首页 > 最新文献
paperpass

Nature National Academic Journal of Architecture最新文献

英文 中文
KETERKAITAN KEASLIAN (AUTHENTICITY) OBJEK WISATA TERHADAP KETERIKATAN TEMPAT (PLACE ATTACHMENT) PENGUNJUNG 旅游景点与游客对地点的亲缘关系
Pub Date : 2022-12-30 DOI: 10.24252/nature.v9i2a7
Syam Rachma Marcillia
Abstrak_ Nilai keaslian suatu objek wisata menjadi faktor penting yang mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan untuk meningkatkan keterikatan (attachment) wisatawan terhadap tempat wisata. Hal ini membuat wisatawan memiliki hubungan khusus yang menjadikan mereka ingin kembali mendatangi objek wisata terkait. Penelitian dilakukan untuk menguji hubungan antara nilai keaslian (authenticity) dengan keterikatan tempat (place attachment) pengunjung pada destinasi wisata di Yogyakarta. Responden penelitian terdiri dari 65 wisatawan yang pernah berkunjung ke Keraton Kesultanan Yogyakarta dan Monumen Jogja Kembali. Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner yang terdiri dari 5 (lima) bagian, yaitu data responden, informasi dasar tentang objek wisata, nilai keaslian (authenticity) objek wisata, nilai keterikatan tempat (place attachment), dan evaluasi kepuasan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keraton memiliki jumlah pengunjung yang lebih tinggi dibandingkan dengan Monjali. Alasan tingginya jumlah kunjungan Keraton sebagai objek wisata dengan daya tarik budaya adalah karena memiliki nilai authenticity yang lebih tinggi dan mempengaruhi place attachment terhadap pengunjung. Nilai ini relevan dengan konteks sejarah atau warisan di Yogyakarta sehingga mampu memberikan keterikatan secara fungsional dan emosional. Kata Kunci: Keaslian; Keterikatan Tempat; Daya Tarik Wisata; Objek Wisata.   Abstract_The authenticity value of a tourist attraction is an essential factor that influences the number of visits to increase tourists’ attachment to tourist attractions. This makes tourists have a special relationship that makes them want to come back. This research was conducted to examine the relationship between the value of authenticity with visitors’ place attachment. The respondents of this research were 65 tourists who had visited the Keraton Kesultanan Yogyakarta and Monumen Jogja Kembali. Data collection was carried out using a questionnaire consisting of 5 (five) parts, namely respondent data, basic information about tourism objects, the value of the authenticity of tourism objects, the value of place attachment, and evaluation of tourist satisfaction. The result showed that the Keraton had a higher number of visitors than the Monjali. The reason for the high number of visits to the Keraton as a tourist destination with cultural attraction is because it has a higher authenticity value and affects place attachment to visitors. This value is relevant to the historical context or heritage in Yogyakarta so that it can provide a functional and emotional attachment. Keywords: Authenticity; Place Attachment; Tourist Attraction; Tourism Object.    
一个旅游景点的真实价值是一个重要因素,它影响游客对旅游景点的依恋程度。这给游客带来了一种特殊的关系,让他们想要回到相关的旅游景点。这项研究是为了测试日惹旅游胜地的真实价值与当地游客之间的联系。研究对象包括65名参观日惹喀拉拉敦和纪念碑的游客。数据提取是由五部分组成的调查问卷进行的,这些部分包括调查数据、旅游对象的基本信息、真实价值、附件价值和对游客满意度的评估。研究结果显示,克莱顿的游客比蒙加利多。拥有高文化吸引力的喀拉拉邦游客数量的原因是,它具有更高的身份价值,影响了对游客的依恋。这些价值与日惹的历史或遗产背景有关,因此能够在功能上和情感上产生依恋。关键词:真实性;依恋的地方;旅游吸引力;旅游景点。限制游客吸引力的验证是影响来访数字增加其吸引力的一个因素。这让游客想要回来。这项研究旨在排除存在于来访地点地点之间的关系。这项研究的反应是65名参观日惹喀拉拉邦纪念碑纪念碑的游客。数据收集是用5种(5)种)的问题提出的,namely负责数据,关于tourism对象的基本信息,关于tourism对象的验证值的信息,touricity属性的价值,touriment附件的价值和对tourism满足的评估来推断的。议员们表示,出席人数比蒙伽利还多。参差不齐的原因是,参差不齐的文化吸引是一个引人注目的目的地,因为它有更高的身份价值和吸引力的地方。这一价值与日惹的历史背景或遗产有关,因此可以提供功能和情感依附。安装:真实;广场的附件;游客吸引力;旅游对象。
{"title":"KETERKAITAN KEASLIAN (AUTHENTICITY) OBJEK WISATA TERHADAP KETERIKATAN TEMPAT (PLACE ATTACHMENT) PENGUNJUNG","authors":"Syam Rachma Marcillia","doi":"10.24252/nature.v9i2a7","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v9i2a7","url":null,"abstract":"Abstrak_ Nilai keaslian suatu objek wisata menjadi faktor penting yang mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan untuk meningkatkan keterikatan (attachment) wisatawan terhadap tempat wisata. Hal ini membuat wisatawan memiliki hubungan khusus yang menjadikan mereka ingin kembali mendatangi objek wisata terkait. Penelitian dilakukan untuk menguji hubungan antara nilai keaslian (authenticity) dengan keterikatan tempat (place attachment) pengunjung pada destinasi wisata di Yogyakarta. Responden penelitian terdiri dari 65 wisatawan yang pernah berkunjung ke Keraton Kesultanan Yogyakarta dan Monumen Jogja Kembali. Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner yang terdiri dari 5 (lima) bagian, yaitu data responden, informasi dasar tentang objek wisata, nilai keaslian (authenticity) objek wisata, nilai keterikatan tempat (place attachment), dan evaluasi kepuasan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keraton memiliki jumlah pengunjung yang lebih tinggi dibandingkan dengan Monjali. Alasan tingginya jumlah kunjungan Keraton sebagai objek wisata dengan daya tarik budaya adalah karena memiliki nilai authenticity yang lebih tinggi dan mempengaruhi place attachment terhadap pengunjung. Nilai ini relevan dengan konteks sejarah atau warisan di Yogyakarta sehingga mampu memberikan keterikatan secara fungsional dan emosional. \u0000Kata Kunci: Keaslian; Keterikatan Tempat; Daya Tarik Wisata; Objek Wisata. \u0000  \u0000Abstract_The authenticity value of a tourist attraction is an essential factor that influences the number of visits to increase tourists’ attachment to tourist attractions. This makes tourists have a special relationship that makes them want to come back. This research was conducted to examine the relationship between the value of authenticity with visitors’ place attachment. The respondents of this research were 65 tourists who had visited the Keraton Kesultanan Yogyakarta and Monumen Jogja Kembali. Data collection was carried out using a questionnaire consisting of 5 (five) parts, namely respondent data, basic information about tourism objects, the value of the authenticity of tourism objects, the value of place attachment, and evaluation of tourist satisfaction. The result showed that the Keraton had a higher number of visitors than the Monjali. The reason for the high number of visits to the Keraton as a tourist destination with cultural attraction is because it has a higher authenticity value and affects place attachment to visitors. This value is relevant to the historical context or heritage in Yogyakarta so that it can provide a functional and emotional attachment. \u0000Keywords: Authenticity; Place Attachment; Tourist Attraction; Tourism Object. \u0000  \u0000 ","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46025979","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
TINGKAT KEBISINGAN PADA PERUMAHAN BARU DI DALAM KAMPUNG MANGKUKUSUMAN, KOTA YOGYAKARTA _
Pub Date : 2022-12-28 DOI: 10.24252/nature.v9i2a6
Tabita Febriawaty Kartika Putri, Eddy Prianto
Abstrak_ Rumah tinggal pasca pandemi Covid-19 kini tidak hanya dijadikan sebagai tempat untuk beristirahat, namun juga sebagai tempat untuk bekerja dan juga belajar. Rumah tinggal di area perumahan baru di Mangkukusuman Kota Yogyakarta merupakan area rumah tinggal yang didesain tanpa pertimbangan penanggulangan kebisingan. Penanggulangan kebisingan dapat dilakukan melalui desain bentuk rumah, penempatan denah, maupun pemilihan bahan bangunan yang sesuai untuk mereduksi kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan pada sampel rumah di perumahan baru di Mangkukusuman Kota Yogyakarta serta mengidentifikasi sumber-sumber kebisingan yang ada pada area tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengukuran kebisingan pada titik-titik tertentu pada sampel rumah yang sudah ditentukan menggunakan Sound Level Meter (SLM). Tingkat kebisingan yang diukur merupakan tingkat kebisingan yang ada pada semua frekuensi (125 Hz – 8000 Hz), sehingga satuan tingkat kebisingan yang digunakan adalah dalam dBA. Kebisingan pada area perumahan baru tersebut bisa melebihi batas nyaman yang ditentukan karena sumber bunyi yang berbeda-beda. Kata kunci : Kebisingan; Rumah Tinggal; Sumber Kebisingan.   Abstract_ Residential houses post Covid-19 pandemic are not only used as a place to rest, but also used as a place to work and study. The residential house at a new housing area in Mangkukusuman, Yogyakarta City is a residential area that is/are designed without considering noise management. Noise management can be done through house shape design,  floor plans placement, as well as the selection of appropriate building materials to reduce noise. This research aims to determine the levels of noise in sampel houses in new residential area in Mangkukusuman, Yogyakarta City and to identify any sources of noise in the area. This research was conducted by measuring noise at certain points in a predetermined sampel of houses using a Sound Level Meter (SLM). The levels of noise measured are the levels of noise at all frequencies 125 Hz – 8000 Hz, so the unit of the levels of noise that is used is dBA. Noise in the new residential area can exceed the specified comfort limit due to different sound sources. Keywords :  Noise; Residential House; Noise Source.
