology in Southern China and Bogor. Through his design, Silaban integrated a functional non-linear spatial composition and a central courtyard was surrounded by the open veranda beneath wide roof eaves and shading elements. The open veranda and central courtyard become a part of Silaban’s design method to solve the problem of the hot-humid climate in modern shophouse design. Keywords :  Friedrich Silaban; Open Veranda; Shophouse; Spatial Composition; Design
摘要_在其职业生涯的末期,弗里德里希·西拉班设计了位于Suryakencana Bogor地区的何阿恒家族商店,这是他唯一的单间住宅项目。这是为了分析Silaban在何家商店设计“开放帝国”时使用的方法,并将其与Tionghoa商店类型进行比较。作者运用历史的方法,通过该项目的Silaban档案文件,分析了空间系统的组成和empre屋顶开放的设计。接下来,采用比较的方法将这家商店的设计与华南和茂物的Tionghoa商店的类型进行比较。Silaban通过其设计布局了一个功能性的非线性商店和内部花园空间格局,作为中心,周围是开放的皇帝,屋顶的阴影和绘画元素受到了广泛批评。帝国是开放的,中间花园是Silaban设计方法的一部分,旨在解决现代商店中热带气候温和的气候问题。关键词:弗里德里希·塞拉班;开放帝国;商店;空间鞑靼构图;设计摘要——在其职业生涯结束时,弗里德里希·西拉班在Suryakencana Bogor为何阿恒一家设计了一个商店,这是他唯一的一个商店住宅项目。本文旨在分析西拉班为何阿衡创造“开放式游廊”的店铺设计方法,并将其与中国的店铺类型学进行比较。作者运用历史的方法,通过查阅Silaban为该项目提供的档案资料,分析了开放式阳台的空间构成和屋顶设计。此外,作者还采用比较的方法,将这一店铺设计与中国南方和茂物的店铺类型学进行了比较。通过他的设计,Silaban融合了功能性的非线性空间构成,中央庭院被宽屋顶屋檐下的开放式阳台和遮阳元素包围。开放式阳台和中央庭院成为Silaban设计方法的一部分,以解决现代商店屋设计中湿热气候的问题。关键词:弗里德里希·塞拉班;开放维兰达;商店;空间构成;设计
{"title":"“EMPER TERBUKA” PADA DESAIN RUMAH TOKO KELUARGA HO A HENG KARYA FRIEDRICH SILABAN","authors":"Dahniar","doi":"10.24252/nature.v9i2a8","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v9i2a8","url":null,"abstract":"Abstrak_ Pada periode akhir karirnya, Friedrich Silaban merancang Rumah Toko Keluarga Ho A Heng di daerah Suryakencana Bogor yang merupakan satu-satunya proyek huniannya untuk rumah toko tunggal. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis metode yang digunakan oleh Silaban dalam mendesain “emper terbuka” pada Rumah Toko Keluarga Ho A Heng dan membandingkannya dengan tipologi rumah toko Tionghoa. Dengan pendekatan historikal, penulis menganalisis komposisi tata ruang dan desain atap emper terbuka melalui dokumen arsip Silaban untuk proyek ini. Selanjutnya pendekatan komparatif digunakan untuk membandingkan desain rumah toko ini dengan tipologi rumah toko Tionghoa di Cina Selatan dan Bogor. Melalui desainnya Silaban memadukan pola tata ruang rumah toko nonlinier yang fungsional dan taman dalam sebagai pusat yang dikelilingi oleh emper terbuka dengan naungan atap berteritisan lebar dan elemen pembayangan. Emper terbuka dan taman tengah menjadi bagian dari metode desain Silaban sebagai solusi masalah iklim tropis lembab pada rumah toko modern. \u0000Kata kunci : Friedrich Silaban; Emper Terbuka; Rumah Toko; Komposisi Tata Ruang; Desain \u0000  \u0000Abstract_ At the end of his career period, Friedrich Silaban designed a shophouse for the family of Ho A Heng at Suryakencana Bogor remarked as his only housing project for a single shophouse. This paper aims to analyze Silaban’s design method for creating the “open veranda” in the shophouse for Ho A Heng and compare it to the Chinese shophouse typology. Using a historical method, the author analyzed the open veranda’s spatial composition and roof design by examining Silaban’s archive documents for this project. Furthermore, the author used a comparative method to collate this shophouse design with Chinese shophouse typology in Southern China and Bogor. Through his design, Silaban integrated a functional non-linear spatial composition and a central courtyard was surrounded by the open veranda beneath wide roof eaves and shading elements. The open veranda and central courtyard become a part of Silaban’s design method to solve the problem of the hot-humid climate in modern shophouse design. \u0000Keywords :  Friedrich Silaban; Open Veranda; Shophouse; Spatial Composition; Design","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44993492","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
期刊
Nature National Academic Journal of Architecture
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
﹀
mjeditor
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1