Covid-19大流行后的临时住所现在不仅被用作休息的地方,也被用作工作和学习的地方。日惹港库苏曼市新居民区是一个设计不考虑噪音的住宅区域。消除噪音的方法可以通过房屋形状的设计、布局的位置和选择合适的建筑材料来还原噪音。本研究的目的是确定日惹市新住房样本中的噪音水平,并确定该地区噪音的来源。这项研究是通过使用声音计(SLM)对固定样本中的特定噪音进行测量来完成的。测量的噪音水平是所有频率中存在的噪音水平(125赫兹- 8000赫兹),所以所使用的噪音水平的单位在dBA中。新住房的噪音可能超过由不同声音来源决定的舒适限度。关键词:噪音;民宿;噪音的来源。19个台风后的住宿区不仅被用作休息的地方,而且被用作工作和学习的地方。日惹市一间新房子的住宅,是一个住宅区,没有考虑到噪音管理。噪音管理可以通过室内设计、地层放置完成,就像合适的建筑材料减少噪音一样。这项研究旨在确定日喀市碗内新住宅区的房屋样本中的噪音水平,并确定该地区任何噪音来源。这项研究是由通过《声音计分法》(SLM)预先确定的房屋样本中对某一点进行的。噪声水平是所有频率125赫兹- 8000赫兹,所以使用的噪音水平是dBA。新住宅区的噪音可以超越不同声音的强度。背景音:噪音;住宅区屋;噪音源代码。
{"title":"TINGKAT KEBISINGAN PADA PERUMAHAN BARU DI DALAM KAMPUNG MANGKUKUSUMAN, KOTA YOGYAKARTA","authors":"Tabita Febriawaty Kartika Putri, Eddy Prianto","doi":"10.24252/nature.v9i2a6","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v9i2a6","url":null,"abstract":"Abstrak_ Rumah tinggal pasca pandemi Covid-19 kini tidak hanya dijadikan sebagai tempat untuk beristirahat, namun juga sebagai tempat untuk bekerja dan juga belajar. Rumah tinggal di area perumahan baru di Mangkukusuman Kota Yogyakarta merupakan area rumah tinggal yang didesain tanpa pertimbangan penanggulangan kebisingan. Penanggulangan kebisingan dapat dilakukan melalui desain bentuk rumah, penempatan denah, maupun pemilihan bahan bangunan yang sesuai untuk mereduksi kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan pada sampel rumah di perumahan baru di Mangkukusuman Kota Yogyakarta serta mengidentifikasi sumber-sumber kebisingan yang ada pada area tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengukuran kebisingan pada titik-titik tertentu pada sampel rumah yang sudah ditentukan menggunakan Sound Level Meter (SLM). Tingkat kebisingan yang diukur merupakan tingkat kebisingan yang ada pada semua frekuensi (125 Hz – 8000 Hz), sehingga satuan tingkat kebisingan yang digunakan adalah dalam dBA. Kebisingan pada area perumahan baru tersebut bisa melebihi batas nyaman yang ditentukan karena sumber bunyi yang berbeda-beda. \u0000Kata kunci : Kebisingan; Rumah Tinggal; Sumber Kebisingan. \u0000  \u0000Abstract_ Residential houses post Covid-19 pandemic are not only used as a place to rest, but also used as a place to work and study. The residential house at a new housing area in Mangkukusuman, Yogyakarta City is a residential area that is/are designed without considering noise management. Noise management can be done through house shape design,  floor plans placement, as well as the selection of appropriate building materials to reduce noise. This research aims to determine the levels of noise in sampel houses in new residential area in Mangkukusuman, Yogyakarta City and to identify any sources of noise in the area. This research was conducted by measuring noise at certain points in a predetermined sampel of houses using a Sound Level Meter (SLM). The levels of noise measured are the levels of noise at all frequencies 125 Hz – 8000 Hz, so the unit of the levels of noise that is used is dBA. Noise in the new residential area can exceed the specified comfort limit due to different sound sources. \u0000Keywords :  Noise; Residential House; Noise Source.","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"41723260","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
TRANSFORMASI HUNIAN PADA RUMAH BANTUAN PASCA TSUNAMI DI KUALA MEURAKSA 帕斯卡建筑在人类中所做的HUNITY的转变
Pub Date : 2022-12-23 DOI: 10.24252/nature.v9i2a3
Yenny Novianti, Saiful Adli Simanullang, Adi Safyan
Abstrak_Kuala Meuraksa adalah gampong yang berdampak gempa bumi dan tsunami tahun 2004 silam, yang berada di bagian pesisir Kota Lhokseumawe, Aceh. Tahun 2006, permukiman ini mendapat rehabilitasi bantuan berupa rumah bagi masyarakat tanpa direlokasi dan  memperoleh bantuan dari empat LSM, baik nasional dan internasional seperti: IOM, Save The Children, Oxfam, dan BRR. Seiring perkembangan waktu, setelah 16 tahun dari tahun 2006 sampai dengan 2022 rumah bantuan tetap ada akan tetapi mengalami transformasi, hal inilah menjadi fenomena dalam permukiman pasca huni. Permasalahan yang dikaji adalah transformasi hunian pasca tsunami tahun 2006-2022, meliputi aspek fungsional dan faktor yang mempengaruhi perubahannya. Tujuan penelitian adalah identifikasi perubahan-perubahan dan  faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Variabel penelitian adalah elemen penyebab perubahan (penambahan, pengurangan, dan perpindahan) dan pengaruhnya. Hasil penelitian menunjukkan transformasi hunian akibat penambahan dan perpindahan dengan persentase paling tinggi adalah  192,54%, penambahan 98,2 m² pada rumah bantuan Save the Children dan paling rendah dengan persentase 27,7 %, penambahan 10m2 pada rumah bantuan IOM dan Oxfam. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh kebutuhan akan fungsi dan penambahan jumlah anggota keluarga. Kontribusi dari penelitian ini agar rumah bantuan menyesuaikan hunian dengan ruang dan karakteristik aktivitas masyarakat di pesisir pantai. Kata kunci: Transformasi; Hunian; Pasca Tsunami.   Abstract_Kuala Meuraksa is a village affected by the 2004 earthquake and tsunami located on the coast of Lhokseumawe City, Aceh. In 2006, this settlement received rehabilitation assistance in the form of housing for the community without being relocated and received support from four NGOs national and international, such as IOM, Save The Children, Oxfam, and BRR. Over time, after 16 years, from 2006 to 2022, the aid houses are still there but are undergoing transformation, which has become a phenomenon in post-occupational settlements. The problem studied is the transformation of post-tsunami housing in 2006-2022, including functional aspects and factors influencing the changes. The research objective is to identify changes and factors that affect change them. This study used a qualitative descriptive method with the sample selection using purposive sampling. The research variables are the elements that cause change (addition, subtraction, and displacement) and their effects. The results showed that the residential transformation due to the increase and removal with the highest percentage was 192.54% in addition to 98.2 m² was the Save the Children aid house. The lowest was 27.7%, and the addition of 10m2 was in the IOM houses and Oxfam aid houses. The change was influenced by a need for function with an additional number of family members. The contribution of this
Abstrak_Kuala Meuraksa是一个曾在2004年影响地震和海啸的乒乓球,位于亚齐省的Lhokseumawe海岸。2006年,这些定居点为没有搬迁的人提供了家庭康复援助,并得到了四个国家和国际LSM的支持,如国际移民组织、救助儿童会、乐施会和BRR。随着时间的推移,从2006年到2022年的16年后,仍然会有援助之家,但会进行改造,这在后殖民时期的定居点中成为了一种现象。正在测试的问题是2006-2022年海啸人口的转变,包括功能方面和影响其变化的因素。研究的目的是确定变化及其影响因素。本研究采用定性描述性方法,采用目的性抽样进行抽样。研究变量是导致变化(增加、减少和转移)及其影响的因素。研究表明,由最高百分比的增加和转移产生的住房改造约为192.54%,救助儿童会增加了98.2平方米,最低的增加了27.7%,国际移民组织和乐施会增加了1000万平方米。这些变化受到发挥作用和增加家庭成员数量的需要的影响。这项研究对使住房适应海岸公共活动的空间和特征的贡献。关键词:转型;胡念;帕斯卡海啸。[UNK]Abstract_Kuala Meuraksa是一个受2004年地震和海啸影响的村庄,位于亚齐省Lhokseumawe市海岸。2006年,该定居点在没有搬迁的情况下获得了社区住房形式的康复援助,并得到了四个国家和国际非政府组织的支持,如国际移民组织、救助儿童会、乐施会和BRR。随着时间的推移,在2006年至2022年的16年后,援助房屋仍然存在,但正在进行改造,这已成为职业后安置中的一种现象。所研究的问题是2006-2022年海啸后住房的改造,包括功能方面和影响这些变化的因素。研究目的是确定变化和影响变化的因素。本研究采用定性描述方法,采用目的性抽样进行样本选择。研究变量是导致变化的因素(加法、减法和位移)及其影响。结果显示,除98.2平方米为救助儿童之家外,住宅改造因拆迁而增加的比例最高,为192.54%。最低的是27.7%,增加的10平方米是在国际移民组织和乐施会援助机构。这一变化受到了与更多家庭成员一起工作的需要的影响。本研究的贡献在于,住房援助适应了沿海社区活动的空间和特点。关键词:转型;避难所海啸后。
{"title":"TRANSFORMASI HUNIAN PADA RUMAH BANTUAN PASCA TSUNAMI DI KUALA MEURAKSA","authors":"Yenny Novianti, Saiful Adli Simanullang, Adi Safyan","doi":"10.24252/nature.v9i2a3","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v9i2a3","url":null,"abstract":"Abstrak_Kuala Meuraksa adalah gampong yang berdampak gempa bumi dan tsunami tahun 2004 silam, yang berada di bagian pesisir Kota Lhokseumawe, Aceh. Tahun 2006, permukiman ini mendapat rehabilitasi bantuan berupa rumah bagi masyarakat tanpa direlokasi dan  memperoleh bantuan dari empat LSM, baik nasional dan internasional seperti: IOM, Save The Children, Oxfam, dan BRR. Seiring perkembangan waktu, setelah 16 tahun dari tahun 2006 sampai dengan 2022 rumah bantuan tetap ada akan tetapi mengalami transformasi, hal inilah menjadi fenomena dalam permukiman pasca huni. Permasalahan yang dikaji adalah transformasi hunian pasca tsunami tahun 2006-2022, meliputi aspek fungsional dan faktor yang mempengaruhi perubahannya. Tujuan penelitian adalah identifikasi perubahan-perubahan dan  faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Variabel penelitian adalah elemen penyebab perubahan (penambahan, pengurangan, dan perpindahan) dan pengaruhnya. Hasil penelitian menunjukkan transformasi hunian akibat penambahan dan perpindahan dengan persentase paling tinggi adalah  192,54%, penambahan 98,2 m² pada rumah bantuan Save the Children dan paling rendah dengan persentase 27,7 %, penambahan 10m2 pada rumah bantuan IOM dan Oxfam. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh kebutuhan akan fungsi dan penambahan jumlah anggota keluarga. Kontribusi dari penelitian ini agar rumah bantuan menyesuaikan hunian dengan ruang dan karakteristik aktivitas masyarakat di pesisir pantai. \u0000Kata kunci: Transformasi; Hunian; Pasca Tsunami. \u0000  \u0000Abstract_Kuala Meuraksa is a village affected by the 2004 earthquake and tsunami located on the coast of Lhokseumawe City, Aceh. In 2006, this settlement received rehabilitation assistance in the form of housing for the community without being relocated and received support from four NGOs national and international, such as IOM, Save The Children, Oxfam, and BRR. Over time, after 16 years, from 2006 to 2022, the aid houses are still there but are undergoing transformation, which has become a phenomenon in post-occupational settlements. The problem studied is the transformation of post-tsunami housing in 2006-2022, including functional aspects and factors influencing the changes. The research objective is to identify changes and factors that affect change them. This study used a qualitative descriptive method with the sample selection using purposive sampling. The research variables are the elements that cause change (addition, subtraction, and displacement) and their effects. The results showed that the residential transformation due to the increase and removal with the highest percentage was 192.54% in addition to 98.2 m² was the Save the Children aid house. The lowest was 27.7%, and the addition of 10m2 was in the IOM houses and Oxfam aid houses. The change was influenced by a need for function with an additional number of family members. The contribution of this","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44897723","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
TINJAUAN KONSTRUKSI BANGUNAN RUMAH TINGGI DI KAMPUNG ARAB AL-MUNAWAR PALEMBANG 建筑施工
Pub Date : 2022-12-14 DOI: 10.24252/nature.v9i2a4
Widi Dwi Satria
Abstrak_Indonesia merupakan negara yang memiliki rumah adat hampir di setiap provinsi. Arsitektur rumah tradisional yang berada di indonesia identik dengan rumah yang menggunakan material lokal yang diperoleh dari alam sekitar.  Ketahanan struktur dan konstruksi rumah tradisional menjadi perhatian penting mengingat material yang digunakan terus termakan oleh zaman. Rumah Tinggi merupakan bagian dari rumah limas khas Palembang dengan penggunaan material yang didominasi oleh kayu. Rumah Tinggi masih bertahan hingga saat ini di tengah kemajuan zaman. peninjauan konstruksi Rumah Tinggi menjadi menarik untuk diteliti mengingat umur bangunan yang lebih dari 350 tahun dengan penghuni dari generasi ke-7. Penelitian berada di Kampung Arab Al-Munawar kota Palembang dengan objek Rumah Tinggi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan observasi dan wawancara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi eksistensi konstruksi rumah tradisional yang disebut Rumah Tinggi terhadap perkembangan zaman dan teknologi konstruksi terbarukan meliputi konstruksi sub structure, super structure, dan upper structure. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa struktur dan konstruksi Rumah Tinggi masih didominasi dengan penggunaan material kayu. Konstruksi Rumah Tinggi yang didominasi oleh material kayu masih tetap bertahan sampai saat ini. Konstruksi kayu yang umumnya digunakan pada rumah tradisional terdahulu ternyata mampu bertahan hingga saat ini. Pemilihan jenis kayu yang tepat oleh masyarakat lokal dan dengan ilmu pertukangan masa lampau menjadikan konstruksi rumah yang kokoh. Pemeliharaan khusus pada material lokal seperti kayu harus terus dilakukan guna memperpanjang masa pakai dari kayu tersebut. Pemeliharaan bangunan tetap dilakukan oleh penghuni rumah dengan melakukan pergantian komponen kayu yang rusak, serta melakukan pengecatan untuk memberikan peremajaan pada suasana Rumah Tinggi. Penyesuaian yang terjadi pada Rumah Tinggi tidak membuat keaslian serta ciri khas Rumah Tinggi pudar. Kata kunci: Arsitektur Tradisional; Rumah Tinggi; Kampung Arab Al-Munawar; Palembang.   Abstract_ Indonesia is a country that has traditional houses in almost every province. The architecture of traditional houses in Indonesia is identical to houses that use local materials obtained from the natural surroundings. The durability of the structure and construction of traditional houses is an essential concern, considering the materials used are constantly being consumed by the times. Rumah Tinggi is part of the typical Palembang pyramid house with the use of materials that are dominated by wood. Rumah Tinggi still survives to this day during the progress of the times. The review of the construction of Rumah Tinggi is interesting to study, considering the age of the building is more than 350 years, with occupants from the 7th generation. The research is located in the Arabian Village of Al-Munawar, Palembang city, with the object of the Rumah Tinggi. The method use
Abstrak_Indonesia是一个几乎在每个省份都有海关的国家。印度尼西亚的传统家居建筑与使用源自环境的当地材料的家居完全相同。[UNK]考虑到所用材料不断被时代所侵蚀,传统结构和房屋建筑的可持续性成为一个重要关注点。High House是一个特殊的五居室开发项目的一部分,使用木材为主的材料。直到现在,高级院仍然处于老年中期。考虑到该建筑的历史超过350年,第七代居民对高屋的建造进行了调查。这项研究是在巴勒斯坦城市Al Munawar的阿拉伯村庄进行的,那里有高高的房屋。所使用的方法是定性的,包括观察方法和访谈。本研究的目的是针对时代的发展,确定一种称为高层住宅的传统房屋建筑的存在,最新的建筑技术包括下部结构、上部结构和上部结构的施工。研究表明,高层住宅的结构和施工仍然以木材材料的使用为主。一座以木质材料为主的高房子的建造至今仍在进行中。以前传统房屋中常用的木材结构已被证明能够存活到现在。当地社区选择合适的木材类型,再加上过去的交换科学,可以建造一座坚固的房子。必须继续对木材等当地材料进行特殊保存,以延长木材的使用寿命。建筑的维护工作仍然由居民完成,他们更换了损坏的木制部件,并录制了一段录音,在高层建筑的氛围中提供了一本杂志。对High House所做的调整并没有使High House的技能和特色褪色。关键词:传统建筑;High House;Al-Munawar阿拉伯村庄;巨港。[UNK]Abstract_Indonesia是一个几乎在每个省份都有传统房屋的国家。印尼传统房屋的建筑与使用从自然环境中获得的当地材料的房屋完全相同。考虑到所用材料不断被时代消耗,传统房屋的结构和施工的耐久性是一个重要问题。High House是典型的巨港金字塔房屋的一部分,使用的材料以木材为主。在时代的进步中,High House仍然存在至今。Rumah Tinggi建筑的历史超过350年,居住者为第7代,因此对该建筑的回顾研究很有意思。该研究位于巨港市Al Munawar的阿拉伯村,研究对象为Rumah Tinggi。所使用的方法是定性的,采用观察和访谈的方法。本研究旨在识别Rumah Tinggi传统房屋建筑的存在,以对抗时代和可再生的建筑技术,包括下部结构、上部结构和上部结构的施工。研究结果表明,在Rumah Tinggi的结构和施工中,木材材料的使用仍然占主导地位。Rumah Tinggi的建筑以木材为主,一直延续到今天。这种木制建筑通常用于以前的传统房屋,一直能够存活到现在。当地社区选择正确的木材类型和过去的木工知识有助于建造坚固的房屋。必须继续对木材等当地材料进行特别护理,以延长木材的使用寿命。该住宅的居民仍然通过更换损坏的木质部件和油漆来维持建筑维护,以恢复Rumah Tinggi的氛围。Rumah Tinggi发生的调整并没有使High House的真实性和特色消退。关键词:High House;Al-Munawar阿拉伯村;漂浮物。
{"title":"TINJAUAN KONSTRUKSI BANGUNAN RUMAH TINGGI DI KAMPUNG ARAB AL-MUNAWAR PALEMBANG","authors":"Widi Dwi Satria","doi":"10.24252/nature.v9i2a4","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v9i2a4","url":null,"abstract":"Abstrak_Indonesia merupakan negara yang memiliki rumah adat hampir di setiap provinsi. Arsitektur rumah tradisional yang berada di indonesia identik dengan rumah yang menggunakan material lokal yang diperoleh dari alam sekitar.  Ketahanan struktur dan konstruksi rumah tradisional menjadi perhatian penting mengingat material yang digunakan terus termakan oleh zaman. Rumah Tinggi merupakan bagian dari rumah limas khas Palembang dengan penggunaan material yang didominasi oleh kayu. Rumah Tinggi masih bertahan hingga saat ini di tengah kemajuan zaman. peninjauan konstruksi Rumah Tinggi menjadi menarik untuk diteliti mengingat umur bangunan yang lebih dari 350 tahun dengan penghuni dari generasi ke-7. Penelitian berada di Kampung Arab Al-Munawar kota Palembang dengan objek Rumah Tinggi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan observasi dan wawancara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi eksistensi konstruksi rumah tradisional yang disebut Rumah Tinggi terhadap perkembangan zaman dan teknologi konstruksi terbarukan meliputi konstruksi sub structure, super structure, dan upper structure. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa struktur dan konstruksi Rumah Tinggi masih didominasi dengan penggunaan material kayu. Konstruksi Rumah Tinggi yang didominasi oleh material kayu masih tetap bertahan sampai saat ini. Konstruksi kayu yang umumnya digunakan pada rumah tradisional terdahulu ternyata mampu bertahan hingga saat ini. Pemilihan jenis kayu yang tepat oleh masyarakat lokal dan dengan ilmu pertukangan masa lampau menjadikan konstruksi rumah yang kokoh. Pemeliharaan khusus pada material lokal seperti kayu harus terus dilakukan guna memperpanjang masa pakai dari kayu tersebut. Pemeliharaan bangunan tetap dilakukan oleh penghuni rumah dengan melakukan pergantian komponen kayu yang rusak, serta melakukan pengecatan untuk memberikan peremajaan pada suasana Rumah Tinggi. Penyesuaian yang terjadi pada Rumah Tinggi tidak membuat keaslian serta ciri khas Rumah Tinggi pudar. \u0000Kata kunci: Arsitektur Tradisional; Rumah Tinggi; Kampung Arab Al-Munawar; Palembang. \u0000  \u0000Abstract_ Indonesia is a country that has traditional houses in almost every province. The architecture of traditional houses in Indonesia is identical to houses that use local materials obtained from the natural surroundings. The durability of the structure and construction of traditional houses is an essential concern, considering the materials used are constantly being consumed by the times. Rumah Tinggi is part of the typical Palembang pyramid house with the use of materials that are dominated by wood. Rumah Tinggi still survives to this day during the progress of the times. The review of the construction of Rumah Tinggi is interesting to study, considering the age of the building is more than 350 years, with occupants from the 7th generation. The research is located in the Arabian Village of Al-Munawar, Palembang city, with the object of the Rumah Tinggi. The method use","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"49045579","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PERANCANGAN YANG KONTEKSTUAL: BELAJAR DARI THOMAS KARSTEN 联系报告:向托马斯·卡斯滕学习
Pub Date : 2022-12-13 DOI: 10.24252/nature.v9i2a5
Sidhi Pramudito, Fabiola Chrisma Kirana Analisa, Trias Mahendarto, Atmadji, Brigita Murti Utaminingtyas
Abstrak_ Keberagaman gaya bangunan di Indonesia salah satunya dipengaruhi oleh masuknya Belanda ke Indonesia. Arsitektur Hindia Belanda masuk ke Indonesia sebelum Perang Dunia II dan dipelopori terutama oleh Thomas Karsten dan Henri Mecalien Pont. Dalam karyanya, Thomas Karsten selalu memperhatikan budaya lokal dan iklim setempat, hal ini sejalan dengan prinsip arsitektur kontekstual. Arsitektur kontekstual berusaha untuk menjadi arsitektur yang berkontribusi kepada sekitarnya dengan menyelaraskan bangunan baru, dengan tidak melupakan konteks lingkungan di mana bangunan tersebut dibangun, salah satunya dengan memperhatikan nilai lokalitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karya Thomas Karsten mengenai rancangan kontekstual yang menjunjung nilai-nilai lokal dan diharapkan dapat diterapkan secara nyata pada masa kini maupun mendatang. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif menggunakan tinjauan pustaka untuk mencari kata kunci yang akan dianalisis mengenai arsitektur kontekstual. Objek yang dianalisis adalah karya Thomas Karsten, yaitu Gedung Teater Rakyat Sobokartti, Pasar Gede Solo, dan Bangunan Jiwasraya Semarang. Aspek yang dianalisis adalah, hubungan bangunan dengan sekitar, aspek fisik, aspek non-fisik, dan sifat kontras/ harmonis. Dari ketiga bangunan, ditemukan persamaan dari rancangan yang kontekstual yaitu, (1) bangunan merupakan campuran dari arsitektur Belanda dan Jawa, (2) ada nilai budaya setempat yang diterapkan, (3) sifat harmonis yang dominan, dan (4) penyesuaian bangunan dengan iklim setempat. Kata kunci : Arsitektur Kontekstual; Thomas Karsten.   Abstract_ The arrival of the Dutch to Indonesia was one of the factors that influence the diversity of Indonesian building styles. Dutch East Indies architecture entered Indonesia before World War II and was pioneered especially by Thomas Karsten and Henri Mecalien Pont. Thomas Karsten always pays attention to local culture and climate, the principles of contextual architecture. Contextual architecture strives to contribute to its surroundings by aligning the new building, by not forgetting the environment context where the building is built, especially the locality value. This study aims to learn Thomas Karsten's work on contextual design and is expected to be applied in real terms. Qualitative research method is used by doing a literature review to find keywords to be analyzed regarding contextual architecture. The objects analyzed are Thomas Karsten’s work, Sobokartti People's Theater Building, Gede Market Solo, and Jiwasraya Building Semarang. The analyzed aspects are the relationship of the building with the surroundings, the physical aspect, the non-physical aspect, and the contrast/harmonious trait. From the three buildings, there are similarities from the contextual design: (1) the mixture of Dutch and Javanese architecture, (2) local cultural values ​​that are applied, (3) harmonious traits, and (4) building adjustments to local climate. Keywor
印度尼西亚建筑风格的多样性——受荷兰进入印度尼西亚的影响。这位荷兰裔印度建筑师在第二次世界大战前进入印度尼西亚,主要由托马斯·卡斯滕和亨利·梅切伦庞开发。托马斯·卡斯滕在他的作品中一直观察着当地的文化和气候,这与语境建筑的原则是一致的。语境建筑试图成为一种通过调整新建筑来为周围环境做出贡献的建筑,而不是忘记它们建造的环境语境,一种通过观察其所在地的价值来实现的建筑。这项研究旨在研究Thomas Karsten在访问当地价值观的情境计划方面的工作,并有望实时或在未来应用。所使用的方法是一种定性研究方法,使用库扫描来找到将要分析的关于上下文架构的关键词。分析的对象是托马斯·卡斯滕的作品,即索博卡尔蒂人民剧院大楼、格德独奏市场和半螺旋大楼。分析的方面是,建立与环境、物理方面、非物理方面以及对比/调和特性的关系。在这三座建筑中,从上下文规划中发现了一个等式:(1)建筑是荷兰和爪哇建筑的混合体,(2)应用了当地价值观,(3)主要的和谐性质,以及(4)建筑对当地气候的适应。关键词:上下文架构;托马斯·卡斯滕。荷兰人来到印尼是影响印尼建筑风格多样性的因素之一。荷属东印度群岛建筑在第二次世界大战前进入印度尼西亚,尤其是由托马斯·卡斯滕和亨利·梅切伦庞开创。托马斯·卡斯滕总是关注当地的文化和气候,即语境建筑的原则。语境建筑努力通过调整新建筑,不忘记建筑所在的环境语境,特别是地方价值,为周围环境做出贡献。本研究旨在学习托马斯·卡斯滕在语境设计方面的工作,并有望在实际应用中得到应用。定性研究方法是通过进行文献综述来寻找需要分析的关于上下文架构的关键词。分析的对象是托马斯·卡斯滕的作品、索博卡尔蒂人民剧院大楼、Gede Market Solo和吉瓦斯拉亚大楼三宝垄。所分析的方面是建筑与周围环境的关系、物理方面、非物理方面以及对比/和谐特征。从这三座建筑的背景设计来看,它们有相似之处:(1)荷兰和爪哇建筑的混合,(2)应用的当地文化价值观,(3)和谐的特征,以及(4)建筑对当地气候的调整。上下文架构托马斯·卡斯滕。
{"title":"PERANCANGAN YANG KONTEKSTUAL: BELAJAR DARI THOMAS KARSTEN","authors":"Sidhi Pramudito, Fabiola Chrisma Kirana Analisa, Trias Mahendarto, Atmadji, Brigita Murti Utaminingtyas","doi":"10.24252/nature.v9i2a5","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v9i2a5","url":null,"abstract":"Abstrak_ Keberagaman gaya bangunan di Indonesia salah satunya dipengaruhi oleh masuknya Belanda ke Indonesia. Arsitektur Hindia Belanda masuk ke Indonesia sebelum Perang Dunia II dan dipelopori terutama oleh Thomas Karsten dan Henri Mecalien Pont. Dalam karyanya, Thomas Karsten selalu memperhatikan budaya lokal dan iklim setempat, hal ini sejalan dengan prinsip arsitektur kontekstual. Arsitektur kontekstual berusaha untuk menjadi arsitektur yang berkontribusi kepada sekitarnya dengan menyelaraskan bangunan baru, dengan tidak melupakan konteks lingkungan di mana bangunan tersebut dibangun, salah satunya dengan memperhatikan nilai lokalitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karya Thomas Karsten mengenai rancangan kontekstual yang menjunjung nilai-nilai lokal dan diharapkan dapat diterapkan secara nyata pada masa kini maupun mendatang. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif menggunakan tinjauan pustaka untuk mencari kata kunci yang akan dianalisis mengenai arsitektur kontekstual. Objek yang dianalisis adalah karya Thomas Karsten, yaitu Gedung Teater Rakyat Sobokartti, Pasar Gede Solo, dan Bangunan Jiwasraya Semarang. Aspek yang dianalisis adalah, hubungan bangunan dengan sekitar, aspek fisik, aspek non-fisik, dan sifat kontras/ harmonis. Dari ketiga bangunan, ditemukan persamaan dari rancangan yang kontekstual yaitu, (1) bangunan merupakan campuran dari arsitektur Belanda dan Jawa, (2) ada nilai budaya setempat yang diterapkan, (3) sifat harmonis yang dominan, dan (4) penyesuaian bangunan dengan iklim setempat. \u0000Kata kunci : Arsitektur Kontekstual; Thomas Karsten. \u0000  \u0000Abstract_ The arrival of the Dutch to Indonesia was one of the factors that influence the diversity of Indonesian building styles. Dutch East Indies architecture entered Indonesia before World War II and was pioneered especially by Thomas Karsten and Henri Mecalien Pont. Thomas Karsten always pays attention to local culture and climate, the principles of contextual architecture. Contextual architecture strives to contribute to its surroundings by aligning the new building, by not forgetting the environment context where the building is built, especially the locality value. This study aims to learn Thomas Karsten's work on contextual design and is expected to be applied in real terms. Qualitative research method is used by doing a literature review to find keywords to be analyzed regarding contextual architecture. The objects analyzed are Thomas Karsten’s work, Sobokartti People's Theater Building, Gede Market Solo, and Jiwasraya Building Semarang. The analyzed aspects are the relationship of the building with the surroundings, the physical aspect, the non-physical aspect, and the contrast/harmonious trait. From the three buildings, there are similarities from the contextual design: (1) the mixture of Dutch and Javanese architecture, (2) local cultural values ​​that are applied, (3) harmonious traits, and (4) building adjustments to local climate. \u0000Keywor","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42559936","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PREFERENSI RUMAH PENGRAJIN GERABAH DI DESA WISATA PANJANGREJO, KABUPATEN BANTUL, YOGYAKARTA 潘,班图上尉,日惹
Pub Date : 2022-12-12 DOI: 10.24252/nature.v9i2a2
Sidhi Pramudito
Abstrak_ Rumah merupakan sebuah bangunan yang terus bertumbuh secar dinamis seiring dengan kebutuhan setiap penghuni yang selalu berkembang sesuai dengan putaran waktu. Preferensi pengguna hadir sebagai sebuah perangkat mental menyangkut perasaan, harapan, atau pilihan seseorang yang mengarahkan pada kecenderungan pilihan. Pemahaman mengenai preferensi pengguna sangat penting dalam sebuah proses perancangan arsitektur karena dapat digunakan sebagai masukan sehingga tercipta hasil rancangan yang cocok dengan kondisi penggunanya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mencari tahu faktor dari preferensi rumah tinggal dan produksi gerabah bagi pengrajin gerabah yang ideal di Desa Wisata Panjangrejo, Kabupaten Bantul. Penelitian bersifat eksploratif dan analisis dilakukan secara kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada pengrajin gerabah menggunakan kuesioner terbuka mengenai rumah tinggal dan produksi gerabah yang ideal. Tahapan yang dilakukan dalam analisis data yaitu open coding, axial coding, dan selective coding yang menggunakan metode analisis isi. Berdasarkan analisis, 5 faktor utama menjadi preferensi rumah tinggal dan produksi gerabah yang ideal. Kelima faktor tersebut yaitu rancangan rumah yang memiliki: (1) kebutuhan dan hubungan ruang jelas; (2) pertimbangan dalam kesehatan lingkungannya; (3) finishing desain yang baik; (4) konstruksi bangunan yang kuat; dan (5) ukuran ruang yang luas. Kata kunci: Preferensi; Rumah Pengrajin Gerabah; Ideal   Abstract_ The house is a building that continues to grow dynamically in line with the needs of each occupant who always develops according to the cycle of time. User preferences exist as a mental set of feelings, expectations, or choices of a person that leads to a preference for choice. Understanding user preferences is very important in the design process because it can be used as an input to create a design that matches the user’s conditions. This study aims to find out the factors of ideal residence preferences and pottery production for pottery craftsmen in Panjangrejo Tourism Village, Bantul Regency. The research is exploratory, and the analysis is done qualitatively. Data were collected through interviews with pottery craftsmen using questionnaires  regarding the ideal residence and pottery production. The steps taken in data analysis are open coding, axial coding, and selective coding, which using the method of content analysis. From the analysis, 5 dominant factors that become the preference for pottery craftsmen regarding the ideal housing and pottery production are house that have: (1) clear spatial needs and relationships; (2) considerations in environmental health; (3) good design finishing; (4) strong building construction; and (5) the size of the spacious room. Keywords : Preference; Craftsman's House; Ideal
Abstrak_House是一座根据每一位居民的需求不断动态增长的建筑,而这些居民总是根据时间的轮换而增长。用户偏好是一种心理设备,它与指向选择倾向的人的感受、希望或选择有关。对用户偏好的理解在架构设计过程中非常重要,因为它可以用作输入,以便设计结果与用户的条件相匹配。本研究的目的是为开普敦Panjangrejo Travel村的理想运动设计师寻找住房偏好和运动制作的因素。进行了定性的探索性和分析性研究。数据是通过对动作设计师的采访收集的,使用了关于家庭和理想动作制作的开放式连贯。数据分析中采取的步骤是开放编码、轴向编码和使用内容分析方法的选择性编码。基于分析,五个主要因素是家庭偏好和理想的运动产生。这五个因素是家庭计划:(1)明确的需求和关系;(2) 环境健康考虑;(3) 完成良好的设计;(4) 建造坚固的建筑物;以及(5)宽空间的大小。关键词:首选项;电影设计师之家;理想抽象——房子是一座根据每个居住者的需求不断动态发展的建筑,每个居住者总是按照时间的循环发展。用户偏好是一个人的一组心理感受、期望或选择,从而导致对选择的偏好。了解用户偏好在设计过程中非常重要,因为它可以作为输入来创建符合用户条件的设计。本研究旨在找出Bantul Regency Panjangrejo旅游村陶器工匠理想居住偏好和陶器生产的因素。研究是探索性的,分析是定性的。数据是通过对陶器工匠的采访收集的,使用了关于理想住所和陶器生产的问卷调查。在数据分析中采取的步骤是开放编码、轴向编码和选择性编码,它们使用内容分析的方法。从分析来看,成为陶艺家对理想住宅和陶器生产偏好的5个主导因素是具有以下特征的住宅:(1)明确的空间需求和关系(2) 环境健康考虑;(3) 良好的设计收尾;(4) 强有力的建筑施工;以及(5)宽敞房间的大小。关键词:偏好;工匠之家;完美的
{"title":"PREFERENSI RUMAH PENGRAJIN GERABAH DI DESA WISATA PANJANGREJO, KABUPATEN BANTUL, YOGYAKARTA","authors":"Sidhi Pramudito","doi":"10.24252/nature.v9i2a2","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v9i2a2","url":null,"abstract":"Abstrak_ Rumah merupakan sebuah bangunan yang terus bertumbuh secar dinamis seiring dengan kebutuhan setiap penghuni yang selalu berkembang sesuai dengan putaran waktu. Preferensi pengguna hadir sebagai sebuah perangkat mental menyangkut perasaan, harapan, atau pilihan seseorang yang mengarahkan pada kecenderungan pilihan. Pemahaman mengenai preferensi pengguna sangat penting dalam sebuah proses perancangan arsitektur karena dapat digunakan sebagai masukan sehingga tercipta hasil rancangan yang cocok dengan kondisi penggunanya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mencari tahu faktor dari preferensi rumah tinggal dan produksi gerabah bagi pengrajin gerabah yang ideal di Desa Wisata Panjangrejo, Kabupaten Bantul. Penelitian bersifat eksploratif dan analisis dilakukan secara kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada pengrajin gerabah menggunakan kuesioner terbuka mengenai rumah tinggal dan produksi gerabah yang ideal. Tahapan yang dilakukan dalam analisis data yaitu open coding, axial coding, dan selective coding yang menggunakan metode analisis isi. Berdasarkan analisis, 5 faktor utama menjadi preferensi rumah tinggal dan produksi gerabah yang ideal. Kelima faktor tersebut yaitu rancangan rumah yang memiliki: (1) kebutuhan dan hubungan ruang jelas; (2) pertimbangan dalam kesehatan lingkungannya; (3) finishing desain yang baik; (4) konstruksi bangunan yang kuat; dan (5) ukuran ruang yang luas. \u0000Kata kunci: Preferensi; Rumah Pengrajin Gerabah; Ideal \u0000  \u0000Abstract_ The house is a building that continues to grow dynamically in line with the needs of each occupant who always develops according to the cycle of time. User preferences exist as a mental set of feelings, expectations, or choices of a person that leads to a preference for choice. Understanding user preferences is very important in the design process because it can be used as an input to create a design that matches the user’s conditions. This study aims to find out the factors of ideal residence preferences and pottery production for pottery craftsmen in Panjangrejo Tourism Village, Bantul Regency. The research is exploratory, and the analysis is done qualitatively. Data were collected through interviews with pottery craftsmen using questionnaires  regarding the ideal residence and pottery production. The steps taken in data analysis are open coding, axial coding, and selective coding, which using the method of content analysis. From the analysis, 5 dominant factors that become the preference for pottery craftsmen regarding the ideal housing and pottery production are house that have: (1) clear spatial needs and relationships; (2) considerations in environmental health; (3) good design finishing; (4) strong building construction; and (5) the size of the spacious room. \u0000Keywords : Preference; Craftsman's House; Ideal","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"43095606","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
EMPAT MOTIVASI KEINGINAN BERKUNJUNG KEMBALI KONSUMEN KE KEDAI KOPI EMPAT激励新副本消费报告
Pub Date : 2022-12-07 DOI: 10.24252/nature.v9i2a1
B. W. Asys, H. E. Kusuma, Rahmi Amin Ishak
Abstrak_ Fenomena kebiasaan masyarakat Indonesia meminum kopi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, beralih menjadi gaya hidup masyarakat. Potensi tumbuhnya bisnis kedai kopi di Indonesia nampak dari maraknya pengunjung kedai kopi, namun di sisi lain juga terdapat kedai kopi yang kurang diminati oleh pengunjung. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong konsumen ingin berkunjung kembali ke kedai kopi dan mengungkap hubungan daya tarik desain kedai kopi terhadap minat berkunjung kembali konsumen. Penelitian ini menggunakan mixed method, kombinasi pendekatan kualitatif grounded theory yang bersifat eksploratif dan pendekatan kuantitatif korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner daring, pertanyaan kualitatif disusun dengan pertanyaan terbuka dan pertanyaan kuantitatif disusun dengan pertanyaan tertutup dengan pola jawaban berskala likert dan semantic differential (SD-Method). Data yang terkumpul sebanyak 317 responden. Data yang diperoleh berupa data teks dianalisis dengan menggunakan 3 tahap yaitu open coding, axial coding, dan selective coding, sedangkan data numerik dianalisis menggunakan analisis korelasi. Hasil analisis menunjukkan daya tarik desain bukan menjadi faktor utama konsumen ingin berkunjung kembali, namun  terdapat empat motivasi yang menjadi faktor keinginan berkunjung kembali konsumen ke kedai kopi dan motivasi yang paling mendominasi yaitu motivasi kenyamanan dan kualitas produk (Tingkat motivasi sangat tinggi) dengan alasan kenyamanan, kualitas produk, aksesibilitas, relasi, dan ekonomis. Kata kunci: Kedai Kopi; Daya Tarik Desain; Keinginan Berkunjung Kembali   Abstract_ The phenomenon of Indonesian people drinking coffee as part of their daily life has become a people's lifestyle. The potential for the growth of the coffee shop business in Indonesia can be seen in the number of visitors to coffee shops, still on the other hand, there are also coffee shops that are less attractive to visitors. The purpose of this study is to determine the factors that encourage consumers to want to return to a coffee shop and to reveal the relationship between the attractiveness of coffee shop design and the interest of consumers to revisit. This study uses a mixed method, a combination of an exploratory grounded theory approach and a quantitative correlational approach. Data was collected by distributing online questionnaires, qualitative questions were arranged with open-ended questions, and quantitative questions were arranged with closed questions with a Likert scale and semantic differential (SD-Method) answer pattern. The data collected were 317 respondents. The data obtained in the form of text data were analyzed using three stages, open coding, axial coding, and selective coding, while the numerical data were analyzed using correlation analysis. The results of the analysis show that the attractiveness of the design is not the main factor that consumers want to visit again, but
印尼人把喝咖啡作为日常生活的一部分的习惯现象变成了人们的生活方式。在印尼,咖啡生意有很大的发展潜力,但在另一方面,咖啡店的顾客却缺乏游客的兴趣。研究的目的是确定促使消费者想要再去咖啡店的因素,并揭示咖啡馆的设计与消费者回访兴趣的吸引力之间的联系。该研究采用混合方法,这是一种具有探索性和定量相关方法的定性方法的组合。数据收集是通过在网上分发问卷来完成的,定性问题是用开放问题提出的,定量问题是用封闭式问题进行的,答案是likert和semantic differunces。数据收集到317名受访者。通过开放编码、公示编码和选择性编码的三个阶段来分析文本数据,而通过相关分析分析数字数据。分析结果表明设计审美情趣不是成为消费者想回来,但有四个主要因素的动力成为回访消费者去咖啡店的愿望和动机因素主导动机的舒适和产品质量(最舒适的理由和动机水平非常高),产品质量,可访问性、关系和经济。关键词:咖啡厅;设计的吸引力;印尼人把咖啡作为日常生活的一部分喝的愿望变成了人们的生活方式。对印尼咖啡馆生意的发展来说,可能会看到咖啡广告的数量,但另一方面,咖啡广告对游客的吸引力更低。这项研究的目的是确定这些利益集团想要回一家咖啡店,并揭示咖啡店吸引力设计和顾客兴趣之间的关系。这项研究采用了一种混合的方法,一种探索范围的方法,一种开放关系的方法。数据是由网上发行的问题收集的,质量问题是以开放的问题为基础的问题,积累的问题是用利基特的问题和语法差异的答案为基础的问题。数据收集被认为是317次回应。在文本文本中分析数据的数据是用三种状态、开放编码、公理编码和辅助编码对其进行分析,而nucal数据对correlation analysis进行分析。results》分析attractiveness》节目的设计是不玩因子的consumers想看了,但是四motivations是一场《欲望to revisit因子consumers to《咖啡店,与大多数dominating motivation convenience和广告质量是《motivation》(of motivation)为理由of convenience水平非常高,广告品质,accessibility、关系和经济。Keywords:咖啡店;设计呼吁;我想再去看看
{"title":"EMPAT MOTIVASI KEINGINAN BERKUNJUNG KEMBALI KONSUMEN KE KEDAI KOPI","authors":"B. W. Asys, H. E. Kusuma, Rahmi Amin Ishak","doi":"10.24252/nature.v9i2a1","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v9i2a1","url":null,"abstract":"Abstrak_ Fenomena kebiasaan masyarakat Indonesia meminum kopi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, beralih menjadi gaya hidup masyarakat. Potensi tumbuhnya bisnis kedai kopi di Indonesia nampak dari maraknya pengunjung kedai kopi, namun di sisi lain juga terdapat kedai kopi yang kurang diminati oleh pengunjung. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong konsumen ingin berkunjung kembali ke kedai kopi dan mengungkap hubungan daya tarik desain kedai kopi terhadap minat berkunjung kembali konsumen. Penelitian ini menggunakan mixed method, kombinasi pendekatan kualitatif grounded theory yang bersifat eksploratif dan pendekatan kuantitatif korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner daring, pertanyaan kualitatif disusun dengan pertanyaan terbuka dan pertanyaan kuantitatif disusun dengan pertanyaan tertutup dengan pola jawaban berskala likert dan semantic differential (SD-Method). Data yang terkumpul sebanyak 317 responden. Data yang diperoleh berupa data teks dianalisis dengan menggunakan 3 tahap yaitu open coding, axial coding, dan selective coding, sedangkan data numerik dianalisis menggunakan analisis korelasi. Hasil analisis menunjukkan daya tarik desain bukan menjadi faktor utama konsumen ingin berkunjung kembali, namun  terdapat empat motivasi yang menjadi faktor keinginan berkunjung kembali konsumen ke kedai kopi dan motivasi yang paling mendominasi yaitu motivasi kenyamanan dan kualitas produk (Tingkat motivasi sangat tinggi) dengan alasan kenyamanan, kualitas produk, aksesibilitas, relasi, dan ekonomis. \u0000Kata kunci: Kedai Kopi; Daya Tarik Desain; Keinginan Berkunjung Kembali \u0000  \u0000Abstract_ The phenomenon of Indonesian people drinking coffee as part of their daily life has become a people's lifestyle. The potential for the growth of the coffee shop business in Indonesia can be seen in the number of visitors to coffee shops, still on the other hand, there are also coffee shops that are less attractive to visitors. The purpose of this study is to determine the factors that encourage consumers to want to return to a coffee shop and to reveal the relationship between the attractiveness of coffee shop design and the interest of consumers to revisit. This study uses a mixed method, a combination of an exploratory grounded theory approach and a quantitative correlational approach. Data was collected by distributing online questionnaires, qualitative questions were arranged with open-ended questions, and quantitative questions were arranged with closed questions with a Likert scale and semantic differential (SD-Method) answer pattern. The data collected were 317 respondents. The data obtained in the form of text data were analyzed using three stages, open coding, axial coding, and selective coding, while the numerical data were analyzed using correlation analysis. The results of the analysis show that the attractiveness of the design is not the main factor that consumers want to visit again, but","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47133516","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
DESAIN RUMAH YANG BERKOMPROMI DENGAN SITUASI PANDEMI COVID-19 关于妇女新冠肺炎状况的家庭指定
Pub Date : 2022-07-01 DOI: 10.24252/nature.v9i1a10
M. Umar, Fahri Ramadhan
Abstrak_Pola hidup baru akibat wabah perlu diwujudkan pada desain arsitektur. Pola hidup baru hendaknya terwujud pada desain bangunan sehingga penghuni rumah selalu dalam keadaan aman dan sehat. Penelitian ini ditujukan sebagai berikut: pertama, untuk memformulasikan prinsip-prinsip desain rumah sederhana yang berkompromi dengan pandemi Covid-19; kedua, untuk mengusulkan aplikasi prinsip-prinsip tersebut dengan menggunakan satu contoh desain. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Sumber data sekunder dalam penelitian ini antara lain konsep ruangan, konsep rumah, sirkulasi cahaya, akses higienitas, dan rumah modern minimalis. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan kajian Pustaka. Teknik analisis data dilaksanakan dengan cara data direduksi, data disajikan, dan data disimpulkan. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan sebagai berikut: pertama, formulasi rumah sederhana yang berkompromi dengan Covid-19 didesain dengan cara rumah berkonsep terbuka, rumah modern minimalis, akses higienitas, sirkulasi udara dan pencahayaan; kedua, pengusulan aplikasi prinsip-prinsip pada desain rumah sederhana yang berkompromi dengan pandemi covid-19 diwujudkan dengan cara wastafel diletakkan di fasad; akses rumah dibuat efektif; fasad memanfaatkan teknologi rumah pintar; ruangan tanpa tembokan pemisah dan bukaan jendela besar berkaca; fasad bangunan tidak berventilasi; interior serta fasad bangunan didesain minimalis. Kata kunci: Formulasi Rumah Covid-19; Aplikasi Rumah Covid-19; Modern Minimalis; Akses Higienitas; Ruangan Terbuka.   Abstract_The new lifestyle due to the epidemic needs to be realized in architectural design. The new lifestyle should be manifested in the design of the building so that the occupants of the house are always safe and healthy. This research is aimed as follows: first, to formulate the principles of simple home design that compromises the Covid-19 pandemic; second, to propose an application of these principles using one design example. This research uses a case study method with a qualitative approach. Sources of secondary data in this study include the concept of a room, the concept of a house, light circulation, access to hygiene, and a minimalist modern house. The data collection technique was carried out by means of a literature study. The data analysis technique was carried out by reducing the data, presenting the data, and inferring the data. Based on the results of this study, it is concluded as follows: first, the formulation of a simple house that compromises with Covid-19 is designed by means of an open-concept house, a minimalist modern house, access to hygiene, air circulation and lighting; second, proposing the application of principles to simple house designs that compromise the covid-19 pandemic, which is realized by placing the sink on the facade; home access made effective; facades utilizing smart home technology; rooms without dividing walls and large glass window openings
由于疫情爆发,需要在建筑设计中创造新的生活模式。一种新的生活方式应该存在于建筑设计中,以便居民始终安全健康。本研究的目的如下:首先,制定简单的房屋设计原则,以应对新冠肺炎大流行;其次,通过一个设计实例,提出这些原则的应用。本研究采用案例研究法和定性方法。本研究的次要数据来源包括空间概念、家的概念、光的流通、卫生设施和现代极简主义住宅。数据收集技术是与图书馆研究一起进行的。数据分析技术是以减少数据、提供数据和收集数据的方式进行的。根据这项研究的结果,汇编了以下内容:首先,折衷新冠肺炎的简单家居配方是以开源、现代简约的房子、卫生通道、空气流通和照明方式设计的第二,拟议将原则应用于折衷新冠肺炎大流行的简单房屋设计是以浪费的方式实施的;使家庭访问变得有效;fasad使用智能家居技术;没有隔离墙和敞开的大窗户的房间;建筑物的相位没有通风;建筑的内部和设计阶段是最小的。关键词:新冠肺炎家庭配方;新冠肺炎家庭应用程序;现代最小;卫生准入;开放式房间。[UNK]抽象_疫情带来的新生活方式需要在建筑设计中实现。新的生活方式应该体现在建筑的设计中,这样房子的居住者就永远安全健康。这项研究的目的如下:首先,制定简单家居设计的原则,以应对新冠肺炎大流行其次,通过一个设计实例,提出了这些原则的应用。本研究采用案例研究法和定性研究法。本研究的次要数据来源包括房间的概念、房屋的概念、光循环、卫生设施和极简主义现代房屋。数据收集技术是通过文献研究的方式进行的。数据分析技术是通过减少数据、呈现数据和推断数据来实现的。根据这项研究的结果,得出如下结论:首先,一个符合新冠肺炎的简单住宅的配方是通过开放式概念住宅、极简主义现代住宅、卫生、空气流通和照明的方式设计的第二,提出将原则应用于简单的房屋设计,以应对新冠肺炎大流行,这是通过将水槽放置在立面来实现的;家庭访问变得有效;利用智能家居技术的立面;没有隔墙和大玻璃窗的房间;建筑物的正面没有通风;这座建筑的内部和立面都是极简主义设计。关键词:新冠肺炎家庭配方;新冠肺炎家庭应用程序;现代极简主义;卫生服务;开放式房间。
{"title":"DESAIN RUMAH YANG BERKOMPROMI DENGAN SITUASI PANDEMI COVID-19","authors":"M. Umar, Fahri Ramadhan","doi":"10.24252/nature.v9i1a10","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v9i1a10","url":null,"abstract":"Abstrak_Pola hidup baru akibat wabah perlu diwujudkan pada desain arsitektur. Pola hidup baru hendaknya terwujud pada desain bangunan sehingga penghuni rumah selalu dalam keadaan aman dan sehat. Penelitian ini ditujukan sebagai berikut: pertama, untuk memformulasikan prinsip-prinsip desain rumah sederhana yang berkompromi dengan pandemi Covid-19; kedua, untuk mengusulkan aplikasi prinsip-prinsip tersebut dengan menggunakan satu contoh desain. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Sumber data sekunder dalam penelitian ini antara lain konsep ruangan, konsep rumah, sirkulasi cahaya, akses higienitas, dan rumah modern minimalis. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan kajian Pustaka. Teknik analisis data dilaksanakan dengan cara data direduksi, data disajikan, dan data disimpulkan. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan sebagai berikut: pertama, formulasi rumah sederhana yang berkompromi dengan Covid-19 didesain dengan cara rumah berkonsep terbuka, rumah modern minimalis, akses higienitas, sirkulasi udara dan pencahayaan; kedua, pengusulan aplikasi prinsip-prinsip pada desain rumah sederhana yang berkompromi dengan pandemi covid-19 diwujudkan dengan cara wastafel diletakkan di fasad; akses rumah dibuat efektif; fasad memanfaatkan teknologi rumah pintar; ruangan tanpa tembokan pemisah dan bukaan jendela besar berkaca; fasad bangunan tidak berventilasi; interior serta fasad bangunan didesain minimalis. \u0000Kata kunci: Formulasi Rumah Covid-19; Aplikasi Rumah Covid-19; Modern Minimalis; Akses Higienitas; Ruangan Terbuka. \u0000  \u0000Abstract_The new lifestyle due to the epidemic needs to be realized in architectural design. The new lifestyle should be manifested in the design of the building so that the occupants of the house are always safe and healthy. This research is aimed as follows: first, to formulate the principles of simple home design that compromises the Covid-19 pandemic; second, to propose an application of these principles using one design example. This research uses a case study method with a qualitative approach. Sources of secondary data in this study include the concept of a room, the concept of a house, light circulation, access to hygiene, and a minimalist modern house. The data collection technique was carried out by means of a literature study. The data analysis technique was carried out by reducing the data, presenting the data, and inferring the data. Based on the results of this study, it is concluded as follows: first, the formulation of a simple house that compromises with Covid-19 is designed by means of an open-concept house, a minimalist modern house, access to hygiene, air circulation and lighting; second, proposing the application of principles to simple house designs that compromise the covid-19 pandemic, which is realized by placing the sink on the facade; home access made effective; facades utilizing smart home technology; rooms without dividing walls and large glass window openings","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42832409","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
TELAAH PERMEABILITAS PADA KAWASAN BERSEJARAH CLARKE QUAY DI SINGAPURA 研究新加坡克拉克码头历史遗迹的创新性
Pub Date : 2022-06-30 DOI: 10.24252/nature.v9i1a2
Ari Widyati Purwantiasning, Lutfi Prayogi, Dedi Hantono, Yeptadian Sari
Abstrak_ Dalam sebuah perencanaan kota, konsep dan teori tentang perencanaan kota menjadi penting sebagai dasar-dasar pemikirannya. Salah satu teori dan konsep yang diperkenalkan oleh Kevin Lynch adalah teori tentang permeabilitas di dalam sebuah Kawasan. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji tentang sebuah Kawasan bersejarah di Singapura yaitu Clarke Quay dengan menggunakan teori permeabilitas yang diperkenalkan oleh Kevin Lynch. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memahami bagaimana sebuah Kawasan bersejarah memiliki kemampuan permeabilitas bagi penggunanya. Telaah yang telah dilaksanakan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif naratif dengan mengangkat Kawasan Clarke Quay di Singapura sebagai studi kasus untuk dikaji menggunakan teori permeabilitas. Penelitian dilakukan selama enam bulan dan diselesaikan dengan analisis pemetaan menggunakan prinsip-prinsip permeabilitas. Hasil akhir yang dicapai adalah dengan memperlihatkan bagaimana sebuah Kawasan bersejarah harus memiliki kemampuan permeabilitas bagi penggunanya, sehingga Kawasan tersebut juga memiliki legibilitas atau kejelasan seperti yang disampaikan oleh Kevin Lynch dalam teorinya.  Kata kunci : Permeabilitas; Kawasan Bersejarah; Kevin Lynch; Clarke Quay Abstract_ In an urban planning, concepts and theories about urban planning become important as the basics of thought. One of the theories and concepts introduced by Kevin Lynch is the theory of permeability in an area. This paper aims to examine a historic area in Singapore, namely Clarke Quay using the permeability theory introduced by Kevin Lynch. In addition, this study also aims to understand how a historic area has permeability capabilities for its users. This study has been carried out using a qualitative method with a descriptive narrative approach by using the Clarke Quay area in Singapore as a case study to be studied using the permeability theory. The study was conducted for six months and was completed by mapping analysis using the permeability principles. The final result achieved is to show how a historicarea must have permeability capabilities for its users, so that the area also has legitimacy or clarity as stated by Kevin Lynch in his theory.  Keywords :  Permeability; Historical Site; Kevin Lynch; Clarke Quay  
城市规划的概念和理论被认为是城市规划的基础。凯文·林奇提出的理论和概念之一是在一个区域内的产权率理论。这篇文章的目的是用凯文·林奇(Kevin Lynch)提出的放纵理论来研究新加坡的历史遗迹克拉克·奎尔(Clarke Quay)。此外,该研究还旨在了解一个具有历史意义的地区如何具有持续性。本研究采用定性方法,采用叙事性描述性方法,将新加坡克拉克Quay地区作为一个案例研究,研究乘积理论。这项研究花了六个月的时间,并通过使用人事原理的地图分析来完成。最后的结果是展示一个历史遗迹应该如何对其使用者具有持枪性,从而实现凯文·林奇(Kevin Lynch)在他的理论中提出的立法或清晰。关键词:授权;历史性的地区;凯文·林奇;克拉克Quay Abstract_在一个城市规划,概念和理论关于城市计划变成了重要的思想基础。凯文·林奇(Kevin Lynch)的理论和理论之一是该地区可接受的理论。这篇关于新加坡历史地区的论文,namely Clarke Quay使用Kevin Lynch的假释性理论。此外,这项研究还具备理解一个地区历史的能力。这项研究被考虑使用一种合格的方法,通过使用新加坡的克拉克奎尔地区进行的案例研究来确定。研究报告被委托进行了6个月,并通过使用授权原则进行分析完成。最后的结果显示,历史学家必须对其用户有可行性,所以该地区也像凯文·林奇(Kevin Lynch)在他的理论中提出的那样,既高又清晰。陈词滥调:宽容;历史网站;凯文·林奇;克拉克码头
{"title":"TELAAH PERMEABILITAS PADA KAWASAN BERSEJARAH CLARKE QUAY DI SINGAPURA","authors":"Ari Widyati Purwantiasning, Lutfi Prayogi, Dedi Hantono, Yeptadian Sari","doi":"10.24252/nature.v9i1a2","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v9i1a2","url":null,"abstract":"Abstrak_ Dalam sebuah perencanaan kota, konsep dan teori tentang perencanaan kota menjadi penting sebagai dasar-dasar pemikirannya. Salah satu teori dan konsep yang diperkenalkan oleh Kevin Lynch adalah teori tentang permeabilitas di dalam sebuah Kawasan. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji tentang sebuah Kawasan bersejarah di Singapura yaitu Clarke Quay dengan menggunakan teori permeabilitas yang diperkenalkan oleh Kevin Lynch. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memahami bagaimana sebuah Kawasan bersejarah memiliki kemampuan permeabilitas bagi penggunanya. Telaah yang telah dilaksanakan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif naratif dengan mengangkat Kawasan Clarke Quay di Singapura sebagai studi kasus untuk dikaji menggunakan teori permeabilitas. Penelitian dilakukan selama enam bulan dan diselesaikan dengan analisis pemetaan menggunakan prinsip-prinsip permeabilitas. Hasil akhir yang dicapai adalah dengan memperlihatkan bagaimana sebuah Kawasan bersejarah harus memiliki kemampuan permeabilitas bagi penggunanya, sehingga Kawasan tersebut juga memiliki legibilitas atau kejelasan seperti yang disampaikan oleh Kevin Lynch dalam teorinya.  \u0000Kata kunci : Permeabilitas; Kawasan Bersejarah; Kevin Lynch; Clarke Quay \u0000Abstract_ In an urban planning, concepts and theories about urban planning become important as the basics of thought. One of the theories and concepts introduced by Kevin Lynch is the theory of permeability in an area. This paper aims to examine a historic area in Singapore, namely Clarke Quay using the permeability theory introduced by Kevin Lynch. In addition, this study also aims to understand how a historic area has permeability capabilities for its users. This study has been carried out using a qualitative method with a descriptive narrative approach by using the Clarke Quay area in Singapore as a case study to be studied using the permeability theory. The study was conducted for six months and was completed by mapping analysis using the permeability principles. The final result achieved is to show how a historicarea must have permeability capabilities for its users, so that the area also has legitimacy or clarity as stated by Kevin Lynch in his theory.  \u0000Keywords :  Permeability; Historical Site; Kevin Lynch; Clarke Quay \u0000 ","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"45305940","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
ISU-ISU PRIORITAS DALAM PENERAPAN ECO-HOUSE BERDASARKAN GAYA HIDUP HEMAT ENERGI DAN RAMAH LINGKUNGAN 生态住宅开发中的优先问题提供能源和关系
Pub Date : 2022-06-30 DOI: 10.24252/nature.v9i1a8
Yasintha Rahma Naura, Annisa Safira, Dewi Larasati
Abstrak_ Isu pemanasan global semakin menghangat disemua bidang kehidupan. Kondisi lingkungan semakin hari mengalami kerusakan parah yang disebabkan oleh pemanfaatan sumber daya alam terlalu berlebihan. Lahan tanah pun semakin berkurang akibat tingkat pertumbuhan populasi manusia yang semakin meningkat dan cenderung bersifat destruktif terhadap lingkungan sekitar tanpa melihat keberlanjutannya. Maka penting untuk diterapkannya bentuk arsitektur bangunan yang harus berempati, tanggap, dan menyajikan solusi dalam mengurangi dampak lingkungan. Salah satunya ialah mempersatukan bangunan yang hemat energi dan ramah lingkungan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui poin-poin penting dalam menerapkan bangunan yang hemat energi dan ramah lingkungan/eco-house dengan melihat dari gaya hidup dan kebiasaan responden/masyarakat, sehingga dapat menemukan kriteria dasar pada perancangan rumah eco-house yang sesuai dengan preferensi masyarakat. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan metode pengumpulan data primer melalui kuesioner daring yang memiliki sifat terbuka (open-ended) dan disebarkan secara bebas (non-random sampling). Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan analisis isi yang terdiri dari 3 tahapan yaitu open-coding, axial coding dan selective coding. Hasil analisis menunjukkan 4 (empat) isu penting terkait preferensi masyarakat dalam penerapan hunian ramah lingkungan yaitu efisiensi energi dan efisiensi biaya, kepedulian lingkungan, kenyamanan, dan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan harapan yang cukup besar terhadap implementasi yang lebih luas penerapan rumah ramah lingkungan karena preferensi masyarakat sebagian besar menunjukkan kepedulian dan hanya sedikit yang masih memiliki ketidakpedulian terhadap isu tersebut, maka dari itu masih perlu ketegasan untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan Go Green agar semua masyarakat dapat memahami dan mengaplikasikan, karena dampak dari pengaplikasiannya dapat berpengaruh untuk kehidupan kita di masa depan. Kata kunci: Eco-House; Gaya Hidup; Hemat Energi; Isu Prioritas; Preferensi; Ramah Lingkungan.   Abstract_ The issue of global warming is getting hotter in all areas of life. Environmental conditions are increasingly experiencing severe damage caused by excessive use of natural resources. Land is also decreasing due to the increasing rate of human population growth and tends to be destructive to the surrounding environment regardless of its sustainability. So it is important to implement a building architectural form that must be empathetic, responsive, and present solutions in reducing environmental impacts. One of them is to unite buildings that are energy efficient and environmentally friendly. The purpose of this research is to find out the important points in implementing an energy-efficient and environmentally friendly building/eco-house by looking at the lifestyle and habits of the respondents/community, so as to find the essential criteria for designing an eco-house that
全球变暖摘要自然资源的使用对环境的破坏日益严重。由于人口增长的增加,土地也在减少,而且在没有看到进展的情况下,土地往往会对周围环境造成破坏。因此,将其应用于建筑结构中非常重要,建筑结构必须是四层的,做出反应,并提供减少环境影响的解决方案。一种是将能源密集型和环保型建筑结合起来。研究的目的是通过观察受访者/社会的生活方式和习惯,了解应用能源密集型建筑和环保/生态住宅的要点,以便他们能够找到符合社会偏好的生态住宅设计的基本标准。本研究采用开放式和非随机抽样的初级数据收集方法进行定性研究。所获得的数据将使用三步内容分析进行分析,即开放编码、轴向编码和选择性编码。分析表明,在环境友好型住房的应用中,公众偏好的4(四)个重要问题是:能源效率和成本效率、环境保护、舒适度和健康。研究表明,人们对更广泛地实施环保住房寄予厚望,因为大多数人的偏好都表现出了担忧,只有少数人对此仍有疏忽,然后,它仍然需要坚持社交和扩大“绿色环保”,以便所有社会都能理解和应用,因为应用它的影响会影响我们未来的生活。关键词:生态之家;生活方式能量盒马;优先级名称;首选项邻里全球变暖问题在生活的各个领域都变得越来越热。过度使用自然资源对环境造成的破坏日益严重。由于人口增长率的提高,土地也在减少,无论其可持续性如何,土地往往会对周围环境造成破坏。因此,重要的是要实现一种建筑形式,它必须具有同理心、响应能力,并提出减少环境影响的解决方案。其中之一是将节能环保的建筑结合起来。本研究的目的是通过观察受访者/社区的生活方式和习惯,找出实施节能环保建筑/生态住宅的要点,从而找到设计符合社区偏好的生态住宅的基本标准。该研究采用初级数据收集方法,通过在线问卷进行定性研究,该问卷具有开放式性质,并免费分发(非随机抽样)。所获得的数据将使用内容分析进行分析,内容分析包括3个阶段,即开放编码、轴向编码和选择性编码。分析结果显示,在环境友好型住房的应用中,有四(4)个与社区偏好有关的重要问题,即能源效率和成本效率、环境护理、舒适度和健康。研究结果表明,更广泛地实施环保住宅的应用有很大的希望,因为社区的大多数偏好都表现出了担忧,只有少数人仍然对这个问题一无所知,因此仍然需要坚定地进行社会化和绿色运动,以便所有人都能理解和应用,因为它的应用会影响我们未来的生活。关键词:生态住宅;生活方式节能;优先事项;偏爱环境友好。
{"title":"ISU-ISU PRIORITAS DALAM PENERAPAN ECO-HOUSE BERDASARKAN GAYA HIDUP HEMAT ENERGI DAN RAMAH LINGKUNGAN","authors":"Yasintha Rahma Naura, Annisa Safira, Dewi Larasati","doi":"10.24252/nature.v9i1a8","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/nature.v9i1a8","url":null,"abstract":"Abstrak_ Isu pemanasan global semakin menghangat disemua bidang kehidupan. Kondisi lingkungan semakin hari mengalami kerusakan parah yang disebabkan oleh pemanfaatan sumber daya alam terlalu berlebihan. Lahan tanah pun semakin berkurang akibat tingkat pertumbuhan populasi manusia yang semakin meningkat dan cenderung bersifat destruktif terhadap lingkungan sekitar tanpa melihat keberlanjutannya. Maka penting untuk diterapkannya bentuk arsitektur bangunan yang harus berempati, tanggap, dan menyajikan solusi dalam mengurangi dampak lingkungan. Salah satunya ialah mempersatukan bangunan yang hemat energi dan ramah lingkungan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui poin-poin penting dalam menerapkan bangunan yang hemat energi dan ramah lingkungan/eco-house dengan melihat dari gaya hidup dan kebiasaan responden/masyarakat, sehingga dapat menemukan kriteria dasar pada perancangan rumah eco-house yang sesuai dengan preferensi masyarakat. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan metode pengumpulan data primer melalui kuesioner daring yang memiliki sifat terbuka (open-ended) dan disebarkan secara bebas (non-random sampling). Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan analisis isi yang terdiri dari 3 tahapan yaitu open-coding, axial coding dan selective coding. Hasil analisis menunjukkan 4 (empat) isu penting terkait preferensi masyarakat dalam penerapan hunian ramah lingkungan yaitu efisiensi energi dan efisiensi biaya, kepedulian lingkungan, kenyamanan, dan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan harapan yang cukup besar terhadap implementasi yang lebih luas penerapan rumah ramah lingkungan karena preferensi masyarakat sebagian besar menunjukkan kepedulian dan hanya sedikit yang masih memiliki ketidakpedulian terhadap isu tersebut, maka dari itu masih perlu ketegasan untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan Go Green agar semua masyarakat dapat memahami dan mengaplikasikan, karena dampak dari pengaplikasiannya dapat berpengaruh untuk kehidupan kita di masa depan. \u0000Kata kunci: Eco-House; Gaya Hidup; Hemat Energi; Isu Prioritas; Preferensi; Ramah Lingkungan. \u0000  \u0000Abstract_ The issue of global warming is getting hotter in all areas of life. Environmental conditions are increasingly experiencing severe damage caused by excessive use of natural resources. Land is also decreasing due to the increasing rate of human population growth and tends to be destructive to the surrounding environment regardless of its sustainability. So it is important to implement a building architectural form that must be empathetic, responsive, and present solutions in reducing environmental impacts. One of them is to unite buildings that are energy efficient and environmentally friendly. The purpose of this research is to find out the important points in implementing an energy-efficient and environmentally friendly building/eco-house by looking at the lifestyle and habits of the respondents/community, so as to find the essential criteria for designing an eco-house that ","PeriodicalId":31442,"journal":{"name":"Nature National Academic Journal of Architecture","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48341520","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
期刊
Nature National Academic Journal of Architecture
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
﹀
mjeditor
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1